
Kemarin ...
Meski rasa itu telah menjalar di hati
tapi diri ini tidak mengenalinya
Hari ini...
Kamu datang padaku ,untuk meyakinkan ,ttg rasa itu yg bahwa itu adalah cinta..
Besok dan seterusnya...
Diri ini akan berpegangan dg Kemarin dan hari ini,untuk selalu ,selalu dan selalu mencintaimu selama-lama nya...
The Secret
Hal 21
dengan perlahan2 wajah lyla terlihat oleh tuan Guntur ,dan saat wajah Lyla itu terlihat dg jelas ,wajah yg sdh di penuhi keriput itu menegang ,dg sorot mata yg sulit diterka,
"selamat malam kakek ," ucap lyla memeberi salam dg sopan ,
tp tdk ada jwbn dr tuan Guntur
ia menatap Lyla dg tatapan itu,
kebetulan sekretaris bram ,yg brada disana melihatnya ia sgt terkejut ,saat mengetahui bagaimana , tuan Guntur menatap Lyla,
tatapan nya itu mengingatkannnya ,pada tatapan terhadap ibunya arya 30 th yg lalu,.
"kakek , Lyla td memberi salam pada kakek," perkataan Arya membuyarkan lamunan tuan Guntur otot wajahnya mengendur ,membentuk sebuah senyuman ,
"oh iya,selamat malm ,nak Lyla ," balasnya sewajar mungkin.
mereka bertiga lalu mkn malm di meja makn yg sdh tersedia,sesekali terdengar pembicaraan santai di antara mereka,setelah semuanya selesai
tuan Guntur kembali keruangannya ,sdangkan arya dan Lyla berjalan2 di teras rumah,
malam itu lumayan cerah,bulan bersinar dg indah diatas sana ,dg begandengan tangan mrk menyusuri kolam renang yg ada disamping rumah itu.
"bagaimana dg kakek ,? kau sdh tdk takut lagi kan ?" arya berhenti dan dudk di sebuah ayunan kursi panjang,
Lyla tdk segera menjawab,ia melirik kearah Arya
"kakek dan cucunya tdk jauh beda,sama2 pelit ngomong." seloroh Lyla ,yg membuat Arya tertawa kecil,
"kakek memang seperti itu ," sela Arya ,ia menarik tangan Lyla agar duduk di sampingnya.
Lyla tersenyum.
"duduk dgn kakak di teras spt ini ,mengingatkanku saat2 kita berada di Bogor ," ujar lyla,
Arya mulai menggerakkan badannya hingga ayunan itu berayun2 kecil," kau benar ,"
"aku ingat malam dimana kakak menciumku 8 th yg lalu,bisakah kakak memberi tahu alasan knapa kakak melakukannya ?" matanya Lyla yang menoleh kearah arya,
laki2 itu tdk segera menjawab,ia memegang tangannya Lyla
"karena aku takut,aku akan kehilangan kmu," jwb Arya ,ia membalikka badan hingga berhadapan dg Lyla,
"saat aku melihat dirimu dg Dani, aku sgt marah,aku tdk tahu knapa ,dan saat malam itu aku ingin tahu bgaimana perasaanmu,?" lanjutnya ,
"maksudnya ?" lyla tdk mengerti
"saat aku menciummu ,dan kmu menerima bahkan membalasnya ,aku sgt senang krn itu berarti kmu jg mempunyai perasaan yg sama dg ku," jelas Arya , Lyla tersenyum mendengarnya.
Arya lantas memandanginya dlm diam,yg membuat Lyla ikut terdiam.lalu secara pelan2 Arya mendekatkan wajahnya ,dan mencium lembut bibir Lyla ,membuat gadis itu membalas ciumannya dg lembut pula....
*****"
tuan Guntur, ,menyaksikan semuanya ,saat Arya dan Lyla memadu kasih,ia menarik nafas ,namun setiap tarikan nafasnya sgt berat,seolah2 sebuah beban yg berat menghimpitnya
__ADS_1
"aku melihat bayang2 wajahnya ,saat aku melihat gadis ini,sebenarnya siapakah dia ?" batinnya,,laki2 tua itu beranjak dr kursi ,berjalan menuju sebuah lemari dan mengambil sesuatu,sebuah album foto yg nampak sdh sgt lama ,meski sampulnya sdh sdikit mengelupas,tp foto2 hitam putih itu ,masih bisa terlihat dg jelas,dibukanya album foto itu,lembar demi lembar ia buka ,foto2 saat dirinya masih muda,saat dirinya mengenal ttg cinta ,persahabata,pengkhianatan,dan luka.
