The Angel Of Deart

The Angel Of Deart
Chapter 12


__ADS_3

Keduanya bocah kembar itu kembali terjaga di tempat lain. tapi sekali ini mereka berada di kamar tidur mereka. seakan habis mengalami mimpi buruk keduanya sama-sama terbangun dan terkejut dan Berkeringat dingin membasahi pelipis mereka titip nafas mereka terdengar-rengah, seakan habis berlari jauh .


Di dalam ketakutannya, Titania teringat pada adiknya yang terduduk dengan pandangan kosong di atas tempat tidurnya titik ia bisa melihat wajah pucat


berkeringat adiknya serta napasnya yang tidak teratur.


" Ares, " liriknya. Memanggil adiknya.meminta perhatian.


Gadis kecil itu terus menunggu dan menunggu respon atas panggilannya, Tetapi setelah beberapa menit berlalu tanpa jawaban apapun, Titania kembali memanggilnya. kali kali ini, suaranya lebih lirik yang lebih mendesak dibanding sebelumnya |.


ketakutan kalau adiknya akan hilang akal, mulai merasa ke dalam pikirannya hingga membuatnya semakin gemetar .


" Ares! " panggilnya lagi. Namun kali ini, Iya memilih untuk menghampiri adiknya, meskipun seluruh tubuhnya terasa nyeri dan yang ke-15 jarinya terbaru terbang, Titania memaksakan dirinya bangkit. Iya ketakutan aku akan banyak hal. takut kehilangan adiknya dan takut ia juga tidak bisa membiarkan dirinya untuk tetap waras.


Jadi meski ia terseok dan limbung karena tubuhnya yang masih lemah, tetap berjalan menuju tempat anthares berada .Tidak peduli kalau ia harus merangkak sekali pun.


Kerena ia butuh Anthares.ia butuh memeluk adiknya.butuh


bicara dengannya dan butuh tahu kalau adiknya masih ada untuknya demi ke waras sendirinya sendiri dan anthares juga .

__ADS_1


"Ares....," liriknya lagi begitu sampai di tempat tidur adiknya. netranya nampak bergetar dan berkaca-kaca. kosong adiknya secara perlahan tangannya bergerak titik berusaha menyentuh pipi adiknya dengan lampu Titania mengelusnya sampai menahan tangisannya .


" Ares, please," katanya lagi.kali ini sambil memeluk erat tubuh adiknya. " Please! ja5 biarkan aku sendiri.please Res, " ujarnya sedikit memaksa kerena tidak la bisa menahan emosinya. air matanya mulai membanjiri pipinya dan pelukannya mulai berubah menjadi guncangan kencang. memaksa agar adiknya menyadari kehadirannya. tidak peduli akibat dari perbuatannya membuat cemari dengannya Yang Patah Menjadi lebih nyeri karena tergesek-gesek Sisi k yang ia pikirkan saat itu adalah agar anthares kembali sadar dan bertahan selamanya.


Anthares tersentak akibat guncangan Titania matanya memendar ke sekelilingnya menyadari kalau ia sudah berada di dalam kamar yang ditempatinya bersama Titania. otaknya masih


belum mampu menangkap Apa yang sebenarnya sudah terjadi , tapi kemudian suara Insert tangis Titania di bahunya, membuatnya benar-benar sadar .


" Tita? " berharap kakaknya menjawab panggilannya. namun isap tangis Titania yang semakin kencan justru membuat anthares merasa bersalah I'm sorry aku sudah membuatmu takut ya tanya? tanyanya sambil memeluk tubuhmu gambarnya dengan sangat erat.


Setelah beberapa waktu berlalu, tangis kakak beradik itu akhirnya mereda. tubuh mereka terasa lebih lelah dibanding setelah mereka terbangun. ditambah rasa nyeri akibat luka yang peroleh. keduanya menyandar di sisi tempat tidur yang terbuat dari besi. di mana ketika mereka tidur di atas dan bergerak tempat tidurnya akan berderik derik berisik


.


..." itu bukan pertanyaan,Ares," ujar kembarannya yg duduk di sisinya dengan lesu,kerena kita harus bertahan. kalau tidak lupa janji kita bukan? katanya lagi. ia menekuk kedua kakinya kemudian menidurkan kepalanya di atas lututnya. merasakan pening nyeri, dan lelah yang ia rasakan. intinya, apa apapun yang terjadi kemah kita harus bertahan harus! "tegasnya kepada dirinya sendiri dan juga...


