
Selesai membereskan pria berbaju hitam joan dan Leon kembali masuk ke vila, sementara kekacauan yang mereka buat tengah dibereskan oleh anggotanya.
Saat ini Leon dan joan sedang duduk di ruang tamu dengan ekspresi serius.
"Jadi apa kamu sudah melacak keberadaannya"tanya leon dengan nada datar.
Joan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, bagaimanapun permintaan Leon terlalu mendadak dia belum sempat mencarinya. Melihat tingkah Joan, leon sudah paham bahwa dia belum melacaknya, namun karena sebelumnya joan memberinya saran yang berguna dia akan memaafkannya.
"Tidak masalah, namun tidak ada lain kali"ucap leon dengan nada dingin dan tatapan tajam setajam pedang.
"Ya..ya..tidak ada lain kali"joan mengangguk cepat mengiyakan perkataan leon , bagaimanapun dia masih sayang dengan nyawanya dan dia masih ingin beristri dan memiliki anak.
Tak melanjutkan pembicaraan lagi leon langsung pergi menuju ruang kerjanya, karena memang pekerjaannya sangat banyak.
Tak mengusik leon lagi joan juga kembali kekamarnya dan mulai melacak keberadaan king MBB( Mafia Black Bear).
_______________________
Disisi shila saat ini dia sedang berbelanja pakaian bayi dengan Reisa, karena sebentar lagi Shila akan melahirkan. sebelumnya mereka telah memeriksa kandungan, saat ini shila sedang mengandung anak kembar Laki-Laki dan perempuan.
Jika kalain penasaran bagaimana mereka mengetahui hal sespesifik itu karena zaman sudah canggih. Dirumahnya shila memiliki peralatan medis yang lengkap juga canggih, yang bahkan jarang ada di rumah sakit lain.
__ADS_1
Selama masa kehamilannya ini ketiga kalinya dia pergi keluar. Yang pertama saat usia kandungannya 3 bulan Luxius mengajaknya pergi ketaman bermain. Kedua saat masa kehamilannya ke 6 bulan ia menyuruh Seigh untuk mengambil mangga muda diperkebunan dan memakannya langsung disana. Ketiga adalah saat ini ia berbelanja bersama calon kakak iparnya untuk persiapan kelahiran anaknya.
Mereka berkeliling toko bayi dengan riang dan canda tawa. Shila memilih pakaian dengan bentuk dan model yang sama dengan warna yang berbeda jadi anak kembarnya akan memakai pakaian yang serasi atau couple.
"Lihat ini shila, bukan kah terlihat imut"ucap Reisa seraya megang mainan untuk bayi. Dia sangat antusias karena dia saat ini juga sedang hamil.
"Tentu kurasa kita harus membelinya sepasang"tanggap shila dengan tersenyum.
"Nanti saat aku akan berbelanja untuk keperluan anakku kamu juga harus menemaniku"ingat reisa dia sudah dekat dengan shila karena pada dasarnya sifatnya memang ramah.
"Bukankah lebih baik bersama kak Seigh"ucap shila lembut tak ingin menyinggung perasaan reisa.
Reisa hanya mendengus kesal "belanja dengan orang kaku dan sibuk seperti dia tidak akan menyenangkan"gerutu reisa akan sifat Seigh.
'hahaha kakak sepertinya kesan pertamamu pada kakak ipar adalah pria yang kaku, semangat kakak'batinnya sambil tertawa kecil.
"Kenapa"tanya reisa dengan heran karena melihat shila tertawa padahal dia sedang tidak melucu.
"Ah tidak apa"ucap shila membenarkan ekspresinya.
"Benarkah"selidik Reisa memandang shila, shila yang dipandang memalingkan wajahnya pura-pura tidak terjadi apapun.
__ADS_1
"Dari pada itu kak menurutku kak seigh hanya canggung karena ini pertama kalinya dia bersikap lembut selain padaku. Berbeda dengan kak rian yang mudah bersosialisasi, kak luxius dan kak seigh jarang berinteraksi dengan Wanita bahkan pacar kak seigh sebelumnya juga tidak pernah diperlakukannya seperti kakak" Jelas shila panjang lebar mencoba mengalih kan pembicaraan.
Pipi Reisa merona, mendengar ucapan shila dia merasa seperti istimewa dan beruntung karena pria malam itu adalah seigh. Awalnya dia berfikir seigh adalah pria kaya yang menganggap remeh orang lain. Namun pikirannya ditepis akan sikap sungguh-sungguh Seigh yang mau bertanggung jawab, awalnya dia tidak percaya namun saat seigh menjelaskan kalau dia juga memiliki adik perempuan yang juga dinodai oleh pria lain, Reisa mulai percaya. Dia percaya kalau seigh tidak ingin hal yang menimpa adiknya tertimpa pada wanita lainnya. Dia tidak ingin dibenci oleh adiknya.
'Aku tidak salah memilih menikah dengannya'batinnya melihat shila. Saat melihat shila untuk pertama kalinya dia sudah sangat menyayanginya. Bagaimanapun menjadi ibu diusia muda sangat sulit. Dia berjanji untuk membantu shila kelak.
"Baiklah mari kita sudahi hal ini dan lanjutkan berbelanja"ucap shila memecah lamunan reisa. Mereka pun berbelanja dengan penuh canda tawa. Puas berbelanja mereka pun kembali pulang.
Setibanya shila langsung merebahkan tubuhnya disofa. Kelelahan habis berdiri lama saat berbelanja. Reisa yang tahu shila kelelahan pun mengambilkan jus buah untuknya dan beberapa cemilan yang mereka beli tadi.
" ini untukmu, pasti lelahkan! apalagi saat ini kamu sedang hamil besar" ucap reisa sambil menghidangkan jus buah yang diberi es batu dan cemilan ringan.
"Terima kasih kak"balas shila sambil tersenyum, ia meminum jus buah itu kemudian memakan cemilannya.
...
Thanks for readers
Maaf jika ada Typo
Tinggalkan jejak, jangan lupa baca karya baruku.
__ADS_1
So
Tetap nantikan lanjutan ceritaku😋