The Secret...

The Secret...
Ada apa dengan Lyla?


__ADS_3

The Secret


Hal 36


Pagi di villa itu diawali dengan suara muntahan dari Lyla,


"huuuekkk, huuuekkkk.." Lyla memuntahkan semua makanan yang baru saja ia makan ke dalam wastafel, dengan lembut Arya mengelus punggung Lyla ,Arya lalu mengambil tissue dan mengusap bibir Lyla yg basah, setelah Lyla selesai muntah.


"apa kamu baik-baik saja sayang?" tanya Arya cemas karena wajah Lyla terlihat sangat pucat ,


"iya kak, Lyla tidak apa-apa" jawab Lyla menenangkan suaminya.


"sayang , ayo pergi ke dokter bersiap2 lah" ujar Arya, saat Lyla sedang termenung di tepi tempat tidur mereka ,


Arya lalu berjongkok di depannya ,ia memperhatikan wajah Lyla dengan seksama ,tidak ada respon, gadis itu tidak mendengar apa yang Arya ucapkan tadi ,


"lylaaa" panggil nya sekali lagi di depan gadis itu , baru Lyla mendengar panggilannya,


"kamu tadi melamun ?" tanya Arya dengan wajah sedih, Lyla hanya tersenyum, ia memeganggi pipinya Arya,


"kakak, wajahmu kenapa terlihat sedih ? ada masalah ?" tanya gadis itu khawatir,


Arya tidak menjawab ,ia langsung memeluk lyla ,


"kita pergi ke dokter ya, untuk memeriksakan kandungan mu ," ucap Arya sesaat setelah ia melepas peukannya ,


Lyla hanya mengangguk ,


" bersiaplah kita berangkat sekarang ," ajak Arya


mereka lalu pergi ke klinik di kawasan itu, di klinik tersebut fasilitas nya cukup lengkap, ada juga dokter kandungan Disana,


sesampai disana Lyla diperiksa secra keseluruhan,


"dia hanya punya satu ginjal ,"ujar dokter itu , Arya mengangguk ,


dokter itu lantas menghampirinya ,


"kehamilannya mungkin akan membuatnya cepat merasa lelah, karena ginjal nya hanya satu akan bekerja ekstra,"jelas dokter itu,


"perhatikan istirahatnya , makannya dan kesehatannya ," lanjut dokter itu memberi nasehat pada Arya ,membuat Arya dilanda kecemasan ,setelah selesai ia pun menjemput Lyla yang ada diruang perawatan,


"bagaimana kak?"tanyanya penasran,


Arya memandangi Lyla ,ia sdikit tersenyum.


"kamu tidak apa-apa , hanya saja karna ginjal mu satu ,jadi kamu mungkin akan merasa mudah lelah selama kehamilan " jelas Arya pelan ,


lyal mencoba utk tersenyum,


"it's okey,"ucap Lyla yg tdk ingin membuat suaminya khawatir,


lyla memeluk Arya dan menepuk-nepuk punggug laki-laki itu membuat Arya kaget ,


"heh...biasanya aku yg menenangkan mu ,dengan menepuk-nepuk punggung mu ," canda Arya ,Lyla tertawa kecil,


saat Lyla tertawa , Arya lalu diam untuk melihat tawa itu ,ia baru sadar jika sejak mereka tinggal di villa , Lyla tidak pernah tertawa seperti dulu ,


"aku akan berusaha membuat tawa itu agar tetap bersemayam di wajahmu Lyla" batin Arya berjanji,


setelah semuanya selesai mereka kembali ke villa,


Arya memutuskan untuk istirahat hari itu ia ingin bersama dengan Lyla seharian di villa


Arya terlihat sedang memasak di dapur,


"kenapa kakak yang masak ?" tanya Lyla, saat baru saja keluar dari kamar menuju dapur


"ehm...aku ingin kamu mencicipi resep terbaruku,"jelas Arya asal,


Lyla tidak membantah,ia lalu pergi ke meja makan ,hendak menyiapkan peralatan makan , tapi keburu di cegah oleh Arya,


"kamu jangan bergerak ,duduk saja ,menunggu makanan tersedia ,'' jelas Arya yang menuntun Lyla duduk di kursi meja makan,


tidak berapa lama mknan pun telah siap,


dan mereka berdua pun makan dengan lahapnya.


sejak pulang dari klinik kondisi Lyla mulai membaik, meski masih sering muntah , tapi ia baik-baik saja secara keseluruhan ,


membuat Arya merasa lega,


Tapi disaat kondisi tubuhnya yg menyangkut kehamilannya membaik , Lyla justru sering mengalami sakit kepala, walau tidak terlalu parah dan sering, hanya sesekali, hingga ia pun tidak memberitahukan pada arya.


