
Park Dong Tsu bergegas memasuki mobilnya dan melewati Kim Jae Woo dan yang lainnya. Kim Jae Woo hanya melihat ke arah Park Dong Tsu sembari menunggu dia pergi.
"Kim Jae Woo, Apakah kamu yakin akan menggunakan mobil ini untuk mengikuti nya ?" Yun Hye-Jung bertanya kepada Kim Jae Woo mengenai mobil yang dia gunakan untuk mengikuti Park Dong Tsu.
"Sebenarnya aku juga paham bahwa tidak memungkinkan untuk mengikutinya dengan mobil ini. Namun, apabila kita harus berganti mobil, akan memerlukan waktu yang lebih lama lagi." Kim Jae Woo menjelaskan kepada Yun Hye-Jung alasan terkait mereka tidak dapat mengganti mobilnya terlebih dahulu.
Mereka kemudian sepakat untuk langsung mengikuti Park Dong Tsu yang terlihat akan menuju ke Distrik Gangnam. Kim Jae Woo membiarkan mobil Park Dong Tsu berjalan terlebih dahulu. Dia memberikan jarak 30 meter untuk menghindari kecurigaan dari Park Dong Tsu.
Selain itu, Kim Jae Woo sudah mengetahui letak markas dari Curvo Bianco, sehingga dia tidak perlu mengikutinya dari awal. Kim Jae Woo hanya perlu memantau dari kejauhan untuk melihat arah tujuan dari Park Dong Tsu.
Kim Jae Woo bersama dengan Yun Hye-Jung dan Soo Shin-hye mulai mengikuti mobil Park Dong Tsu. Kim Jae Woo melihat bahwa mobil yang dikendarai oleh Park Dong Tsu memang menuju Distrik Gangnam.
Park Dong Tsu kemudian memutus salah satu tempat liburan yang berada di daerah Gangnam. Seperti yang telah Kim Jae Woo perkirakan, bahwa Park Dong Tsu menuju ke salah satu lokasi tempat hiburan yang terdapat di daerah tersebut.
Kim Jae Woo dan yang lainnya menunggu di seberang jalan untuk mengamati Park Dong Tsu. Mereka memutuskan untuk tidak terlalu mendekatinya pada saat itu.
Keputusan tersebut diambil oleh Kim Jae Woo karena, lokasi yang saat itu dituju oleh Park Dong Tsu merupakan markas utama dari Curvo Bianco. Kim Jae Woo tidak ingin menimbulkan perpecahan maupun pertentangan dari awal sehingga, dia memilih untuk menghindari hal tersebut.
"Kenapa kita hanya berhenti di sini Kim Jae Woo ?" Yun Hye-Jung bertanya karena penasaran terkait mereka yang tidak mengikuti Park Dong Tsu untuk memasuki tempat hiburan tersebut.
Yun Hye-Jung menanyakan hal tersebut karena Kim Jae Woo mengatakan sebelumnya bahwa, mereka akan melakukan pengintaian terhadap Park Dong Tsu. Sehingga, dia penasaran karena mereka hanya menunggu seberang jalan dan tidak mengikuti Park Dong Tsu.
"Kita akan mengamati dari sini untuk saat ini. Lokasi yang saat ini dituju oleh Park Dong Tsu merupakan markas utama dari Curvo Bianco, kita tidak dapat sembarangan memasuki lokasi tersebut." Kim Jae Woo menjelaskan lokasi yang sedang dituju oleh Park Dong Tsu merupakan lokasi yang tidak bisa mereka akses secara sembarangan.
Yun Hye-Jung kemudian memutuskan untuk mendengarkan instruksi yang diberikan oleh Kim Jae Woo. Mereka memutuskan untuk menunggu di sana sembari mengamati tindakan selanjutnya yang akan dilakukan oleh Park Dong Tsu.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, Park Dong Tsu Kembali menuju mobilnya dan pergi ke suatu tempat. Kim Jae Woo yang melihat hal tersebut kemudian langsung mengikutinya untuk mengetahui tujuan selanjutnya dari Park Dong Tsu.
