
Aku tanpa mu...
Seperti burung yg terbang dengan satu sayap
mampu melintasi awan,tapi dgn rasa sakit yg tak tertahan
Seperti gelap malam yg hanya di temani bulan,tanpa bintang,
tanpa rasi yg membentuk gugusan indah
mampu temani jiwa2 sepi
meski tanpa keindahan sempurna....
The Secret
Hal 13
Arya berada di Dubai selama 3 hari, disana ia di sambut hangat oleh temnnya.setelah semua urusannya selesai ,ia segera bertolak menuju Indonesia.
"lain kali kamu harus datang lagi kesini dgn kekasih mu, ajak dia ke Puncak menara Burj Khalifa, dan rasakanlah sensasi dg berada di puncak paling tinggi di dunia,'' ucap Sahabat Arya saat mengantar kan Arya ke landasan pesawat, Yg hanya dibalas dg senyuman oleh Arya.
Ia lalu segera naik pesawat dan terbang menuju Indonesia ,negara yg sudah 8 th ia tinggal, yg menyimpan banyak kenangan bgi nya.ia merogoh saku nya dan mengambil gantungan kunci itu kembali.
Malam harinya Arya beserta beberapa staf nya sampai di bandara dan di jemput dg menggunakan salah satu koleksi mobil mewah keluarganya.
Paman Bram yg sdh sampai sehari seblm kedatangannya ,ikut menjemput.
"apakah Kakek berada di rmh ,paman ?" tanya Arya , sambil mengecek salah satu perusahaannya di Eropa dg memantaunya dr Ipad.
"Tuan besar sedang berada di Jerman untuk pengobatan jantung nya yg sempat droup kmarin,'' jwb paman bram. Arya lalu menutup ipad nya. ia menghembuskan nafas, hufftt..
''kalo terjadi apa2 dg kakek itu artinya aku harus memegang smuanya ini,'' gumam nya pelan.
Tidak lama kmudian mereka pun sampai di rumah nya yg nampak kokoh dan mewah , bagaikan istana.
Ia disambut oleh beberapa pelayan.
arya langsung menuju ke kmrnya, ia menonaktifkan smua alat komunikasinya, hanya satu nomor yg tetap aktif. no yg biasa memberi info tentang Lyla.
Keesokan paginya Arya langsung masuk kantor dan mengurus beberapa masalah disana, ia lalu memanggil haris.
"ada apa tuan muda,?"
"aku ingin kmu menyerahkan smua informasi tentang gadis itu pada ku sekarang,'' perintahnya.
"baik tuan muda,'' haris pun keluar sebentar dan kembali dg sbuah map ditangannya dan langsung diserahkan pada Arya.
Arya mencermati lembar demi lembar map itu,
''Paradise life & Travelling,'' Arya membaca nama agen travelling tmpt kerja gadis itu,
''lalu bgaimana dg agen traveliing ini.? Cari tahu ttg agen ini,'' perintah arya.
haris tersenyum dan mengangguk,
''itu jg sudah kami selidiki tuan muda, kebetulan agen travelling itu, anak perusahaaan dr jaringan perhotelan milik perusahaan tuan,'' jelas Haris.
arya mengangguk paham. Ia lantas menatap Haris,
''aku ingin jalan2 mengelilingi Jogja ,dan aku ingin dia yg jadi tour guest ku ,'' ucap Arya seraya bangkit dan menepuk pundak haris yg terlihat bengong, Mendengar permintaan tuan nya, blm hilang rasa kaget nya , arya mengatakan sesuatu yg membuat dia semakin bingung.
"segera laksanakan ,aku ingin dlm minggu ini,
haris mengangguk meskipun iya terlihat sedikit bingung,
__ADS_1
*******
Hari itu Lyla di panggil oleh bos nya ,utk masuk keruanganny , ia segera menuju ruangan bossnya,
"ada apa ,pak ?" tanyanya sopan.