tangannya berhenti pd sebuah foto ,seorg wanita yg nampak cantik dg baju nya yg sederhana,senyum di wajah yg ada di foto itu ,hampir sama dg senyum yg dimiliki gadis tadi,shg membuat nya teringat kembali dg wanita ini dan menyeretnya pada sebuah peristiwa,yg selama ini menghantuinya,
kejadia yg membuatnya sgt membenci wanita yg awalnya sgt ia cintai itu,sebesar dan setulus cinta yg ia berikan kpd wanita itu,sebesar dan sekejam itu lah rasa benci yg sdh bersemayam lebih dari 50 th di hatinya.
hal serupa yg ia rasakan saat pertama kali nya ia melihat ibunya Arya ,
ya..tatapan mata ibunya Arya ,mengingatkan pada wanita itu dan menyalakan api kebencian di dlmnya,hingga ia gelap mata dan menghancurkan semuanya ,termasuk darah dagingnya sendiri.
laki2 tua itu lalu berjalan menuju kursinya td ,dan melihat sebuah foto yg terletak di atas meja kerjanya,fotonya Arya saat ia lulus kuliah,ia menyentuh wajahnya Arya,
"kakek sangat menyayangimu,dan kakek tdk ingin kmu jatuh dipelukan gadis itu," ujarnya pelan,sesaat kmudian terdengar suara pintu diketuk,
"masuk,'
seorg laki2 yg sdh tua memasuki ruangan itu sambil membawa sebuah map.
"tuan besar ini yg anda minta ,'ia menyerahkan map itu yg tdk lain adl data diri Lyla
dengan seksama ia membaca lembar demi lembar kertas yg ada di map itu,
''hidupnya jauh lbh susah dr ibunya Arya," gumamnya ,ia lalu memberi aba2 pada stafnya utk meniggalkannya sendiri.
setelah ia sendirian disana ,ia kembali menatap fotonya Arya dan teringat bagaimana awal2 ia berhadapan dg Arya yg sempat membuat ia kerepotan krn sifatnya yg hampir mirip dgnya.
"Arya mewarisi sikap keras kepalanya ayahnya, tpi sifat2 ku yg ada dirinya jauh lbh dominan,aku tdk bisa menggunakan cara yg sama yg aku lakukan pada ayahnya ,aku hrs menggunakan cara yg berbeda,agar aku bisa menjauhkan gadis itu dr nya ,tanpa hrs kehilangan cucuku arya."
kalimat yg mengandung rencana jahat itu keluar dr mulut laki2 yg wajahnya sdh di penuhi gurat2 halus itu,matanya menatap foto nya Arya dg tatapan sayang tpi dingin.
tatapan yg sulit utk di artikan ,apakah tatapannya menjelaskan bahwa ia benar2 menyayanginya,atau tatapannya yg takut akan kehilangannya dan ingin menguasainya....
*****
hari2 bergulir dg cepatnya , Lyla disibukkan dgn berbagai pekerjaannya ,badannya terasa lelah.mski Arya sdh sering kali menyuruhnya utk berhenti bekerja ,tp Lyla tdk mau di anggap sebagai wanita tdk tahu diri yg hanya bisa menunggu pemberian dr kekasihnya,saat duduk sendiri di ruangannya ia teringat peristiwa di apartementnya kmarin..
flashback on
Arya yg sifat angkuhnya keluar itu tdk habis mengerti dg pikiran nya Lyla, membuat mata gadis itu melotot.
"aku tdk ingin dicap sebagai wanita matrealitis , karena hanya mengandalkan pemberian milliader spt kmu,!!" ucapnya tegas.
mata arya menyipit,
"kmu ? sejak kapan kmu berani memanggil ku dg sebutan kamu ?" selidik arya yg pura2 marah,
ia mulai memeluk Lyla dr belakang ,membuat gadis itu tergagap ia kelepasan bicara,
"erg...itu ..aku ...,"ia kesulitan bicara,krn ia merasakan bibirnya Arya sedang menyapu lehernya ,membuat ia merinding.
"hen..ti..kan..!!' ucapnya terbata2 saat Arya menyesap dan menggigit kecil lehernya ,menimbulkan bercak kemerah2 an.
"aku akan berhenti kalo kmu memanggilku dengan benar" balas Arya yg tangannya mulai membelai punggungnya lyla yg saat itu tengah memakai baju tipis,,
''kakak ,.tolong hentikan ..' pinta lyla ,
arya pun menghentikan semuanya itu,ia lalu melihat wajah Lyla ,
"lylaaa ,dengar ini baik2 ,aku bisa menjadi malaikat yg baik hati atau iblis yg kejam ,itu semua tergantung padamu," ucap arya serius sambil memandang Lyla ,
membuat gadis itu merasakan sesuatu yg aneh,tpi ia tdk mengerti ,
"jd kmu jgn macam2 dg ku,..!!" lanjut Arya dg tersenyum,membuat wajah gadis yg tdnya tegang itu tersenyum.
flashback off
hembusan nafas panjang yg menyiratkan kelegaan, terdengar di ruangan kantor di agen travelling tempt kerja Lyla ,dg tangan kirinya ia menyentuh lehernya,meraba bercak kemerahan yg ditimbulkan oleh Arya hari itu,
msih sdikit nyeri jika ditekan,kedua sudut bibirnya tertarik membentuk sebuah senyuman,saat mengingat kejadian itu.
