The Angel Of Deart

The Angel Of Deart
episode 37


__ADS_3

Manik Anthares berkilat- kilat saat ia sedang menonton salah satu monitornya yang terhubung dari kamera pengawas di New neamh. pekerjaannya untuk malam sudah selesai dan sudah tidak ada lagi yang dikerjakan. tapi ia masih belum ingin beranjak dari ruang kerjanya dan di dua sisi dindingnya dipenuhi maniter sebagai 20 inchi. karena itu ia menghabiskan waktu dengan menonton kejadian-kejadian terjadi di beberapa daerah yang sedang menjadi pusat perhatian.


Siapa yang menyangka kalau iya justru menemukan peristiwa menyebalkan justru dari kamera pengawas yang ia pasang secara ilegal hanya agar bisa memonitor segala tempat di New neamh.


awalnya ia tidak bermaksud menaruh kamera pengawas di sebuah game buntut yang jarang dilewati orang. pasti akan sangat menyebalkan memperhatikan yang lebih sering kosong. tapi entah kenapa,ia merasa sangat gatal menaruhnya di sana .dan siapa sangka ternyata intuisinya lagi-lagi benar.


anthares kesenangan bagaimana ia memaksa Titania untuk memasangnya. kembaranya bahkan megerutuk sepanjang hari karena hari ini ia baru selesai ikut mengurus festival di kelasnya karena kebodohannya sendiri.


"mereka benar-benar berani.


coba aku ingat ,Sudah berapa kali mereka melakukannya. " anthares mengetuk- ngetuk jarinya di atas meja. mencoba mengingat rekaman yang pernah ia lihat. selama ini ia tidak melakukan apapun meski tahu kalau dua remaja itu sering melakukan kekerasan hanya demi mengambil uang orang lain. toh laporannya pada polisi pun tidak ada hasilnya selama tidak menguntungkan mereka .


Sedangkan untuk menurunkan Titania dan Chester, akan Terlalu kejam karena keduanya tidak akan membiarkan dua remaja itu. hidup Jadi ia membiarkannya. siapa sangka, ternyata mereka menjadi lebih berani sampai membunuh.


" I see you again, boys! " desis anthares." Letak the angels of death do your puninshment, " ucapnya menyeringai senang sambil Mulai mengumpulkan data mengenai dua remaja yang pembuatannya ia Tanpa beberapa saat lalu.


***

__ADS_1


Jadi mereka adalah orang yang sebulan ini selalu merontot kalau yang pulang malam? "tanya kasar melihat foto wajah kedua pemuda yang baru saja memukuli seorang pria tua .


"sudah berapa kali mereka melakukannya?" tanya Titania.


mereka bertiga sekarang sedang berkumpul di ruang bawah tanah mereka, tepak setelah mereka menghabiskan sarapan. duduk di kursika yang melingkari sebuah meja kayu panjang yang berada tepat di tengah ruang bawah tanah .


"minggu pertama mereka hanya sekali melakukannya, sepertinya masih takut dan ragu.tapi begitu melewati minggu pertama mereka menjadi lebih sering melakukannya karena merasa tindakannya tidak diketahui, "kata Antheres,memutar monitor nya laptopnya yang sedang menayangkan perbuatan kekerasan yang terekam di kamera pengawas ilegal miliknya.


"pada akhirnya ,dalam sebulan pertama total perampok dengan kekerasan mereka mencapai 10 kali. jadi setiap minggunya mereka secara rutin melakukannya sebanyak 3.kali lalu dibuang kedua, totalnya secara signifikan meningkat," kata antheres lagi. kami ini iya memperlihatkan diagram analisis kejahatan dua remaja.


" selama ini meski mereka melakukan tindak kejahatan, aku tidak menemukan kejadian bisa mengutus kalian. secara Meskipun mereka salah ,mereka tidak sampai melakukan pembunuhan ,sedangkan jika mengutus kalian menghukum mereka, tidak mungkin mereka akan berakhir hidup. jadi kubiarkan hingga kemaren malam."


" tentu saja. aku mengenal kalian bukan hanya beberapa tahun Kan "dengus anthares yang merasa laporanya di potong. " jadi ehem... hingga kejadian kemarin malam. di mana korban terakhir mereka tewas di tempat.well tidak mengeceknya tapi jika melihat keadaannya, kurasa seperti itu, ujar Antheres sambil mengedipkan bahu. merasa tidak peduli


" kau tidak menghubungi ambulance ? tanya Titania sambil menggeser foto-foto yang berserakan di atas meja akan memberikan Sedikit tempat untuk menaruh sikunya.


