The Secret...

The Secret...
Saudara Sekandung??


__ADS_3

The Secret


Hal 31


malam itu setelah mkn malam , Arya dan lyla segera ,mengemasi pakaian mereka ,


dan seperti yg sudah-sudah , Lyla lah yang harus mengemasi kopernya Arya , sedangkan laki-laki itu seperti yang sudah-sudah pula hanya sibuk dg gatged2 nya,


saat kopernya arya selesai dikemas , Lyla pergi ke toilet sebentar, dan Arya......


"oh yg benar ? iya aku akan cek dulu sepertinya aku sudah siapkan tadi," ujarnya di telp,


Arya lantas menuju kopernya dan membukanya ,mencari sesuatu yg dimaksud,dan sayangnya barang itu ada di paling bawah, ia pun membongkar semuanya ,


"ah..ini dia ," ujarnya senang ,saat menemukan barang itu ,ia lalu kembali menelpon relasi bisnisnya tanpa mau menata kembali barang2 nya , tentu saja Lyla yg baru keluar dari kamar mandi dan melihat itu semua ,hanya bisa menghela nafas, untuk menahan emosinya yg mau meledak.


ia pun segera menghampiri Arya ,yg msh asyik bicara di telp,


"tuan Arya prakasa " panggil Lyla , jika ia sdg marah dengan Arya ,ia akan memanggil nama resminya,


Arya menatap Lyla ,tanpa menghentikan percakapan di telp,


Tapi saat melihat Lyla benar2 marah,ia segera menutup telp.dan mendekati gadis itu ,


"ada apa Lyla ..?" tanya Arya lembut.


ia masih belum tahu kesalahannya,


Lyla tidak segera menjawab,


ia menyilangkan kedua tangannya di atas dadanya, sambil melirik ke arah koper Arya,


Arya lalu melihat koper nya yg baru saja ia acak acak ,ia pun segera tahu masalahnya,ia hanya tersenyum menunjukkan giginya yg rapi, "maaf ," ucapnya lembut


"silahkan kakak kemas koper kakak sendiri" ucap Lyla, ia segera beranjak dari sana, sambil memanyunkan bibirnya,


Arya menahan senyum melihat tingkah Lyla, ia lalu merapikan kopernya lagi.


setelah semuanya siap ,dg diantar sopir , mereka berdua menuju landasan udara ,dimana pesawatnya arya sdh menunggu,


krn perjalanan dilakukan malam hari, sesampainya naik pesawat , Arya dan Lyla langsung menuju kamar tidur , untuk istirahat,


Lyla berbaring dgn membelakangi arya ,ia masih merasa kesal dgn peristiwa tadi,


"lylaaaa.." Arya menyentuh pundaknya


Lyla tdk mau menoleh ,ia pura2 sdh tidur,


"kau sdh tidur,?" Arya menanyainya ,sambil berusaha melihat wajahnya Lyla yg ditutupi dgn selimut.


"yeah..sayang skali padahal aku ingin menunjukkan sesuatu," pancing arya,


Lyla yg mendengar hal itu jd penasaran,


"kira2 apa yg ingin diperlihatkan kakak pd ku ya ?" pikir Lyla di dlm selimut.


sedangkan Arya menghadapkan wajahnya tepat di dpn wajahnya Lyla ,dan bgitu selimut itu di buka ....


"chup.." Arya mencium bibir mungil itu,


membuat Lyla kaget dan kesal,


"kakak ..!!'gerutunya ,


Arya tertawa,ia senang menggoda Lyla ,membuat gadis itu marah, atau membuat pipinya memerah,semua hal yg ada pada diri Lyla sgt ia sukai,


Lyla yg kesal hendak menutup kembali wajahnya dg selimut,tp buru2 dicegah oleh Arya ,


"aku ingin menikmati wajahmu,jgn ditutup,"pintanya pelan,


Arya yg sdh berbaring disamping Lyla ,Arya perlahan2 membalikkan tubuh gadis itu ,hingga ia dan Lyla berhadapan,


