The(My) Universe

The(My) Universe
Plan


__ADS_3

"Namamu semakin berpengaruh besar di gendang telingaku. Sebentar, tidak pada gendang telinga, tetapi pada sisi lain yang mungkin membahagiakan, namun sulit bagiku untuk mengatakannya."


๐Ÿ๐Ÿ


Sekitar jam sepuluh malam, Vania tiba-tiba membuat grup chat di sebuah aplikasi. Grup itu beranggotakan Senja, Lucas, Vania, Chiko, Fahmi dan Zidan. Tapi sayang Fahmi dan Zidan tidak ikut meramaikan karena mereka punya kesibukan masing-masing.


frenโค


Vania


Gais, besok fixnya kita mau hangout kemana?


Chiko


Terserah aja, gue ngikut


Vania


Pengen ke wahana extreme gitu :(


Senja


Ayo


Chiko


Ya elah, serumah doang ngomongnya di grup


Senja


Hehe


Chiko


Besok kita semua nebeng mobil Lucas aja ya. Mobil gue di pake nyokap


Lucas


Aman


Vania


Tujuannya aja belum fix


Senja


Taman funtastic


Vania


Setuju banget๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Chiko


Gue mah ngikut


Lucas


Duh, pacar gue pinter banget


Chiko


Lha, emang pacaran beneran? Gue kira candaan doang, sumpah


Vania


Iya Chik. Nggak percaya sih sama gue. Udah, buang perasaan lo jauh-jauh buat Senja. Kata Lucas gini "kalau ada yang macem-macem sama Senja, berhubungan langsung sama gue"


Chiko


Wkwk gue udah ikhlasin perasaan gue kok


Chiko


Bahagia selalu Senja


Senja


Gue nggak pacaran Chik


Chiko


Ngaku aja kali Nja. Gue seneng ngeliat lo bahagia


Senja


Sama aja lo kayak Vania๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Vania

__ADS_1


Hahahaha


Vania


Gue punya banyak pendukung sekarang Nja๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


Chiko


Btw besok kumpul di rumah kalian ya


Vania


Iyaa


Chiko


Jam berapa?


Vania


Jam berapa ya enaknya gaiss??


Vania


Kalian ilang-ilangan mulu gaiss


Vania


Woiiii Senja-Lucas, jangan pacaran mulu


Senja


Apaan sih, itu mulu. Bosen gue


Senja


Terserah aja jam berapa


Lucas


Jam sepuluh gue otw


Chiko


Setiap Senja muncul tak lama Lucas pun muncul


Vania


Vania


Jangan jealous gitu Chik, masih ada gue yang selalu nunggu lo hehehehe :))


Chiko


Nanti ya Nia


Vania


Eh, apaan?


Chiko


Gue yakinin hati gue dulu


Vania


Hahaha canda Chik, gue tau perasaan lo emang bukan untuk gue


Senja


Uuu sayang๐Ÿ˜™๐Ÿ˜™ Jangan sedih gitu dong. Sini peluk๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—


Lucas


Iya sayangโค


Senja


Sumpah ya, nggak usah kepedean deh!!


Lucas


Hehe


Lucas


Tapi aku beneran sayang kamu Senja


Vania

__ADS_1


Tolong jangan bermesraan disini, hargai saya. Saya ini sudah jomblo, jangan dibikin ngenes :(((


Chiko


Hahaha


Senja


Udah ah, mau bobo


Lucas


Good night sayang๐Ÿ˜™


Senja


๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™‰๐Ÿ™Š


Vania


Jiwa jombloku bergetar๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”


Vania


Hatiku ambyar๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”


Senja


Hastag Vania alay


Senja


Byeee!!


Vania


Yahhh pada ngilang deh :((


Vania


Gaiss??


Vania


Alone๐Ÿ˜ญ


Vania


Ok. Bye!


๐Ÿ๐Ÿ


"Senja bangun!!" Vania mengguncang tubuh Senja yang tersembunyi di balik selimut hangatnya.


"Ntar lagi, gue masih ngantuk."


"Buruan!! Lucas sama Chiko sebentar lagi datang."


"Hmmm." Senja setengah sadar setengah tidak. Sepertinya lebih banyak tidak sadarnya.


"Nja, buruan."


Dua detik selanjutnya terdengar bunyi ketukan pintu. Vania bergegas membukakan. Sudah berdiri Lucas dan Chiko disana, mereka datang di waktu yang nyaris bersamaan.


"Eh kalian, masuk dulu."


"Kenapa nggak langsung berangkat?"


"Aduh Chik, gimana ya. Sebenarnya Senja belum bangun."


"Jam segini belum bangun?" tanya Chiko tak mempercayai. Vania hanya mengangguk sebagai jawaban.


"Biar gue yang bangunin." Lucas langsung masuk ke dalam.


"Masuk yuk, Chik."


"Iya." Vania dan Chiko menunggu di ruang tamu.


Lucas melihat Senja yang tengah tertidur pulas. Tangan Lucas tidak mengusap lembut rambut Senja. Senyum terukir di wajah Lucas, entah bagaimana tapi satu yang Lucas tau. Lucas selalu bahagia melihat Senja. Dalam kondisi apapun dan dalam waktu kapanpun. Wajah teduh Senja saat terlelap seperti ini membuat Lucas tidak tega membangunkan.


"Senja." Lucas berusaha sepelan mungkin agar Senja tidak kaget.


"Lima menit, Nia." gumam Senja tidak begitu jelas tapi masih bisa terdengar.


"Gue Lucas."


Mata Senja langsung terbuka dengan lebar mendengar nama itu. Iya, memang benar Senja melihat Lucas sedang mengusap kepalanya. Dengan refleks Senja pun langsung duduk.


"Gue siap-siap, dulu."

__ADS_1


Lucas tersenyum kemudian keluar dari kamar Senja. Membiarkannya bersiap.


__ADS_2