The Secret...

The Secret...
Berpisah..


__ADS_3

The Secret


Hal 11


Pagi hari nya Lyla terbangun dengan tangan dewa yg memeluk dirinya,dengan sgt pelan2 ia melepas tangannya dewa dan segera bangun,


hari masih terlalu pagi, karena hari ini sudah mulai libur sekolah , dewa tdk perlu bangun pagi2,


Lyla mengambil selimut nya dan menyelimutkannya pada dewa setelah itu ,ia pergi ke dapur ,untuk membuat sarapan.


Ini adalah pagi terakhir dia disini,berarti sarapan terakhir nya yg ia masakkan untuk dewa ,krn ia berencana akan segera pergi, seblm dewa bangun.


semua barang2 nya sdh ia kemas jauh2 hari saat dewa tdk ada dirumah.


Ketika hendak memasukkan beberapa brg nya, ia tdk sengaja melihat foto dia dan dewa saat dewa baru2 saja datang di rmhnya, ayah nya yg mengambil foto mereka di halaman rumah, ketika bermain ayunan.


entah mengapa tiba2 perasaan nya menjadi berat utk meninggalkan dewa.beberapa kali ia menarik nafas panjang dan di hembuskan pelan2 ,berusaha utk membuat nya tenang dan yakin .


Setelah semuanya selesai ia pergi kekamarnya dewa , melihat wajah itu utk yg terakhir kalinya, karena mungkin nanti mereka akan berpisah cukup lama.


Dipandanginya wajah yg sdg tertidur dg nyenyaknya.wajah yg selama ini ,telah memberikan ketenangan,wajah yg selama ini sulit di terka , karena banyak menyimpan rahasia ,tp sebisa mungkin wajah ini akan berusaha utk bersikap tenang .


Lyla menghela nafas ,ia membetulkan selimut dewa dan melirik jam ditangan,


''sudah pukul 7 pagi,sdh wkt nya aku berangkat,'' batinnya,,ia lalu meletakkan sebuah surat di meja kecil dekat tempat tidur. Kemudian dia pergi menuju terminal bus yang akan membawanya ke Jogja.


Cuaca pagi itu agak mendung, dg memakai baju panjang dan celana panjang dan di lapisi kardigan sepanjang lutut, mampu membuat tubuh nya sedikit hangat,,sesampai nya disana ,Mira sdh menunggu. Ia heran kenapa dewa tidak ikut mengantarnya.?


"kmu sendirian kesini ,?" tanya mira,saat Lyla berada di dekat nya,


gadis itu mengangguk,


''iya, memangnya kenapa ?"


" iya tdk apa2 sih.aku pikir kak dewa akan ikut mengantarmu '' jelas mira.


Memdung pun menggelayut di wajahnya Lyla .


mira yg mengetahui hal itu segera menyadari kesalahannya,


''maaf,aku tdk bermaksud membuatmu sedih,'' sesal mira,


Lyla menarik sudut bibir nya ,mambuat senyuman kecil diwajah sendunya,


''tdk apa2 , lebih baik ia tdk datang,''.jari2nya menggengam kuat gantungan kunci yg berbentuk harmonika.


Suara alarm yg telah di set oleh dewa di jam wekernya,membuatnya terbangun,


ia mengucek2 matanya.membantunya agar cepat tersadar, ia menoleh kesamping ,kosong,


''lyla mungkin sdh bangun,'' pikirnya seraya bangkit dari tempat tidur, saat ia baru akan melangkah kan kakinya ,gerakannya terhenti ketika matanya tdk sengaja ,menangkap secarik kertas yg tergeletak di atas meja.tanpa rasa curiga sdikit pun ia segera meraih dan menbacanya,


''kakak, maaf lyla harus pergi, Lyla akan kuliah dan tinggal di Jogja, maaf jika sebelumnya tdk sempat berpamitan secara langsung,sarapannya sdh Lyla siapkan di atas meja, jaga diri baik2 .''


lyla.


dewa terhenyak membaca tulisan itu,ia segera keluar memeriksa seluruh ruangan dlm rumah,berharap tulisan itu hanya candaan ,


tapi kosong, Lyla benar2 pergi, ia melihat makanan dimeja makan lalu dipegangnya makanan yg di piring ,


''masih terasa hangat,berarti dia blm lama pergi '' pikir nya,


tanpa membuang banyak wkt ia segera pergi ke terminal bus yg terletak kearah utara dr rumah mereka.


ia tdk perduli dg pandangan org2 saat melihat dirinya berlari spt org gila,


tujuannya cuma satu ,segera sampai ke terminal utk mencegah kepergiannya Lyla.