Lyla terdiam saat matanya tepat menatap Arya ,entah mengapa skrg hatinya berdebar tdk karuan,


Arya lalu bangkit tanpa memalingkan tatapannya pada Lyla ,mengunci pergerakan gadis itu dg matanya,


jantung nya Lyla berdetak lbh keras ,saat Arya ,pelan2 mendekatkan wajahnya utk menciumnya,


Lyla tdk kuasa utk menolak ,saat Arya menciumnya ia pun membalas ciuman Arya,


tapi ciuman lembut Arya menjadi semakin menuntut , Arya dgn penuh nafsu mencium Lyla ,ciuman nya sedikit kasar ,membuat Lyla sulit untuk bernafas lewat mulut, Lyla berusaha utk mengimbanginya ,hingga ia tersadar saat Arya hendak membuka kancing bajunya ,membuatnya ia segera melepas ciuman itu ,nafas mrk terengah2,krn nafsu yg tertahan ,


"maaf kak, Lyla belum siap", ujarnya singkat sambil beranjak dr tempat tidur , menuju kamar mandi,


Arya hanya diam dan menatapnya,ia sendiri terlihat bingung,


didalam kamar mandi Lyla membasuh wajahnya ,utk membuatnya tenang,setelah keadaannya lbh baik ,ia pun keluar ,


nampak Arya yang sedang duduk di ranjang,

__ADS_1


"maaf..." ucap Arya pelan,


Arya lantas bangkit dari tempat tidur,


"mlm ini kmu tidur saja disini, kakak masih ada sdikit pekerjaan," Arya lantas pergi ke luar kamar,


Lyla memandanginya dr belakang,


"maafin Lyla kak ," batinnya,


Arya duduk di sofa putih ,di kabin pesawat sambil membuka laptopnya mencari informasi ttg Tuscany,


tiba2 ia teringat sesuatu,ia merogoh kantong celananya mengambil sesuatu dari sana ,sebuah kotak cincin,ia lalu membuka dan mengamati cincin itu,cincin yg akan ia gunakan utk melamar Lyla,


perjalan dr Indonesia ke Italy , cukup memakan wkt panjang,


pagi harinya Arya membangunkan Lyla utk sarapan dulu,


"kira2 masih lama tdk ? perjalanannya ?" lyla yg sdg memakan sarapannya ,bertanya karena penasaran,


Arya melihat jamnya , "sekrg pukul 8 ,berarti tinggal sekitar 2 jam lgi kita sampai," jwb Arya ,


Lyla mengangguk paham.


******


Angin musim panas menyambut mereka saat sampai di Airport Milan Italy,


karena di Tuscany ,tdk ada landasan udara ,maka mrk transit di milan dan melanjutkan perjalanan ke tuscany dg mobil yg sdh disiapkan oleh org2 nya Arya ,


saat sampai di tuscany ,frederrick menyambut mrk berrdua ,ia membisikkan sesuatu ditelinganya Arya ,yg membuatnya senang,


"terima kasih ,fred!!' balas Arya ,


frederiick tersenyum sambil mengangkat jempolnya keatas,


Lyla yg melihat semuanya penasaran.


"ada apa kak ?"


"ehm...kita tdk jadi menginap di hotel," jwb Arya biasa,


Lyla kaget,"lalu kita akan tinggal dimana ?"


Arya mengajaknya kesbuah tempat, karena tdk terlalu jauh mrk memutuskan jalan kaki,


Lyla menatapnya dg takjub, saat ia melihat bangunan megah yg mirip istana,


"apakah itu sebuah rumah ?" tanya Lyla ,


Arya menggeleng,


"itu sebuah villa ,' mrk lalu masuk kesana , didalam villa yg indah itu terdapat dua kamar, Lyla dan Arya tidur dikamar terpisah, itu sengaja Arya lakukan agar ia bisa mengontrol dirinya untuk tidak menyentuh Lyla,


sesampainya disana , Arya dan Lyla istirahatt sebentar lalu mereka jalan2 disekitar villa itu,


