
malam berlalu dengan cepat. tidak banyak kejadian yang patut dibicarakan kecuali Miniee yang memaksa tidur di kamar yang sama dengan si kembar. diam-diam tentunya. jika ketahuan, maka dianggap pelanggaran remaja berambut pirang itu benar-benar Menghabiskan malam berakhirnya bersama si kembar dengan memeluk mereka dengan erat. sambil berusaha menyembunyikan tangisnya. .
Titania dan Anthares sampai sepenuhnya yakin kalau Mimi bukan hanya takut merindukan mereka, tapi karena memang ada sesuatu yang membuat perempuan itu merasa buruk dengan berpergian mereka. namun, seberapapun Mereka bertanya, Minnie hanya bisa menggeleng ketakutan dan tidak mampu menjawab.
sekitar jam 09.00 pagi, saat anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan sudah selesai sarapan sebuah mobil tipe van memasuki halaman pintu asuhan. bannya yang besar meningalkan asap debu di pelataran parkir panti yg berkerikil .
Father Thomas,nanny cruz, dan si kembar sudah terlebih dulu berdiri di pintu masuk panti, menanti mobil hitam itu diparkir sejak memasuki gerbang lalu lelaki itu turun. orang yang katanya akan menjadi ayah mereka. seorang lelaki bertubuh gemuk dengan kepala botak. wajahnya mengingatkan si kembar pada seekor kodok yang membuat Kakak mereka Ariel menjerit. dan di atas di hidungnya yang pesek ke rumah bertengger .sebuah Kecamatan Bulat yang tebal.. namun seperti benda yang berada di tempat yang salah.
meskipun terlihat tidak peduli saat si kembar melihat pather Thomas berbicara pada si lelaki berwajah kodok, mereka tidak bisa memungkiri perasaan ketakutan yang menyelinap di diri mereka tanpa diundang banyak hal yang menyebabkan perasaan itu datang alasan pertama adalah karena tingkat Minnie semalaman dan alasan kedua adalah karena laki-laki intuisi mereka saat melihat Bagaimana rupa orang yang akan menjadi Ayah angkat mereka.
"Jadi ini mereka?"
lelaki itu bicara. suaranya serak dan dingin titik menikmatanya yang seperti mau copot dari wajahnya memandang si kembar dengan tetapan nilai meremehkan.
" mereka tidak terlihat mirip? Apa kau tidak salah? "
" Tentu saja tidak titik meski tidak indektif, mereka bisa dipastikan kembar. Bagaimana mungkin aku menipumu jawab father Thomas dengan intonasi yang asing sama sekali bagi si kembar titik jadi itu toh, suara orang tamat jika dihadapkan pada orang yang akan memberikannya uang pikir si kembar.
" Baiklah titik kalau begitu, Tunggu apa lagi. lelaki berwajah kodok itu memanjangkan tangannya, hampir menarik Lenggang kurus tatania, jik bukan kerena suara Father Thomas yang menghentikannya.
__ADS_1
" tuan, anda tidak bisa membawa mereka sebelum menyelesaikan prosedurnya.
father Thomas, si lelaki berwajah kodok yang akan menjadi Ayah angkat mereka benjamin Walter dan nanny cruz menghilang masuk ke dalam panti asuhan. meninggalkan titania dan Anthares berduaan saja dan pintu masuk bersama dengan tas ransel mereka. tidak lupa memberi sepasang kembar Itu peringatan agar tidak kabur.
" ini gila. aku tidak pernah melihat ada orang yang tidak berusaha menyembunyikan kecamatannya sama sekali. dan apa itu? Kukira kalian benar-benar menginvasi bumi cerocos Anthares.memeluk tubuhnya sendiri.
" Apa kerena wajahnya makanya kk minnie menangis semalaman?" tanya Titania sambil mendongak menatap jendela kamar yang tinggi tertutup di lantai 2 tempat kamar Minnie berada. sayanya sama satu-satunya orang yang dekat dengan mereka di Panti Asuhan hanya pergi pagi-pagi sekali untuk menjalankan tugasnya. jadi remaja itu tidak bisa mengantar mereka di detik-detik terakhir.
