The Secret...

The Secret...
Tatapan berbeda...


__ADS_3

The Secret


hal 7


malam itu lyla tertidur di pelukannya dewa,


saat pagi menjelang ,ia terbangun ,dan sdikit bingung dg suasana kamarnya yg berbeda,


"aku dimana?" tanyanya sambil memegang kepalanya yg terasa sakit,krn semalaman menangis,


ia melihat dirinya di cermin, keadaannya sgt kacau ,matanya bengkak dan merah,,


ia teringat jika td malam ia menangis dan dewa menenangkannya hingga ia tidur di pelukannya dewa,


ia pun masuk kamar mandi dan membasuh wajahnya, setelah selesai dari ritualnya di kmr mandi ia pergi keluar,


di ruang makan ia mendengar suara penggorengan yg sedang di pakai utk memasak dari arah dapur ,dan ia langsung tahu siapa yang memasak ,dewa kakaknya.


ia lalu menjatuhkan dirinya di kursi makan ,ia teringat lagi semua peristiwa itu,dan ia mulai menangis lgi,


dewa yg sdh selesai menyiapkan sarapan berupa telur mata sapi dan nasi goreng menghamprinya ,ia terdiam melihat lyla yg menidurkan kepalanya di meja,


"Lyla... !" panggilnya lembut,


gadis itu segera menghapus air matanya,


"kakak.." jwbnya sewajar mungkin.


dewa lalu duduk di dpnnya,


ia memandangi lylab,ia tahu ini adalah hal tersulit yg dialami oleh Lyla ,gadis yg selama belasan thn menerima limpahan kasih sayng dari 0rg tuanya dan hidup dg berkecukupan ,namun sekarang ini ia sdh kehilangan semuanya,


"Lyla, kakak tahu kmu merasa sgt sedih ,tp jgn sampai mempengaruhi kesehatanmu,


kamu tdk bisa bgini teruss menerus." lanjut dewa ,


lyla diam saja ,ia mencerna baik2 perkataan dewa, iya.. kakaknya benar,jika ia begini terus ,itu justru akan menambah beban bgi kakaknya. kakak yg selalu menolongnya dan sdh melindunginya selama ini.


"maaf kak, Lyla janji ,tadi malam , adalah malm terakhir Lyla menangis seperti itu," ucap lyla ,pelan ,


dewa mengangguk.


"kakak harap kmu memegang janji kmu itu,'


Lyla pun mengangguk sambil tersenyum ,


"tersenyumlah Lyla ,krn senyummu itu adlah kekuatan bagiku." batin dewa,


"lyla ,uang yg ditinggalkan ayah dan ibu adl uang utk pendidikan kita saja, sdgkan utk keperluan lain nya kita hrs cari sendiri,"jelas dewa ,sambil memberikan telur mata sapi utk Lyla ,"makanlah ,"


Lyla memakannya," terus apa rencana kakak,?" ia menyuapkan nasi kedalam mulutnya ..


"kmarin kakak sempat bicara sebentar dg paman danu ,agar ia mau menerima kakak ,kerja direstorannya,"


lyla menghentikan makanannya."kalo bgitu lyla jg ingin bekerja,"


dewa dg cepat menggeleng."tdk usah,kmu fokus saja belajar ,utk yg lainnya biar kakak yg urus."


"oh ya ,bsok lusa kita sdh bisa masuk sekolah,"lanjut dewa,


"sekolah di mana , kak?"


"Di global mandiri high school "


******


global mandiri high school adalah ,salah satu sekolah favorite didaerah itu,sekolah yg memiliki,prasarana lengkap dan segudang prestasi yg pernah diraihnya,menjadikan sekolah itu cukup pretisius di kalangannya.


dewa dan lyla, sama-sama ada di tingkat akhir ,tpi mrk beda ruang kelas,

__ADS_1


jika dilihat dr umur , dewa sdh tdk pantas utk high school, krn dullu wkt kecil ia sempat berhenti sekolah selama dua th jadi sekarang ia berada di kelas yg sama dgn Lyla,,


dewa termasuk anak yg jenius dan pintar,hal inilah yg dulu sering membuat tuan admaja bangga padanya saat penganbilan nilai di sekolah,krn ia selalu rangking pertama,


