The Secret...

The Secret...
Mawar biru


__ADS_3

The Secret ...


Hal 3


Lyla yang mulutnya masih dibekap ,segera menganguk paham , dewa pun melepas tangannya ...


"whooaa..." ujar Lyla takjub ,saat ia melihat apa yg ada disana,nampak olehnya ,sarang burung yg didlm nya terdapat beberapa ekor anak burung yg sdg di beri makan oleh induknya ,


"suara kaki mu tdi sempat mengusik mereka," ujar dewa


"lucunya,,,!!' sahut Lyla yg pandangannya tdk lepas dr anak burung itu yg memang terlihat menggemaskan .


"kakak suka tempat ini ?" tanya Lyla saat keduanya berjalan di sekitar taman itu, dewa tdk menjawab ,


"kalo aku sukaaa sekali dg tempat ini .." ucap Lyla


," krn tempat ini ,tempat yg paling banyak bunganya ," lanjutnya ,"


"ada beberapa bunga yg aku tanam sendiri disini, kakak mau melihatnya ?" tawar Lyla


tanpa menunggu persetujuan dewa . Lyla langsung menarik lengan anak laki2 itu.


"ini namanya bunga Aster," Lyla menunjuk bunga berwarna merah ke orange nya yg bentuknya seperti bunga matahari kecil,


"Aster kenalkan ini tmn baruku ,namanya kak dewa ," ucap Lyla , dewa pun hanya diam saja.


mereka terus berkeliling di taman itu ,hingga akhirnya mereka berhenti di sebuah bunga mawar yg berwarna biru,


"kalo yg ini cocok dengan kak dewa." ucapnya,


alis dewa bertaut. Lyla melihatnya lalu menjelaskan,


"kata bunda ku bunga mawar berwarna biru ,berarti misterius, sama dengan kakak ," jelas Lyla polos,


raut muka dewa menegang ,ia tdk suka ,tanpa bicara apa2 .ia beranjak dr tempat itu .


"kakak tunggu ..!!!" cegah Lyla ,yg dg susah payah menyusulnya di belakang,


"kak dewa aku minta maaf," teriaknya tapi dewa tetap berjalan..


"kak, aku ingin jadi teman mu ..!!" teriak Lyla dari belakang,


dewa berhenti lalu menoleh lyla, membuat gadis kecil itu tersenyum.


"tapi aku tidak ." jwb dewa dingin sambil berlalu ,yg membuat senyum Lyla menghilang.


" hissss sombong sekali ," batin Lyla, yang masih berada di sekitar bunga mawar.


karena merasa kesal Lyla tdk sadar mengibas-ngibadkan tangannya hingga jarinya tertusuk duri dari bunga mawar di dekatnya,


"aww..!!" pekik nya keras ,saat jarinya tertusuk dan mengeluarkan darah ,

__ADS_1


dewa yg mendengar nya ,mengurungkan niatnya utk pergi ,ia lalu berbalik, Lyla segera menyembunyikan tanganya,


"ad apa ?" tanya dewa dingin ,


Lyla menggeleng ,


"tdk ada apa2" kilah Lyla,


dewa melihat tangan Lyla yg di sembunyikan di belakang membuatnya curiga,


"kenapa tanganmu ?" tanyanya ,


Lyla tdk menjawab , dewa lalu meraih tangan gadis kecil itu. nampak olehnya jari tengah gadis kecil itu mengeluarkan sdikit darah ,akibat tusukan duri tadi, ia lalu menghisap darah itu hingga darahnya tdk keluar lagi ,Lyla diam memperhatikannya.


" meski kakak sdikit misterius tp kakak orgnya baik ," Lyla memulai pembicaraan saat keduanya sdg duduk di rerumputan,


dewa tdk merrespon,


Lyla menengok kearah dewa


" kakak mau menjadi tmnku ?" tawar lyla ,sambil mengulurkan jari kelilngkingnya utk simbol persahabatan,


dewa menatap Lyla ,lalu menatap jari itu ,ia terlihat ragu2,


Lyla masih menunggunya ,dg perlahan2 dewa mengulurkan jari kelingkingnya,saat jarinya menyentuh jari Lyla ,gadis kecil itu segera mengaitkan jari mereka ,


"kalo begitu mulai sekarang kita adl teman ." ucap Lyla sambi tersenyum.


