The Secret...

The Secret...
Tes DNA


__ADS_3

The Secret


Hal 32


Arya dan Lyla pergi ke gedung yg akan di gunakan sebagai tempat pesta,


Lyla mengelilingi ruangan yg spt ballroom itu, sdg kan Arya terlihat berdiskusi dg seseorg yg bertanggung jwb dgy decoration nya.


Saat Lyla sedang melintasi sbuah cermin , ia menatap bayangan diri nya, ada yg berbeda di wajahnya , entah mengapa ia merasakan sesuatu yg buruk akan terjadi, ia mengingat kejadian di butik beberapa jam yg lalu...


flashback on


Arya dan Lyla terlihat begitu serasi saat kedua nya mencoba gaun dan jas yang akan digunakan untuk acara pernikahan mereka, Arya memanggil seorang fotografer untuk memotret mereka ,


setelah selesai difoto, "tunggu sebentar tuan Arya, kami akan mencetak dan membingkai foto ini" ucap sang fotografer


karna memang Arya diberikan prioritas utama tidak butuh waktu lama sebuah foto di bingkai begitu apik nya disuguhkan oleh fotografer tersebut,


"wah, indah sekali" ucap Lyla sambil melihat foto berukuran 20R yg telah dibingkai dengan indahnya,


Sang fotografer memberikannya kepada Lyla, saat Lyla hendak memegangnya tiba-tiba...


"Pyarrrrr!!!!'


foto tersebut terjatuh,


Lyla tertegun menatap foto yg jatuh dengan kaca yang sudah berserakan, seketika membuat perasaan Lyla tidak enak, " apa yang akan terjadi? ,kenapa perasaan ku tidak enak" batin Lyla sambil memandangi foto itu,


"Lyla, kau tidak apa-apa?" tanya Arya mencemaskannya ,dan membuyarkan lamunan Lyla,


"tidak apa-apa kak" jawab Lyla sedikit ragu-ragu


flashback off


''apakah pernikahan ku dgn kak Arya akan berjln lancar,'' batin lyla berdoa , setelah mengingat kejadian di butik tadi,


Setelah semua urusan gedung pernikahan selesai mereka pulang,


Arya mengenggam jemari Lyla saat memasuki rumah,


''kakak tunggu disini saja, Lyla ingin menyiapkan makan malam,'' pamit gadis itu,


Arya mengangguk ,ia lalu mencium kening nya Lyla ,


''jangan sampai terlalu lelah,'' pesan arya , Lyla tersenyum.


Di lantai atas Paman Bram melihat hal itu, ia menghela nafas ,


''secepatnya aku hrs berbicara dg tuan muda , dan jg tuan besar,'' pikir paman Bram ,


Ia segera turun menghampiri Arya ,


''maaf tuan muda ,bisa kita bicara sebentar,'' paman Bram yg baru turun dr tangga,menghentikan langkah Arya yg hendak masuk ke ruang kerjanya,


"'ada apa paman,?" ucap Arya


laki2 tua itu hanya terdiam sambil menunduk, pertanda ada masalah besar. Mereka berdua lalu masuk keruang kerja Arya,


"apa ada masalah dg perusahaan paman, ?" arya bertanya sambil melepas jasnya dan melonggarkan ikatan dasinya,


paman Bram tdk segera menjawab ,ia mengeluarkan sesuatu dr tangannya, sebuah photo,


''paman ingin bertanya ,apa ini photo ayah dan ibunya nona lyla, org tua angkat tuan muda dulu,?" laki2 tua itu menyerahkan foto td, dan di terima oleh Arya,


laki2 tampan itu tersenyum melihat foto itu,


''iya ,ini adl org tuanya Lyla ,sekaligus org tua angkat ku dulu, memang nya ada apa paman ?" Arya bersikap biasa saja,


paman Bram melepas kaca mata nya, ia menarik nafas dalam. Seolah2 akan ada hal besar yg akan ia ceritakan.


"paman akan menceritakan segalannya yg paman ketahui ttg kedua org tua kandung mu, dan jg adik perempuanmu,''


agak terkejut, ''adik perempuan ? "

__ADS_1


paman Bram mengangguk,


''knapa dr dulu paman tdk bercerita jika aku punya adik perempuan,?" Arya sdikit marah.