"aku merasa dewa bkn anak sembarangan,otak nya cemerlang dan jenius,sayang org tuanya menyia2kannya," ujar tuan admaja pd istrinya ,seminggu sblm kecelakaan itu ,sesaat setelah ia menngambil raportnya dewa.


dewa dan lyla sedang berjln di koridor kelas,setelah mrk keluar dr ruang kepala sekolah,


"Lyla itu kelas mu,sdgkan kelas kakak ada seberang,"ucap dewa,


"setelah pelajaran selesai,kmu jgn pulang sendiri, kakak akan menunggumu di gerbang sekolah,kita akan pulang sama2,"


Lyla mengangguk," iya kak"


setelah itu mrk masuk kekelas masing2,saat itu kelas Lyla sdg diisi pelajaran sastra yg di ajarkan oleh seorg guru yg bernama bu Rini ,oleh guru tdi lyla diminta menperkenalkan diri,baru setelah itu ia duduk disamping seorg gadis berkacamata yg belakangan ia ketahui bernama mira,


"hai..!' sapanya ramah, Lyla hanya tersenyum,


"nama kmu td , kalyla ya ?"


"iya ,tp kmu boleh memanggilku , Lyla ,"


"Lyla ? ehm..namamu bagus," gadis itu tersenyum simpul.


"terima kasih,"


hari pertama sekolah lyla tdk menemui kesulitan berarti,krn mira sangat banyak membantunya,di hari pertama ia mengenal mira ia sdh bisa menilai ,kalo mira itu gadis yg baik,ramah ,dan ceria,saat melihat mira ,ia seperti melihat dirinya yg dulu


saat jam istirahat berdentang lyla memilih di perpustakaann,ia mencari beberapa buku untk bahan pelajarannya,krn mulai saat ini ia hrs berhemat.


sementara dewa ....


laki2 itu sedang berjalan seperti biasanya ia tdk terlalu memperhatikan org2 di sekitar nya ,wajahnya dingin tanpa senyum ,saat ia berjln dilorong yg menuju kelasnya Lyla ia tdk menyadari jika murid2 membicarakannya,terutama yg perempuan,


"ehm...tampan sekali cwok itu," gumam seorg gadis,


"iya ,ia trrlihat keren dan cool " sambung yg lain,


*****


"daniiiiii..kita kekantin yuk ," ajak seorg gadis pada cwok yg menegelamkan wajahnya di buku yg sdg ia baca,cwok itu pun menutup bukunya ,terlihatlah wajah tampannya


"maaf ,minzy,aku tdk lapar aku mau ke perpus," jwbnya pada gadis bernama min zy ,sambil lalu membuat gadis itu jengkel.


"dani....,secepatnya kmu hrs jd pacarku," gumamnya yakin.


*****


dewa sdh sampai di kelasnya lyla ,ia menyapu ruang kelas itu dg tatapan matanya,dan melihat tasnya Lyla yg tergeletak di meja no 3 dari dpn ,didkt seorg gadis yg sdg membaca buku pelajaran.


"permisi," ucapnya yg terkesan teguran daripada sapaan.


gadis yg ternyata si Mira , ia menghentikan bacaannya,dan menoleh,seketika ia bengong menatap wajah itu,


"wahhh tampan sekali cowok ini,"batinnya terpesona,,


dewa tdk terlalu peduli ,"dimana gadis ini ?" ia menunjuk tasnya Lyla,


"oh si lyla,,ergh,,dia a-d-a di per-pus," jwb Mira dg terbata2, dewa langsung pergi tanpa mengucapkan apapun.


"ya Tuhan dia tampan sekali ,tpi sifatnya ..." mira geleng2 kepala,"dingin bangettt, kayak es,,, gumamnya sambil tersenyum.