Sejak saat itu , lyla menghabiskan sisa liburannya di panti dg bermain bersama dewa ,


hal itu membuat ibu panti merasa senang, karena dewa sdh mulai berubah ,ia sdh bisa tersenyum kembali, meski senyum itu hanya muncul jika ia sdg besama dg lyla,


hingga tak terasa seminggu sdh lyla berada di panti ,sdh saat nya ia kembali ke Jakarta, dewa yg mendengar hal itu ,menjadi sgt marah ,seharian ia mengurung diri di kamar,


beberapa kali ibu panti sdh membujuknya ,tp selalu tdk berhasil,


Lyla yg mengetahuinya menjadi sedih ,sesaat seblm ia pergi ,ia meminta izin utk berpamitan pada dewa, dan sore itu ia bediri dpn pintu kmrnya dewa


"kakak , ini aku ,apa kak dewa tdk mau bertemu dg ku juga ?" ujar Lyla sedih,


dewa diam saja di pojok kamar.


"kak, aku hrs pergi sekarang ,tapi aku janji ,liburan yg akan datang aku akan kepanti lagi ,dan kita bisa bertemu lagi ," lanjutnya ,


tp dewa tetap diam saja,


"kalo begitu ,aku pergi dulu kak ,maaf " lanjut Lyla ,sambil beranjak dr sana dg perasaan kecewa.


dewa yg masih duduk di lantai pojok kmr itu ,hanya terdiam saja ,


Lyla yg sdg berjln menuju mobil sesekali menoleh kebelakang ,berharap dewa akan mau keluar utk mengantar kepergiannya ,tp tdk ada ,dgn wajah tertunduk ia masuk mobil , kedua org tua yg memperhatikannya ikut sedih,

__ADS_1


sementara itu dewa yg masih di dlm kmr, baru bereaksi saat dirinya mendengar suara mobil,ia segera keluar kmr dan berlari ,


"LYLA TUNGGU...!!' teriak nya keras,tpi sayang saat dirinya sampai di halaman depan ,mobil org tuanya Lyla sdh pergi ,


hilang sdh kesempatannya utk melihat lyla ,


dewa hanya melihat sekilas mobil sedan hitam itu sesaat seblm menghilang ditikungan jalan, dewa cukup lama menatap jalanan itu....


*****


Sudah dua hari sejak Lyla kembali ke jakarta ,sejak itu pula ia menjadi pendiam ,ia tdk seceria biasanya ,hal itu membuat ayah bundanya khawatir,


sore itu ,Lyla yg sdg duduk termenung di ayunan di hampiri oleh ayahnya ,


"putri ayah yg cantik ,apa yg membuat mu sedih ,? coba ceritakan sama ayah ," bujuk ayahnya lembut,


"Lyla kangen sama kak dewa ayah ," jwb Lyla polos,


lyla lalu menoleh ayahnya


"ayah ,tdk bisakah ,kak dewa tinggal dg kita ?' pinta Lyla ,yg membuat tuan admaja sdikit terkejut,


"maksud lyla ?"


"lyla ingin punya kakak laki2 seperti kak dewa ," jelasnya jujur,


tuan admaja membelai lembut rambut putrinya


," kalo bgitu ayah akan bicara dulu sama bunda ," ucap tuan admaja untk menyenangkan putrinya .


*******


Sabtu sore itu Lyla sdg bermain dg bonekanya di kamar nya ,saat ia mendengar suara ayahnya dr bawah memanggilnya ,


"Lyla ... turun sayang ,lihat siapa yg datang ..!!" seru ayah nya di ruang tengah , Lyla lalu meletakkan bonekanya ,ia berjalan keluar kamar, saat ia menatap di lantai bawah ,ia terkejut ,saat melihat sosok yg sgt ia rindukan akhir2 ini ,


"kak dewa...!!" teriaknya senang.ia segera turun, tuan admaja memegang pundaknya dewa ,


"mulai sekarang dia akan tinggal bersama kita ," ujar ayahnya ,mata Lyla berbinar mendengarnya ,


"serius ayah ?"tanya nya utk memastikan ,ayahnya mengangguk, dewa sdikit tersenyum. dari arah dapur bundanya Lyla menghampiri mereka.


"nah dewa .panggil bibi dg sebutan bunda ," ujar tuan admaja lembut, dewa terlihat ragu2, nyonya admaja pun menghampiri dewa,dan memegang kedua pundak dewa


"panggil bibi bunda ," ucap nyonya admaja ,


dewa diam sebetar," Bun...da.." ucapnya pelan , nyonya admaja tersenyum mendengarnya ,


"mulai sekarang kita bertempat adl keluarga .." ujar tuan admaja.


"horeey..! " seru Lyla senang,hal itu membuat kedua org tuanya tertawa.sdgkan dewa ia hanya tersenyum ,tpi tdk di pungkiri jika senyum di wajahnya itu adl senyum yg sgt indah ,krn senyum itu lahir dr hatinya yg sdh lama kesepian.

__ADS_1


to be continue...


__ADS_2