Park Dong Tsu pada saat itu menuju salah satu pasar barang antik yang menjual berbagai macam barang antik dan batu kasar. Kim Jae Woo cukup terkejut melihat Park Dong Tsu yang menuju tempat baranga antik. Dia menduga bahwa Park Dong Tsu telah mengaktifkan mata inspeksi miliknya untuk melakukan perjudian diantara barang antik.
Kim Jae Woo merasa cukup penasaran terkait mata inspeksi yang dimiliki oleh Park Dong Tsu. Dia merasa mungkin terdapat perbedaan antara miliknya dengan yang dimiliki oleh Park Dong Tsu. Kim Jae Woo kemudian menanyakan hal tersebut kepada sistem Fanzui, untuk menemukan jawabannya.
Sistem Fanzui kemudian menjelaskan bahwa, terdapat perbedaan antara mata inspeksi yang dimiliki oleh protagonis Park Dong Tsu dengan yang dimiliki oleh Kim Jae Woo. Dijelaskan oleh sistem bahwa, mata inspeksi yang dimiliki oleh Park Dong Tsu merupakan kemampuan bawaan. Sehingga, kemampuan dari mata inspeksi milik Park Dong Tsu memiliki fungsi yang terbatas yaitu pada mengidentifikasi giok yang terdapat di dalam batu saja.
Sistem Fanzui juga menjelaskan bahwa mata inspeksi yang dimiliki oleh Kim Jae Woo merupakan kemampuan yang berasal dari sistem bukan berdasarkan kemampuan bawaan. Perbedaan tersebut membuat mata inspeksi yang dimiliki oleh Kim Jae Woo dapat terus berkembang selama pengguna menginginkan kemampuan tersebut untuk ditingkatkan.
Kim Jae Woo yang mendengar penjelasan tersebut merasa cukup tenang karena meskipun kemampuan tersebut seharusnya hanya dimiliki oleh Park Dong Tsu, Namun saat ini diirnya memilikinya dan lebih baik daripada kemampuan yang dimiliki oleh karakter utama.
Kim Jae Woo, Yun Hye Jung, dan Soo Shin Hye kemudian mengikuti Park Dong Tsu untuk memasuki pasar barang antik tersebut. Yun Hye Jung dan Soo Shin Hye tampak kebingungan terkait tempat yang saat ini mereka kunjungi. Mereka tidak pernah berada di pasar barang antik sebelumnya.
"Kim Jae Woo tempat apa ini sebenarnya ?" Soo Shin Hye bertanya kepada Kim Jae Woo tentang lokasi yang saat ini dikunjungi oleh Park Dong Tsu.
Kim Jae Woo, Yun Hye Jung dan Soo Shin Hye kemudian memasuki pasar barang antik tersebut. Mereka mengikuti Park Dong Tsu sekaligus melihat sekitar mengenai barang-barang antik yang terdapat disana.
"Perhatikan setiap barang yang ada disini, barang-barang ini mungkin dapat menjadi uang yang membiayai kuliah kalian." Kim Jae Woo menginstruksikan kepada Soo Shin Hye dan Yun Hye Jung untuk memperhatikan lukisan serta porselen yang terdapat disana.
"Mengapa kita harus memperhatikan itu ? Meskipun benda-benda ini mungkin akan menghasilkan uang, tapi kami tidak pernah bersentuhan dengan barang tersebut." Yun Hye Jung sedikit memprotes perkataan Kim Jae Woo.
Yun Hye Jung beranggapan bahwa mereka tidaka akan berhubungan dengan barang-barang antik tersebut. Sehingga, mereka tidak perlu mempelajari ataupun mengamati barang- barang tersebut. Kim Jae Woo yang mendengar ucapan tersebut hanya tersenyum dan melihat ke arah Yun Hye Jung dan Soo Shin Hye.
"Kamu memang Nona Muda keluarga kaya. Aku mengajarkan ini kepada kalian, supaya suatu saat ketika kalian menjadi penerus Keluarga Yun dan Keluarga Soo kalian dapat menghasilkan uang dan mempertahankan kekuasaan kalian. Dinamika keluarga di Kota Seoul bersifat sangat fleksibel, mungkin saat ini keluarga kalian masih berada di 10 besar keluarga paling berpengaruh di Kota Seoul. Namun, tidak ada yang menjadi bahwa keluarga kecil lainnya tidak akan menggeser kalian dalam 10 atau 20 tahun mendatang."
