
Kembali ke hari ini
Kediaman Heidi
Jelang musim salju.
"George.... aku...apa kabar.... bagaimana kamu...?"
Jenna terlihat bingung harus bicara apa, kata-katanya terbata-bata, sebenarnya dia panik tapi dia berusaha untuk menetralisir detak jantungnya, yang dia tahu laki-laki di hadapannya telah lama meninggal, itu yang dikatakan oleh Rayyana kepada dirinya.
dan bayangkan bagaimana bisa dia melihat George ada di hadapannya saat ini, Jenna berusaha untuk mencubit tubuhnya dengan keras dia pikir siapa tahu desain ini sedang bermimpi namun nyatanya saat dia mencoba untuk mencubit dirinya sendiri satu rasa sakit menghantam dirinya, dia baru sadar jika ini bukanlah mimpi dan laki-laki itu benar-benar kembali.
Jenna fikir itu artinya akan semakin sulit untuknya menjadi penerus Jourdan.
"kau terdengar begitu gugup saat bicara menghadapku, Jenna"
__ADS_1
Sean bertanya sambil menaikkan ujung alisnya, dia menatap Jenna dengan tatapan penuh intimidasi, sengaja membuat perempuan dihadapan nya membeku dan ketakutan.
"Aku...tentu saja tidak, aku.. maksud ku setau ku Rayyana berkata..."
Dia memang tidak punya sopan santun, budaya barat dia gunakan di dalam kehidupan sehari-hari nya, dia tidak perlu memanggil Rayyana dengan sebutan mommy atau apapun itu, dia sudah terbiasa memanggil ibu nya dengan sebutan Rayyana.
"Bukankah seharusnya bibi Linna tahu aku kembali beberapa tahun yang lalu, apa dia tidak menceritakan nya pada mu dan Rayyana?"
Dan saat Sean bertanya seperti itu seketika membuat Jenna terkejut.
"Apa?"
"Aku tidak pernah mendengar nya"
Jenna jelas saja tercekat.
__ADS_1
Heidi jelas mengerut kan kening nya saya mendengar apa yang diucapkan oleh kakak laki-laki nya tersebut, dia pikir apa George benar-benar sudah lama kembali? yang jadi pertanyaannya sejak kapan? lalu kenapa dia sama sekali tidak tahu?.
dia ingin sekali mempertanyakan hal tersebut namun nyatanya dia tidak bisa melakukannya, karena seseorang memintanya untuk tutup mulut selama kakak nya tersebut kembali.
"kau bisa menjadikan bahuku untuk bersandar juga menjadikan punggungku untuk kamu peluk"
"jika kamu ingin semua kembali normal seperti dulu dan Rayyana juga antek-antek nya tersingkir kan dari Jourdan family, dengarkan aku dengan baik dan mari bekerja sama, cukup diam dan ikuti skenarionya, aku akan memberi kamu satu kejutan yang akan membuatmu senang"
orang itu berkata seperti itu pada dirinya kemarin, karena itu pada akhirnya Heidi memilih untuk mengikuti skenario dan membuka mulutnya hingga saat ini, meskipun tidak dipungkiri kemarin dia menghabiskan waktu untuk menangis dan berhenti saat dia tahu kakak laki-lakinya telah kembali dalam keadaan baik-baik saja di mana dia yakin George telah pergi meninggalkan mereka sejak dia masih anak-anak.
"sangat lucu sekali saat Linna tidak memberitahukan nya pada kalian, padahal dia tahu jika aku telah kembali untuk waktu yang sangat lama dan aku sempat mengalami kesulitan untuk mengingat seluruh anggota keluarga"
dan suara Sean kembali memecah keadaan, membuat Heidi seketika mengabaikan tentang ingatannya soal seseorang kemarin yang bicara pada nya.
jangan ditanya bagaimana respon yang diberikan oleh Jenna ketika dia mendengar ucapan Sean.
__ADS_1
"Apa?"