The Secret...

The Secret...
Bohong!!!!


__ADS_3

The secret


Hal 25


Arya begitu tergesa2 menuju apartemen lyla, setelah dua Minggu ia tidak bisa menghubungi Lyla dari Eropa, setiap hari ia mencoba menghubungi nomor lyla tapi tidak aktif, membuat ia begitu khawatir , ia secepat mungkin menyelesaikan pekerjaan nya dan kembali ke Indonesia, ia begitu khawatir kepada Lyla, apa yg terjadi hingga Lyla tidak bisa dihubungi sama sekali,


saat sampai di apartemen Lyla , kosong, Arya tidak menemukan Lyla, ia melihat lemari pakaian Lyla, pun kosong. seketika ketakutan menyelimuti perasaan Arya,


ia pergi ke tempat kerja Lyla, ternyata Lyla sudah berhenti bekerja 2 Minggu yg lalu,


"arhhhh!!!! Arya berteriak frustasi, ia bingung harus mencari Lyla kemana, lalu ia teringat Mira sahabat lyla,


ia mendatangi rumah Mira,


tapi Mira bungkam, ia tidak mau memberi tau Arya,


"bagaimana mungkin, kau sahabat nya tidak tau Lyla pergi kemana!!!!" teriak Arya yang


membuat mira sedikit takut, tapi Mira tetap tidak mau mengatakan nya, karna ia sudah berjanji kepada Lyla,


*****


Arya pulang kerumahnya dengan langkah gontai ia memasuki rumahnya, saat ia akan menaiki tangga, ia melihat beberapa pelayan mengangkat kotak yg akan di bawa ke ruangan kakeknya,


"apa itu?" ucap Arya


pelayan yg tidak tau apa2 itu pun memperlihatkan isi kotak kepada arya,


betapa terkejutnya Arya melihat isi kotak tersebut yg ternyata adalah undangan pertunangan yg terdapat namanya di atas kertasnya,


wajah Arya mengeras menahan amarahnya, dengan tergesa ia pergi keruangan kakeknya,


"APA MAKSUD SEMUA INI!!!!!" teriak Arya memecah keheningan malam,


kakeknya yg melihat undangan yg dilempar di atas meja kerjanya oleh Arya paham arah pertanyaan Arya,


tuan Guntur hanya diam,


"kenapa kakek melakukan semua ini!!?" apa kakek juga yg telah membuat Lyla pergi dari ku?!!!!" ucap Arya keras,


"gadis itu yg meninggal kan mu, kenapa kau marah kepada kakek mu" ucap tuan Guntur tenang


"lupakan gadis itu, menikah lah dengan Amanda, itu yg terbaik untukmu" lanjut tuan Guntur


"terbaik untukku?" Arya tersenyum getir,


"aku hanya akan menikah dengan gadis yg aku cintai , dan gadis itu adalah lyla!!! ucap Arya keras, ia lalu pergi meninggalkan kakeknya yg terlihat sedang menahan amarahnya,


ia masuk ke kamarnya, "jedueerrr!!! suara pintu yg ditutup Arya dengan kerasnya , ia lalu merogoh sakunya mengambil handphone nya dan menelpon seseorang, " segera temukan Lyla secepatnya, lakukan apa pun untuk menemukannya !!!" perintah Arya di telpon,


****


pagi ini cuaca sedikit mendung, di sebuah rumah sederhana terlihat seorang gadis tengah bersiap melakukan aktifitas nya,


Lyla yg bersiap berangkat bekerja di salah satu rumah makan yg ada di daerahnya, wajahnya terlihat pucat dalam dua Minggu ini,. dan ia sering merasa mudah lelah dan pingang bagian kanannya terasa nyeri teramat sangat,


akhirnya ia mengurungkan niatnya untuk bekerja, dan pergi ke rumah sakit dekat rumahnya untuk mengecek kesehatannya, setelah menelpon pemilik rumah makan untuk meminta izin ,ia pun pergi ke rumah sakit,


"nona Kalyla !!!" panggil seorang suster di rumah sakit tersebut,


Lyla yg duduk di kursi antrian pun berdiri mendatangi suara tersebut,


"silahkan masuk nona" ucap suster mempersilahkan Lyla masuk ke ruangan dokter yg sedang bertugas hari itu,


"lylaaa, Kalyla Nindita admaja???! ucap dokter tersebut, begitu melihat wajah Lyla,


Lyla bingung "siapa ?? " batinnya


"ini aku, dani , ucap dokter tersebut mengingat kan Lyla


"Dani?" Lyla tersenyum setelah mengingat si pemilik nama Dani, teman SMA nya dulu yg membantunya mencari pekerjaan, orang yg dulu sempat menyatakan perasaan kepada Lyla,