Anthares.


kurasa kau benar, Tita. Sepertinya aku telah melupakan janjiku setahun lalu hanya karena sedikit sakit sebagai satu-satunya yang hidup kita memiliki tugas untuk mengungkap semua kebenarannya anthares dan titania yang sudah berusia 8 tahun tetap bertahan hidup meski empat musim telah berganti. Meskipun mereka menjalaninya dengan beberapa kali hampir tewas akibat percobaan yang semakin tidak manusiawi kembar berhasil melewatinya .

__ADS_1


tidak cara mereka sama sekali tidak bisa bangun dari tidurnya karena beberapa Tulang kata atau karena luka yang terlalu parah. tetapi meski begitu, mereka berhasil bertahan hidup. dan mereka bersyukur karena mereka masih bisa tetap bernafas .


Meskipun tidak dipungkiri, kalau mereka hidup karena mereka memiliki satu sama lain Titania tidak ingin meninggalkan adiknya Sebatang Kara, begitupun dengan anthares. keduanya harus tetap hidup agar tidak ada lagi di antara mereka yang merasa ditinggalkan. dan ternyata keteguhan hati mereka mampu mengalahkan panitia abnormal ya mereka jalani. buktinya si kembar adalah salah satu anak yang berhasil bertahan hidup meskipun satu tahun berlalu. sedangkan anak lainnya yang datang selama setahun mereka ada di sana kamar tidak ada yang mampu bertahan lebih dari dua percobaan.


walaupun mereka mengalami penyiksaan yang menurut mereka tidak manusiawi mereka juga ternyata mendapatkan keuntungan dirinya.


meski Awalnya mereka tidak menyadari, tapi perubahan yang terjadi terlalu besar untuk tidak dipedulikan.


hingga satu ketika, mereka menyimpulkan kalau perubahan di tubuh mereka adalah akibat dari cairan-cairan yang disatukan ke tubuh mereka titik Meskipun mereka tidak tahu Cairan apa itu.


Awalnya,mereka kira, mereka hanya menjadi lebih terbiasa dengan rasa sakit karena tiba-tiba rasa sakit dari penyiksaan semakin lama semakin kurang terasa hingga menjadi seperti sekedar luka goreng padahal kenyataannya mereka mengalami luka akibat disayat pisau atau tulang patah.


Lalu kemudian, selain rasa sakit, mereka juga mulai menyadari kalau luka di tubuh mereka lebih cepat sembuh dari biasanya. dan yang paling terasa adalah kekuatan dan kecepatan mereka yang rasanya menjadi lebih baik dibanding sebelumnya terutama titaniah titik ia menjadi lebih kuat dan cepat dibanding anthares yang adalah anak lelaki.


Dan untuk anthares, Iya mendapatkan kemampuan lah yang mengejutkan titik otaknya yang memang sudah encer , menjadi lebih pintar dari biasanya. Dan kini ia bakal entah bagaimana Jadi memiliki kemampuan fotografi. meski belum sempurna Iya yakin kalau segalanya waktu kemampuannya akan semakin lebih baik Selain itu, kemampuannya dalam menganalisa masalah pun menjadi lebih cepat dibanding sebelumnya.


karena kepintarannya itu pula, Ia memutuskan kalau mereka berdua harus membunyikan apapun yang mereka dapatkan melalui percobaan yang berlangsung .


lagi pula hasil dari percobaan tersebut masih belum sempurna dan masih tidak stabil .

__ADS_1


yang ada, jika kemampuan mereka terungkap, para peneliti itu akan semakin parah menyiksa mereka dan ada kemungkinan mereka akan dieksploitasi. secara mereka tidak mungkin melakukan percobaan tanpa ada maksud dan tujuan yang jelas


Bukan tidak ada alasan mereka tidak ingin terlibat lebih jauh dengan skenario para peneliti karena mereka masih memiliki tanggung jawab yang mereka ingin lakukan titik yakni menyelidiki kematian keluarga mereka setelah dua tahun berlalu.


__ADS_2