The Dream Of Destiny

The Dream Of Destiny
Eps 16


__ADS_3

Saat ini Shila dalam mobilnya menuju markas MDR.


"triing"suara ponsel Shila berdering. Tertera Nana Rian, iapun mengangkatnya.


"Halo, kenapa kak."jawab Shila.


'shila cepat pulang, ada keadaan darurat-'ucap Rian terpotong akibat sura tabrakan keras pada mobil.


'shila...shila'


"brak"mobil Shila terpental karena tertabrak oleh mobil truk.


"Kak.."cicit shila, di melihat kondisi Luxius, meski mobil itu cukup canggih tapi tetap saja jika di hantam oleh truk besar masih menimbulkan cidera. Melihat Kondisi Luxius tidak terlalu parah hanya terkena pecahan kaca dia tersenyum.


"Semoga kak Rian cepat sampai"lirih Shila dia mulai menutup matanya.


...


Di markas MDR semua sedang panik karena mereka di serang oleh mafia Night month.


"Dor..dor"sura tembakan dari kedua belah pihak.


"Sial, seperti Shila mengalami kecelakaan mobil"gumam Rian yang sedang bersembunyi. Dia menelepon Seigh,"Tut..Tut.."


"Ya"jawab Seigh singkat.


"Cepat tolong Shila dan Luxius, mereka mengalami kecelakaan mobil"ucap Rian dingin. "Dor" Rian menembak tepat sasaran di kepala anggota MNM(Mafia Night Month).


'Ya, disana bisa kamu urus'ucap Seigh datar. "jangan khawatir"ucap Rian dingin lalu dia mematikan telepon.


"'Sigh.... beraninya kalian mencelakai Shila, maka nasib kalian akan sangat mengerikan"geram Rian. Dia lalu bangkit dan menembak membabi buta anggota MNM. Setelah semua nya terbunuh Rian dengan cepat melangkah kan kaki menuju markas.


"Kumpulkan anggota"ucapnya dingin


"Baik king"ucap anggota MDR.

__ADS_1


Setelah semua anggota terkumpul, mereka berbaris dengan rapi.. suasana nya hanya hening dalam waktu yang cukup lama.


"Hari ini adalah akhir dari MNM"ucap Rian Dingin.


"Siap king"ucap para anggota serempak.


Rian pun meninggalkan mereka tanpa kata-kata lagi.


"Sepertinya king sangat marah!!"ucap salah satu anggota.


"kamu benar king tidak pernah seperti itu"ucap yang lainnya.


"Apa terjadi sesuatu dengan Queen"tanya yang lain.


"Hus...jangan berbicara hal buruk... Queen akan baik-baik saja"tegurnya. Meski mereka percaya akan Queen mereka tapi tetap saja mereka khawatir.


'Semoga Queen baik-baik saja'batin semua anggota serempak.


____________________


'Sigh...kenapa aku merasa tidak nyaman' gumam nya yang tidak lain adalah Leon


"Triing"deringan ponsel Leon berbunyi., dia mengangkatnya.


"Kenapa?"jawabnya dingin.


'sigh kamu ini selalu saja seperti itu, bisa lembut tidak'ucap pria di telepon. siapa lagi yang berani bicara begitu pada Leon selain Joan


"Jangan bertele-tele, aku sangat sibuk"ucap Leon datar, dia sedang sangat sibuk


"Baiklah, aku punya 2 kabar untukmu, kabar pertama Queen MDR mengirimkan paket untuk mu, dan yang kedua.."Joan ragu mengatakan nya.


"Apa"tegas Leon.


"Itu... aku dapat kabar kalau Queen MDR mengalami kecelakaan mobil"cicit Joan pelan.

__ADS_1


"Brak.."Leon mendebrak meja bangkit dari duduknya.


"Aku akan ke sana"ucapnya singkat lalu mematikan telepon. Keluar dari ruang presedir Leon menemukan Jun sedang ada di depan pintu.


"Jun aku akan ke markas MRD urus pekerjaan disini"ucapnya dingin lalu pergi meninggalkan Jun sendirian.


'astaga, hari yang melelahkan'batin Jun masuk ke ruang presedir mulai mengerjakan pekerjaan Leon tadi.


'Sigh.... presedir Anda sangat kejam'batin Jun rasanya ingin menangis karena pekerjaan yang banyak dan menumpuk seperti gunung di meja.


'hiks..aku ingin cuti' rintih Jun.


...


Saat ini Seigh dalam perjalanan menjemput Shila. Dia melihat kerumunan, kemudian memberhentikan mobilnya.


"Tolong minggir"ucap Seigh datar, dia mendekati mobil Shila membuka mobilnya terlihat kondisi tubuh Shila yang berlumuran darah, ia memeriksa 'Untung tidak parah'batin Seigh lega.


Dengan cepat dia menggendong Shila ke mobil setelah meletakkan Shila dia pun membopong tubuh Luxius ke mobil, "Urus sisanya"titahnya pada anak buahnya.


Seigh mengemudikan mobilnya kerumah, kenapa tidak kerumah sakit?? itu karena mereka sudah ada dokter pribadi. Juga identitas Shila dan Luxius cukup rumit. Meski begitu alasan sebenarnya adalah karena Seigh tidak ingin dokter lain melihat Shila bahkan menyentuh walau untuk pengobatan. Memang kakak yang protektif.


Sesampainya di rumah dengan cepat Seigh membawa mereka berdua keruang perawatan. Tentu ruangan terdapat fasilitas pengobatan yang lebih lengkap dan canggih. (Sungguh orang kaya)


Disana juga ada berbagai macam dokter, dari dokter mata, dokter psikolog, dokter tulang, dokter bedah, dokter Gigi, bahkan dokter kandungan juga ada. Tentu semua dokter itu adalah wanita, mereka juga bagian dari anggota MDR yang di bimbing oleh Shila dan Rian langsung.


Note: Kebanyakan anggota MDR itu yatim piatu, yang ada keluarga itu maksudnya anak,istri atau suaminya. Bukan orang tua. Mungkin ada beberapa yang punya keluarga tapi mereka adalah orang tua yang membuang anaknya, jadi sama kayak yatim piatu. MDR itu didirikan oleh Shila saat berumur 16 tahun bersama Seigh, Rian, dan Luxius(oke lanjut),


Mereka merawat Shila dan Luxius dengan telaten, 30 menit kemudian kondisi Shila dan Luxius sudah stabil. Dokter dan perawat sudah meninggalkan Seigh di sana.


"Maaf tidak bisa menjaga kalian"lirih Seigh menggenggam tangan shila.


...


Maaf kalau ada Typo😋😋

__ADS_1


Next..


__ADS_2