" aku aku langsung menghubunginya. sesaat mereka mulai mewakilinya. menggunakan identitas palsu dan nomor telepon yang tidak bisa dilacak . tapi seperti biasa ambulance tidak akan semudah itu datang hanya dari laporan orang biasa. karena mereka tahu kalau mereka tidak akan mendapatkan uang bukan?"

__ADS_1


Titania mendengus titik ia tahu kalau mereka memang butuh berada di dan mereka juga bukan orang yang tangannya tidak pernah berlumuran darah tapi di distrik new neamh tetap saja di distrik kedua yang paling menjanjikan di negara lgnizity. namun mereka tidak memiliki pilihan selain berada di distrik itu. seperti yang telah diketahui mereka butuh mencari informasi mengenai orang-orang yang membunuh keluarga mereka .jadi selama beberapa tahun ini, mereka menemukannya.


Sayangnya, begitu mereka menemukannya, mereka telah terlambat titik mereka yang terlibat dalam pembunuh keluarga Adam telah tewas. penyebabnya, dari kecelakaan kerja hingga ke ruang jantung menyedihkan titik sebuah kepolisian new neamh langka. terlalu malas mengurusnya. akhirnya, tidak ada sisa bukti mengenai kematian mereka karena hanya dianggap kematian normal. karena itu mereka masih terperangkap di New neamh dunia demi mencari siapa sebenarnya orang di balik para Pembunuhan itu .


"berarti kau juga menghubungi polisi demi merekatkan ambulance? " tanya charter tanpa melihat Gaara antar karena maniknya masih mempelajari foto-foto yang bertebaran di atas meja.


tentu saja tapi bukan itu alasannya aku menghubungi polisi. karena alasannya adalah kita harus mengubah keramaian dulu jika ingin melakukan hukuman bukan? Jawa Antheres .


menurutmu Amerika akan menyelidikinya? kita sudah tinggal di sini lebih dari 3 tahun, kita . apa yang kau harapkan dari mereka .memang Gang itu pasti akan diberi garis polisi. dan segala macam sampai yang akan pasti akan dibawa untuk barang bukti .Lalu bagian tempat korban juga akan diberi. tapi mereka tidak akan pernah benar-benar menyelidikinya, apalagi keluarga korban bukan orang yang memiliki uang titik terlebih lagi penyelidikan untuk kasus ini pasti membutuhkan waktu dan tenaga lebih karena tidak ada kamera pengawas mereka tidak akan repot-repot melakukannya


Jadi apa yang kau lakukan? tentu saja menghukum mereka dengan hukum yang setimpal diganggu itu pasti akan di beri garis polisi. dan segala macam sampah yang ada pasti akan dibawah untuk barang bukti. lalu bagian tempat korban juga akan di beri tanda. Tapi mereka tidak akan pernah benar- benar menyelidiknya,apalagi keluarga korban bukan orang yang memiliki uang. terlebih lagi, penyelidikan untuk kasus ini pastim membutuhkan waktu dan tenaga lebih karena tidak ada kamera pengawas. Mereka tidak akan repot- repot melakukannya. "


"Jadi apa yang mau kau lakukan?"


" Tentu saja menghukum mereka dengan hukuman yang setimpal ditempat kejadian perkara,"kekeh anthares,menjawab pertanyaan Ash. "dan sekalian mengambil kembali yang menjadi milikku. Kurasa aku sudah tidak memperhatikan tempat yang sama untuk kedua kalinya, katanya lagi kali ini diikuti dengan cibiran Titania kau mau dicabut lagi, harusnya jangan pasang yang menyusahkan, keluhnya, membiarkan Chester mengelus Puncak kepalanya Titania. menenangkannya sambil berbicara pada antheres


". Jadi kapan kita mulai

__ADS_1


" Nanti malam. Seluruh data kejahatan mereka sudah selesai dikumpulkan sekaligus dengan data kegiatan mereka sehari- hari dan kemungkinan di mana mereka akan muncul. jadi kalian tidak usah repot melacak keberadaan mereka," kata Anthares lagi, mendorong sebuah plastik berisikan dua kotak CD beserta sebuah kartu dengan gambar Angel of Death yang memegang schyte nya. tepat di bagian bawah kartunya, terdapat kalimat yang bertuliskan," You hadapi done enough. now it's time for your punishment.The Angel of Death. "


***


__ADS_2