
Kim Jae Woo kemudian memberitahukan beberapa hal singkat kepada para wakil pimpinan Royal Dragon. Dia mengatakan bahwa orang yang terdapat di hadapan mereka merupakan jalur untuk menuju makam sang Kaisar. Kim Jae Woo menjelaskan bahwa apabila memasuki lorong tersebut mereka akan sampai menuju ke makam sang Kaisar Qin Shi Huang.
"Lalu mengapa kita masih menunggu disini ?" Ungkap Tang Seung-Min.
"Sebenarnya terdapat satu permasalahan yang mungkin bisa saja kita hadapi apabila kita memasuki makam sang Kaisar."
" Kaisar Qin Shi Huang dikenal sebagai kaisar Cina pertama yang berasal dari Dinasti Qin. Dia dikenal sebagai satu-satunya raja yang tidak pernah ingin tunduk terhadap kekuasaan lainnya selain dirinya sendiri.
Selain itu, menurut beberapa literasi yang aku baca, Kaisar Qin Shi Huang dikuburkan bersama dengan lebih dari 1000 prajuritnya.
Aku hanya memperingatkan karena terdapat kepercayaan bahwa, para petinggi militer terlebih para kaisar yang pernah memimpin dataran Cina memiliki ilmu-ilmu tertentu yang membuat mereka tidak terkalahkan selama peperangan." Kim Jae Woo menjelaskan kekhawatirannya ketika memasuki jalur terakhir menuju makam sang Kaisar Qin Shi Huang.
Kim Jae Woo menjelaskan bahwa, ketika mereka ingin memasuki jalur tersebut maka mereka harus meningkatkan kewaspadaannya lebih dari sebelumnya.
Kim Jae Woo menyampaikan bahwa, dirinya khawatir apabila Kaisar Qin Shi Huang masih menyimpan beberapa energi kekuatannya di dalam makam miliknya yang disegel bersama dengan para prajurit-prajurit miliknya.
Setelah mendengarkan hal tersebut, para wakil pimpinan Royal Dragon beserta seluruh anggota Royal Dragon memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju makam Kaisar Qin Shi Huang.
Mereka melangkah menuju lorong yang berada tidak jauh dari tempat mereka berdiri saat itu. Kim Jae Woo seperti biasanya memimpin pasukan tersebut untuk menuju makam Kaisar Qin Shi Huang.
Kim Jae Woo mengandalkan kekuatan Mata Inspeksi untuk membimbingnya ke arah yang benar. Namun, di sisi lain Kim Jae Woo telah diperingatkan oleh sistem Fanzui bahwa aura kehidupan terdeteksi dari dalam makam Kaisar Qin Shi Huang.
'Aura kehidupan?'
__ADS_1
Kim Jae Woo tidak mengerti dengan pasti, arti dari energi kehidupan tersebut namu, dia mengetahui bahwa, jika aura tersebut dapat dia dia rasakan maka mungkin terdapat orang atau sesuatu yang memancarkan energi tersebut di dalam makam.
Kim Jae Woo bisa merasakan kehadiran setidaknya dua sosok yang berada di dalam makam dan satu orang berada di dekat ujung dari lorong tersebut. Kemungkinan besar sosok yang ada di sana adalah sosok yang menjaga makam kaisar Qin Shi Huang. Kim Jae Woo merasa bahwa dirinya perlu berkomunikasi terlebih dahulu.
Ketika Kim Jae Woo mencoba memastikan sumber energi kehidupan, sistemnya tidak menjawab pertanyaannya.
Oleh karena itu, Kim Jae Woo mengambil kesimpulan bahwa terdapat sesuatu yang tidak beres di dalam makam sang Kaisar Qin Shi Huang. Hal tersebut karena, tidak mungkin terdapat energi kehidupan di dalam sebuah makam terlebih lagi sebuah makam yang berusia lebih dari 100 tahun.
Kim Jae Woo berjalan perlahan menuju lorong yang akan membawa mereka ke pintu masuk makam Kaisar Qin Shi Huang.
Seluruh anggota Royal Dragon lainnya mengikuti instruksi yang diberikan oleh Kim Jae Woo. Daeho dan Tang Seung-Min kemudian melihat sekeliling dan mempelajari kondisi sekeliling lorong tersebut.
