The Dream Of Destiny

The Dream Of Destiny
Eps 7


__ADS_3

" Tap... Tap..."suara langkah kaki 3 pria lorong hotel.


"Presedir Leon sisanya ku serahkan kepada mu, kondisi Ceo tidak bagus jadi harus cepat kembali."ucap Seigh pada Leon


"Tentu, kami tidak mengecewakan. Proyek ini akan berhasil dengan sukses"balas Leon datar.


Seigh hanya mengangguk, lalu berhenti di depan kamar hotelnya kemudian berbalik melihat Leon." Nanti malam ada pesta di sini, apa presedir Leon juga akan datang, mungkin ini hari terakhir Anda untuk bertemu dengan Ceo kami"tanya Seigh mengangkat satu alisnya.


'kerja sama ini penting kurasa tidak sopan menolak ajakannya'pikir Leon."Saya usahan mengatur waktu" terang Leon. Seigh hanya tersenyum ramah kemudian masuk ke kamarnya.


Leon dan asistennya keluar hotel menuju parkiran."Jun apa ada undangan pesta di hotel ini"Tanya nya dingin


"Waktu itu Anda tidak ingin pergi jadi saya membuangnya."jawab Jun takut.


"Dapatkan undangan nya kembali"ucap Leon dingin lalu masuk ke mobilnya.


....


"ceklek" sura pintu di buka, seorang pria masuk ke kamar menatap lembut pada gadis yang sedang tertidur pulas di atas kasur. Dia berjalan mendekati kasur kemudian mengelus-elus kepala gadis itu.


"Umm.."gelisah gadis itu, pria itu hanya tersenyum lalu mencubit hidungnya.


"Sigh"gumam gadis itu perlahan membuka matanya. Ia menatap sayu pria di hadapannya. Lalu menutup matanya kembali.


"Bangunlah Shila kamu harus mengisi perut mu agar bertenaga" ucap lembut pria itu, ya dia ialah Seigh.


"umm.. iya aku bangun"ucap Shila serak.


Seigh memeriksa dahi Shila"hmm.. sudah turun tapi karena kamu tidur lebih dari 12 jam tanpa makan dan minum pasti tidak memiliki tenaga"ucapnya lembut

__ADS_1


"malam nanti ada pesta di hotel, kita juga diundang juga karena tadi kamu tidak ada saat pertemuan dengan presedir LD Companny jadi kamu harus datang di pesta" jelas Seigh, Shila hanya mengangguk menyetujui.


_________________________


Dalam mobil sport mewah terlihat pria tampan sedang duduk di kursi belakang yang tengah memeriksa dokumen.


"Tuan apa kita akan ke perusahaan atau pulang, bukan kah Anda bilang akan ada pesta"tanya pria yang sedang menyetir mobil.


"Kita ke salon aku mendengar kalau Shila akan menghadiri pesta itu tentu harus terlihat sempurna bukan"ucap pria tersenyum licik.


"Ya tuan"jawabnya


'Aku akan menunjukkan sesuatu yang menarik saat pesta nanti, tunggulah Shila' batinnya lalu tersenyum smirk.


....


"Ceklek" suara pintu terbuka terlihat gadis cantik mengenakan baju mandi dengan rambut hitam panjang yang basah karena air setiap pria yang melihatnya akan terpesona.


Beralih melihat kotak kecil didalamnya terdapat satu set perhiasan putih dengan berlian Rubi merah berbentuk hati. Ia hanya tersenyum melihat perhiasan itu, matanya beralih ke kotak di lainnya di atas kasur.


Terlihat sepatu kaca berwarna putih dengan highless setinggi 8 cm yang berhiasankan berlian Rubi merah


'cik...cik... bukankah kak Seigh sangat berlebihan'batin Shila menggelengkan kepala melihat pakaian dan perhiasan yang di siapkan oleh Seigh.


Shila melihat jam menunjukan pukul 7 malam"pesta akan dimulai setengah jam lagi, yah kurasa cukup untuk bersiap-siap"guman Shila.


30 menit kemudian, Shila keluar mengenakan pakaian yang di siapkan oleh Seigh.


"Astaga adikku sangat cantik, aku sedikit menyesal membiarkan kamu pergi ke pesta" ucap Seigh tidak rela.

__ADS_1


"Hahahaha... kakak sangat tampan, mmm tapi kurasa kondisi ku belum sembuh total masih sedikit pusing. Jika kondisiku memburuk aku akan kembali lebih dulu" Ucap Shila sambil memijat kepalanya.


"Aku akan menjaga mu kurasa pesta ini akan berlangsung lebih dari tengah malam, kalau merasa tidak nyaman segera kembali ke kamar mu!! urusan bisnis biar aku yang tangani"jelas Seigh merangkul Shila.


" Mmm... kakak memang yang selalu bisa ku andalkan" ucap Shila lalu memeluk Seigh.


Mereka pun berjalan menuju aula pesta. Pesta ulang tahun Sarmael Junatha pebisnis handal dalam bidang perhotelan, hotel ZT adalah salah satu usaha nya. Umur nya terbilang cukup muda yaitu 25 tahun.


________________________


"tap... tap..." suara langkah kaki memasuki aula dansa. Masuklah pria tampan berambut Cokelat gandum dengan mata hijau mengenakan jas putih berjalan menuju podium utama.


"Terima kasih sudah datang di hari ulang tahunku"ucap pria itu menatap gadis yang sedang minum anggur di pojok kemudain tersenyum.


"Silahkan nikmati pesta nya"lanjutnya lalu menuruni podium, berjalan menghampiri gadis tadi.


"Shila lama tidak bertemu" ucapnya. Shila menatap tidak suka padanya


"Aku tidak tau ini pesta mu, kalau tau aku tidak akan datang"jawab Shila dingin melanjutkan minumnya.


"Sigh.... dingin sekali, padahal dulu kamu tidak sedingin ini" balasnya memasang wajah memelas.


Shila menghela nafas meletakkan gelasnya di meja"Sarmael kenapa kamu selalu menggangguku"ucap Shila datar.


"Kamu kan tau sifat ku"ucapnya lalu mendekati kan diri, Shila hanya mundur. Sarmael semakin mencondongkan tubuhnya ke shila.


"Aku ingin memilikimu"bisiknya, Shila mengalihkan pandangan, sementara Sarmael memasukkan sesuatu ke minuman Shila.


Ia tersenyum lalu meninggalkan Shila.

__ADS_1


....


MOHON TINGGALKAN JEJAK😋😊😊


__ADS_2