"mungkin juga pengaruh dari kehamilan ini ," pikirnya ,sambil memegang perutnya yg sdh agak sdikit terlihat berisi ,krn usianya sdh melewati 3 bulan.


*****


sore itu Lyla dan Arya baru pulang jalan-jalan dari kebun strawberry, ketika sedang melewati jalan raya , Lyla berhenti ,ia lupa ia ingin membeli sesuatu,


"ada apa Lyla ? knapa berhenti ?"tanya Arya ,

__ADS_1


Lyla lalu melihat toko diseberang jalan raya ,


"aku ingin ketoko itu sebentar kak ,ada yg ingin Lyla beli,"pamit Lyla , Arya mengangguk dan hendak mengantar,


"kakak tunggu disini saja, aku hanya sebentar" cegah Lyla ,


Lyla lalu segera menyeberang kesisi jalan ,saat sudah selesai belanja,


Lyla pun segera kembali ke tempatnya Arya , ketika sedang menyebrang, tiba-tiba kepala Lyla terasa sedikit sakit, telinganya berdengung.. ia berhenti sejenak lalu berjalan sedikit agak lambat untuk menahan sakit di kepalanya,


bersamaan dg itu ada sebuah mobil melaju dari arah kanannya dengan kecepatan sedang,


Arya yang mengetahui hal itu segera berteriak memberi tahu Lyla , karena jarak mobil itu yg masih jauh,


"LYLAAA , cepat kesini ..!' teriak Arya ,tapi Lyla tetap tak bergeming ,membuat Arya sedikit cemas ,ia pun meneriakinya lgi ,hingga berkali2 ,tp ia sama sekali tdk mendengar apapun ,


karena melihat mobil itu semakin dekat , Arya lantas menghampiri gadis itu dan menarik tubuhnya ketempat yg aman, Arya terlihat cemas ,ia marah pada Lyla ,


"Lyla ,,knapa kmu tdk dengar td teriakan kakak?" Arya marah dg gadis itu ,


"kakak tadi berteriak memanggil Lyla ? kapan ? kok Lyla nggak dengar sama sekali ?" jawab gadis itu bingung,


deg! membuat Arya terkejut. diraupnya kedua pipi Lyla, dipandanginya dengan seksama gadis itu ,yg membuat lyla semakin bingung,


"kakak knapa ?"


Arya tidak menjawab ,ia memeluk erat Lyla ,


"aku mohon ,jangan sampai terjadi sesuatu pada dia tuhan," batin Arya berdoa,.


*****


sementara itu ,di kota mira sedang lunch dgn Dani sambil membicarakan masalah nya Lyla dan Arya,


"aku tdk habis pikir jika mrk berdua adl saudara kandung ,' ujar mira ,


"kmu tahu dr mana ?" tanya Dani


"dari sekretaris nya Arya si haris, waktu aku kerumahnya Arya untuk bertemu Lyla, tapi ternyata Lyla pergi dari rumah itu, aku bertemu dengan Haris dan mengorek informasi darinya" jawab Mira


"padahal mrk berdua saling mencintai ," ucap mira sambil meminum minumannya .


dani diam saja mendengar hal itu ,ia sdg memikirkan hal lain,,,,"apa bener jika Arya dan Lyla saudara kandung ? seingat ku saat operasi transplantasi ginjal....ahh..aku hrs menyelidikinya, krn ada sesuatu yg ganjal," batinnya berpikir.


