The Angel Of Deart

The Angel Of Deart
episode 45


__ADS_3

titania terbangun dari tidurnya.ia memang sengaja dipukul agar pingsan, tapi pukulannya sama sekali tidak terasa oleh titania. jadi ia hanya Pura-pura pura pingsan yang malah membuat nya tertidur kerena kurang tidur.dan begitu terbangun,ia berada di sebuah tempat asing.


tanganya terikat di belakang kursi yang didudukinya. begitu jg kakinya yang diikat ke masing-masing kaki kursi. selain itu, mulutnya pun diikat kain agar ia tidak bisa berteriak. mata bulat titania mengedar keselilingnya, mempelajari tempat ia disekap.


Sepertinya ia disekap di sebuah bangunan yang digunakan sebagai gudang,dapat dilihat dari benda- benda yang ditumpuk di rak-rak besi yang menempel di dinding. Ruangan itu tidak terlalu besar. ada dua buah jendela berbentuk bujur sangkar di bagian dinding belakang,menghadap ke arah satu-satunya pintu masuk yang nampaknya terbuat dari kayu biasa. ia lalu mendongak, menatap atap ruangan yang terbuat dari kayu. ada sebuah lampu yang berpijar kuning keemasan disana. berada tepat di atas kepala titania. lalu ia menunduk, mempelajari lantainya yang hanya dengan semen tanpa keramik. Sepertinya benar dugaannya,kalau kini di sekap di sebuah gudang.


titan8a sebenarnya bisa saja memutuskan tapi tambang yang mengikatnya.lalu kabur dengan mudah dengan menghacurkan pintu. tapi ia tidak mungkin melakukannya jika tidak ingin mengundang perhatian.mana ada gadis normal yang mampu memutuskan tapi tambang dan menghacurkan pintu kayu dengan kekuatanya.


kerena itu, titania tidak memiliki pilihan lain selain menunggu chapter dan antheres menyadari kalau ia diculik. atau menunggu orang yang menculiknya sendiri datang.mungkin mereka akan melepaskanya.selain kerena ia penasaran,siapa sebenarnya yang memerintahkan ke5 lelaki yang menculiknya.


Sementara itu di kampus, chapter sedang panik kebetulan saat titania diculik, ia sedang ada urusan yang harus diselesaikan di kantor jurusan. jadi ia sedang tidak bersamanya.namun meski demikian,mereka janji bertemu di taman belakang setelah chaster selesai dengan urusannya.bisa paniknya chaster saat ia tidak menemukan sosok gadis yang disayanginya.


Begitu ia yakin kalau titania tidak berada ditaman belakang,chaster dengan tergesa-gesa menghubungi anthares.berharap gadisnya ada bersama kembarannya.


Dalam ketakutannya kerena titania tidak berada dalam jarak pandangnya,chaster kembali teringat kejadian kekejaman penelitian yang pernah ia alami. membuat jantungnya berdebar kencang seperti sehabis lari marathon. kepalanya juga sudah mulai sakit dan tubuhnya sedikit gemetar.

__ADS_1


Seperti yang telah diketahui,titan8a bagaikan {asis baginya.sebagai anak yang dijual orang tuanya sendiri dan menjadi layaknya budak di keluarga mafia yang membuanya hampir mati lalu kemudian menjadi korban penelitian, hanya titania yang membuanya tetap waras. antheres juga ikut adil, tapi titania jauh lebih berandal untuk kewarasan dirinya.


jika kehilangan seorang titania membuanya sulit menahan diri. jika semakin lama, entah apa yang bisa ia lakukan.


''Yup!?'' sahut antheres begitu ponselnya tersambung.


''Tita! l can't find her anywhere.seharusnya kami bertemu ditaman belakang.tapi ia tidak ada disana. aku juga sudah berusaha menghubungnya,tapi tidak nyambung.apa dia bersamamu?''tanya chaster terburu-buru. langkah kakinya semakin cepat menyusuri lorong kampus. meski tidak yakin ia harus berjalan kemana.


''Tidak. ia tidak bersamamu.apa kau yakin sudah mencarinya dengan benar?mungkin saja ia sedang duduk di salah satu dahan pohon,''jawab antheres dengan cepat.ia juga sedikit panik. bukan kerena titania tidak ada, tapi lebih kerena suara chaster yang tampak seperti akan terkena serangan jantung kapan pun.