" Pe- permisi. "
Si kembar yang sedang mengapa menolak ke atas datangnya suara. mendapatkan seorang bocah lelaki yang sepertinya berusia tidak jauh berbeda berdiri canggung di dekat mereka anak itu terlihat seperti seusia dengannya. warna kulitnya yang putih hampir pucat. membuatnya terlihat seperti sedang sakit.
"Woah! Apa itu tadi? anak itu memberi mu bunga? Wow! ini bukan bunga yang biasa digunakan untuk pemakaman kan ?"
" Yak! " jerit titania. pengennya sudah terangkat hampir mencetak kepada adiknya ketika suara menyeramkan yang belum lama mereka dengar kembali tertangkap telinganya. menyuruh tatania dan Anthares untuk masuk ke dalam mobilnya.
Sepertinya prosedur yang entah apa yang telah diselesaikan karena sekilas, sebelum mereka menghilangkan dari pandangan, si kembar masih dapat melihat Nanny Crush dipeluk erat dengan gembira oleh pather Thomas.
Anthares dan tatania berdiri berdampingan saling berpegangan tangan dan menempel satu sama lain titik perasaan takut Semenjak mereka di jemput di Panti Asuhan belum juga hilang bahkan Semakin menjadi-jadi begitu melihat bentuk bangunan di hadapan mereka.
__ADS_1
Bangunan berlantai jika itu terlihat kumuh, cat temboknya sudah terkelupas di sana-sini dan beberapa bagian tubuhnya juga sudah dipenuhi lumut. tatania
dan Anthares bahkan tidak tahu apa warna asli cat tembak bangunan itu.
Jendela- jendelanya sebagian besar ditutup oleh teralis dan beberapa diantaranya bahkan ditutup papan bangunan dihadapkan keduanya benar-benar mirip seperti bangunan tempat parah makhluk astral atau pembunuh berantai bersembunyi di film- film milk Kakak mereka, Aries.
" masuklah," kata lelaki yang baru beberapa saat menjadi Ayah adopsi mereka.
walaupun dagu, mereka akhirnya tetap mengikuti Ayah adopsi mereka tanpa harus meminta dua kali .
Bagian dalam bangunan terlihat lebih menyeramkan dibanding yang tampak dari luar. lorongnya panjang dan gelap. mirip seperti lorong rumah sakit tua di malam hari .di bagian sisi kiri karenanya terdapat banyak sekali kamar. dan bagian fotonya yang tidak terawat terkandung plakat- plakat tua yang tulisannya Sudah pudar mereka terus menyusuri lorong dan beberapa kali naik tangga. hingga tiba di lantai teratas bercermin berhenti tepat di depan pintu sebuah ruang yang berada paling ujung.
"Tuan, anda mencariku. " sebuah suara tanpa intonasi terdengar dari balik punggung mereka. si kembar hampir melompat karena terkejut. mereka heran, Bagaimana perempuan yang memakai baju pelayan itu bisa berdiri di belakang mereka tanpa terdengar . padahal lantai bangunan itu sudah dalam kondisi yang kurang baik.
" Miss Young! " suruh si lelaki berwajah kodok titik tentulah kau datang titik Kukira kau ada di dalam kamarmu, hujannya sampai berjalan mendekati wanita bertubuh seksi berambut merah bata. mereka adalah anak-anakku Titi kau harus mengurus mereka dengan baik karena mereka berharga , katanya sambil menunjukkan tatania Anthares. karena aku sudah mengeluarkan banyak uang untuk mereka, batinnya
" Dan, Titania,Anthares,ini Miss Young,ia akan menjadi pelayang pribadi kalian mulai hari ini ujarnya lagi . kali ini menghadap ke arah si kembar dan membiarkan tangan gemuknya tertengger di pinggang si Pelayan Seksi.
sungguh menjijikan.
__ADS_1