The Angel Of Deart

The Angel Of Deart
Chapter 14


__ADS_3

Felix yang sudah sembuh dari luka tembak kini berada di dalam berwarna hitam milik Ayah angkat Titania dan antheres. mereka akan melalui perjalanan panjang karena Nawaitu neamh_ distrik tempat Felix tinggal ke asylum yang berada di distrik luna, sekitar tiga distrik namanya. butuh perjalanan lebih dari satu hari jika menggunakan mobil. namun berjamin sama sekali tidak berniat bermalam di manapun . keinginannya untuk langsung melakukan percobaan jauh lebih kuat dibanding rasa lelah lebih dari 24 jam tanpa istirahat.


Berbeda dengan Felix kerena anak kecil itu sempat tertidur di perjalanan. dan ketika ia terbangun, lingkungan yang tampak di sekitarnya telah berubah. mereka mulai memasuki kawasan hutan gedung tempat percobaan dilakukan adalah gedung Bekas Rumah Sakit Jiwa yang telah terbengkalai. karena asalnya dari rumah sakit jiwa maka tempat itu sengaja dibangun terpencil. itulah mengapa bentuknya mirip seperti rumah sakit dengan banyak kamar.


sebuah gedung sempurna yang dengan mudah digunakan sebagai tempat percobaan karena asylum itu jg memiliki ruang bawah tanah yang digunakan sebagai tempat penelitian untuk pengobatan pasien namun sering kali percobaan itu bahkan pada akhirnya membuat si pasien cacat hingga meninggal karena keterbatasan ilmu pengetahuan.


Mr. Walter, kita ada dimana? " tanya peles sambil mengecat matanya yang masih lelah karena perjalanan yang panjang. ia Hanya penasaran tanpa merasa curiga. anak kecil itu bahkan sudah tidak berani berharap kalau kehidupan akan berubah meski ia telah pindah di keluarga lain.


Ke rumahku. Aku memiliki anak kembar seusiamu, Ku yakin kau akan menyukai mereka, senyum benjamin.


Benarkah,aku akan sangat senang mengenal berita kematian Felis menampilkan senyum menawannya yang mematikan. yah benar itu saat ini, yang bisa ia lakukan adalah tersenyum.


Si kembar melangkah keluar tengah malam meminta mereka untuk turun dan menyambut tamu titik itu katanya saat Melarikan tahu kalau tamu yang dimaksud adalah anak lain yang akan bernasib sama seperti mereka. mereka sudah mengetahuinya beberapa kali dan anak-anak itu selalu berakhir mengenaskan. Jadi untuk apa mereka terburu-buru kalau pada akhirnya cintamu juga akan meninggalkan mereka namun meski kau seperti itu, mereka tetap mengikuti perintah miss Young dan menunggu tempat di bagian teras gedung.


tidak lama kemudian sebuah mobil van hitam tepat di hadapan mereka . meninggalkan kepulauan Debu di belakangnya. siang itu, menjadi semakin suram setelah kedatangan mobil orang yang paling di kembar benci. terlebih ketika lelaki berwajah kodok itu membuka pintu pengemudi dan melangkah keluar menghampiri mereka. rasanya Titania dan anthares ingin sekali menendang wajah nya yang menyebalkan.


" Aku membawa teman untuk kalian Felis namanya. kalian akan membantunya agar bisa terbiasa tinggal di sini bukan? hujannya sampai tersenyum. senyuman paling menjijikan bagi titiana dan anthares. dan mereka adalah anak angkatku namanya anthares dan tatania dan Mereka kembar, katanya lagi sambil menunjuk ke arah


anthares dan titania secara bergiliran.

__ADS_1


" Tentu, Sir, " jawab antheres karena ia tahu kakaknya tidak akan mau menjawabnya.


"Ayah, Anthares. kau harusnya memanggilku ayah. padahal kita sudah menghabiskan waktu bersama selama setahun. Aku sungguh terluka, Sesal Benjamin, menampilkan wajah sedih hanya karena panggilan anthares.


" Fake, " desis Titania, berusaha keras agar muntah. sampai anthares harus menggenggam tangan agar kakaknya tetap bersikap sopan.


