
Shila berlari meninggalkan seigh, yang sedang membeku, dengan cepat ia masuk ke kamarnya lalu mengunci pintunya dari dalam.
"Hahaha, sangan lucu" kekeh shila membayangkan reaksi seigh tadi.
Ia menjatuhkan dirinya dikasur dan mengelus perut buncitnya.
"Maaf ya sayang, ibu tidak bisa mengingat ayah mu. Paman kalian juga sangat menyebalkan. Untung saja kamu nanti akan punya teman jadi pasti tidak akan terlalu kesepian" ucapnya lembut.
Shila merasa tubuhnya lengket dan lelah, ia memutuskan untuk mandi. "Byur" masuk kedalam bak mandi untuk berendam.
"Haaahh... menyegarkan" gumamnya sambil menggosok tubunya dengan sabun.
Selesai mandi dia pun mengganti baju dan membaringkan tubuhnya diatas kasur.
'Bagaimana kabar pria itu? apa dia tau aku hamil? kalau tau apa yang akan dia ingin lakukan? apa dia akan bertanggung jawab atau menyuruhku menggugurkannya?' batinnya bertanya-tanya.
Merasa ngantuk dia pun memejamkan matanya.
'Kuharap dia adalah pria yang baik'batin shila mulai tertidur.
________________________
Di sisi Leon, ia saat ini sedang disibukkan oleh tumpukan berkas di mejanya.
"Bruk" dia membanting dokumen kemeja. Menyandarkan tubuhnya pada kursi.
"Melelahkan" gumamnya yang masih bisa di dengar Jun asistennya yang setia.
"Anda membutuhkan sesuatu presedir" tanyanya gugup. Leon melirik jun lalu menutup matanya.
"Aku ingin mencari asisten baru, pekerjaan ini terlalu banyak" ucapnya datar.
" segera saya urus"Jun punpergi meninggakkan ruangan.
"Ha...ah..dia sangat kaku" gumam leon kesal melihat tingkah jun. Ia mengambil ponselnya"tut..tut.."suara sambungan telephon.
'Ya'jawab pria ditelepon.
__ADS_1
"Bagaimana?" ucap leon datar.
'sulit, keamanan mereka menjadi lebih ketat semenjak queen MDR(Mafia Demon Rose) kecelakaan'ucap pria di telpon.
"Cari terus, joan aku ingin kabar bagus dalam waktu dekat" ucap leon dingin kemudian mematikan teleponnya.
"Sesulit itukah menemukanmu" gumamnya.
"Maaf!! aku sudah coba melupakanmu namun aku malah semakin memikirkanmu, dan masalah takdirmu selama aku ada disisimu takkan kubiarkan kau celaka" ucapnya memejamkan matanya lelah. Ia melihat jam menunjukkan pukul 9 malam.
'Sangat lelah'batinnya, leon pun pergi menuju sofa dan membaringkan tubuhnya, tak kuasa menahan kantuk ia pun mulai tertidur.
_________________________
Disebuah ruangan bawah tanah, terdapat gadis bersurai perak dirantai didalam penjara,usianya sangat muda sekitar 12 tahun, pakaiannya compang-camping, tubuhnya penuh luka cambuk.
Datanglah pria berambut emas bermata biru langit dengan mahkota dikepalanya.
"Yang mulia, lihatlah barang kali ini dia memiliki paras yang cantik dan kekuatan suci yang tinggi" ucap pria berperut buncit dan berkumis tebal.
"Hmm... bagus, lakukanlah!!" ucap pria berambut pirang itu.
"Raja b*r*ngs*k, kamu tidak layak sebagai raja!" teriak wanita itu.
"Plak" pria itu menanparnya kemudian menjambak rambutnya.
"Memangnya kenapa? apa yang bisa dilakukan oleh gadis kecil sepertimu" bisiknya.
"Aku tidak akan mengampunimu, kamu akan mati ditangan anak kesayanganmu. Dan tidak hanya itu aku akan membalas semua perbuatanmu pada anak kesayanganmu, dia akan mengemis cinta padaku dan saat dia sudah jatuh aku akan membuangnya dengan kejam. Ingatlah itu" teriak gadis itu.
"Hahahaha....bermimpilah" ucap pria itu kemudian pergi dari ruangan itu.
Mereka sangat kejam memperlakukan wanita itu, ia membuatnya jadi subjek uji coba. Setiap hari dia harus merasa sakit, namun hal itu tidak bisa membunuhnya karena ia memiliki kekuatan suci yang besar.
Setiap hari wanita itu disiksa dengan kejam, ia hanya berharap agar tuhan membalas perbuatan manusia keji itu.
Hari kehari tatapan wanita itu kosong, dia sudah tidak memiliki semangat hidup. Hingga pria berambut pirang datang ke selnya.
__ADS_1
"Bagaimana kabarmu" tanyanya namun tak ditanggapi oleh wanita itu. Dia menggeram marah kemudian tersenyum smirk.
"Aku membawakan oleh-oleh untukmu" ucapnya kemdian melemparkar kepala anak kecil bersurai perak, kepala itu mengelinding hingga menyentuj kakinya.
"Lyla...." teriaknya. Ia memandang pria itu dengan tatapan penuh kebencian.
"Hahaha, aku telah bersusah payah mencari adikmu, bukan kah harusnya kamu senang" ucapnya tersenyum smirk.
"Juanlo Verdoreless, kamu sangat kejam,maka saat kamu akan terlahir kembali kamu akan lahir dengan tubuh yang dipenuhi noda hitam sebagi tanda dosamu. Kamu tidak akan pernah mendapat kebahagian. Kamu akan menjadi aib keluarga dan menderita. Camkan itu. Kamu adalah simbol malapetaka dunia. Semua orang akan mengutukmu." ucapnya penuh amarah
"Hahaha...itu hanya omong kosong" ucap juanlo santai.
"Hahahha tidak hanya dikehidupan ini dikehidupan selanjutnya pun akan tetap sama" tawa wanita itu memenuhi ruangan.
...
"Hosh...hosh.." Leon terbangun dari tidurnya dengan nafas yang terengah-engah.
"Apa itu" gumamnya mengatur nafasnya yang tidak karuan.
Ia bagun kemudian menghampiri meja kerjanya, kembali mengerjakan tumpukan dokumen itu.
"Tik...tok...tik..tok" waktu berjalan dengan cepat leon telah menyelesaikan pekerjaannya. Melirik jam menunjukkan pukul 12 malam. Ia keluar mendapati jun yang hendak membuka pintu.
"Ah... sudah selesai presedir" tanya jun.
"Hm.." jawabnya singkat kemudian pergi mendahului jun.
...
Thanks for Readers
Maaf ya jika ada typo😊😊
Aku sudah ubah gaya penulisannya ya, semoga kalian nyaman membacanya.
Tetap nantikan kelanjutan ceritaku ya!!
__ADS_1
Next eps..