
Di sebuah ruangan khusus di hotel FM, terdapat 4 orang sedang duduk berhadapan. Dia adalah Leon, Seigh, Jun, dan Qelly.
"Jadi presedir Leon bagaimana perkembangan proyek"tanya Seigh menompang dagunya.
"Silahkan lihat dokumen ini presedir Seigh!"ucap Leon memberikan dokumen pda Seigh.
Seigh membaca dokumen dengan cermat dan teliti, melihat sesuatu yang aneh dia meyeringitkan alisnya.
"GIT Companny?? kenapa mereka ikut andil dalam proyek ini?"tanya Seigh heran.
"Mereka yang memaksa, karena ini proyek yang cukup besar kami tidak ada pilihan"ucap Leon datar.
"Bruk"Seigh membanting dokumen itu kemeja.
"Apa kalian mempermainkan kami?"ucap Seigh dingin.
"Tenang lah presedir, kita dengar kan penjelasan mereka"ucap Qelly menenangkan Seigh.
Seigh menghela nafas panjang,menyandarkan punggungnya ke sofa. "Jadi.."ucapnya menahan amarah.
"GIT Companny menghalau perkembangan proyek itu sebabnya tak ada cara lain selain bekerjasama."Jelas Leon singkat.
"Hapuskan!! aku tidak ingin ada halangan!! presedir Leon aku sudah bilang aku tak punya waktu untuk ini, kami masih memiliki masalah di negara S. Aku tidak ingin waktu ku terbuang karena persaingan kalian."ucap Seigh bangun dari duduknya.
"Qelly, tinggallah di sini hingga proyek selesai. Aku akan kembali ke negara S besok."ucap Seigh datar kemudian berjalan menuju pintu.
"Baiklah, terima kasih untuk segalanya. saya akan mengurus GIT Companny" ucap Leon
"Semoga masalah Anda cepat terselesaikan!"ucap Leon tulus. Seigh hanya mengangguk kemudian memandang Qelly.
"Qelly aku beri kamu wewenang penuh akan proyek ini, semoga berhasil!"ucap Seigh kemudian meninggalkan mereka.
__ADS_1
Seigh keluar dari kamar,m dengan tergesa-gesa. Tak lama kemudian
"Presedir Leon mari kita lanjutkan pembahasannya"ucap Qelly santai.
"Ya"Jawab Leon singkat.
Saat Leon ingin kembali duduk."Brak" suara tendangan di pintu.
Mereka semua menatap orang yang menendang pintu dan menatap nya heran. Pria yang menendang pintu itu duduk di samping Qelly, dan di ikuti oleh seorang wanita dengan pakaian ketat dan seksi.
"Ada apa presedir"tanya Qelly pada pria di samping nya, tentu itu adalah Seigh.
Seigh hanya memasang wajah datar, "lanjutkan saja"ucapnya dingin.
"Kenapa kamu disini Mariel"ucap Leon pada wanita yang masuk bersama Seigh.
"Tentu aku ingin membahas proyek ini"jawab Mariel santai. Ia dengan genitnya mengedipkan mata pada Seigh namun tak di hiraukan olehnya.
'baguslah, kalau begitu aku bisa memberi wanita murahan itu pelajaran' batin Qelly tersenyum Devil.
Mereka melanjutkan pembicaraan mereka tanpa memperdulikan Mariel yang sedang memasang wajah masam, itu karena mereka berbicara bahasa lokal negara S, Leon yang merupakan seorang jenius sehingga dia bisa menguasai semua bahasa lokal. Hal ini tentu di perlukan untuk kenyamanan dalam berbisnis.
Berbeda dengan Leon yang fasih, Mariel tidak mengerti sama sekali apa yang di bicarakan oleh mereka.
"Hei kalian, aku ada disini, direktur dari GIT Companny"geram Mariel tak tahan karena diabaikan.
"Jadi!! apa perlu kami memberimu bunga"sarkas Qelly. Mariel mengepalkan tangannya mendengar ucapan Qelly.
"Kamu!! beraninya!! kamu hanya seorang sekretaris rendahan jangan belagu"geram Mariel.
"Kamu tau direktur GIT Companny!! kamu tidak diundang disini!! lagi pula kamu bukanlah direktur DBR Companny"ejek Qelly. Wajah Mariel saat ini sudah merah padam, dia tidak pernah mendapat penghinaan seperti ini.
__ADS_1
"Kamu!!! lihat saja DBR Companny akan bangkrut"ancam Mariel. Raut wajah Qelly langsung berubah menjadi dingin. Dia mencari ponsel nya kemudian menelpon seseorang.
"Tut..Tut"Qelly menspekerkan suaranya.
"Ya"ucap seorang pria di telepon. Qelly menyungging sudut bibirnya.
"Direktur GIT Companny mengancam akan membuat perusahaan DBR Companny bangkrut"sarkas Qelly, Seigh hanya memasang wajah datar melihat tingkah Qelly.
"Beraninya!! sayangnya aku tidak bisa mengeksekusi orang itu langsung. Kamu tenang saja Qelly, aku tidak akan membiarkan bibit penyakit tumbuh. 10 menit kemudian GIT akan hancur"ucap pria itu dingin.
"Oh bagaimana kondisinya?"tanya Seigh khawatir.
"Tidak masalah!! jangan terlalu terburu-buru, selesai kan saja pekerjaan milikmu disana!!"ucapnya datar kemudian mematikan telepon.
"Jadi apa?? kalian pikir aku akan termakan omongan kalian?"ejek Mariel.
'Hemph.. tunggu saja wanita arogan' batin Qelly. 10 menit berlalu, Qelly menghidupkan televisi yang ada di ruangan tersebut.
"Berita terkini!! diketahui bahwa perusahaan GIT Companny melakukan perdagangan organ manusia secara ilegal, polisi menangkap mereka saat sedang mengambil organ manusia. Menurut polisi mereka mengolah bahan menggunakan bagian tubuh manusia. Sungguh sangat keji, para pejabat yang ikut andil sudah ditangkap beberapa saat lalu, aku sungguh tak menyangka hal ini."ucap penyiar berita di televisi.
Wajah Mariel sudah pucat pasi, mendengar berita itu.
"Ti-dak mungkin!! bagaimana bisa? ucapnya terbata-bata.
"Ha-ha-ha memang pada dasarnya manusia sombong pasti orang gila, meski kalian menyembunyikan hal ini sebaik mungkin pasti pada akhirnya akan ketahuan" ucap Qelly.
'DBR Companny memang tidak bisa dianggap remeh' batin Leon
...
Jangan lupa like, vote, dan nantikan kelanjutan nya.😉😉
__ADS_1