The Angel Of Deart

The Angel Of Deart
chapter 28


__ADS_3

" di sebelah kirimu! bodoh! apa kau tidak bisa membaca? " kata anthares geregetan kerena titania tidak juga juga menemukan kardus berisi barang bukti kasur keluarganya yang jelas-jelas ada di depan matanya . Apache yang dipikirkan kembarnya ini, cerobohnya kebangetan ,batin anthares kesal.


" F# ck off! " umpat titania sebaliknya kerena terus diomeli oleh adiknya.


Sementara anthares sibuk memerintah titania,felix memantau kamera pengawas yang merekam lorong menuju tempat penyimpanan data untungnya ia melihatnya tepat waktu karena begitu Ia memperhatikannya seorang polisi tampak berjalan menuju ke arah ruang tempat titania berada dan tepat waktu memberitahukannya pada anthares.


" cepat, kau hanya punya waktu kurang lebih 5 menit ada seorang polisi yang akan masuk ke ruang itu, " kata anthares menginginkan. " One minute left, tita! polisi itu sudah mulai menekan sandi! " kesal anthares yang melihat titania masih sibuk memasukkan barang bukti.


dia masuk! " jerit anthares.


jika tidak ingin tempat dan jika ia tidak sadar kalau masih butuh earpiece di telinganya ingin sekali Titania memakai dan membuang earpiece itu saat anthares dengan Polisi suaranya berteriak tepat di tengahnya titik hasilnya telinga kanannya, tempat yang menggunakan earpiece itu jadi mendengung menyebalkan.


tapi untung,kerena jeritan anthares di detik-detik terakhir,titania dengan cepat mengembalikan kotak barang bukti kasus keluarganya ke tempatnya dan tanpa menunggu lama berlari cepat ke arah rak paling dekat dengan pintu masuk ruangan dan menunggu si polisi keluar di atas rak yang sama dengan tenang.


" Aku akan pergi menjemputnya, kata Felix yang melihat Titania hampir menyelesaikan pekerjaannya . susul Kami nanti, aku mau mengajak Titania makan di luar katanya lagi melompat turun dari gedung tempat mereka berada dengan menyusuri kisi-kisi jendela tanpa menunggu jawaban anthares yang mendengus kesal.


***

__ADS_1


" kau penambahan benar membawa semua barang bukti ? termasuk barang bukti fisiknya ?" anthares menatap barang bukti yang berserakan di atas lantai.


mereka baru saja tiba di penginapan setelah makan pisang makanan pinggiran jalan tidak jauh dari penginapan mereka berada . dan sekarang ketiganya duduk di atas lantai melingkari barang bukti dan sekunder kertas penyelidik.


" kau tidak mengatakan untuk hanya mengambil laporan penyelidikannya saja bukan ? jadi Kukira ada baiknya mengambil semuanya. sekalian mencocokkannya dengan laporan .


tita ada benarnya .jadi kita ingin tahu ada yang manipulasi bukti Ada baiknya untuk mengecek seluruhnya, bela Felix, memberikan bundel laporan yang menuliskan kronologi kejadian,hasil otopsi, hingga jumlah barang bukti yang di temukan, termasuk berita tentang hasilnya si kembar anthares ketika itu masih mengunakan nama Ophelia dan Orion. sebaiknya kau yang mempelajari ini.kemampuan fotografikmu akan memudahkan segalanya."


" Sebentar, biar aku mempelajarinya dulu. " anthares sibuk memperhatikan setiap detil foto tempat kejadian,termasud foto jenazah keluarga mereka.di laporan itu juga, dituliskan hasil dari adopsi yang menyimpulkan kesulitan untuk mengetahui benar apa yang menyebabkan mereka meninggal karena begitu banyaknya siksaan .