*****


saat sampai di villa , Arya lantas menyurh Lyla istirahat,ia tdk ingin gadis itu merasa kelelahan meski sedikit ,


"tapi kak , Lyla ingin membuat


cookies,buat2 anak2 TK yg sekolahnya dekat kebun strawberry," sahut Lyla berusaha menolak,


Arya lantas berdiri tepat didpnnya,


'kmu boleh menyenangkan anak2 itu,tp kmu jg hrs membagi perhatianmu pada bayi kita,''


Arya memegang perutnya Lyla ," anak kita ini jg butuh istirahat,' lanjutnya sambil mengusap lembut perutnya Lyla ,


gadis itu paham ia pun tdk membantah lgi dan segera pergi tidur.saat ia memastikan Lyla sdh tertidur , Arya pergi ke ruang kerjanya ,


ia mengingat semua keanehan yg ada dlm diri Lyla ,gadis itu sering sakit kepala,kadang secara mendadak kaki2nya tdk bisa digerakkan, lalu matanya tiba-tiba tdk bisa melihat dengan jelas ,dan yg baru2 ini pendengarannya yg bermasalah,


"apa yg sebenarnya terjadi pada diri.lyla ?"pikir Arya dgn sangat cemasnya ,


ia segera menghubungi Dani dan menceritakan semuanya ,


meski bkn dokter yg ahli penyakit saraf ,tp mendengar penjelasan Arya Dani mengatakan ada masalah dengan saraf dikepala lyla,


"Arya ,usahakan kmu bawa Lyla kerumah sakit disini peralatannya lbh lengkap dan canggih ,agar Lyla di periksa secara keseluruhan," saran Dani . Arya pun menyanggupi hal itu.


maka setelah hari itu ,ia berencana membawa Lyla kerumah sakit ,sblm melanjutkan perjalanan ke panti ,


"kak jd hari ini kita akan pergi ke panti nenek ?"tanya lylaa ,saat melihat arya mengemasi brg2 mrk dan menaruhnya ke dalam koper,


"iya Lyla ,hri ini kita pergi kesana ,tpi sebelmnya kita mampir ke rumah sakit," ucap Arya , yang membuat lyla mengernyitkan dahinya ,"rumah sakit lagi ? " batin Lyla


****


setelah sampai di rmh sakit , Arya dan Lyla disambut oleh Dani ,laki2 yg pernah memendam cintanya pada lyla , ia sedikit kaget dg kondisi Lyla yg sdg mengandung,meski saat itu Lyla memakai baju agak longgar tpi tetep saja perutnya itu tdk bisa disembunyikan,


Lyla segera masuk keruang periksa,setelah Arys meyakinkan Lyla bahwa ia hanya ingin memastikan tentang keadaan bayi mereka.


setelah Lyla masuk ruang pemeriksaan ,kedua laki2 itu masuk kesebuah ruangan,Dani menatap Arya dg tatapan tdk suka , Arya menyadari hal itu,


"langsung saja apa yg ingin kmu bilang padaku?" ujar Arya tanpa basa basi


"kmu tahukan ginjal Lyla hanya satu,dan dgn adanya masalah-masalah kalian, kamu justru membuat lyla hamil,apa kmu tidak sadar bahaya yg akan menimpa Lyla dan bayinya nanti?" tanya dani dengan sedikit nada menghardik , membuat Arya terdiam.


tidak lama kemudian, dokter muda itu lantas membaca laporan kesehatannya Lyla yg baru saja diantarkan oleh seorg staff,


"bagaimana hasilnya ?' tanya Arya yg penasaran ,

__ADS_1


dani lalu menatap arya


"Arya untuk saat ini aku blm berani memastikan tentang penyakitnya Lyla , karena menurut laporan ini ,msih ada beberapa yg butuh diteliti lagi, nanti jika sudah selesai aku akan menghubungimu,'


Arya menghela nafas," baik lah , kalau bgitu aku harus pergi dulu,'' ucap Arya berpamitan.


ia lalu menuju tempatnya Lyla ,dan sgera pergi meninggalkan rmh sakit itu.