"aku sedikit lupa karna kau sekarang memakai kaca mata,


"bagaimana kabar mu dan? ucap Lyla memulai percakapan,


"aku baik, kau sendiri bagaiman?" tanya dani


"aku tidak akan ada di sini jika aku baik2 saja" ucap Lyla sambil tersenyum,


"oh, benar juga,, " Dani terkekeh mendengar jawaban Lyla,

__ADS_1


"baiklah kita lanjutkan nanti ngobrol nya , sekarang kita mulai pemeriksaannya" ucap Dani sambil menunjuk ke arah tempat tidur untuk memeriksa pasien,


setelah selesai melewati serangkaian pemeriksaan seperti tes darah, usg , tes urin dan biopsi, Lyla pun disuruh menunggu hasilnya,


****


Dani menghela nafas melihat hasil pemeriksaan Lyla,


Lyla yang melihat raut wajah Dani segera bertanya " bagaiman hasilnya dan?"


"bagaiman selama ini kau hidup, hingga kau tidak memperhatikan kesehatan mu? " tanya dani , Lyla mengernyitkan dahinya ia tak mengerti,


"Lyla sudah berapa lama kau mengalami sakit seperti ini? tanya dani,


"dari 5 th yg lalu aku sudah merasa sering drop , kelelahan dan sering pingsan" ucap Lyla


"apakah kau tidak pernah memeriksakan kesehatan mu sebelumnya?"


"belum... " jawab Lyla pelan


lagi2 Dani menghembuskan nafasnya, "dengar Lyla kedua ginjal mu mengalami kerusakan, ucap Dani pelan,, " membuat Lyla membulatkan kedua matanya, ia tak percaya,


"kau harus segera menjalani operasi transplantasi ginjal" lanjut Dani


"apa Operasi??" tanya Lyla tak percaya,


"iya , jika dibiarkan terus menerus akan berbahaya bagi mu,


"sebelum menemukan ginjal yang tepat, kau setidaknya harus dirawat dan melakukan cuci darah agar kondisimu membaik"


Lyla terdiam, ia tidak percaya dengan apa yg ia dengar, cuci darah? operasi? berapa banyak biaya yg harus ia cari untuk melakukan semua itu, pikir Lyla


Dani melihat Lyla Dengan tatapan iba,


bagaimana tidak gadis yg dulu disukainya mengalami hal seperti ini,


"lyla...!"


panggil Dani membuyarkan lamunan lyla


"apakah tidak ada jalan lain?" ucap Lyla


Dani mengernyitkan dahinya,


" baiklah kalau begitu aku buat kan resep obat untuk sementara ini, tapi ingat kau jangan banyak beraktivitas," jawab Dani


sambil menulis sebuah resep,


*****


disebuah ruangan kantor yang terlihat mewah, terlihat seseorang pria yg sedang memegang handphone di telinganya,


"apakah kalian sudah menemukannya?" ucapnya


"di Bogor!?, baik , aku akan segera kesana,"


pria yang tidak lain adalah Arya itu segera menutup telepon dan bergegas pergi dari ruangan itu ,


ia melajukan mobilnya ke alamat yg sudah sangat ia kenal arah jalannya,


"Lyla , tunggu aku " ucapnya,


setelah memakan waktu 2 jam ia sampai disebuah rumah sederhana yang menyimpan banyak kenangannya bersama Lyla, ia mengetuk pintu , memanggil nama Lyla tapi tidak ada sahutan,


ia lalu pergi mencari Lyla di sekitar rumahnya, menelusuri jalanan dengan mobilnya berharap akan bertemu dengan gadis yang sangat ia cintai,


******


Lyla pulang diantar oleh dani, karna jam praktek Dani pun sudah usai, Lyla sempat menolak tapi Dani memaksa nya, karna tidak enak ia pun mengiyakan tawaran Dani,


di dalam mobil Lyla hanya melamun, entah apa yg dilamunkan, mungkin ia memikirkan betapa kejamnya takdir terhadap dirinya,,