"ada pekerjaan untukmu,"jwb si boss, sontak wajah Lyla berbinar,
"kali ini turis dr mana pak?" tanyanya antusias,
"ehm,...ia dari Indonesia" jwban si boss membuat lyla sdikit bingung, krn biasanya ia akan memandu turis asing, yg belum pernah berwisata di Jogja
"Indonesian?" is bertanya lgi, si boss td mengangguk,
'berapa org ?" tanyanya ,
"satu orang ," jwb si boss sambil membaca sebuah buku yg biasanya digunakan utk menulis para wisatawan,yg menggunakan jasa mrk.
tampak raut bingung di wajah Lyla..
"satu org saja ? one person only ?" ia mempertanyakan kembali,
"tidak dipercaya ," si boss td menolehnya ,
"tp meski satu org ia berani membayar untuk 20 org,"jelas si boss,
lyla diam saja, ia sedikit bingung.
"bgaimana, kamu mau tidak ?" Lyla menghela nafas ,
"baik aku terima ,"jwbnya
"tpi ada sdikit peraturannya ." ucap si boss yg membuat wajah Lyla penassaran,
"peraturannya apa ?"
Lyla keluar dr ruangan si boss dg wajah yg tdk seperti biasnya, kali ini , ia kebingungan dan penasaran yg mendominasi wajahnya ,dari pada ceria dan semangat spt biasanya.
"aneh, kenapa orang indo butuh tour guide untuk keliling negaranya sendiri" guman Lyla.
esok harinya, Lyla memakai pakaian casual ,tdk spt dulu saat ia sekolah SMA ia sering berpakaian feminin,tp setelah tinggal sendirian dan mandiri ,ia merubah stylenya ke casual , agar lebih nyaman saat bekerja, di depan kantor nya nampak bus pariwisata dua lantai menghapirinya.
"mungkin ini .org yg akan aku pandu utk berwisata dg ku, katanya satu org ,knapa bawa bus segala," pikirnya bingung,
setelah bus itu berhenti ,keluar dari dlm seseorg berpakaian rapi serba hitam,
"nona lyla ,kan ?" tanya nya ,
Lyla mengangguk."iya"
"kalo bgitu ikut saya," ucap nya. sambil masuk kedalam bus.
Lyla agak sdikit ragu2,tpi ia penasaran juga dg guest nya ,yg akan jadi kliennya,ia pun mengikuti org itu dr belakang ,kemudian masuk kdlm bus,yg membuat ia terpesona dg interior di dlm bus, ruangan itu bkn spt bus pada umumnya ,tp lbh mirip ruang tunggu hotel kelas VIP, sgt elegant dan mewah,di pojok ada satu set sofa klasik plus meja kecilnya, saat ia hendak naik keatas,ia buru2 dicegah oleh seseorg,
"maaf noona dilarang naik diatas,"ucap org itu tegas, lyla menurut ,tdk lama kemudian seseorg datang,
"silahkan duduk nona ,maaf telah membuat nona bingung," ujarnya ramah,. Lyla lantas duduk di sofa,
" perkenalkan nama saya Haris ,saya adalah bawahan dari tuan saya ,yg akan menjelaskan aturannya ," jelas Haris
haris lantas menerangkan syarat2nya yg membuat kening han bi berlipat.
- nona yg pergi ketempat2 wisata bersama kameramen ini
- kamera ini terhubung langsung dengan tuan saya yg ada di ruang atas bus ini.
__ADS_1
-nona bawa ipad ini ," menyerahkan sbuah ipad,"ipad ini digunakan supaya tuan kmi bisa berkomunikasi dg anda," terangnya.
seketika bangkit dr sofa
"jd kalian menyuruhku ,jln2 sambil menerangkan tmpt2 kepada kameramen ini ,seperti sdg siaran bgitu ?" tanya lyla kurang percaya,
haris diam sebentar ," ehm.. kurang lebih seperti itu nona ,
Lyla menghela nafas.