Arya menyewa dua buah sepeda,yg akan mereka naiki,


"kmu msh bisa naik sepeda ,kan lyla ?" tanya Arya ,


Lyla mengangguk,


"tentu saja masih bisa ," selorohnya sambil segera mengayuh sepeda,


Arya dibelakangnya hanya tersenyum melihat Lyla ,kmudian Arya mengayuh sepedanya menyusul Lyla


mereka berdua bersepeda beriringan,


"kita mau kmana kak ?" Lyla memperlambat kayuhannya saat sampai di simpang jln,


"lurus saja ,nanti dpnnya baru belok kekiri," jwb Arya ,


setelah sampai Lyla terpesona dg pemandangan pohon2 anggur yg terhampar luas bak permadani,mrk berdua sekrg berada di jln menuju kebun anggur,


Lyla dan Arya segera masuk kedlm lewat jalan2 kecil disela2 pohon anggur,buahnya yg berwarna keunguan tergantung disela rantingnya,krn pohon anggur termasuk tanaman rambat ,jd ditopang oleh sejenis kayu ,yg berjejer di sepanjang perkebunan itu,kebetulan saat itu musim panen,dan sipemilik nya sdg memanennya ,


si pemilik memperbolehkan mereka memetik anggur ,tentu saja Lyla senang dgn hal itu.


dengan penuh semangt Lyla belajar memetik dan mengumpulkannya di tempat yg sdh disediakan.


"kau lelah ,Lyla ?' tanya Arya saat melihat wajah Lyla sedikit pucat,gadis itu tdk menjawab,ia mengipasi wajahnya dg topi yg ia pakai,


"lelah sih , tapi Lyla senang sekali ,memetik buah anggur tadi,"


"ingat ,kmu tdk boleh terlalu lelah," Arya mengingatkannya,


Lyla mengangguk


mereka menggiring sepedanya , karena villa mereka sdh dekat.

__ADS_1


saat makan malam Arya mengajak Lyla kesebuah restoran dekat perkebunan anggur.


saat selesai makan , Arya secara diam2 mengeluarkan cincin yg sudah ia persiapkan,saat itu mrk berdua mendpt tempat duduk di luar restoran dgn pemandangan kebun anggur diluar,


Lyla sdg memkn desertnya tiba2 Arya bangkit dan mendekatinya,


membuat Lyla menghentikan makannya,


Arya menatapnya ,membuat Lyla sedikit bingung." kakakmau apa ?" tanya Lyla


Arya lantas berlutut didpnnya ,


"maukah kau menikah denganku ?' Arya mengeluarkan cincin yg bermahkotakan blue diamond menyodorkan nya kepada lyla ,


membuat gadis itu tdk bisa berkata2 krn terharu,ia hanya menganggukkan kepala,senyum bahagia terlukis diwajahnya


Arya ,saat ia memasukkan cincin itu di jari manisnya Lyla .


Arya lalu mencium kening gadis itu ,"terima kasih Lyla " bisiknya lembut.


mereka di Italy selama 4 hari, mereka segera kembali ke Indonesia ,utk mengurus persiapan prernikahan mereka,


selama di dlm pesawat saat perjalanan pulang , Lyla lbh banyak tertidur,


ia sptnya kelelahan ,


sedangkan Arya masih mengurus beberapa pekerjaannya ,hingga ia tertidur disofa putih di kabin pesawat,


saat Lyla terbangun,dilihatnya Arya sedang tertidur di sofa,membuatnya merasa bersalah, ia lantas membetulkan bantalnya Arya dan menyelimutinya


"i love you, kak" gumam Lyla sambil memandang wajah tampan yg sdg tertidur itu.


hari sdh masih sore saat mrk berdua sampai ,sesampainya dirmh Arya segera menemui paman Bram , memintanya untuk menyiapkan pernikahannya,


"apa tuan besar sdh tahu ,ttg ini tuan muda?"tanya paman Bram


"tentang kakek nanti biar aku yg urus," arya


****


keesokkan harinya Arya mengantar Lyla pergi ke butik ternama Disana, untuk fiting gaun pengantin,


Lyla mencoba gaun pengantin yg sgt cantik,dg model simple tp elegant,ia dibantu oleh org2 butik saat memakainya ,


sementara Arya ,mencoba tuxedo nya berwarna hitam ,ia terlihat tampan dan gagah dg tuxedo hitam itu.


