The Betrayal

The Betrayal
Dalam rencana masing-masing


__ADS_3

Masih kembali ke masa lalu


Mansion Utama Khan


Ruang khusus.


Khan sang saudara kembar Tiffani terlihat memutar pulpen yang ada di tangan nya untuk beberapa waktu, dia bersandar di sebuah kursi hitam kerja tepat dihadapan Dru dimana laki-laki tersebut terlihat melihat beberapa lembar kertas yang terdapat didalam map mendominasi berwarna putih di tangan nya.


"Jadi Sean benar-benar bukan bukan bagian dari keluarga O'Beroy?" Dru bertanya kepada Khan.


Ekspresi wajah nya terlihat begitu tenang, tidak menampilkan sedikitpun ekspresi wajah panik atau terkejut, dia meletakkan berbagai macam lembaran kertas yang ada di tangannya atas meja di mana mereka duduk saling berhadapan kemudian Khan berkata.


"Dia mengalami lupa ingatan pasca mengalami kecelakaan di masa lalu, puluhan tahun berlalu hingga dia benar-benar melupakan jati dirinya, namun tiba-tiba dia perlahan mengingat semuanya dan berusaha mencari dimana keluarga asli nya" Khan bicara, menggeser sebuah map coklat lainnya ke hadapan Dru.


"Dan ini cukup mengejutkan ku, dia punya hubungan dengan gadis dari keluarga Jourdan, ini mungkin satu-satunya alasan dia menyamar menjadi kamu saat pertama kali menemui Tiffany di masa lalu" Lanjut Khan lagi.


Dru sama sekali tidak mengeluarkan suaranya, kembali menerima map coklat yang diberikan oleh Khan, laki-laki itu membukanya dan melihat apa saja isi di dalam map tersebut.


"ini tentang masa depan adikku, pernikahan jelas bukan mainan dan aku tidak ingin adik ku hancur dalam pernikahan yang tidak seharusnya terjadi, aku tidak bisa memberikan Tiffany pada Sean karena sejak awal laki-laki itu tidak benar-benar tulus mencintai Tiffany" Dan Khan bicara sambil menatap dalam wajah Dru, dimana laki-laki tersebut masih fokus dengan berbagai macam foto yang ada di sana.


Dru masih tidak mengeluarkan suaranya, dia menatap kearah Khan dalam beberapa waktu, meskipun tidak bicara bisa dilihat bagaimana sebenarnya rasa yang di berikan oleh Dru, dua pelipisnya terlihat bergerak-gerak sejak tadi laki-laki tersebut mengeratkan rahangnya.


"Pernikahan mereka semakin mendekat, Tiffany tidak pernah sadar jika laki-laki itu tidak benar-benar mencintai nya, aku ingin kamu bergerak membatalkan pernikahan nya secepat nya" Khan bicara sambil menaikkan ujung alisnya.


"Apa kau masih mencintai adik ku, Dru?" Dia melesat kan tanya, menatap Dru untuk beberapa waktu.


"Persetan dengan istilah cinta tidak harus memiliki, itu slogan lama untuk laki-laki pengecut yang tidak memiliki keberanian untuk melangkah dan berjuang mendapatkan apa yang mereka inginkan" Dan Khan menantang Dru dalam tatapan mata tajam nya.


"Setidaknya kita harus punya rencana" Pada akhirnya Dru menjawab dengan cepat, tatapan bola mata nya menyiratkan jika dia menerima tantangan tersebut kali ini.

__ADS_1


Mendengar apa yang di ucapkan Dru, Khan terlihat menaikkan ujung bibirnya.


"Kita selalu punya rencana" Jawab Khan dengan tatapan licik dan seringai aneh nya.


******


Masih kembali ke masa lalu


Mansion Utama keluarga Hillatop


Paris.


Tuan Reck, daddy Yavuz menatap satu foto yang diberikan oleh tuan Gao dari handphone nya, laki-laki tersebut mengembangkan senyuman nya kemudian dia menganggukkan kepalanya.


"Benar, gadis ini" Jawab laki-laki tersebut cepat.


Tuan Gao diam sejenak.


Dia tahu pembicaraan mereka sampai pada keinginan laki-laki tersebut mendekatkan Jessi pada putranya, jika beruntung mereka ingin menjadi besan keluarga Hillatop. Tapi memaksakan jodoh anak-anak bukan tipe seorang Gao Han, dia selalu menyerahkan soal keputusan anak-anak pada anak-anak sendiri.