*******


"di perpustakaan Lyla yg sdh selesai memilih buku ,hendak keluar ,


tapi saat dipintu ia bertabrakan dg seserorg ,hingga buku2 jatuh dibawah,


"maaf" ucap lyla tanpa melihat org yg dirtabraknya yg ternyata murid laki2,

__ADS_1


"kmu anak baru ya?" tanyanya, Lyla pun mengangguk,"iya ,"


"kalo bgitu kenalkan aku dani," ia mengulurkan tangan,


"aku Lyla ," ucapnya sambil menjabat tangan itu,membuat dani tersenyum,tdk jauh dari sana dewa yg sdg menuju perpus melihat kejadian itu,raut mukanya mengeras saat melihat ,cowok itu tersenyum pada Lyla ,


"Lyla... !" panggilnya .gadis itu menoleh,ia mengngguk,


kmudian ia menoleh dani.


"maaf ,permisi aku pergi duluan," lyla pun segera beranjak dr sana dan menghampiri dewa.


dari belakang Dani memperhatikan Lyla ,


"cantik sekali gadis itu,tp sayang sdh ada yg punya," batinnya sedikit kecewa.


*******


malam harinya , Lyla mencoba utk memasak,ia benar2 kaku saat di dapur,ia tdk bisa membedakan mana minyak wijen dan mana minyak untuk menggoreng,


ia terlihat kerepotan,


dewa yg baru saja datang dr tmptnya pman Danu ,menahan senyum saat melihat wajah bingung Lyla , ia lalu segera turun kedapur utk membantunya,


"sudahlah biar kakak yg memasak utk malam ini .kmu duduk saja, dan tunggu ," ujar dewa ,


lalu dengan cekatan dewa mulai memasak, sedangkan Lyla sesekali membantunya mengambilkan wadah untuk tempat masakannya .


tdk berapa lama kmudian makan mlm sederhana mereka pun telah siap,dan mereka segera memakannya ,


setelah selesai , Lyla yg mencuci piring dan mangkoknya ,tp krn kurang hati2 ,piringnya jatuh dan pecah,saat ia membersihkan pecahannya,jarinya terluka ,dewa yg mengetahui hal itu segera menolongnya,


"kakak kan sdh bilang tadi ,biar kakak yg membereskannya,"ujjar dewa sambil memberi obat merah pada Lyla, tp gadis itu hanya diam saja dan menundukk ia terlihat sedih


"kmu knapa lyla ?apa lukanya sgt sakit ?" tanya dewa ,


Lyla menggeleng


"Lyla hanya merasa,bahwa Lyla tdk berguna,


Lyla hanya menyusahkan kakak saja ," jelas Lyla dg menahan tangis," Lyla hanya ingin meringankan beban kakak tp selalu saja menambah massalah,bgi kakak , Lyla bener2 tdk berguna ,," ia pun sdh tdk bisa menahan air matanya lagi,ia menangis


"sudahlah Kaka tdk menyalahkanmu " dewa berusaha menenangkannya,tp tangis Lyla makin keras,


dewa lalu memeluknya dan menepuk2 punggungnya ,membuat Lyla sedikit tenang,hingga beberapa saat mrk spt itu ,sampai Lyla berhenti menangis,


ia memberanikan diri menatap dewa,


"maafkan Lyla ya kak , Lyla menangis seperti ini lagi, Lyla lupa dengan janji Lyla sendiri,"jelaasnya di sisa2 tangisnya,dan ia menunduk lagi,


tangan kanan dewa memegang dagunya Lyla dan mengangkatnya ,membuat mata gadis itu menatapnya,lalu dg lembut mengusap air matanya,"jangan menangis lagi," ucapnya lembut dan singkat, tp tatapan dewa saat itu sulit diartikan oleh lyla, karena tatapan itu ,baru kali ini ia melihat dg jelas dimatanya dewa ,


tatapan yg seolah2 menyiratkan perasaaan yg berbeda bukan antara kakak kepada adiknya ,tpi lebih sbagai tatapan seorg kekasih pada org yg dicintainya,


Lyla hanya terdiam,krn jujur ia belum pernah merasa perasaan seperti ini sebelumnya .


pandangan pertama...


itulah saat yg memisahkan aroma kehidupan dari kesadarannya


itulah percikan api pertama yg menyalakan wilayah-wilayah jiwa


itulah nada magis pertama yg di petik dr dawai-dawai perak hati manusia.


pandangan pertsma kekasih adalah seperti roh yg bergerak di permukaan


air yg mengalir menuju syurga dan bumi.


by .kahlil gibran.

__ADS_1


to be continue...


__ADS_2