
Kembali ke sisi Yavuz dan Jessica
Jajanan kaki lima.
Jessica terlihat bergerak dengan lincah, mencoba mencari beberapa makanan yang ada di sekitar mereka sejak Yavuz menepikan mobilnya dan membawa gadis tersebut turun, Sesekali dia menghentikan langkahnya, menunggu Yavuz yang bergerak lamban dibelakang nya. Laki-laki tersebut seolah-olah berpikir berada ditempat tersebut rasanya begitu mengerikan, dia melirik kearah sisi kiri dan kanan nya, merasa terbebani oleh keadaan.
"Ini benar-benar tidak higienis" Batin laki-laki tersebut.
Melihat beberapa tempat makanan yang hanya di letakkan di etalase kaca, bahkan ada beberapa lapak kaki lima yang makanan nya terbuka tanpa penutup dimana orang-orang berlalu lalang dan berbagai macam kendaraan disekitar membuat laki-laki tersebut benar-benar berpikir jika tempat tersebut bukan tempat yang pantas untuk dijadikan rekomendasi tempat makan baik dan sehat untuk Jessica dan bayi mereka.
"Haisshhhh ini benar-benar buruk" Dia jelas saja mengerutkan keningnya.
Jessica rupanya telah bergerak ke sisi kanan nya, mencoba menikmati sesuatu yang Yavuz tidak tahu apa. laki-laki tersebut gusar, bergerak mendekati Jessica dan berusaha untuk mengingatkan nya.
__ADS_1
"Ini benar-benar tidak baik" Laki-laki tersebut berusaha untuk berbisik ke arah Jessica, bola mata nya menatap makanan yang dibawa gadis tersebut.
Alih-alih menjawab ucapan Yavuz, Jessica menyerahkan sesuatu kepada laki-laki tersebut.
"Ini sangat manis, aku suka makan seperti ini, waffle 🧇, aku suka dengan taburan coklat dan strawberry 🍓 didalam nya" Jessica bicara sambil mengembangkan senyuman nya, menunggu Yavuz menerima pemberian nya.
Mau tidak mau laki-laki tersebut menerimanya saat dia melihat satu tangan Jessica masih memegang makanan lainnya.
"Currywurst juga lezat, hmmmm coba rasakan bagaimana lezat nya mereka" Gadis tersebut kembali bicara, menikmati sesuatu didalam mulut nya, dia mengunyah makanan tanpa malu-malu, merasa sangat bahagia dengan apa yang dinikmati nya saat ini.
Dunia mafia tidak se seram itu, mereka makan makanan berkelas bahkan menikmati steak 🥩 Wagyu beef 🍖 di restoran mewah atau menyewa koki handal untuk memasak nya.
Jadi dia pikir makan ditempat tersebut jelas mengerikan, tempat ini cocok untuk para penjahat kelas teri, dan orang-orang aneh dengan perut yang aneh juga.
Mendengar ucapan Yavuz membuat Jessica sedikit menaikkan ujung alisnya, dia menatap laki-laki tersebut untuk beberapa waktu hingga akhirnya Jessica tiba-tiba berkata.
"Aaaaaaaaa" Dia meminta Yavuz membuka mulutnya, dia memberikan Currywurst tepat dihadapan Yavuz.
"What?" Bayangkan bagaimana ekspresi Yavuz.
__ADS_1
"Coba dulu..." Jessica bicara cepat.
"Aaaaaaaaa buka mulut mu, daddy Yav..." Dia kembali meminta.
Tapi sayang nya laki-laki tersebut tidak mau melakukan nya, dia langsung berusaha menghindar dan berkata.
"Aku tidak siap untuk pergi ke kamar mandi tanpa henti" protes Yavuz cepat.
"Tapi kamu belum mencoba nya, Yav" Jessica terlihat memunyungkan bibirnya.
"Ini lezat, percayalah". Bujuk Jessica lagi.
"No, aku bisa mati karena mencoba nya, aku tidak mau mencoba-coba, itu bahkan terlihat aneh, tidak terlihat lezat" Laki-laki tersebut menggeleng kan kepala.
"Mommy ku bilang jika kamu belum mencoba nya kamu tidak akan tahu betapa nikmatnya rejeki dari Allah..." Awal nya Jessica begitu bersemangat bicara, berkata betapa nikmatnya setiap makanan yang kita konsumsi karena itu bagian daripada rejeki yang telah dilimpahkan oleh Allah tapi seketika Jessica menghentikan ucapannya, tidak tahu kenapa dia merasa sesuatu yang sakit menghantam perasaan nya, bola mata nya terlihat berkaca-kaca.
Mommy?!.
Kata mommy membuat nya merindukan wanita yang mengurus dan mencintai nya selama belasan tahun tersebut. Tiba-tiba jutaan kerinduan menghantam diri nya, dan beberapa detik kemudian kedua bahu Jessica bergetar, tanpa sadar air mata nya tumpah dan dia terisak dengan makanan yang masih tersisa di mulut nya.
Dan hal tersebut seketika membuat Yavuz terkejut, laki-laki itu panik melihat Jessica yang tiba-tiba menangis terisak ditengah-tengah kerumunan orang-orang disekitar mereka.
Oh god, ada apa ini?!.
__ADS_1
Dia pikir apakah penolakan nya menyakiti perasaan gadis tersebut?!.