Meskipun Jessi bukan putri kandung dia dan Ayana istri nya, bagi nya Jessi tetap memiliki hak atas masa depan nya sendiri. Ditambah lagi, tidak ada yang banyak tahu tentang Jessi yang bukan anak kandung mereka, sejak pertama kali melangkah kan kaki nya ke kediaman Hillatop, mereka menyembunyikan identitas Jessi yang sebenarnya.


Semua orang tahu, Jessi adalah anak kandung mereka kecuali bagian dari pada keluarga besar mereka sendiri.


"Aku akan bicara pada putri ku lebih dulu" Dia menolak dengan cara yang sangat halus.


"Mereka bilang Belle istri Bern cukup dekat dengan putri mu?" Laki-laki tersebut bertanya pelan.


"Yah mereka dekat, karena Belle seringkali melakukan kunjungan ke kediaman Hillatop di Indonesia" Tuan Gao mengangguk-anggukkan kepalanya.

__ADS_1


Tuan Reck ikut menggangguk kan kepalanya tanda mengerti dan di detik kemudian mereka memilih diam untuk beberapa waktu.


"Mendiskusikan sesuatu tanpa ku?" Tiba-tiba satu suara mengejutkan mereka berdua.


buru-buru kedua orang tersebut menoleh, seorang laki-laki yang cukup jauh lebih muda dari mereka datang mendekat sembari mengembangkan senyumannya, simpul tapi cukup menyiratkan sebagai tanda persahabatan.


Bernat De Lucas, putra angkat dari keluarga salah satu istri Bibi Gao, juga putra kandung dari keluarga Al Jaber yang merupakan rekan kerja juga teman baik Hillatop. terlalu kebetulan dimana istri Bern adalah bagian dari pada keluarga Al Fattah, yang masih memiliki silsilah terdekat di keluarga Futtaim.


Sangat sulit sekali menjabarkan silsilah keluarga besar mereka, saking banyaknya tidak gampang menghapal seluruh silsilah keluarga mereka satu persatu dimulai dari nenek moyang mereka.


"Bicara soal Yavuz dan putri Hillatop" Tuan Reck bicara, membiarkan tuan Bern duduk di sisi kirinya.


"Itu terdengar bagus, aku pikir kakak ipar sangat menyukai anak-anak dari keluarga Hillatop, ini seperti nya karena hasutan Belle" Tuan Bern bicara sambil duduk di samping tuan Reck, dia pikir ini pasti karena istri nya yang selalu datang berkunjung atau dikunjungi oleh istri tuan Reck, mereka selalu bicara soal anak-anak dari beberapa kerabat dekat, bahkan tanpa sadar pembicaraan mereka mungkin seperti pembicaraan layak nya bibi atau apapun itu yang terlihat seperti rekomendasi terbaik untuk dijadikan istri atau suami. Jadi tidak heran jika istri tuan Reck mulai menginginkan salah satu orang yang dibicarakan dan berharap bisa mengikat tali perjodohan di antara mereka.


Beberapa pengusaha seringkali melakukan nya, saat khawatir anak-anak masih melajang di usia matang, mereka harus bergerak cepat untuk melepaskan masa lajang anak-anak mereka.


Mendengar ucapan tuan Bern, Laki-laki disamping nya terlihat terkekeh kecil.


"Yavuz anak yang baik, hanya saja sifat nya tidak jauh berbeda dengan Khan" Pada akhirnya laki-laki tersebut bicara, menatap tuan Gao dengan seksama.


"Dia tidak terlalu suka bermain-main dengan perempuan, lebih menghindari konflik soal perempuan karena takut merusak reputasi mereka, sebab bagi Yavuz Perempuan tidak selama nya baik untuk diri nya, aku pikir dia kandidat yang baik untuk putri Hillatop yang juga tidak suka terlalu terlibat dengan para laki-laki" Dan kali ini tuan Bern mulai masuk pada pembicaraan yang cukup serius.


*****


Catatan \=


Sejak awal antara para orang tua, Khan dan Dru tidak memiliki rencana yang sama Mak yah, mereka memiliki rencana masing-masing tanpa diketahui oleh pihak masing-masing juga. Dari sini kekacauan terjadi hingga menyebabkan konflik rumit pada malam Jessica sampai harus menerima benih Yavuz.


Semua diluar rencana, tapi cukup membuat Yavuz tidak bisa menolak penikahan dengan Jessica dan membuat orang tua Yavuz seakan-akan mendapatkan jackpot besar untuk keluarga Futtaim.

__ADS_1


Calon mantu plus cucu❤️❤️🤭🤭.


__ADS_2