__ADS_1
"Jika kalian memiliki pengetahuan bisnis yang luas, serta memiliki berbagai relasi sedari muda itu akan sangat menguntungkan kalian. Pada saat kalian menjadi kepala keluarga, kalian tidak hanya mengandalkan bisnis yang secara turun-menurun diwariskan oleh keluarga kalian.
Kalian bisa menciptakan peluang bisnis lainnya yang dapat mengembangkan perekonomian keluarga kalian nantinya." Kim Jae Woo menjelaskan kepada Yun Hye Jung dan Soo Shin ye mengenai pentingnya berwawasan luas tentang perekonomian dan beberapa peluang bisnis yang mungkin mereka peroleh di masa depan.
Yun Hye Jung dan Soo Shin Hye kemudian hanya diam dan menuruti perkataan yang diucapkan oleh Kim Jae Woo. Pada saat itu, mereka mengikuti Park Dong Tsu yang memasuki bagian pelelangan batu giok. Kim Jae Woo sangat tertarik dengan pelelangan tersebut, karena dia belum pernah melihat pelelangan batu giok.
"Hye Jung, Shin Ye kalian pilihlah beberapa batu yang menurut kalian terdapat sebuah giok di dalamnya." Kim Jae Woo mengatakan kepada mereka untuk memilih beberapa batu yang terdapat disana.
" Batu ? kami tidak mengetahui sama sekali ciri-ciri batu yang memiliki giok di dalamnya. Bagaimana kami bisa memilih beberapa ?"
"Tidak masalah. pilihlah beberapa batu yang kalian suka, aku yang akan membayarnya. Aku ingin bertaruh beberapa batu juga sebelum mengikuti Park Dong Tsu di pelelangan Giok." Kim Jae Woo mengatakan kepada mereka bahwa tidak masalah memilih batu yang mereka sukai.
Yun Hye-Jung dan Soo Shin-hye sejenak terdiam, mereka sama sekali belum pernah memilih batu yang terdapat giok di dalamnya. Namun, Kim Jae Woo mengatakan bahwa mereka tidak masalah memilih batu manapun yang mereka suka.
Akhirnya Yun Hye-Jung dan Soo Shin-hye berkeliling untuk memilih beberapa batu sesuai dengan yang diinstruksikan oleh Kim Jae Woo. Kim Jae Woo kemudian juga berkeliling untuk memilih beberapa batu yang terdapat di sana untuk mencari giok tipe zamrud dan juga merah darah.
Kim Jae Woo melihat beberapa batu untuk mencari giok zamrud tersebut. Dia kemudian menuju salah satu stand yang menjual batu dengan harga 500 ribu won. Kim Jae Woo melihat terdapat beberapa batu yang potensial memiliki sebuah giok di dalamnya.
Kim Jae Woo memilih selama 30 menit menggunakan mata inspeksinya. Dia kemudian berhasil memperoleh 5 batu untuk dia beli dengan harga masing-masing 500 ribu won.
Kim Jae Woo kemudian mencari keberadaan dari Soo Shin-hye dan Yun Hye-Jung yang sedang memilih batu untuk mereka sendiri. Soo Shin-hye yang telah selesai memilih batu yang dia inginkan kemudian mendatangi Kim Jae Woo.
"Kim Jae Woo aku telah menemukan batu yang aku inginkan. Bolehkah Aku membeli lebih dari satu ?" Soo Shin-hye bertanya kepada Kim Jae Woo karena dirinya ingin membeli lebih dari satu batu.
"Tidak masalah. Letakkan batu yang telah kamu pilih di keranjang ini. Kita perlu untuk menunggu Yun Hye-Jung, sebelum membayar semua batu ini "
__ADS_1
Kim Jae Woo kemudian melihat ke sekitar lokasi tersebut. Dia berusaha mencari keberadaan dari Yun Hye-Jung karena belum menyerahkan batu yang akan dia beli. Kim Jae Woo kemudian menemukan Yun Hye-Jung sedang berada di salah satu STAN yang menjual batu seharga 1 juta won.
"Hye-Jung mengapa kamu hanya diam disini ? Sudahkah kamu memilih batu yang ingin kamu beli ?" Kim Jae Woo mendekati Yun Hye-Jung .