"karena paman mengira ,adik perempuanmu telah meninggal ,'' sela paman Bram .


"lalu sekarang ?" Arya menunggu jawabannya.


paman Bram menepuk pundak nya, ''biarkan paman menceritakan smua nya dr awal,'' paman shin minta kesempatan,


arya mengangguk , ''silahkan paman,''


''30 th yg lalu ,ayah mu adl sesosok laki2 yg tampan ,pintar dan baik. Sifat nya periang mirip nenek mu, jika ia ada di rmh ini ,maka suasana di rmh ini akan ceria dan menyenangkan,''


paman Bram mulai bercerita.


"ayah mu kuliah di Amrik ,sama seperti mu, ia jg pintar dan jenius, di Amrik sana ia berkenalan dg seorg perempuan yaitu Sarah dia adalah ibumu.


Latar belakang ibumu baik2 saja, ia dari keluarga terpandang dan terhormat,hingga ayah mu berani mengenalkannya pada kakek mu,


dan hari itu....


flashback on


"Sarah ,kmu tdk usah takut, ayahku pasti akan menyukaimu '' Aditya mencoba menenangkan Sarah yg terlihat gugup,


saat mrk berdua bertemu dg ayah nya Aditya, tiba2 wajah laki2 paruh baya itu berubah ,ia tegang, sorot mata nya menatap ke arah Sarah,


''knapa tuan besar menatap ,dg tatapan spt itu ya ?" batin Bram yg ada disana,,


tp tak lama kemudian , mereka mkn malam bersama ..


Hingga mlm itu sesudah semua nya pulang..


"Ayah tdk ingin kmu menemui wanita itu lgi, jauhi dia, atau kmu akan menyesal '' ancam tuan guntur pada anak nya Aditya,


''aku sgt mencintai dia ayah ,aku tdk akan pernah meninggalkannya,!!" balas aditya tegas.


flashback off


''Sejak mlm itu ayah mu meninggalkan rmh, sehingga membuat nenek mu sakit dan meninggal ,paman tdk tahu pasti apa yg terjadi sebenar nya saat itu, karena kakek mu menyerahkan semua nya pada secretaris Farid org kepercayaannya ,


yg jelas perusahaan keluarga ibu mu hancur ,dan membuat org tuanya meninggal krn sakit, hal itu membuat ayah mu merasa bersalah ,ia pun berjanji akan terus menjaga ibumu, walau mendapat ,tekanan yg sgt berat dr kakek mu,''


paman Bram berjalan mendekati Arya,


"dan mlm itu ..umur mu baru 3 th ,saat aku menemukan Mobil ayah mu yg kecelakaan, kondisi ayah mu sgt parah ,dan seblm ia meninggal, ia menitipkan kamu dan ibumu yg saat itu sedang berada di rumah sakit melahirkan adik mu,'' paman Bram berhenti sejenak sblm meneruskan bercerita,


" lalu bagaimana dg adik perempuanku itu ?' Arya sdh tdk sabar,


paman bram menghela nafas.


"adik perrempuan mu itu.."


"tok tok ..!" suara ketuk pintu ,memotong kalimat paman Bram


"masuk ," ucap Arya ,nampak Lyla tersenyum sambl membuka pintu,


"kakak mkan mlm sdh siap ," Lyla menghampiri Arya yg disambut pelukan oleh laki2 itu,


paman Bram hanya menghela nafas .


"ayo mkn mlam dulu ,aku td sdh masak yg special untuk kakak ," ajak Lyla ,sambil menggelayut manja ,


arya mengacak 2 lembut rambutnya ,mrk berdua memutuskan utk mkn mlm ,


selama mkn mlm Arya dan Lyla terlihat mesra,saling menyuapi,atau mengelap bibir pasangan jika ada mknan yg tertinggal.


paman Bram yg menyaksikan itu semua .terasa berat utk menceritakan yg sebenarnya,


Saat sdg mkn mlm,tiba2 ada telp, Arya segera mengangkatnya ,wajahnya berbinar mendengar berita di telp,


"ada apa kak ?" Lyla penasaran

__ADS_1


"Lyla kmu masih ingat ,villa ,kebun strawberry,dan rmh ayah kita yg dulu disita oleh perusahaan musuhnya ayah ?' tanya Arya antusias,


"tentu saja Lyla masih ingat ,"


"semua aset2 ayah sdh jatuh tanganku,dan secara tdk langsung akan jd hak mu lgi,"


mata Lyla langsung bersinar ," sungguh ?"