******


Di ruang tunggu terminal lyla dan mira tengah bersiap2 utk masuk bus jurusan Jogja,


''kau yakin tdk mau telp dulu,?" tawar mira saat sdg mengantri utk naik,


lyla menggeleng, ''tdk usah,''

__ADS_1


''sekedar say good bye ?" tanya mira lgi,


''lbh baik tdk ada say good bye diantara kmi, krn itu justru membuat segala sesuatunya jadi sulit,'' jelas lyla pelan


,yg membuat mira menghentikan bujukannya.


******


dewa yg sdh sampai di terminal segera mencari keberadaan Lyla,,


ia melihat jadwal bus yg akan pergi ke Jogja,


''jam 08.00 wkt berangkat nya,berarti masih ada sisa 5 menit lgi,''


pikirnya cemas saat melihat jam 07.55 di terminal,


''Lyla kmu ada di mana,?" gumamnya sambil mengfokuskan pandangan keseluruh terminal itu.


Ia lantas berlari ketempat bus yg sdg di parkir menunggu penumpang utk naik.


ia mencari2 bus jurusan Jogja, ada satu bis jurusan Jogja, yg ia lihat akan segera berjalan ia segera menuju kesana ,dan tanpa karcis ia naik.


tanpa ia sadari saat ia naik bus tsb, dr arah sampingnya bus jurusan jogja yg dinaiki lyla mulai melaju,


dewa memperhatikan semua penumpang bis itu,tp Lyla tdk ada disana, dg lemas ia turun,


dan berpas2 an dg bis yg di tumpangi Lyla,


seketika nalurinya bisa merasakan kehadiran Lyla ,ia menoleh menatap bis itu,dan ia melihat sosok itu tengah duduk di dkt jendela dlm bis yg sdg melaju.


"LYLAAA.....!!! " teriak nya keras ,ia lalu berlari mengejar bus itu,sambil meneriakkan nama lyla ,ia berlari dan terus berlari ,ia tdk perduli dg teriakan org2 yg memperingatkannya ,bahwa mengejar bus di jalan raya itu sgt berbahaya,


sementara itu di dlm bis lyla terlihat melamun,matanya memang memandang ke arah jendela tpi pikirannya berada ditempat lain.


"kak dewa sdh bangun blm ya ? Ia sudah sarapan apa blm,?"


dewa masih mengejar di belakang.


"LYLAAA......!!!" teriak nya keras,


saat ia mengalihkan pandangannya dan akan mengambil benda itu.ia tdk sengaja melihat dewa yg sdg berlari mrngejar bis,


seketika ia tersadar sepenuh nya, ia membuka kaca jendela,


''KAKAK BERHENTI....!! JANGAN MENGEJAR...PULANGLAH ...!!" teriaknya keras dari dlm bis ,tp dewa tetap berlari ,


Mira yg melihat semua itu ,mencoba berbicara pada sopir bus utk berhenti sebentar,tp kelihatannya sopir itu tdk mau menghentikan bus.


lyla lantas maju utk berbicara dengan sopir bus.


"paman ,aku mohon berhenti sebentar,kakak ku dibelakang mengejar bus ini,'' pinta lyla yg sdh tdk bisa menahan air matanya,


''maaf nona ini jalanan umum,kita tdk bisa berhenti seenaknya ,'' sopir bus itu tetap tdk mau.


"paman ,kakak ku tdk akan berhenti berlari sebelum berbicara dengan ku,'' pinta lyla sekali lgi.


Di belakang dewa masih mengejar bus itu, meski kecepatannya berkurang krn lelah ia tetap berlari.langkah nya baru berhenti saat melihat bus itu berhenti dan dari dalam bus ,turun seorang gadis yg sudah sangat ia kenal.


lyla langsung berlari kearah dewa ,dan berhenti tepat di dpnnya.


"kakak ,aku..'' kata2 nya terpotong karena dewa sudah memeluknya.


"Lyla ,ayo kita pulang,kamu mau kmana , rumah kita ada disini," ucap dewa ditelinga lyla.


gadis itu diam saja,ia lalu melepas pelukannya dewa,


''maaf kak, Lyla harus pergi, tapi kakak tdk usah khawatir. Lyla akan sering


mengirim kabar,dan kalo liburan, Lyla bisa mengunjungi kakak,'' jelas Lyla yg berusaha utk tegar,


dewa tdk menjawab


ia terus menatap lyla.


"jangan pergi,! " ucap nya dingin.

__ADS_1


lyla terdiam .


'"Jangan pergi,'' ucap dewa sekali lgi.


