
Brak
Leon mendobrak pintu, terlihat pria gemuk yang sedang menindih wanita tanpa sehelai benang.
"Cuih, menjijikkan"ejek joan pada pria yang tidak lain adalah wakil dari MBB(Mafia Black Bear).
"Kalian..." teriak pria buncit itu marah ia menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang tanpa sehelai benang.
Leon menatap pria itu dingin, sungguh pemandangan yang merusak moodnya. Dia menghela nafas kasar sebelum berbalik pergi.
"Joan habisi tanpa sisa" ucapnya dingin kemudian melangkah pergi dari sana, sungguh dia tidak ingin melihat pemandangan itu lebih lama.
"Baiklah" balas joan dengan nada malas, kenapa dia harus mengurus pria menjijikan ini. Joan mengarahkan pistolnya dan...
Dor...dor...dor
Joan menembak jantung dan kepala pria itu, ia juga menembak tepat di kepala wanita yang berada di samping pria itu.
"Bereskan" titahnya datar, joan pun melangkah keluar dari ruangan yang kotor itu. Ia kemudian melangkah keluar dari gedung.
...
Setibanya di tempat mobilnya diparkirkan dia bisa melihat Leon yang sedang tertidur di dalam mobil.
"Kenapa dia tertidur" gumam joan merasa aneh, apa Leon terlalu banyak bekerja sehingga dia dengan cepat tertidur, dia bahkan tidak berolahraga sedikit pun disini.
"Mungkin dia sangat kelelahan" gumam joan pelan, dia pun melangkah masuk kedalam mobil.
'Berasa seperti supir' batinnya kesal sebab Leon duduk di kursi belakang. Joan pun melajukan mobilnya kembali ke villa mereka.
...
Waktu berlalu dengan cepat, hari ini Shila sudah ada diruang pasien dirumahnya karena paginya dia mengalami pendarahan. Seigh, Rian, Luxius dan Reisa menunggu dengan cemas.
__ADS_1
"Apa proses akan lancar" tanya reisa khawatir
"Kuharap baik-baik saja" jawab Seigh dengan cemas. Dia sedikit cemas akan keselamatan adiknya itu.
Tak lama kemudian suara tangis bayi terdengar dari dalam, seketika semuanya memasang wajah lega.
"Fiuh untunglah" gumam Rian menjatuhkan dirinya di kursi. Setelah ketegangan selama 1 jam akhirnya ia bisa bernafas lega.
Ceklek
Dokter keluar dari ruangan, baru saja ia ingin berbicara dia sudah dihujani oleh banyak pertanyaan dari Seigh, Rian, dan Reisa.
"Bagaimana kondisi shila?"tanya Seigh dengan nada khawatir
"Bagaimana bayinya" tanya reisa dengan wajah cerah
"Kapan kami bisa masuk" tanya rian sedikit tidak sabar.
"Baiklah" ucap ketiga nya kompak.
"Ehem, jadi kondisi pasien baik-baik saja hanya kelelahan untuk kondisi bayinya sehat, sekarang kalian bisa menjenguk pasien. Kalau begitu saya permisi king" ucap dokter sambil sedikit menunduk kemudian pergi meninggalkan mereka.
Seigh, Luxius, Rian, dan Reisa pun masuk kedalam dilihatnya jika shila sedang tertidur lelap di ranjang pasien. Luxius menghampiri Shila kemudian mengecup kepala nya.
"Mimpi indah shila" bisik Luxius ditelinga Shila. Setelahnya Luxius menghampiri ranjang bayi dilihatnya bayi kembar laki-laki dan perempuan yang tampan dan cantik.
"Mereka sangat cantik dan tampan" ucap reisa dengan semangat, dia sedikit membayangkan rupa anaknya nanti. Kerena Seigh tampan pasti anaknya juga memiliki gen Seigh.
"Bagaimana dengan shila" tanya Seigh penasaran, dia sebelumnya ingin menghampiri Shila namun dia sudah diseret oleh reisa terlebih dahulu untuk melihat bayi Shila.
"Dia sedang tidur" jawab Luxius datar. Rian hanya mengangguk saat mendengar jawaban Luxius.
"Sebaiknya kita keluar, Shila perlu istirahat" ucap Seigh pelan namun masih bisa didengar oleh ketiga nya.
__ADS_1
"ya" jawab mereka bertiga serempak.
__________________________
Disisi Leon dia masih disibukkan dengan dokumen nya, karena sebelumnya saat tiba di negara S dia bentrok dengan MBB(Mafia black bear) membuat dia mengurungkan niatnya untuk menemui Shila.
Brak
Joan mendobrak pintu membuat Leon menatapnya dingin.
"Ada apa?" tanyanya sambil menatap joan Dejan tajam. Joan meneguk salivarnya, sungguh Leon sangat menyeramkan saat ini.
"Ah itu, dia sudah melahirkan" ucap joan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Benarkah" tanya Leon sambil menaikkan salah satu alisnya.
"Tentu saja, dia melahirkan bayi kembar laki-laki dan perempuan" jawab joan dengan senyum canggung.
"Baiklah" balas Leon kemudian melanjutkan pekerjaannya.
"Itu saja" ucap joan tidak percaya
"Hmm, akan berbahaya jika aku mendekatinya sekarang. Lebih baik kau segera mencari king MBB" ucap Leon datar. Dia sudah membuat keputusan agar tidak bertemu dengan shila terlebih dahulu sebelum king MBB tertangkap olehnya.
"Baiklah" ucap joan singkat kemudian pergi dari ruangan itu.
Thanks for Readers
Maaf jika ada Typo atau kesalahan pemilihan kata. Untuk seterusnya akan lama upnya, kalau aku lagi mood akan ku up😅
See you
next eps...
__ADS_1