Arya mengangguk ,"heem,"


"kakak terimakasih banyak," Lyla memeluk Arya


Arya membalas pelukannya,setelah mkn mlm. Arya meminta Lyla untuk pergi beristirahat, ,setelah gadis itu tidur ,ia dan paman Bram meneruskan pembicaraan mrk.


di ruang kerja Arya,


"td paman cerita kalo bayi perempuan itu ,paman jg yg mengurusnya ,terus paman berikan kesiapa bayi perempuan itu" tanya Arya serius,


paman Bram diam sejenak ,ia merasa berat utk menjawab,ia lalu mengambil foto keluarga Lyla,


"bayi perempuan itu ,paman berikan pada sepasang suami istri ini " paman Bram menunjuk foto admaja dan istrinya, seketika Arya shock,


"kpd ayah dan ibu angkatku dulu ?" Arya memastikan .


ia mulai ketakutan atas kesimpulan yg da di pikirannya,


"lalu bayi perempuan itu adlah lyla ?" tanyanya lgi ,dgn suara tercekat diujung


paman Bram hanya menggaguk,


Arya tertawa tdk percaya ,tpi matanya mulai memerah ,


"tdk mungkin, paman pasti bohong,


tidak ,ini tdk mungkin," ujarnya mencoba mengingkari hal itu,


paman Bram lantas menepuk pundaknya ,


"awalnya paman kira ,sahabat paman itu meninggal krn kecelakaan pesawat beserta istri dan adik mu , saat mereka pergi keluar kota, paginya paman melihat berita pesawat yg menuju kota tersebut kecelakaan"


maka dari itu paman tdk bercerita ,ttg adikmu sejak awal,"


Arya yang merasa hatinya sesak dan pedih hanya bisa mengepalkn tangannya,


"paman pasti salah ,itu tdk benar ,bisa sajakan mrk punya anak lgi,?" Arya mencoba mencari alsan utk menolak kenyataan yg semakin mendekati kebenaran,


paman Bram menggeleng ,


"itu tdk mungkin,aku memberikan bayi perempuan itu kpd mrk, karena admaja mandul, " terang paman Bram yg membuat lutut Arya terasa melemas ,ia merasa bumi berputar pd satu sisi, langit seakan runtuh diatsnya,ia terjatuh di dpn pamn Bram ,


"itu bohong,itu tdk benar ,bohong," ujarnya berkali-kali,


"maaf kan paman , andai saja saat itu paman yang merawat kalian berdua pasti kejadiannya tidak akan seperti ini, paman tidak ada pilihan, karna pesan ayah kalian yg menyuruh paman menjauhkan kalian dari tuan besar, sedangkan paman tidak punya keluarga, tuan besar yg telah mengangkat dan membiayai hidup paman dari paman kecil , tapi paman juga tidak bisa mengacuhkan permintaan Aditya yg juga sahabat paman dari kecil, jadi paman terpaksa memberikan kalian kepada orang lain," ucap paman Bram penuh dengan penyesalan,


paman Bram membantunya utk berdiri," utk memastikannya ,lbh baik kita test DNA , agar semuanya jelas ," saran paman bram.


tiba2 dr arah pintu masuk kakeknya Arya , tuan Guntur yg baru pulang dari Jerman mendengarkan semua cerita paman Bram,


"kakek," panggil Arya pelan ,


tuan Guntur menghampirinya ," kakek sdh dengar semuanya ,


mengenai test DNA biar kakek yg urus," ujar tuan Guntur


Arya diam saja ,ia sdh tdk bisa berpikir jernih,malam itu ,semua kebahagiannya dg Lyla ,hancur dlm sekejab.


to be continue...


terimakasih untuk kalian yang mau menyempatkan diri membaca karya author,,


🙏🙏🥰


jangan lupa like dan vote nya ya agar author lebih semangat lagi up ceritanya 🙏🙏😘

__ADS_1


__ADS_2