The Doctor

The Doctor
EMPATBELAS


__ADS_3

Dua hari sudah lewat sejak Chanyeol jatuh sakit. Ia sudah diperbolehkan untuk beraktivitas meski masih dibatasi. Sementara Rainia juga masih memulihkan diri di rumah dinasnya.


Hari ini manager exo memberikan waktu istirahat untuk seluruh member Exo sebelum mereka melakukan comebacknya. Waktu ini di manfaatkan oleh mereka untuk menjenguk dokter mereka di rumahnya. Seperti saat ini, mereka tengah bersiap entah kebetulan atau bagaimana mereka semua kompak berpakaian serba hitam.


"Aihhh kalian mau menjenguk atau melayat.?" Tanya Lay ketika melihat penampilan mereka. "Kenapa semuanya berpakaian serba hitam.?"


"Sudahlah tidak usah protes. Kau juga memakai serba hitam." Ujar Suho mengingatkan Lay.


"Benar juga. Tapi aku malas untuk berganti lagi." Ujar Lay akhirnya.


"Bagaimana dengan Chanyeol.? Apa ia akan ikut.?" tanya Suho.


"Ah ya aku hampir melupakannya hyung. Aku akan pergi menanyakannya." ujar Do lalu melenggang pergi naik ke lantai atas untuk menemui Chanyeol.


"Hyung kami akan menjenguk dokter Rain. Apa kau ikut.?" Tanya Do pada Chanyeol dengan menyembulkan kepalanya di sela pintu kamar Chanyeol.


"Tentu saja aku ikut. Aku sudah sembuh sekarang." ujar Chanyeol yang ternyata sudah rapi.


Merekapun segera turun menyusul mereka yang sudah menunggu. Sementara Kai yang melihat keduanya segera berseru girang.


"Baiklah kalau begitu ayo berangkat.!" ujar Kai semangat.


"Kita bawa apa untuk dokter Rain.? Apa kita ke supermarket dulu.? Apa bisa berangkat sekarang.?" tanya Baekhyun maraton, Tak kalah bersemangatnya dari Kai.


"Jika kalian terlalu berisik aku akan pergi dan meninggalkan kalian." ancam Suho kepada Baekhyun dan Kai. Mereka akhirnya diam namun hanya sesaat, karena setelahnya mereka kembali berisik.


Suho hanya bisa pasrah. Mereka memang tidak bisa di diamkan. Akhirnya mereka berangkat menuju tempat tinggal dokter Rainia.


**************


Ting tong ting tong ting tong..


Perawat Yoori membuka pintu ketika mendengar suara bel rumah dinas dokter Rainia dipencet tiga kali. Perawat Yoori sedikit merasa heran karena selama dua hari ia menemani dokter Rainia tidak ada tamu yang datang berkunjung. Apalagi dokter Rainia juga tidak terlalu dekat dengan dokter maupun perawat di rumah sakit Haesung. Dengan rasa penasaran yang membuncah, perawat Yoori melihat ke arah monitor. Diluar sana terlihat sekelompok laki laki berpakaian serba hitam. Membuat jantungnya berdegup dengan kencang. Pikirkan buruk langsung menyergap otaknya. Jangan jangan perampok??


" Nu nuguseyo.?" tanya perawat Yoori dengan gugup. Tubuhnya berkeringat dingin ketika memikirkan kemungkinan kemungkinan buruk.


"Ahh aku sudah menduga hal ini akan terjadi." celutuk seseorang di depan sana. "Lihatlah mereka jadi takut dengan kedatangan kita."


Lelaki paling depan membuka masker menunjukkan wajahnya agar di kenali oleh orang yang ada di dalam. "Kami member Exo ingin menjenguk dokter Rainia." Ujar Do.

__ADS_1


Perawat Yoori sempat terkejut sesaat namun akhirnya bergegas membuka pintu rumah dokter Rainia dan mempersilahkan kesembilan namja tersebut masuk dan meminta mereka duduk menunggu di ruang tamu.


"Sebentar. Saya akan panggilkan dokter Rain." ujar perawat Yoori.


"Apa ia sedang istirahat.?" Tanya Chanyeol.


"Tidak." Jawab perawat Yoori singkat dan segera menuju kamar Rainia.


Bukannya perawat Yoori bersikap sombong. Ia hanya merasa tidak mempunyai keperluan dengan member Exo. Ia tak ingin membuat masalah apalagi dengan para idol. Ia hanya seorang perawat biasa, jika fans mereka tahu bukankah ia sedang menggali kuburannya sendiri.?


Sesaat kemudian Rainia muncul dengan senyum tipis di bibirnya. "Oh kalian.?" Sapa Rainia.


