The Betrayal

The Betrayal
Dalam penyelidikan


__ADS_3

Dru bergerak keluar menuju ke arah beranda kamar di mana mereka menginap, pemandangan langsung menghadap laut menampilkan satu sisi eksotis penuh keindahan tiada duanya di penthouse tersebut yang mampu membangkitkan gairah bulan madu sepadan pengantin baru.


Laki-laki tersebut memilih untuk menghubungi seseorang diseberang sana setelah dia mendapatkan kabar tentang apa yang mungkin tidak ingin dia dengar sebenarnya dari pelayanan yang bekerja di penthouse suit presiden Wilson hotel di mana dia menginap saat ini.


Setelah memberikan tip pada laki-laki paruh baya itu, dia membiarkan laki-laki tersebut bergerak pergi di mana dia memilih menutup pintu dan berpindah posisi ketempat dimana dia berada saat ini.


"Apa kamu sudah mendengar nya?"


Dan Dru langsung bicara dengan seseorang di seberang sana saat panggilan nya berhasil tersambung, Laki-laki tersebut menatap lurus kearah hamparan laut luas sembari fokus pembicara nya pada sosok laki-laki di seberang sana.


"Hmmm Ayah Heidi meninggal dalam kecelakaan"


Dan Dru bicara sambil mengeratkan rahangnya, laki-laki tersebut sejenak membiarkan jemari-jemari dari tangan kiri nya menekan bagian kedua belah pelipis nya.


Dia membiarkan suara di seberang sana terdengar,


dimana sosok laki-laki di ujung sana terus mencoba untuk bicara kepada dirinya.

__ADS_1


"aku tidak yakin itu seperti kecelakaan biasa, ini pasti ada manipulasi lagi yang terjadi seperti pada kejadian masa lalu terhadap diri ku"


Dru bicara perlahan, mencoba untuk mengehela pelan nafasnya.


Bagi nya persoalan Heidi semakin kesini semakin rumit, dia belum juga mendapatkan siapa sebenarnya pelaku yang terlibat pada malam itu atas tragedi kecelakaan yang melibatkan dan menyeret dirinya ke dalam semua ini, penyelidikan belum banyak membuahkan hasil.


Mungkin karena terlalu lamban membuka kasus ini maka membuat orang-orang cukup kesulitan mendapat kan kembali bukti di masa lalu.


Harusnya dia bergerak di awal-awal kejadian, bergerak cepat tanpa harus menunda nya, tapi karena satu alasan dia terpaksa tidak menyelidiki jauh lebih cepat sebelum nya.


Kini baru bergerak menyelidiki semua nya, meskipun agak terlambat, nyatanya kemajuan penyelidikan memang Cukup signifikan, orang-orang yang terlibat muncul satu persatu dalam semua peristiwa yang terjadi.


Bisa dia dengar apa yang di ucapkan oleh seseorang di seberang sana, orang tersebut bicara seolah-olah mencurigai ibu tiri Heidi namun nyata nya ada satu kejanggalan yang terjadi pada malam kecelakaan.


"wanita itu terlihat di kamera CCTV berada pada dua tempat yang berbeda di hari yang sama, ini cukup membuat tim penyelidik sedikit kesulitan"


Lanjut suara di seberang itu lagi.

__ADS_1


Dru terlihat diam, dia seolah-olah tengah memikirkan soal sesuatu didalam kepalanya, ucapan laki-laki yang ada di ujung sana cukup membuat dia merasa pening.


Kepala nya tiba-tiba terasa berdenyut-denyut.


"Aku hanya takut jika kamu akan dilibatkan dalam kasus ini"


suara di seberang sana kembali memberikan peringatan, ada nada khawatir yang bisa dia dengar di balik telinga nya.


"ini akan cepat sulit untuk menyeretku kembali ke dalam hal tersebut


Dan Dru menyakin kan diri jika dia tidak akan terseret kembali sekali ini.


"Aku hanya khawatir bagaimana dengan keadaan Heidi?"


Dan Dru mengeluarkan suara nya dari rasa khawatirnya yang dia miliki.


"apakah gadis tersebut sudah tahu tentang kematian ayahnya?"

__ADS_1


Dan Dru pada akhirnya melontarkan barisan tanya tersebut pada laki-laki di seberang sana.


__ADS_2