"dimana tuan kmu ? apa dia sakit , sehingga tdk bisa jalan sendiri?" tanyanya sedikit jengkel,
haris bingung menjawab
"maaf noona ini sdh perintahnya kmi tdk bisa membantah,
lebih baik kita pergi sekarang nona ," tawar haris sdikit ketakutan, Lyla menghembuskan nafas,tdk seharusnya ia marah2 terhadap org ini,
"baiklah kita jln sekarang." ucapnya sambil duduk kembali di sofa,
dilantai atas bus tadi ,sesosok laki2 muda mengamatinya dr kamera cctv yg memang terpasang di lantai bawah bus,dan otomatis ia melihat dan mendengar semuanya.
tangannya menyentuh secren tv ,saat pertama kali melihat Lyla masuk kedalam,ada rasa kerinduan yg sangat amat besar yg membuncah tatkala melihat wajah itu,
"lyla" gumamnya .
setelah sampai di sebuah tempat wisata ,Lyla pun turun dgn seorg kameramen,
yg akan merekam semua perjalanannya, Lyla memulai tugasnya... ia sangat pandai menjelaskan tempat 2 yg sedang mereka kunjungi.
hari sdh mulai malam ketika perjalanan mereka berakhir. Lyla yg kelelahan tertidur di sofa , sedangkan Arya yg sdg melihat secren cctv nya mengetahui jika Lyla yg tertidur hendak di bangunkan oleh salah seorg staff nya ,ia buru2 turun dan
"jangan,,!!" cagahnya dari tangga ,
"maaf tuan muda ," staff td merasa bersalah, Arya mendekati Lyla yg tengah tertidur,ia duduk di depan Lyla ,melihat gadis itu yg sdg tertidur dg pulasnya ,
"aku sgt merindukanmu lyla" gumamnya sambil melepas jas hitamnya dan dibuat utk menyelimuti tubuhnya, Arya menunggui Lyla yang sdg tertidur semalaman dan ia baru pergi dari sana saat fajar menyingsing , ia pergi dengan mobil Ferrari yg telah disiapkan anak buahnya.
*****
Lyla terbangun saat sinar matahari menyilaukan matanya ,ia terkejut saat ia menyadari ia tertidur di sofa dlm bus, seorang pengawal mendekatinya,
"pagi nona ,jika tdk keberatan ,sekrg saya bisa mengantarkan nona pulang " ucap pengawal itu ramah, Lyla menguap ,utk menghilangkan kantuk yg tersisa,ia baru sadar jika tubuhnya di selimuti oleh jas berwarna hitam
"milik siapa ini ?" pikirnya bingung,si pengawal yg mengetahui hal itu pun menjelaskannya
"oh itu miliknya tuan kmi ," jelasnya.
"sebenarnya siapa org itu ,..?" pikir lyla bingung.
lyla yg masih kebingungan pun akhirnya pulang ke rumahnya ,ia membawa serta jas hitam itu,
"aku hrs membersihkan ini dulu ,baru aku kembalikan kepada orgnya ," pikirnya
siang ini Lyla akan pergi ke tempat kerja nya mira ,untuk makan siang bersama, saat ia tengah berjln di jln raya melewati sebuah gedung perusahan yg megah dan bonafit , lyla berhenti sejenak ,krn ada beberapa rombongan yg hendak memasuki tmpt itu ,ia memperhatikan org2 tsb,dan alangkah terkejutnya saat ia melihat sosok yg selama ini ia cari ada ditengah2 rombongan itu,
"kak dewa " gumamnya ,ia lantas segera berlari,
"kak dewa....!!" teriaknya keras ,tp sayang tdk terdengar.rombongan itu telah masuk kedlm gedung,
"KAK DEWAAAA ..!!" teriaknya lbh keras lgi ,hingga membuat rombongan itu berhenti ,Lyla segera berlari kesana ,wajah nya sgt senang ,tangis haru keluar dr matanya
"kakak..!! ini benar kak dewa kan ?" ucapnya saambil memeluk laki2 yg berdiri ditngah2 rombongan ,tangis Lyla tumpah di pelukan org itu ,ia menghentikann tangisnya saat kedua tangan kekar memegang tangannya dan melepaskan pelukannya secara kasar,
"aku bukan kakak mu," ucapnya dingin, lyla terhenyak kaget ,,ia tdk mempercayainya .lalu beberapa org menghalaunya ,utk menepi,dan rombongan itu pun meneruskan jalannya ,menuju ruang direksi. lyla terduduk lemas di lantai dasar dekat resepsionist,
__ADS_1
"kakak... kak dewa... " ujarnya lirih..air mata kembali mengalir di wajahnya ,tp bkn tangis haru spt tdi ,tp air mata kesedihan,...
to be continue...