The Betrayal

The Betrayal
Kembali nya George Jourdan


__ADS_3

Kembali ke hari ini


Kediaman Heidi


Jelang musim salju.


Jenna memundurkan langkahnya dengan tubuh gemetaran saat dia menyadari siapa yang datang, meskipun tidak pernah lagi bertemu hingga puluhan tahun lama nya tapi wajah Sean dihadapan nya tidak banyak berubah, hanya terlihat jauh lebih dewasa dari masa anak-anak mereka.


"George....?"


Bibir Jenna Jourdan bergetar, dia berusaha untuk mencari pegangan atas rasa terkejut nya yang luar biasa. Yah laki-laki itu adalah George, kakak laki-laki Heidi yang menghilang selama puluhan tahun lama nya.


Dibelakang Sean bisa dia lihat Heidi keluar dari kamar elevator secara perlahan, menyeret kursi roda nya sambil berusaha untuk menggerakkan kursi roda nya menuju kearah Sean O'Beroy.

__ADS_1


"Apa itu kau, kak?"


Dan Heidi bertanya dengan perasaan gelisah, mendengar suara suara Jenna yang menyebut nama Sean saat dia keluar dari pintu elevator.


"Apa kabar mu, Jenna Jameson?"


Dan Sean pada akhirnya bicara, dia menaikkan ujung bibirnya, terlihat begitu seram dengan raut wajah tidak bersahabat nya, laki-laki tersebut bergerak mendekati Heidi yang memanggil diri nya dan bertanya, Sean bergerak ke sisi belakang Heidi kemudian menyentuh lembut kedua bahu Heidi.


"Bagaimana....?"


Jenna Jameson itu nama nya yang sesungguhnya, lahir dari ibu dan laki-laki tidak berguna juga seorang pecundang membuat dia benci memiliki nama ayah nya dibelakang nama nya. Menyandang nama Jourdan jelas adalah impian nya, dia bahkan merasa sangat bangga bisa menjadi putri dari Jourdan daddy dari Heidi dan Mike juga George yang telah dilupakan oleh semua orang.


Ibu nya benar-benar memberikan kehidupan layak dari seorang gadis miskin dengan pakaian bekas orang lain menjadi putri raja yang bisa membeli apapun dengan kartu hitam tanpa limit, bayangkan bagaimana bahagianya Jenna?!.

__ADS_1


Bayangkan bagaimana bahagianya ibu nya saat wanita itu juga bisa mendapatkan apapun yang di inginkan, mereka benar-benar menjadi dua perempuan yang menyandang status tinggi setara dengan para pengusaha di Paris saat ini, meskipun Daddy Heidi masuk dalam 50 daftar orang terkaya di Paris dan bukan top 3 atau 10, tapi kekayaan laki-laki paruh baya lebih itu tidak akan habis meskipun mereka menghambur-hamburkan uang nya.


Bahkan berkat nama Jourdan, dia bisa masuk sekolah bersama orang-orang kelas atas sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, dia bahkan bisa membeli apapun dan menikmati apapun yang dia inginkan.


ibu nya bahkan begitu dihormati oleh orang-orang dengan kekuasaan Jourdan, wanita tersebut tinggal menggeser jari nya untuk mendapat kan apapun dan tinggal bicara untuk memerintah apapun yang dia mau lalu bayangkan seluruh kehidupan mewah dan fasilitas itu hilang bagaimana?!.


Menjadi istri muda tidak menjamin kehidupan mereka baik-baik saja, meskipun pernikahan atas izin istri pertama, tetap saja ketakutan timbul saat tuan Jourdan lebih mencintai istrinya yang penyakitan belum lagi 2 anak laki-laki akan menjadi ancaman besar untuk mereka, ibu nya takut dia tidak akan pernah duduk menjadi penguasa Jourdan jika istri tua dan anak-anak Jourdan hidup dalam keadaan baik-baik saja.


Hingga pada akhirnya.....


Seketika Jenna terduduk saat menyadari George salah satu putra daddy nya kembali lagi ke rumah, laki-laki yang dia dan ibu nya pikir telah mati, nyata nya masih hidup dan kini berdiri di hadapan nya.


"Bagaimana...kau...?"

__ADS_1


"Kau tidak mau memberikan salam mu pada kakak mu, Jenna?"


Sean memotong ucapan Jenna, dia meremas lembut kedua bahu Heidi, seolah-olah berkata kau tidak sendiri lagi saat ini.


__ADS_2