"Dokter Rain.. Aku rinduu.." pekik Baekhyun lalu menghampiri dokter Rainia dan memegang kedua pundaknya memutarnya kekiri dan kekanan untuk memastikan bahwa dokter Rainia baik baik saja.


"Yaa kau mau membuat dokter Rainia sakit lagi.? Setidaknya ajak dokter Rainia duduk agar tidak lelah berdiri." Omel Suho pada Baekhyun. Sedangkan Rainia tertawa melihat tingkah mereka. Rainia duduk di sofa tunggal disusul Baekhyun yang duduk berdampingan dengan Kai.


"Maaf dokter, tapi sepertinya aku harus pergi kerumah sakit" ujar perawat Yoori setelah menyajikan minuman dan beberapa cemilan untuk mereka.


Rainia mengangguk. "Oh ia. Hati hati dijalan dan terimakasih untuk hari ini."


"Kenapa dia sudah pergi.?" tanya Baekhyun setelah kepergian perawat Yoori.


"Bagaimana keadaanmu dokter.?" tanya Chanyeol dengan senyum menghias bibirnya.


"Sudah lebih baik. Bagaimana denganmu.?"


"Aku sudah sangat sehat." jawab Chanyeol dan menunjukkan tangannya yang diberi plester kecil bekas jarum infus.


"Kenapa kau bisa sakit.?"


Pertanyaan polos Sehun membuat Rainia tertawa kecil. "Aku hanya kurang istirahat. Kalian tahu pekerjaanku sebagai dokter harus siap kapan saja ketika ada pasien." ujar Rainia. "Mulai besok aku sudah bisa bekerja kembali. Walau masih belum diperbolehkan untuk ikut operasi." Lanjutnya. "Dan aku juga tidak tahu apa yang akan terjadi besok." keluh Rainia dalam hati.


"Kalian tidak ada jadwal latihan.?"


"Tidak. Manager menyuruh kami untuk beristirahat hari ini." Jawab Chen.


"Lalu, kenapa kalian malah kemari.?"


"Kami hanya ingin menjenguk dokter kami." jawab Suho.

__ADS_1


"Dokter lihatlah, kami membawakan buah buahan, coklat dan susu strawberry dan coklat. Kami tidak tahu dokter suka rasa apa, jadi kami membeli dua rasa. Tolong jangan jawab vanila dan pisang, karena stoknya habis." Cerocos Chanyeol dan menaruh kantung belanjaan diatas meja.


"Wahhh terimakasih. Apa aku merepotkan.?" tanya Rainia kemudian tersenyum kecil. Entahlah Rainia tidak menyadari sikapnya yang menjadi lebih hangat kepada member Exo.


"Tentu saja tidak." bantah mereka bersamaan.


Kriyuuuukk..


Obrolan mereka sontak terhenti ketika mendengar bunyi perut kelaparan. Membuat mereka saling pandang.


"Apa kalian belum makan.?" tanya Rainia.


Member Exo hanya tersenyum kikuk. Mereka memang belum makan siang karena langsung ke rumah Rainia setelah dari supermarket.


"Bagaimana jika aku membuatkan kalian masakan khas Indonesia.?" tawar Rainia.


"Setuju..!" seru mereka.


Kai bangun dari duduknya dan menghampiri Rainia untuk membantu mengikat tali celemek yang Rainia pakai. Rainia berbalik lalu tersenyum kecil ketika melihat siapa yang membantunya.


"Mau membantuku memasak.?" tanya Rainia lalu ia mengeluarkan celemek yang lain di dalam lemari dan memberikannya pada Kai.


"Tentu." jawab Kai dengan senyum lebarnya.


"Aku juga akan membantumu." Do menghampiri Rainia dan menadahkan tangannya meminta celemek untuknya.


Sementara mereka sibuk didapur, member lainnya sibuk pula dengan kegiatannya. Suho ikut kedapur untuk membantu Rainia dan dua membernya memasak, ikut membantu mengambil mangkuk atau apapun yang diperlukan oleh Rainia. Do banyak bertanya mengenai resep untuk membuat masakan Indonesia.


Sementara yang lainnya sibuk membongkar kumpulan keping CD dari dalam lemari dibawah televisi koleksi Rainia. Mereka sibuk memilih film apa yang asik untuk di tonton.


Begitulah hari ini mereka lewati. Suasana yang tenang tanpa tahu jika akan ada badai kedepannya..


Catatan..


Hyung: panggilan kakak laki laki untuk laki laki.


Nuguseyo: Siapa


Namja: sebutan untuk laki laki.

__ADS_1


__ADS_2