The Secret...

The Secret...
Tak perlu akhir sempurna, cukuplah akhir bahagia...


__ADS_3

The Secret FINAL


Hidup ini indah bila aku selalu


Ada di sisimu setiap waktu


Hingga aku hembuskan nafas yang terakhir


Dan kita pun bertemu


Kau bagai udara yang ku hirup


Di setiap masa


Engkaulah darah


Yang mengalir dalam nadiku


Matahari menyinari seisi bumi


Seperti engkau


Menyinari perih dalam diriku ini


Hanya Kau dan aku


Dari awal hingga akhir


hal 44


Arya masih berada didalam ruangan dr. Raihan , ia masih syok, dan belum bisa menerima kenyataan ,


"apa kita tidak bisa melakukan operasi untuk menyembuhkannya dok ?"tanya Arya penuh harap,


dokter Raihan diam sejenak, ia membuka sebuah file ,


"itu terlalu riskan ,Arya , kami tidak mau mengambil resiko, karna ini sangat berbahaya bagi Lyla ," jelas dr. Raihan


"lalu bagaimana dengan bayinya ?"sela Arya cepat saat ia teringat anaknya,


dr. Raihan tersenyum lembut kearahnya,


"kau tidak perlu khawatir ,selama ia menjaga dirinya dengan baik ,kandungannya pun akan baik-baik saja,"


dokter Raihan lantas berdiri menuju rak di sebelahnya,


"Arya, kalau kamu mau ,aku punya alamat pusat rehabilitasi untuk orang-orang yang mempunyai penyakit sama seperti dengan lyla ," lalu ia menyerahkan sebuah alamat pada Arya ,


Arya pun menerimanya "dimana ini ?" tanya nya


"di Philadelphia USA." jawab dokter Raihan ,


"disana kamu akan menjumpai orang-orang yang hampir sama dengan Lyla dan cara-cara menghadapi penyakit itu ," jelas dr. Raihan


******


hari sudah mulai malam saat Arya sampai dirumah, ia disambut oleh paman Bram,


setelah Arya masuk keruang kerjanya , ia duduk dan berfikir sebentar,


"paman persiapkan kepergiannku dengan Lyla ke USA ,aku ingin membawanya kesana ,"perintah Arya ,


paman Bram mengangguk ,"baik tuan muda,"


semabari menunggu persiapan kepergiannya ke USA selesai ,


Arya menceritakan kondisi Lyla kepada sahabatnya dan keluarganya ,yaitu Dani, Mira ,kakek dan Bu Ningsih .


agar mereka tidak bingung dengan sikap Lyla,


maka saat Lyla baru saja pulang dari panti seperti yang sudah-sudah ,


Arya memberitahunya tentang keberangkatan mereka ke USA, meski sdikit bingung ,Lyla pun menyetujuinya.


setelah semuanya siap , Arya dan Lyla berangkat dengan pesawat pribadinya, setelah sebelumnya berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan ,


apakaah aman bagi Lyla dan bayinya untuk melakukan perjalan ini ?


dan setelah semuanya di periksa, kondisi ibu dan bayinya sehat jadi tidak masalah bagi Lyla melakukan perjalanan ini.


setelah cukup lama berada di pesawat akhirnya Arya sampai di Philadelphia USA,


mereka langsung menuju ke sebuah hotel bintang lima dekat dengan rumah sakit yang di maksud dokter raihan,


Arya menyuruh Lyla untuk beristirahat di kamar hotel , sedangkan ia pergi menemui dokter dengan beralasan ia pergi untuk rapat urusan pekerjaan,


Arya segera melanjutkan perjalanan ke rumah sakit yg dimaksud, sesampai disana ia segera bertemu dgn dokter yg sudah di rekomendasikan dr Reihan,


dokter yg bernama dr.alfred memberikan perjelaskan tentang apa saja yg bisa ia lakukan untuk menghadapi penyakit sperti lyla dan ia mengenalkan Arya dengan beberapa pasiennya,


(nb : obrolan dalam bahasa Inggris ya,)


"istrimu termasuk beruntung ,karena ia mempunyai ingatan 7 hari,


jika disini ada yg cuma sehari, ada juga yang hanya satu jam ,


tapi jarang yang 7 hari ,


kalian bisa menjalani hidup normal selama ia masih bisa ingat atau tahu apa yg terjadi padanya seblmynya ," jelas dokter itu ,


membuat Arya sdikit bingung ,


"maksudnya dok ,?"


dr. alfred ,tersenyum hangat.


ia lalu menunjukkan sesuatu,


"lakukan hal seperti itu padanya ," ujar dr. alfred sambil menunjukan sebuah video ,


Arya yang melihatnya pun tersenyum.


*****


5 thn kemudian....


rumah mewah itu masih sama ,berdiri dengan kokoh dan indahnya layaknya sebuah istana,


suasana didalamnya sedikit berubah ,


dengan adanya beberapa mainan anak kecil ,


di garasi ada sebuah sepeda untuk anak-anak diantara mobil-mobil mewah yang ada disana,


beberapa pelayan yg ada disana sedang menata beberapa baju yg sudah di rapikan ,diantaranya ada baju anak kecil yg terlihat menggemaskan .


pagi hari di rumahn itu nampak seperti biasanya,


suasana masih sepi ,hanya beberapa pelayan yg terlihat sibuk sedang menyiapakan segala sesuatunya,


hingga terdengar suara pintu diketuk oleh dua org pelayan,


mengusik ketengan pagi itu,


dari balik pintu yang di ketuk keluar seorang laki-laki tampan.


