
Saat ini diruang MRD (Mafia Red Devil) terdapat dua pria tampan yang satunya sedang asik main game, yang lainnya melihat dokumen.
"Joan, apa kamu sudah dapat info tentang MDR(Mafia Demon Rose)"tanya pria yang sedang membaca dokumen.
"King MDR menghabisi Keluarga Sarmael Junatha, direktur utama dari hotel ZT."ucap Joan masih melanjutkan permainan nya.
Mendengar nama hotel ZT pria itu meletakkan dokumen ke atas meja.
"Kenapa?"tanyanya datar.
"Sigh... Tuan Leon Devindro, maaf saya tidak tahu"ucapnya geram, karena Leon mengganggunya bermain.
"Sudah berani ya kamu"ucap Leon dingin, merasa hawa dingin menusuk Joan langsung menghentikan aktivitasnya dan tersenyum canggung.
"Katakan"ucap Leon dingin.
'sigh...dasar gunung es'gerutu Joan.
"keluarga Junatha memperdagangkan manusia terutama anak kecil dan wanita Kita bahkan sulit mengetahui itu, kurasa MDR memang pantas memegang gelarnya"jelasnya pada Leon.
"Bruk"tendang kaki Leon melayang di perut Joan hingga menhantam dinding.
"Uhuk"Joan memuntahkan darah dari mulutnya.
"Ketidakbecusan kalian jangan di banggakan!! bagaimana bisa kalian baru tau kalau keluarga Junatha memperdagangkan manusia"teriak Leon penuh amarah.
'astaga, dia ingin membunuhku'batin Joan.
"King MDR tidak pernah melakukan hal yang sia-sia, apalagi alasan dia mengeksekusi mereka langsung"tanya Leon kembali duduk di sofa.
"Uhuk... Menurut info kalau di hari ulang tahun Sarmael Junatha memberi obat perangsang pada Queen MDR"ucap Joan memegang perutnya akibat tendangan Leon.
__ADS_1
"Oh... suatu keberuntungan baginya karena jatuh di tangan MDR, bila ada di tanganku sudah pasti akan ku buat dia merasakan neraka sebenarnya"ucapnya menggangkat sudut bibirnya.
'Cih.. menyebalkan'batin Joan menahan sakit mencoba untuk duduk.
"Lanjutkan memantau aktivitas MDR"ucap Leon lalu meninggalkan Joan.
"Pria sialan... tubuhku rasanya mau patah..aghh.."keluh Joan bangkit dari duduknya."Dia hanya bisa memerintah"lanjutnya kesal.
Joan Harley bawahan Leon langsung, Joan adalah teman masa kecil Leon. Jabatannya di MRD adalah Letnan satu tingkat di bawah Leon.
'Sigh...setiap dia kesal selalu memukulku, malangnya nasib ku'batin nya prihatin.
Joan pun melanjutkan aktivitas pemantauan nya.
_________________________
Dalam sebuah kamar hotel terdapat seorang pria paruh baya dan dua orang wanita paruh baya, mereka sedang duduk di sofa saling memandang satu sama lain.
"Entahlah, mungkin sampai anak kita terbebas dari kutukannya"jawab wanita yang di panggil Riana.
"Kak tenang saja, semua kita lakukan untuk kebaikannya jadi dia pasti akan mengerti"ucap wanita lainnya.
"Aku kasihan melihat Leon seperti itu, sebagai ayah aku tak bisa menjaga putra ku"ucap sang pria.
"Tenanglah Juan ini adalah takdir, jika kita tidak melakukan nya penderitaannya takkan berakhir"ucap Riana.
"Iya kak, meski aku kasihan melihat keponakan ku tapi ini demi dirinya"ucap wanita lainnya.
"Kamu benar Tinna ini demi Leon"ucap Juan.
'maafkan ayah nak, ayah melakukan semua demi kamu. Ini takdir ayah sebagai pembalasan dari masa lalu mu, meski tidak tega kami rela demi mengurangi hukuman mu"batin Juan.
__ADS_1
Juan Devindro ayah dari Leon juga merupakan Ceo dari LD Companny. Ia sangat menyayangi Leon tapi untuk mengurangi hukuman putra ia rela menanggung sebagain kutukan Leon. Salah satunya jika dia bersama orang yang di cintainya orang itu akan mati setelah melahirkan.
Riana Solveri adalah ibu Leon, ia di takdirkan mati setelah melahirkan Leon, Untung Juan mendapat mimpi dari sang saintess tentang kutukan Leon dan cara mencegah kematian Riana.
Tinna Solveri sepupu dari ibu Leon, dia berpura-pura sebagai kekasih gelap ayahnya Leon, hal ini dilakukan agar Ibu Leon bisa tetap hidup.
(Jadi sudah pada tau kan, kalau ketidakharmonisan keluarga Devindro adalah rekayasa) Lanjut.
Selesai berbincang mereka bertiga pun pergi meninggalkan kamar hotel bergantian.
...
Di sebuah kamar terdapat wanita cantik tengah membaca dokumen dengan serius."kruk..kruk" sura bunyi perut nya minta makan. Merasa lapar ia pun pergi kedapur untuk mencari makanan.
"tap..tap"langkah kaki nya berjalan menuju dapur, saat dia ingin membuka kulkas mengambil pizza lalu memakannya.
Saat ia sedang lahap makan ada tangan seorang menepuk pundaknya membuat ia berteriak kaget.
"Ada apa Shila"tanya pria itu pada wanita itu yaitu shila. Shila mendengar sura pria itu pun langsung berbalik dan tersenyum canggung.
'huhu.. kukira siapa'batin Shila.
"hehehe...kak Seigh aku sangat lapar jadi aku kesini mencari sesuatu yang bisa dimakan"ucap Shila pada Seigh.
Seigh hanya menghela nafas kemudian memeluk Shila. " Apa sudah??"Shila hanya mengangguk "maka istirahatlah biar aku selesaikan pekerjaan mu, aku tau kamu kelelahan".ucap Seigh mengelusnya lembut. merasa mengantuk akibat pelukan Hangat Seigh membuat Shila tertidur begitu saja.
Seigh tersenyum melihat Shila tertidur di pelukannya kemudian menggendong tubuh Shila ke kamarnya. Saat memasuki kamar Shila, Seigh hanya bisa menggeleng melihat meja Shila penuh dengan dokumen.
'kamu pasti sangat kelelahan bukan,adik kecil ku yang manis, tidur yang nyenyak ya'batin Seigh mengecup dahi Shila lembut.
....
__ADS_1
MOHON TINGGALKAN JEJAK😎😎