Dani yg melihat itu segera memulai percakapan,


" kau tinggal sendiri di sini?" tanya dani


"iya.. "jawab Lyla pelan


" lalu kakak mu, dimana?" tanya dani lagi


Lyla hanya terdiam, wajahnya terlihat semakin murung

__ADS_1


Dani yang melihat perubahan ekspresi Lyla pun tak meneruskan pertanyaan nya,


Dani membelokan mobilnya kesebuah restoran dipinggir jalan raya,


"kenapa kita kesini? tanya Lyla


"aku lapar, tadi siang belum makan," ucap dani


"tapi aku ingin pulang" jawab Lyla


"iya, setelah kita selesai makan" ucap Dani sambil tersenyum,


Lyla hanya menghembuskan nafas, menuruti ajakan temannya,


Dani dan Lyla duduk di kursi restoran dekat jendela besar,


mereka makan sambil berbincang, Lyla tersenyum tatkala Dani membuat sebuah lelucon untuknya ,


tanpa mereka sadari sepasang mata sedang memperhatikan mereka dari luar restoran, tatapan marah terlihat jelas Dimata itu,


ia turun dari mobilnya dan memasuki restoran tersebut, dengan tangan terkepal ia berjalan mendatangi meja itu, tanpa berkata2 dan..


"BUGHHH!! sebuah pukulan mendarat di pipi Dani, membuat Dani terjungkal ke belakang ,


Lyla terkejut dengan apa yg ia lihat,


"Dani..! teriak Lyla , ia langsung berdiri dan hendak menolong Dani


tapi tangan Lyla langsung di cegkram oleh Arya, ia menarik paksa Lyla keluar dari restoran, ia sudah tidak memperdulikan orang2 yang sedang memperhatikan nya..


"kakak lepasan aku!!!" pinta Lyla, Arya tak bergeming dia tetap menarik paksa Lyla,


akhirnya Dengan sekuat tenaga Lyla menghempaskan tangan Arya hingga pegangannya terlepas,


Arya tertegun melihat itu, amarahnya semakin memuncak, "apa yang kau lakukan??!" bentak Arya


" seharusnya aku yang bertanya , apa yg kakak lakukan?!!" balas Lyla


Arya memandang Lyla Dengan tatapan marah, "kenapa kau pergi meninggalkan ku?! apa kurangnya aku dibandingkan laki-laki tadi!!? hardik Arya keras,


"apa?!" Lyla tidak percaya dengan apa yg ia dengar, "kakak pikir aku meninggalkan kakak karena laki-laki lain!?? "tanya Lyla tak percaya,


"lalu , apa ini,?!! katakan pada ku Lyla apa yang sebenarnya terjadi?!" pinta Arya


Lyla hanya diam, ia memalingkan pandangannya dari Arya


"apa kau tidak pernah mencintaiku?"tanya Arya lagi, membuat hati Lyla teriris mendengar pertanyaan itu,


JAWAB AKU LYLA!!!! teriak Arya sambil mencekam kedua bahu Lyla dan mengguncangkan nya,


lyla melepaskan cengkraman Arya secara kasar, membuat Arya tertegun dan menatap Lyla nanar,


"katakan Lyla , kenapa kau melakukan ini, apa kau benar tidak mencintaiku ?! " tanya Arya lagi


"Iya!!! "jawab Lyla singkat


membuat Arya terkejut, bukan jawaban seperti itu yg ia harapkan,


"kau bohong?! sanggah Arya tak mau mempercayai kata2 Lyla,


"kenapa kau memalingkan wajah mu?!, tatap aku dan katakan bahwa kau benar-benar tidak mencintaiku !?" lanjut Arya


Lyla lalu menatap mata Arya, ia melihat ada luka dimata itu, sungguh ia tidak tega melihat mata Arya dengan tatapan itu, tapi sedetik kemudian Lyla mengatakan,


"aku sudah tidak mencintaimu kak, jadi aku mohon lupakan aku, biarkan aku hidup dengan jalan ku sendiri!!" ucap Lyla


deg,,! membuat hati Arya begitu terluka mendengarnya, Arya terdiam ,ia tidak bisa berkata 2 lagi.


Lyla pergi meninggalkan Arya, Lyla naik kedalam taxi dan pergi menjauh dari tempat itu,


Arya masih tak bergeming, ia benar2 tidak percaya dengan apa yg ia dengar, rasanya begitu sakit , dadanya sesak , "arhhh!!!!! ia berteriak menumpahkan kekesalan nya, air matanya tak terbendung lagi, ia terisak dan meneriakkan nama orang yg telah melukai hatinya "LYLAAA!!!!!"


****


Lyla pulang dengan langkah gontai, waktu sudah malam saat ia sampai di rumah, ia membuka pintu rumahnya dan masuk ke dalam rumah, saat ia akan menutup pintu,


tiba-tiba sebuah tangan mendorong pintu itu, membuat Lyla terkejut,


kak Arya....?!


to be continue...

__ADS_1


__ADS_2