******


didalam mobil , Arya memikirkan banyak hal, tentang biaya untuk Lyla jika memang harus di operasi dan biaya melahirkannya nanti,yg semuanya membutuhkan banyak uang ,


"aku hrs kembali kerumah utama dulu ,utk mengambil uang dan barang berhargaku,"pikir Arya


Lyla yang melihat raut wajah Arya yg seperti sedang memikirkan sesuatu langsung bertanya


"kakak ada apa ?" tanya Lyla khawatir,


laki-laki itu menggeleng,


"tdk ada apa2,"ia menatap wajah cantik itu, dan mengelus pipinya,


"lyla, kakak harus mengambil beberapa uang yg kakak simpan, tapi kakak khawatir jika mengajak mu kerumah kakek, kakak juga tidak bisa meninggalkan mu sendirian" jelas Arya,


Lyla berpikir sebentar,


"ehm,,,antarkan aku ke rumah mira saja ," sahutnya senang,


sdgkan Arya langsung menyetujui hal itu.ia lantas memacu mobilnya lgi menuju tempatnya mira.


*******


Lyla melambaikan tangan saat mobilnya arya melaju meninggalkannya didpn rmhnya mira ,


"lylaaaaa.!!" pekiknya keras , Mira yang melihat sahabatnya langsung memeluk dan menyuruh sahabatnya itu masuk,


saat lyla berada didktnya ,mira baru menyadari jika sahabatnya itu sdg hamil,


"ia memberikan air putih pada lyka ,


"terima kasih ra," ucap Lyla


'' lylaaa, saat ini kmu sedang .." tanya mira dengan hati-hati,


kata katanya terhenti krn mendadak Lyla menutup mulutnya utk muntah,ia merasa mual saat mencium bau makanan yg menyengat yg kebetulan sdg di masak mira,.


ia menuju kamar mandi untuk meluapkan rasa mualnya


setelah agak baikan Lyla duduk kembali di dpn mira ,


"kmu tdi mau tanya apa ?''


mira terlihat ragu ,"itu ..kmu sdg hamil?'


Lyla mengangguk,


"hamil anaknya Arya ?' tanya mira lgi,


"iya ,memangnya knapa ?''


mira bingung utk menjwab."tp katanya kalian adalah kakak adik," ucap mira ,membuat Lyla merasa sedih,


"jika memang kami kakak adik ,apa kami tdk boleh saling mencintai ?"


mira terdiam,


Lyla tersenyum,


"aku tahu pikiran kamu pasti menganggap bahwa kami telah melakukan hal yang sangat salah ,krn melanjutkan hubungan ini,bahkan saat ini aku sdg mengandung anaknya ," Lyla lalu menunduk memandang perut nya dan mengelusnya ,


"tapi Ra , aku benar-benar sangat mencintai kak arya ,dan aku tidak perduli dgn status kmi berdua,aku sdh cukup bahagia ,saat mengetahui bahwa aku sudah menandung anaknya kak Arya ," lanjut Lyla pelan sambil menghapus air matanya yg terlanjur mengalir dipipinya ,


membuat mira merasa prihatin ,ia lantas memeluk sahabatnya itu,


"sudah la, kamu jangan bersedih, kasian bayi yg kamu kandung, aku akan selalu mendukungmu , kamu jangan khawatir ya" ujar mira berusaha menghiburnya.


*****


sementara itu Arya yang sudah sampai dirmhnya ,langsung masuk menuju kamarnya dilantai atas ,utk mengambil beberapa uang barang berhrganya ,saat ia hendak keluar sebuah teriakan menghentikannya ,


"mau kmana kmu ?' tanya tuan Guntur dgn tegasnya ,


"bkn urusan kakek," jawab Arya sambil lalu,


"BERHENTI...!! atau kalo tidak ,kmu akan tahu akibatnya ," ancam tuan Guntur yg disusul dg beberapa pengawal mengelilingi Arya berusaha utk menghalanginya....


*******


di panti nenek Ningsih sdg sibuk membereskan beberapa dokument tentang data diri anak panti.ketika tdk sengaja melihat sebuah foto terjatuh,ia tersenyum menatap foto itu,yaitu foto sepasang suami istri yg terlihat bahagia dg menggendong bayi perempuan mereka yg terlihat menggemaskan.


to be continue.....

__ADS_1


__ADS_2