" untungnya, mereka Setidaknya masih menyimpan beberapa foto kejadian, katanya memperlihatkan beberapa buah foto jejak kaki. jika ini bukan jejak kaki kita, artinya ada sekitar 5 orang yang datang ke rumah. dan jika dilihat dari ukuran kaki kamu kemungkinan semuanya laki-laki ,lalu


lihat ini. anthares memperlihatkan lembaran selanjutnya,ada perokok di antara mereka kerena tidak ada seorang pun di keluarga kita yang merokok. jadi harusnya, mereka bisa meneliti puntun rokok yang berserakan dan bisa menelitinya menggunakan DNA . tapi sepertinya tidak dilakukan, dan itu termasuk bukti yang menghilang .


" kau benar. tidak ada puntung rokok ditempuhkan barang bukti ini tapi Mungkinkah masih ada di pusat DNA? tanya Titania.


" kurasa tidak mungkin titik ini sudah berlalu 10 tahun, tidak mungkin mereka menahan barang bukti selama itu."

__ADS_1


" jadi menurutmu ke mana barang bukti itu ? "bales itu bertanya, penasaran. banyak hal . tergantung kita mau berpikir ke mana. secara kepolisian di sini tidak kompeten jadi bisa saja mereka tidak terlalu peduli dengan barang bukti . tapi jika kita mau curiga, bisa saja memang sengaja dihilangkan . dan jika itu kebenarannya kita harus tahu di mana barang bukti itu menghilang . dalam perjalanan menuju Departemen penyimpanan data DNA di departemen penyimpanan data DNA ? dalam perjalanan balik ke kantor polisi ? atau saat sudah tiba di ruang penyimpanan data Kepolisian terlalu banyak yang harus diselidiki Jadi sepertinya tidak perlu memikirkannya lagi secara, 10 tahun sudah berlalu titik akan sulit melacaknya. "


" Lalu bagaimana? kita kekurangan petunjuk sekarang cibik Titania titik iya kira Iya bisa memulai penyelidikan begitu tangannya menyentuh barang bukti dan laporan kematian keluarganya tapi sekarang sepertinya tidak begitu .


Felix mengelus puncak kepala Titania , menghibur gadis kesayangannya sedangkan anthares sibuk mengaduk-ngaduk tumpukan barang bukti.


" Kata siapa? seringai remaja lelaki berkulit agak gelap. " kita bisa mencari tahu memakai ini titik kau tidak lupakan betapa Dedi terlihat anak ketika ia pulang dari kota? kejar anthares lagi , sambil mengayun-ayunkan kantong berisi ponsel yang mereka ketahui mirip ayah mereka karena di bagian di belakangnya ada stiker yang sengaja mereka tempelkan agar ayam mereka tidak melupakan si kembar saat pergi ke luar kota.


" kau yakin belum ada data yang di hapus?" tanya Felix pesimis.


" Tentu saja kemungkinan itu ada. tapi aku juga cukup yakin kalau Ayahku bukan orang yang bodoh karenanya , selain ponsel ..." anthares kembali mengaduk- aduk tumpukan barang bukti lagi. dan Ketika menemukan ia cari, sialan semua angkatnya setinggi-tinggi sambil tersenyum lebar selain ponsel, kita juga membutuhkan ini ."


" Lighter? " kening Felix berkerut tidak mengerti." bukankah kau bilang tidak ada anggota keluargamu yang merokok? Mengapa ini bisa ada di tempuhkan barang bukti? tanya Pelix mengambil plastik berisikan lighter yang terbuat dari aluminium berukuran 1,5 cm * 4 cm


" Justru itu Ini barang bukti yang sebenarnya ,kekeh titania dengan mata berbinar. persis seperti anak-anak yang diberikan permen mereka pasti mau gerak ini adalah milik orang yang membunuh keluarga kami, Tapi saat diselidiki, tidak ada sidik jari selain Sidik Jari Keluarga Adams. Jadi mereka merasa tidak perlu menyembunyikannya padahal ini adalah milik ayahku . untuk pertama kalinya ejek mereka mendapatkan bukti Titani akhirnya tersenyum cerah.


tita benar. karena ini bukan lighter biasa, " tutur anthares.bibirnya berkembang,memperlihatkan senyuman miterius yang membuat Felix kesal kerena hanya ia yg tidak mengerti.

__ADS_1


__ADS_2