The Betrayal

The Betrayal
Dalam keberangkatan


__ADS_3

Mansion Utama Dru dan Tiffany.


Mommy Ayana terlihat sibuk membantu Tiffany menggeser koper kecil yang ada di sisi tangga, dimana sejak tadi bisa dia lihat Dru dan suami nya cukup sibuk mondar-mandir mengangkut beberapa barang juga koper besar milih putrinya dan juga menantunya tersebut masuk ke dalam sebuah mobil mendominasi berwarna hitam.


hari ini keberangkatan kedua orang tersebut untuk melewati bulan madu bersama ke dua arah, German dan swiss. Entahlah dia tidak tahu kenapa putri nya tiba-tiba meminta untuk melintasi dua wilayah tersebut.


"Kenapa ingin pergi ke Swiss juga? bukankah kamu sering pergi ke sana?"


Mommy Ayana bertanya cepat ke arah putri nya, dimana Tiffany terlihat menyusun beberapa kotak makanan yang dibawa nya, gadis itu suka mendapatkan cemilan di sepanjang perjalanan, dia sering melakukan perjalanan jauh, menyiapkan beberapa toples cemilan sambil mendengarkan musik di balik headset nya.


"Hanya tiba-tiba ingin kesana"


Perempuan tersebut mengembangkan senyuman nya, dia melirik ke arah mommy nya Sejenak kemudian secara perlahan mengangkat paper bag yang ada di tangan nya.


"Hmmm mommy harap bulan madu kalian berjalan lancar, ingat jangan terlalu lelah kesana-kemari"


Lagi wanita paruh baya lebih tersebut berpesan, menatap putrinya untuk beberapa waktu.


"Tentu saja mom, aku tidak akan pergi terlalu jauh bersama Dru, hanya menikmati beberapa tempat untuk dijadikan sebagai tempat tujuan wisata kemudian memilih untuk menghabiskan waktu dengan bersantai"


Tiffany menjawab dengan cepat apa yang diucapkan oleh mommy nya, dia kemudian meletakkan paper bag yang ada di tangannya secara perlahan ke dalam bagasi mobil.


"Jangan lupa cetak cucu-cucu untuk kami disini"

__ADS_1


tiba-tiba terdengar suara godaan dari belakang Tiffany, membuat perempuan itu buru-buru menoleh dan menyadari jika mommy Lana Lan ternyata sudah berdiri tepat di belakang dirinya.


"Mommy mengejutkan aku"


Tiffany bicara sambil tertawa kecil, dia sedikit malu mendapatkan permintaan seperti itu.


"InsyaAllah"


Bisik Tiffany sambil memeluk mommy mertuanya dengan cepat.


"Ohhh semoga bulan madu kalian berjalan dengan lancar dan tidak ada yang mengganggu kalian"


Mommy Lana Lan kembali bicara sembari menepuk-nepuk punggung Tiffany, dia mengembangkan senyumannya ketika Tiffany melepaskan pelukan mereka.


ucap wanita tersebut lagi kemudian.


Tiffany langsung menganggukan kepalanya sembari mengembangkan senyumannya pula, kemudian dia menoleh ke arah mommy Ayana, perempuan itu memeluk mommy nya dengan cepat.


"hati-hati di jalan hmmm"


Bisik mommy Ayana pelan.


Dan lagi Tiffany mengangguk kan kepalanya.

__ADS_1


"Dru... apakah kalian akan menemui Khan di Swiss?"


Tiba-tiba terdengar suara daddy Gao.


Khan kembaran Tiffany tengah berada di Swiss, entahlah apa yang putra nya lakukan di sana, dia bilang ada sedikit urusan yang harus dia urus dan selesai kan disana dalam beberapa waktu ini.


Dru yang mendengar pertanyaan sang mertuanya langsung menurut ke arah mertuanya tersebut kemudian dia menganggukkan kepalanya dengan cepat.


"mungkin aku akan menemuinya setelah beberapa hari kami di sana, dad"


Dru bicara dengan cepat ke arah daddy mertuanya.


"tidak tahu apa yang dia lakukan di sana, mommy ingin kalian menemuinya dan melihat apa yang dilakukan nya, agak khawatir karena belakangan Khan cukup sulit untuk di hubungi"


Dan kini mommy Ayana yang bicara, menatap kearah Dru dengan cepat


Dru terlihat mengangguk kan Kepala, dia menjawab.


"He em aku akan menemuinya nanti, mom"


Lagi Dru menjawab pelan, dan di beberapa detik kemudian laki-laki tersebut melirik ke arah daddy Gao untuk beberapa waktu, seolah-olah ada kontak mata dalam diam yang terjadi di antara mereka.


Tiffany terlihat melirik kearah dua orang tersebut untuk beberapa waktu.

__ADS_1


__ADS_2