Felix menatap kedua anak yg dikenalkan padanya sebagai anak Benjamin. meski Mereka terlihat tidak terlalu peduli padanya, ia tidak bisa menemukan maksud jahat dari tubuh mereka. Jadi ia menyukai mereka. setidaknya ia yakin kalau si kembar tidak akan melukainya seperti ketika ia tinggal di seram mafia.


di sisi lain si kembar sebenarnya tidak seperti yang dibayangkan Felix. mereka Bukannya tidak peduli hanya yang terlihat dari luar saja yang begitu karena sesungguhnya mereka penasaran dengan Felix. anak kecil itu tampak seperti Malaikat karena wajahnya meskipun keadaan cukup buruk karena terlihat kurang gizi.


" Kalian seumur. jadi bertemanlah dengan baik, ucap Benjamin. sekarang, Maukah kalian mengantarnya di kamar? pintarnya dengan nada halus dan tersenyum.


" Itu artinya, kau harus datang ke kamar kami saat kau butuh kami.harus! ujar anthares, sedikit mendorong punggung Felis yang membeku menetap kamar yang ditenggalinya. bukan karena bentuknya yang terlalu sederhana tapi ia tidak menyangka kalau kamu itu cukup lengkap dan bersih.


Titania mempersilahkan dirinya sendiri untuk duduk di kursi yang ada di depan meja tulis, sedangkan address memilih untuk duduk di bingkai jendela yang berada tepat di sisi tempat tidur. membiarkan Felix membereskan barang yang dibawahnya meski hanya sedikit.


" Namaku titania. dan dia anthares, adik kembarku. kami berusia 8 tahun yang hanya berbeda 4 menit. kata Sir benjamin kau seumuran kami? kapan kau lahir? apa kau lebih mudah dari kami? cerocos titania. Ini pertama kalinya ia begitu penasaran dengan anak yang datang ke asylum.


Tidak, sebenarnya bukan pertama kalinya. awalnya, Titania juga begitu selalu berusaha mencari tahu tentang anak-anak yang datang ke Asylum tapi seiring berjalannya waktu kamu ketika sudah terlalu banyak anak yang akhirnya tidak mampu bertahan setelah dua percobaan atau menjadi gila ia memilih untuk tidak terlalu penasaran.

__ADS_1


untuk apa penasaran kalau mereka hanya akan hidup tidak lebih dari satu minggu begitu pikirnya tapi bales berbeda. ia merasa kalau anak itu akan bertahan dan sepertinya Anthares juga memikirkan hal yang sama dengannya.


Felix terpanah melihat senyuman lebar Titania anak 8 tahun itu belum pernah melihat senyuman secara matahari seperti yang diperlihatkan oleh gadis kecil di depannya. dan entah bagaimana, timbul perasaan ingin terus berada di sisinya untuk melindungi senyuman itu.


Felix Colby. aku lahir dengan nama itu aku lahir tanggal 30 Maret kalian? tanyanya sambil melangkah menuju tempat tidurnya. Iya sudah selesai merapikan semua barangnya yang memang sedikit.


Kami lebih tua darimu. hanya tiga hari. bukanlah luar biasa, " cengir anthares.


" Benar. aku belum pernah memiliki teman seumuran. bahkan sebelum aku dijual,senyum Felix, seakan


kenyataan kalau dirinya dijual bukanlah hal besar.


" kau dijual? siapa yang menjual mu?


" orang tua kandung ku. "


jawaban felix membuat sikembar terkejut. mereka memang sudah cukup terbiasa melihat banyak orang dewasa yang jahat selama 2 tahun belakangan tapi orang tua yang menjual anaknya jelas informasi yang mengejutkan baginya.


Orang dua macam apa yang yang menjual anaknya?sinis anthares , melompat turun di bingkai jendela dan duduk di sisi pelix jadi.... felix mulai menceritakan bagaimana ia dijual hingga akhirnya di asylum. dan ceritanya beberapa kali membuat si kembar hampir mengumpat .walau akhirnya bisa mereka tahan.

__ADS_1


__ADS_2