Arya sdg melihat dirinya dicermin,saat lyla secara pelan keluar dr ruang ganti,


Arya pun menoleh,dan saat ia melihat gadis itu memakai gaun pengantinnya,


Arya tdk bisa melepas pandanganya,


Lyla terlihat sgt mempesona,gadis cantik itu ,hanya bisa tersenyum ,membalas tatapannya arya.


******


sementara itu ,di rmh nya Arya ,beberapa pelayan sdg membersihkan kmrnya lyla, dan salah satu pelayan itu menyenggol brg nya Lyla hingga pecah, kebetulan paman Bram yg berada disekitar sana mengetahuinya ,ia lalu masuk ke kmrnya lyla


"ada apa ini ?"


"maaf ,td ia tdk sengaja menjatuhkan brgnya nona lyla," pelayan itu menyerahkan benda itu yg tdk lain adl jam weker,


"tdk apa2 ,lainkali kalian hrs hati2 .' ujar paman Bram ,pelayan2 itu lalu keluar, paman Bram sejenak melihat2 kmrnya Lyla, merasa sdh tdk ada apa2 ,ia lalu berbalik,


tapi mendadak langkahnya berhenti saat ia selintas melihat sebuah foto,yg ada di atas meja dekat ranjang,


ia segera berbalik dan mengambil foto itu,di perhatikann nya secara seksama foto keluarga nya Lyla yaitu foto Lyla dg ayah dan ibunya ,sontak paman Bram sangat terkejut saat melihat foto ayah dan ibunya lyla,


tangannya gemetar memegang photo itu,


"admaja?" bibir paman Bram bergetar menyebut nama2 itu.ia lalu teringat peristiwa 25 th yg lalu.saat ayahnya Arya sedang kritis karena kecelakaan yg ia alami ,ia memberitahukan pada nya bahwa istrinya sedang melahirkan di rmh sakit,ia akan melahirkan anak kedua mereka yg tdk lain adl adiknya Arya ,saat di rmh sakit ,ibunya Arya yg mengalami pendarahan hebat tdk bisa bertahan ,ia pun memasrahkan bayi perempuan yg baru dilahirkannya kpd paman bram.


paman Bram yg juga sahabat ayahnya Arya mendapat kepercayaan utk merawat anak mrk yg tdk lain adl cucu tuan Guntur ,menbuat paman Bram bingung karna ia harus menyembunyikan nya dari tuan Guntur sesuai dengan wasiat Aditia,


paman Bram lantas memberikan Arya kpd sepasang suami istri yg mengaku blm punya anak, sdgkan bayi perempuan itu ia berikan pada teman sekolah nya dulu yaitu admaja dan istrinya,


"kmi berdua berjanji akan merawat bayi perempuan ini dg sebaik2nya ..' ucap admaja pada paman Bram saat itu.


"jangan2 ,Lyla ini adl anak yg dirawat oleh admaja ,dan itu berarti ,ia adalah adik kandungnya arya " ujar paman Bram menarik kesimpulan,


paman Bram tersentak dg kesimpulan yg ia buat sendiri,,ia lalu teringat bagaimana mesranya Lyla dan Arya , bagaimana bahagianya mereka menanti pernikahan mereka,


"mereka berdua akan terluka jika tahu kenyataan yg sebenarnya," batin paman Bram yg prihatin akan nasib mrk nantinya....


to be continue....


cincin dengan mahkota berlian blue diamond


__ADS_1


__ADS_2