''Kau dimana! katakan cepat,desis antheres,sadar seberapa berbahayanya chaster saat ini. meski Iya juga khawatir karena Titania, ia harus bisa memilih mana yang perlu diurus lebih dahulu. selain karena ia harus tetap tenang saat Chester jelas-jelas sudah tidak mampu lagi berpikir jernih. jika mereka berdua sama-sama panik, siapa yang akan mencari Titania.


Chester berhenti berjalan.matanya mencari tahu lorong tempatnya berada sebelum menjawabantheres. dekat perpustakaan....'


'' jangan ke mana-mana !berhenti di situ, aku akan ke sana ,"teriak antheres mematikan ponselnya lalu berlari cepat tanpa peduli kemampuan sepertinya akan ketahui. karena Chester yang kehilangan Titania jauh lebih berbahaya dari dirinya ke tahun bisa berlari cepat.

__ADS_1


Titania memandang 3 orang lelaki yang menculiknya dengan laut tanpa emosi . Iya sudah bosan menunggu , ketika tiga orang penculiknya tiba-tiba masuk dengan kasar . meninggalkan doa orang lainnya di depan pintu untuk berjaga . sering meremehkan tempat di wajah lelaki yang ditanya yakin namanya Mike . satu-satunya penculik yang ia tahu namanya karena mendengarnya dipanggil berkali-kali


mike berjongkok dihadapan titania. memajukan sedikit badannya untuk memperhatikan majah gadis di depanya lebih seksama.lelaki berambut merah itu lalu terkekeh.entah apa yang dipikirkan nya. titania tidak ingin peduli.


''pantas saja perempuan itu kesal, '' katanya diiringi tawa mengejek. tanganya yang menjulur memegang rahang titania dengan kasar dan menggoyang-goyangkannya.Seakan ingin melihat lebih jelas wajah gadis yang diikat dari berbagai sisi. ''katanya,kita harus membuanya jera, ''kata mike lagi diikuti dengan sebuah suara tamparan keras. sudut bibir titania robek, menghiasi kain putih di mulutnya dengan noda merah.bersamaan dengan jatuhnya kursi yang ia duduki. sehingga bahu katanya terasa nyeri akibat berbenturan lantai.


Melihat gadis yang diculinya j aa jatuh, mike kembali melayangkan tendangan yang perut titania sebanyak beberapa kali lalu ia menarik rambutnya untuk membuat kursi tempat titania diikat kembali berdiri.


Tidak sekali pun terdengar rintihan atau permohonan keluar dari bibir titania.gadis itu Tata bongkahan selama ia menerima pukulan . dan wajahnya yang tidak menunjukkan emosi membuat Mike semakin ganas .


''kau! geramnya . melihat teman di mata titanian tidak tanpa takut sedikitpun , meskipun sudah menerima beberapa pukulan dan tendangan dari Mike . kau meremehkanku ?'' hardiknya sambil lagi-lagi menampar Titani yang kembali oleh dan jatuh . Namun karena tidak ada perubahan di di raut wajah Titania ngotot engan raut datarnya , mike kembali mengamuk .


lelaki berambut merah itu seperti hilang akal dan kembali melakukan kekerasan pada Titania . sampai Walter , orang yang sama yang menculik yang menghentikan Meka saat akan menculik Titania bergerak maju . satu-satunya orang di antara 4 sisanya yang berani melangkah dan menghentikan kegilaan Mike.


'' hentikan Mika ! kau akan membunuhnya . perintah dari nona hanyalah membukanya dan membuat jerah. Wolter memberi peringatan sambil menahan tubuh Mike yang lebih pendek darinya . bukan berarti Mike pendek tetapi karena tinggi walterr yang hampir mencapai 191 cm. Mickey menyentakkan tangan Walter lalu membuang ludah dekat kaki Titania sebelum berjalan keluar untuk meredakan emosinya benar kata Walter. Iya tidak bisa sembarangan, kau jelek ingat masa penjara. Mending kalau masih penjara . Jika nonanya tahu, Iya bisa mati duluan karena telah berbuat di luar perintah.

__ADS_1


__ADS_2