"maaf kak, Lyla harus pergi,'' ujar Lyla lirih ,


ia lalu berjinjit dan mencium pipinya dewa,


''selamat tinggal kak,dan jaga diri kakak baik2 ," suara Lyla tercekat di akhir kalimat, ia lalu berbalik dan berjalan menuju bus.


sungguh sebenarnya berat bagi nya utk meninggalkan dewa ,tpi ia benar2 ingin mandiri ,ia tdk ingin terus menerus menjadi beban bgi dewa ,org yg sdh ia anggap sebagai kakaknya itu.


Sementara di belakang dewa ,hanya bisa memandangi Lyla dr belakang.


ia tdk bisa mencegah nya lgi,krn Lyla yg menginginkan hal itu.


tpi saat bus itu perlahan2 mulai bergerak lgi dan melaju ,


dewa tersadar ia pun mengejar bus itu lgi.


"LYLAAAA....!!" teriak nya keras.


lyla yg ada di dlm bis,berusaha utk mencegah agar dirinya tdk melihat kebelakang .


Mira lalu memeluk sahabatnya itu berusaha menenangkannya, ia melihat kebelakang di mana dewa masih mengejar dan memandang Lyla yg sdg menangis di pelukan nya ,


''ada cinta yg agung, tulus dan kuat,yg telah tumbuh di dlm hati mereka,dan tanpa disadari oleh keduanya,'' batin Mira saat melihat semua itu.


Bus itu menghilang ditikungan jln , dewa yg sdh tdk bertenaga lgi, masih berusaha berlari utk mengejar meski dg sempoyongan,hingga saat di perempatan jalan ,sebuah sedan menyerempet diri nya menbuat ia terjatuh,tdk sadarkan diri,si penumpang sedan segera turun utk memeriksa ,dan saat melihat wajahnya dewa ,ia sgt terkejut,


''bukankah dia org yg kucari,?" pikir nya saat melihat wajah yg sdg pingsan.orang itu segera membawa kerumah sakit ,dan menelpon seseorg,


''tuan besar,saya sdh menemukannya,'' ucap nya di ujung telp.


"dimana dia sekarang.?" tanya seseorg dr seberang.


"saya sdg dlm perjlnan kermh sakit,dia sdikit terluka,''


''baik aku akan segera kesana,''


sambungan telp pun tertutup.


*******


Lyla dan mira yg sdh sampai di terminal Jogja ,lantas dijemput oleh keluarganya mira dan tinggal disana utk sementara wkt,kebetulan rmh mira terletak di pusat kota Jogja ,hal itu memudahan Lyla ,utk mengurus kuliahnya .


tanpa sepengetahuan dewa , Lyla ikut program beasiswa yg ada di sekolahnya,ia masuk di jurusan wisata ,yg tdk terlalu banyak mengeluarkan biaya,ia mulai bekerja paruh wkt di toko bunga pamannya mira,malam setelah ia sampai ,ia mencoba menghubungi dewa ,tapi telpnya tdk diangkat.


"mungkin kakak masih marah." pikir lyla sedih.


ia menggengam gantungan kunci harmonika ,


"lylaa,,don't give up, semangat ..!!" ia menyemangati dirinya sendiri ,


"aku selalu berdoa ,agar engkau baik2 saja ,kak" batin lyla


*******


di sebuah kamar rawat rumah sakit kelas VIP terbaring seorg pemuda yg blm sadar diri,luka ditubuhnya tdk;terlalu serius,mungkin karena efek obat ,bius ,yg membuat ia belum siuman.disamping nya ada seorg laki2 tua yg mendampinginya


"wajahmu mirip sekali dg nya," gummnya ,tdk berapa lama pintu diketuk lalu masuklah seorg dokter,


"Tuan in hasil test DNA nya," ia menyerahkan sebuah map,laki2 tua itu tampak serius membacanya,dan hasilnya ,pemuda yg terbaring disana adl cucu kandungnya sendiri,


"sebenarnya tanpa test DNA itu pun kakek sdh merasakan bahwa kmu adalah cucu kandung kakek, arya" batinnya,ia lalu menelpon sesorg utk segera datang keruangan itu,


"maaf tuan ada yg bisa saya bantu ?"


"urus segala sesuatunya aku akan membawa dia ke Amerika," perintah org tua itu tegas,ia lalu memandang dewa,


"ayahmylu pasti sgt membenci kakek,hingga ia tdk mau memberikanmu nama prakasa pdamu," ujarnya saat membaca kartu identitasnya dewa,


"mulai sekarang kmu hrs belajar ttg segala hal yg berhubungan dgn bisnis ,krn kmu adl cucu satu2nya keluarga Prakasa pewaris tunggal Prakasa group.'' ucap tuan Guntur prakasa ,kakek dari Arya Prakasa ( Arya Sadewa)


8 thn kemudian...

__ADS_1


to be continue..


__ADS_2