
Aku terperangkap didalam gua gelap sekarang,mudah mudahan tidak akan terjadi apa apa padaku. "Huhuhuhu..." suara orang menangis,kayaknya suara ini berasal dari arah ruang terkunci itu. "Huhuhu......" Suara orang menangis lagi...Karena aku penasaran aku langsung mendekati pintu itu dan membukannya EH ternyata beneran dikunci,untungnya aku ada penjepit rambut yg kecil itu.
Aku mulai membukanya perlahan lahan dan "krak..." TERBUKA !.Aku membuka pintunya,dan...lah kok masih ada satu pintu lagi hidih...susah payah orang buka eh malah ada satu pintu lagi . Sudahlah! yang penting aku harus bisa memecahkan semua ini sebelum Terlambat . Aku mendekati pintu ini dan memang benar suara tangisan ini berasal dari sini dibagian pintu situ terdapat 1 pintu kecil dan aku langsung membukanya "Krek tek..." Aku melihat seorang wanita yang sedang menangis.... Dia melihat kepadaku dan berteriak "SIAPA KAMU! KENAPA KAMU KESINI?! PERGI! PERGI!" Ia berteriak kepadaku didepan pintu kecil itu dan menangis keras....
Aku tetap melihat dia dan menutup pintu kecil itu dan juga langsung membuka pintu besar itu dan "BHAMMM!" Aku mendobraknya dengan keras untungnya aku didalam gua rahasia dan jadi tidak ada geng kapak disana sekarang. Aku menanyakan kepada wanita itu "Hey...kamu kenapa?" Tanya aku dengan cara biasa "SIAPA KAMU?! KAMU TIDAK ADA HAKNYA MENANYAKAN KEPADAKU! PERGI SANA! AKU INGIN SENDIRI" Ia langsung melemparkan baru kepadaku dan "PTAKKKK!" aku menghindar dan batu itu seketika hancur karena terkena dinding gua itu.
Ia melihatku dengan ekpresi marah,walaupun marah mungkin hatinya sedang sedih.Wanita itu berumur sekitar 23 tahunan,terlihat dari mukanya....
__ADS_1
"Aku tahu kamu pasti tidak senang dengan kondisi kamu sekarang....Tapi,aku bisa merasakan dan melihat dari ekspresi kamu itu yang menunjukkan walaupun marah tapi hati mu itu sakit " Kataku kepadanya.
Dia melihat kearahku kembali dia bilang "Tolong...tutup pintunya" Aku langsung menutupnya dan berbalik kedia, "Bisakah anda duduk disini...disam...pingku ?" Tanya dia sambil menunjukkan arah ini, aku langsung duduk begitu saja dan aku bisa merasakan sesuatu diruangan ini.
Rasanya seperti diriku yang berada dikamar penuh kesuraman.Aku bertanya "Kenapa kamu disini?" Ia menjawab, "Karena aku....." Katanya dan ia menangis lagi. Aku melihatnya "Karena apa?" Tanyaku, "Aku....cuma hanya budak disini...aku dijadikan bahan perjudian awal itu dimana siapa yang kalah akan menyerahkan satu perempuan " Ia menangis parah bukan hanya parah.....Tetapi,sangat parah......
Aku terkejut mendengar kata katanya,walupun aku seorang gadis muda aku tetap harus waspada dengan laki laki dan intinya korbannya adalah wanita itu.
__ADS_1
"Maaf,boleh aku tanya sesuatu?" tanya aku padanya ia menjawab boleh jadi kutanya ini "Siapa yang memperkosa dirimu?" Tanya aku dia menjawab "Seorang kakek tua...Aku sangat benci padanya...." Katanya.
BEJAT ! Manusia sekarang......Bahkan KAKEK TUA JUGA?! aku sangat terkejut mendengar jawabannya, lalu tiba tiba ia memberikan aku sesuatu. "Jika kamu menemukan kakek ini tolong menghindar darinya....Karena dia sangat berbahaya..." Katanya sambil memegang tanganku dengan penuh harapan. "Baiklah! terima kasih banyak!" Kataku penuh dengan percaya diri.Aku sangat berterima kasih padanya karena ia mau menolongku.... "Dan juga....." kataku
"Ingat! Hey! 'Kawan' Aku akan menemuimu lagi suatu saat nanti....." Kataku dan langsung bergegas pergi.
Ia menangis mendengarkan kata kataku tadi ia menangis bahagia....
__ADS_1