The Dream Of Destiny

The Dream Of Destiny
Eps 30


__ADS_3

Setelah kepergian seigh , shila memilih pergi kekamarnya menonton drama kolosal kesukaannya. Sekarang hanya tinggal Rian dan Luxius di ruang makan.


Rian berkali-kali melirik luxius yang sedang membaca berkas dari ponselnya sambil mengesap teh hijau.


"Hei!!" panggil Rian namun luxius tak menanggapi, ia masih asik mengesap teh hijaunya dan tak menganggap keberadaan Rian.


Merasa diabaikan Rian bangun dari duduknya lalu menghampiri luxius"Muka tembok!!" teriak Rian di telinga Luxius.


"Byur" teh hijau itu mengguyur wajah Rian.


"Luxius!!" bentak Rian, Luxius berdiri dari duduknya kemudian berlalu pergi.


"Jangan lari, tanggung jawab!!" bentak Rian, luxius hanya melirik sebentar kemudian berbalik.


"Itu salahmu berdiri disitu" jawabnya enteng kemudian pergi meninggalkan Rian yang sudah basah kuyup.


"Kamu!!" murka Rian namun luxius seperti hantu bahkan sekarang batang hidungnya tidak terlihat.


'cepat sekali dia menghilang'batin rian kesal.


"Dasar"gerutunya kemudian kembali kekamarnya untuk berganti baju.


....


" Crit" sebuah mobil sport hitam berhenti di depan gedung bertingkat.


Seigh turun dari mobilnya, datanglah pria paruh baya mengenakan baju hijau.


"Selamat datang presedir seigh" ucapnya sopan, seigh hanya mengangguk dan menyerah kan kunci mobilnya kepada orang itu.


"Pak li, tolong parkirkan" ucapnya ramah kemudian berlalu pergi. Pak li pun memarkirkan mobil seigh.


"Tap...tap" langkah seigh menggema di dalam kantor,s sepanjang jalan para karyawan berbaris rapi menyambutnya,ia hanya tersenyum dan melanjutkan tujuannya yaitu ruang presedir, setibanya pemandangan yang mengerikan menyambutnya.


"Haa...ah" ia menghela nafas melihat tumpukan berkas yang menggunung dimeja.

__ADS_1


'banyak sekali pekerjaan' batinnya memijit kepalanya kemudian mulai mengerjakan berkas-berkas itu.


"tik..tok...tik..tok" waktu berlalu cepat, matahari sudah berada di atas kepala, pekerjaan seigh hampir selesai. ia melirik jam waktu menujukkan pukul 11:55 AM.


"tok..tok.." ketukan pintu mengganggu pendengaran seigh, ia melirik dan berkata "Masuk" dengan nada datar.


"kriet" seorang wanita masuk kedalam ia membawa berkas ditangannya.


"Presedir ini adalah laporan proyek kita dengan LD Companny" ucap Qelly meletakkan dokumen itu diatas meja.


"Hn.."gumam seigh yang masih disibukkan dengan berkas-berkas dimeja. Qelly menggeleng melihat banyaknya pekerjaan Seigh.


'Karena Ceo tidak ada jadi pekerjaan nya dialihkan ke presedir'qelly prihatin melihat Seigh mengerjakan pekerjaan hingga kelelahan.


"Presedir 10 menit lagi anda akan makan siang bersama klien di restaurant zouse" ucapnya sambil tersenyum.


Seigh memandang qelly dengan kesal, namun yang dipandang hanya tersenyum.


'tak ada habisnya'batinnnya kemudian menghentikan aktivitasnya.


"tap..tap" suara langkah kaki seigh di koridor kantor.


Setibanya, diluar sudah terpajang mobil sport miliknya. Melangkah menuju mobil dan berbalik.


" apa semua berkas telah siap?" tanyanya.


"Sudah presedir, sebelumnya sudah saya cek ulang" jawab qelly sopan, seigh hanya mengangguk dan masuk kemobil, qelly pun mengikuti.


___________________


Di sebuah kamar bernuansa putih abu-abu terdapat seorang wanita, ia sedang memandang kearah jendela melihat pemandangan di tengah kota. Gedung-gedung menjulang tinggi, di jalan raya kendaraan beroda melintas tanpa henti.


"Wush" angin menerbangkan rambut coklat sebahu miliknya, matanya yang besar dan berwarna kuning gandum membuatnya terkesan imut, bibir merah kecil nan seksi dan hidung mancung dan kecil menambah kesan sosok gadis kecil yang polos, kontras dengan gaun putih polos selutut dan sandal rumah berbentuk kelinci putih.


"Kriet"pintu terbuka namun tak mengganggu ketenangan wanita itu.

__ADS_1


"Lyla?"panggil seorang pria yang memakai Hondi hitam menutupi wajahnya namun tak menutupi secuil rambut berwarna biru keunguannya.


Mendengar namanya di panggil dia berbalik dan menatap pria itu. Tersenyum lembut kemudian berlari kecil dan memeluknya.


"Kakak aku sangat merindukanmu"ucapnya tersenyum lembut.


"Kenapa kamu sangat lama kesini?"lanjutnya sambil mengerucutkan bibirnya.


Pria itu mengusap kepalanya dan berkata "Maaf ya! tenang saja, kita akan memasuki rencana selanjutnya, nanti kamu harus memainkan peranmu dengan benar!!" Lyla mengangguk patuh.


"Ha....ah, akhirnya hari untuk kita berkumpul kembali semakin dekat, namun sebelum itu dendam ini harus dibalaskan"ucapnya tersenyum smirk.


"Ya!! setelah ini kita bisa berkumpul kembali, kita mengatur rencana balas dendam yang panjang dan rumit. Dan keberhasilan rencana ini bergantung padanya"ucap pria itu mengangguk setuju.


"Hehehehe aku tidak sabar melihat wajahnya nanti"lyla menyungging sudut bibirnya.


"Oh... aku membawa kan tart stoberi kesukaan mu"pria itu menyerah kan paper bage kepada Lyla.


"Kyaaaaa.... aku sudah sangat merindukan tart ini, terima kasih kak"teriak Lyla senang dan memeluknya.


"Makanlah dengan perlahan, kalau begitu aku pergi dulu"ucapnya mengelus kepala Lyla dan pergi meninggalkannya sendiri.


Dengan lahap Lyla memakan tart stoberi itu, selesai makan dia pun membaringkan tubuhnya di atas kasur.


"Pembalasan akhirnya tiba"batin Lyla tersenyum tipis.


...


Thanks for readers


Maaf ya jika ada Typo.


Akhirnya selesai juga eps ini, aku buat eps ini tuh sampai 2 hari cuma buat mikirin plot selanjutnya😫😫 bingung ceritanya mau bagaimana. Maaf ya otak aku lagi lemot karena ujian dan tugas-tugas di akhir semester. Jadi gak bisa janji deh buat update setiap hari🙏🙏.


Namun tetap nantikan kelanjutan ceritaku ya!!😉😉

__ADS_1


__ADS_2