Ketika Kim Jae Woo dan semua anggota Royal Dragon termasuk para wakil pemimpin mencapai aula, mereka semua terdiam. Disana bukan terdapat sebuah peti yang merupakan tempat peristirahatan bagi Kaisar Qin Shi Huang, melainkan mereka menyaksikan hal lainnya.
Kim Jae Woo beserta para Wakil pimpinan Royal Dragon menyaksikan sebuah ruangan yang sangat luas terhampar dihadapan mereka. Namun, bukan hal tersebut yang membuat mereka terkejut, melainkan isi di dalam ruangan yang terdapat di ujung lorong itu.
Mereka semua menyaksikan disana terdapat ratusan orang berdiri menghadap ke arah timur. Daeho dan Tang Seung-Min mengira bahwa yang mereka saksikan pada saat itu adalah patung lilin yang menyerupai manusia.
Namun, Kim Jae Woo belum dapat mengkonfirmasi kebenaran tersebut. Dia menduga bahwa, yang sedang mereka saksikan pada saat itu adalah prajurit-prajurit dari Dinasti Qin yang dikubur bersama dengan Kaisar Qin Shi Huang.
Kim Jae Woo melalui mata inspeksi miliknya mengkonfirmasi bahwa yang saat itu berada di hadapan mereka semua adalah pasukan pribadi dari Kaisar Qin Shi Huang semasa hidupnya.
Hal tersebut diperkuat dengan detail wajah yang terlihat di masing-masing patung tersebut. Tang Seung-Min dan Daeho beserta para anggota Royal Dragon lainnya masih berada di kejauhan dan belum memasuki area pemakaman.
__ADS_1
"Ketua, Kita harus mendekati patung - patung tersebut untuk memastikan situasi yang ada di makam Kaisar Qin Shi Huang." Kim Jae Woo mengatakan kepada Daeho dan Tang Seung-Min bahwa mereka harus memastikan kondisi yang ada di makam tersebut.
Daeho dan Tang Seung Min kemudian sepakat bersama dengan Wakil pimpinan lainnya untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu. Kim Jae Woo kemudian menuntun mereka untuk menuruni daerah tersebut untuk menuju pasukan yang seperti terbuat dari patung lilin tersebut.
Mereka melewati beberapa pos turunan yang cukup terjal sebelum akhirnya mencapai ruang terbuka yang luas tempat para patung tersebut berada. Ketika Kim Jae Woo dan yang lainnya tiba disana tidak ada orang lain di sekitarnya, kecuali ratusan patung yang terlihat sangat nyata menyerupai manusia yang berbaris menghadapi ke arah yang sama, seolah-olah sedang menghadap raja yang terdapat dihadapan mereka.
"Ini terlihat sangat aneh," Daeho menatap ke arah salah satu dari patung tersebut.
Daeho merasa cukup aneh karena, mereka terlihat sempurna apabila dikatakan hanya sebagai patung lilin atau patung dari tanah liat.
Tang Seung Min juga merasa sependapat dengan hal yang diucapkan oleh Daeho. Dia merasa bahwa patung - patung tersebut memiliki guratan yang sangat mirip dengan manusia.
Meskipun Daeho mengetahui bahwa yang dihadapan mereka bukanlah manusia, melainkan hanya sebatas patung. Namun, insting yang di miliki oleh Daeho justru mengatakan sebaliknya.
Daeho dan Tang Seung Min kemudian memutuskan berjalan lebih dekat untuk melihat lebih banyak patung manusia di daerah tersebut. Disisi lain, Kim Jae Woo menemukan sesuatu yang bahkan lebih mengherankan dibandingkan sebelumnya. Kim Jae Woo menemukan bahwa, terdapat semacam cahaya yang memancar dari dalam kepala masing-masing patung tersebut.
Kim Jae Woo berhenti sejenak diatara patung - patung tersebut. Dia meyakini bahwa sumber energi kehidupan yang dikatakan oleh sistem Fanzui berasal dari ratusan patung tanah liat tersebut. Namun, dia masih belum menemukan alasan dan bukti yang menunjukkan dugaannya tersebut.
'Mengapa benda-benda ini bersinar?'
Kim Jae Woo merasa lebih penasaran terhadap patung - patung tersebut karena mengeluarkan cahaya dari kepala mereka.
Daeho dan wakil pimpinan lainnya kemudian mengikuti Kim Jae Woo yang berjalan di depan mereka. Mereka semua kemudian memutuskan masuk lebih jauh ke dalam untuk memastikan hal - hal lainnya dari ratusan patung - patung tersebut.
__ADS_1