The Dream Of Destiny

The Dream Of Destiny
Eps 10


__ADS_3

"Tap...tap"langkah kaki pria menuruni tangga.Ia menuju ruang keluarga, terlihat pria tampan yang sedang duduk di sofa sambil membaca berkas di tangannya.


"Hei...luxius, Seigh bilang dia akan kembali hari ini bersama Shila, aku akan menjemputnya di bandara kamu mau ikut tidak"ucapnya.


Luxius menghentikan aktivitasnya, lalu berdiri"ikut, Rian kamu harus memanggil ku kakak aku lebih tua dari mu"ucapnya datar meninggalkannya.


'Cih..kamu harus panggil ku kakak, dasar muka tembok'gerutunya mengejek luxius, Rian berjalan mengikuti Luxius.


...


"Ting..."suara pintu lift terbuka, keluarlah pria tampan tengah menggendong wanita di tangannya.


Dua orang pria menghampiri mereka,"Kenapa dengan shila"tanya salah satu pria itu dingin


"Ia kelelahan, sudahlah ayo pulang"jawabnya datar lalu pergi meninggalkan mereka berdua, ia berjalan menuju mobil, membuka pintu lalu meletakkan Shila dengan lembut kemudian masuk ke mobil.


'ada apa dengannya'heran pria satunya.Mereka pun ikut masuk ke dalam mobil.


30 menit kemudian, mereka tiba di rumahnya, "Luxius kamu bawa Shila ke kamar, ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian ini penting"Ucapnya dingin


'sepertinya terjadi sesuatu disana'batin Luxius lalu membawa Shila ke kamarnya. Sampai di kamar ia meletakkan Shila dengan lembut lalu menyelimuti tak lupa ia mengecup keningnya.


Luxius pergi meninggalkan kan Shila dan menghampiri Seigh dan Rian. Duduk di sofa sebelum mulai bertanya


"Ada apa"Ucapnya datar


"Ada pria berengsek yang mengambil keperawanan Shila"ucap Seigh dingin.


"Bruk"Rian menendang meja, dia sudah sangat marah saat mendengarnya.


"untuk apa kamu ada di sana kalau tidak ada gunanya, apa pria itu sudah dibereskan"ucap Rian marah.


"Belum, Shila tidak mengizinkan aku melakukannya. Dia menghapus jejak nya dan orang itu, selain wajah mereka berdua tidak tau yang lain. Kita juga kesulitan untuk mencari tau"jawab Seigh datar.


Seigh mulai menceritakan bagaimana hal itu bisa terjadi.

__ADS_1


"Beri pelajaran untuk Sarmael dulu, jangan menambah beban Shila dengan mencari pria yang disembunyikan olehnya"ucap Luxius datar, namun bisa dilihat dari matanya kalau ia saat ini sangat marah.


"'Cih.. kamu masih sama, selalu mendukung setiap keputusan Shila"gerutu Rian kembali duduk ke sofa.


Luxius tidak menanggapi ia berdiri lalu meninggalkan mereka berdua yang sedang marah-marah.


"Jadi kita apakan si Sarmael itu"ucap Rian Dingin.


"Terserah kamu, asal jangan sampai ada jejek"ucap Seigh lalu meninggalkan Rian sendiri.


'heh.. berani kamu berbuat begitu pada Shila, maka bersiaplah menuju dewa yama' menyeringai kejam.


_________________________


"srek"bunyi balikan halaman dokumen oleh seorang pria di ruang presedir.


"Tok..tok"sura ketukan pintu,


"masuk"ucapnya dingin. Masuklah seorang pria ke dalam ruangan presedir.


"Tak ada jejak tuan, saya sudah mencoba mengecek daftar tamu tapi, mereka bilang kalau datanya hilang juga CCTV di hotel tiba-tiba rusak semua rekaman nya pun rusak tidak bisa di pulihkan"jelas pria itu.


"Kamu bisa pergi Jun"ucapnya, Jun pun meninggalkan ruangan presedir itu.


'Kucing nakal yang pintar, sepertinya perlu waktu untuk menemukannya'ucapnya tersenyum.


Ia meraih ponselnya menelpon bawahannya.


"Joan, aku ingin kamu mencari seseorang"ucapnya dingin kemudian mematikan telponnya.


'sepertinya tidak ada cara lain selain melalui mafia Red Devil'batinnya. Dia pergi meninggalkan ruang presedir menuju parkiran lalu menyetir mobil ke markas mafia miliknya.


Sesampainya di markas Red Devil, ia di sambut oleh anggota nya.


"Selamat datang king"ucap anggota Red Devil. Ia hanya mengangguk"Dimana Joan"tanya nya dingin.

__ADS_1


"Ada di ruangannya king"jawab mereka serempak.


"Hmm.. kembalilah"Balasnya dingin. Anggota Red Devil kembali melakukan aktivitas mereka.


"Brak"suara bantingan pintu.


"Joan sudah kamu dapat informasinya"ucapnya dingin.


Joan melihat pria itu lalu berbalik tak menanggapi. Melihat itu pria itu kesal dia menendang Joan hingga terpental menabrak komputernya.


"Kamu ingin membunuhku Leon"ringis Joan kesakitan.


"Huh, salah mu mengabaikan ku" ucapnya datar.


"'sigh kamu merusak komputer ku padahal aku sedang berperang dengan hacker Demon Rose"jawab Joan lalu berdiri.


"aku menyuruhmu mencari informasi wanita itu bukan berkelahi dengan hacker dari Demon Rose"bentak Leon.


"sigh.. tau apa kamu, aku mencari data wanita itu, lalu menemukan info kalau dia anggota Demon Rose"ucap Joan datar lalu duduk di sofa.


Leon mulia tertarik lalu duduk di samping Joan."Jadi.."tanya Leon.


"Karena kamu aku hanya tau kalau namanya Shila, dia adalah Queen Mafia Demon Rose"jawabannya mengangkat tangan.


"Baguslah tidak susah mencarinya, kamu memang bisa diandalkan"ucap Leon datar.


'Sigh.. kupikir dia mau minta maaf'batin Joan.


Joan pun pergi meninggalkan Leon sendirian.


'Shila, Sama dengan nama wanita dalam mimpiku. Apa dia ada hubungannya dengan kutukan ku, apa iya dia reinkarnasi dari saintesz itu'batin Leon.


...


MOHON TINGGALKAN JEJAK🤗😊

__ADS_1


__ADS_2