"i love you ,so much kak.....!' ia menulis kalimat itu di buku note nya.
__ADS_1
saat ia beranjak hendak ke toilet ,tiba2 hpnya berbunyi,
"hallo..!!"
'ini nona Lyla ?" tanya dr seberang
"iya,saya sendiri,"
"anda di minta keluar gedung sekrg !"
Lyla terlihat bingung,"siapa org ini ?"pikirnya ,ia lantas segera mengambil tas nya dan pergi keluar,saat sampai di pintu,nampak seseorg yg berpakaian serba hitam menjemputnya,
"silahkan ikut dg saya ,nona!"
Lyla menurut,ia lalu di bawa menuju sbuah mobil ,dan disuruh masuk,mobil itu lalu membawanya kesebuah tempat..
ruangan yg dipenuhi dg barng2 antik itu terlihat senyap,hanya suara denting jam yg terdengar disana,di sebuah meja kerja ,nampak seorg lki2 yg sdh berumur sedang memandangi sebuah foto,
"Aditya maafkan ayah,ayah sgt menyayangimu,maka dr itu ayah tdk akan membiarkan Arya mengalami hal yg sama dg mu," gumamnya.tdk lama kmudian terdengar suara pintu diketuk,
"masuklah..!!'
dr arah pintu seorg staff masuk dg membawa seorg gadis di belakangnya yg tdk lain adl Lyla ,
"tingalkan kmi berdua..!'perintahnya,
Lyla terlihat sgt gugup saat ia berhadapan dg kakeknya Arya ,apalgi skrg ia sendirian tdk ada Arya yg menenangkannnya.
'duduklah " dgn pelan2 Lyla duduk di dpn kakeknya Arya ,
"namamu Kalila Nindita admaja kan ?" tanya tuan Guntur , memulai pembicaraan , Lyla mengangguk
"iya,kek,!"
"jgn panggil aku kakek,"sela tuan Guntur cepat dan tegas.
"maaf tuan, " ucap Lyla sdikit gemetar
tuan Guntur lantas berdiri sebentar mengambil sesuatu ,sebuah foto,
"lihatlah gadis ini " ia meletakkan foto itu di dpn Lyla .
lyla sdikit kaget ,krn wajah difoto ini pernah ia lihat
"dia adl putri dr keluarga Prayoga ,gadis yg akan kujodohkan dg Arya ," ucap tuan Guntur tegas,
yg membuat darah Lyla brdesir dg cepat mendengarnya,ia menghembuskan nafas,berusaha menyiapkan diri ,atas apa yg akan ia dengar lgi nantinya.
"gadis ini sederajat dg kmi,meski kekayaannya jauh berada dibawah kmi ,tp ia dr keluarga baik2 dan dg asal usul yg jelas,''lanjut tuan Guntur.ia lalu menatap Lyla,
"tdk spt kmu yg tdk diketahui asal usulnya secara jelas ,dan bekerja sbg tour guest,'
kalimat itu seperti sayatan pedang yg melukai hatinya ,tp ia masih berusaha menahannya,
"aku tahu org tua mu dulu ,pernah merawat Arya jd aku berikan cek kosong,isilah sesukamu,asal kmu tinggalkan Arya" ucap nya serius sambil memberikan selembar cek,
Lyla mengegenggam tangannya .menahan rasa skit dihatinya.
"maaf,kasih sayang org tua saya ,tdk bisa diukur dg uang,mrk menyayangi kak dewa dg tulus,jd anda ambil lgi cek ini," balas Lyla sambil berdiri,
"dan aku tdk akan pernah meninggalkan kak dewa ,krn aku sgt mencintaiya," ujar Lyla dg yakinnya sambil berbalik,membuat tuan Guntur marah.
"jika Arya ttp bersamamu aku akan mencabut hak waris atas dirinya .!!' ancam tuan Guntur
Lyla menghentikan langkahnya ,dan berbalik,
"aku mencintai kak dewa bkn krn harta dan kekayaan tp krn dia adalah kak dewa ku!!!.
aku mencintai nya apa adanya ,dan aku bisa pastikan ia akan memilihku dr pada semua harta anda,!' balas Lyla pasti ia segera berbalik dan keluar dr sana .....
to be continue...
__ADS_1