"maaf tuan menggangu ,itu tuan muda Arka sudah bangun,ia agak rewel," ucap pelayan itu dengan hati-hati,


maka laki-laki tampan itu segera ,mendatangi kamar anak laki-laki nya yang baru berumur 4 tahun,


nampak diatas tempat tidur anak laki-laki nya itu sedang dibujuk beberapa pelayannya ,

__ADS_1


"kalian semua keluar," perintahnya pada pelayan-pelayan nya ,


ia lalu menghampiri bocah laki-laki berumur 4 tahun, yang sedang ngambek itu,


"Arka" panggil laki-laki tampan yang tidak lain adalah Arya,


bocah laki-laki itu menoleh ke sumber suara


"ayah..!!"panggilnya manja,


Arya lantas memangkunya ,


"kanapa anak laki-laki ayah, bersikap seperti ini,? apa Arka ,tidak malu sama dia ?" Arya menunjuk boneka badak biru yg diberi nama Hippo,


dengan tangan kecilnya arka meraih bonekanya,"kenapa hrus malu ?' bocah kecil itu belum mengerti ,


Arya tersenyum lembut karah anaknya ,


" lihat, hippo tidak rewel seperti arka saat ini ,?" Arya meraup wajah mungil itu,


bocah 4 th itu diam sebentar..


"tapi hippo yg ada disana bisa tidur sama ibunya ,sedangkan arka tdk boleh," keluh nya sedih, sambil menunjuk boneka persis seperti Hippo tapi ukurannya lebih besar,


Arya diam sebentar,


"emm..karena Arka kan sudah menjadi anak laki-laki besar, jadi tidak boleh lagi tidur sama ibu," ucap arya,


Arka menganggukkan kepalanya yg mungil, seolah-olah ia paham,


"itu berarti dulu saat Arka masih kecil, arka juga tidur dengan ibu?" tanyanya polos,


Arya mengangguk,


"apa karena ini Arka tadi ngambek ?" tanya Arya


bocah 4 th itu diam sebentar,


"tadi Arka cuma mau bangunin ibu,tapi oleh bibi rim ,dan bibi ina ,tdk boleh," protes arka ,


Arya menoleh kearah jam ,


"ehm..sebentar lagi kita bangunin ibu sama-sama ," ajak Arya yg membuat senyum diwajah anaknya yg tampan dan menggemaskan itu.


*****


semburat cahaya mentari menerobos disela-sela tirai sebuah kamar yg masih sedikit gelap,


diatas tempat tidur,terbaring seorang wanita cantik yg masih terpejam ,


wajahnya tdk banyak berubah, masih terlihat cantik dan muda,


di dinding kmrnya terpajang foto pernikahannya ,


di atas meja dekat tempat tidurnya terdapat beberapa foto keluarga,


sebuah jam weker, terletak di dekat foto nya dgn suami dan anak laki-lakinya ,


tepat pukul 8 , jam itu berbunyi,membuat wanita itu membuka matanya ,


"hoammphh...!!" ia menguap utk menghilangkan sisa kantuknya ,


kemudian duduk di atas tempat tidurnya, di hadapannya sebuah layar LCD menyala secara otomatis setiap jam weker itu berbunyi,


"good morning my sweetie wife,," terdengar suara suaminya,yang tdk lain adalah Arya di video itu,


membuat ia tersenyum ,lantas di layar itu munculah sebuah rekaman video,


saat dirinya sdg hamil besar sampai melahirkan disebuah rumah sakit,


ia terharu saat melihat dirinya tengah menggendong bayi mungil yg sedang menggeliat saat dicium oleh arya,


lalu ketika pernikahannya yg dihadiri org terdekatnya ,saat lempar bunga ,sahabatnya mira yg dapat,


kmudia video itu berganti saat merayakan ulang th pertama putranya yg diberi nama Arka aryand prakasa,


lalu saat ia dan Arya mengantar Arka utk masuk ke playgroup.ia dan putranya Arka sdg melambai2 kearah Arya yg sdg merekamnya dg handycam.video itu diakhiri dg tamasya mereka ke kebun binatang bulan lalu.


senyum tak lepas dari bibirnya saat melihat semua rekaman kehidupannya itu,


"berarti aku sdh melahirkan anak yg sekarang berumur 4 thn,dan aku sdh menikah dgn kak Arya ." batinnya bahagia,


lalu dr arah pintu terdengar suara ketukan ,


"masuk,"ucapnya ,


pintu pun dibuka ,dan nampaklah sosok kecil yg sedang menatapnya,


"ibu..!!" panggilnya .


wanita itu yg tidak lain adalah lyla ,tersenyum ,ia segera menghampiri putranya yg sdg berlari kearahnya,


di belkangnya nampak Arya yg melihat mereka dari pintu dgn senyumannya ,


melihat dua org yg paling penting dalam hidupnya saling tersenyum satu sama lainnya membuat ia bahagia,


dgn lembut Lyla mencium pipi putranya ,"ada apa sayang ?" ia mendudukan putranya di dekatnya ,


"ibu ,tadi malam Arka bermimpi ibu lupa sama Arka lgi ," jwb Arka sdikit sedih,


Arya yg mendengar hal itu segera menghampiri mrk.


"itukan hanya mimpi,dan sekarang Arka lihat sendirikan ,ibu masih ingat dan menyayangi Arka " ucap Arya lembut,


Lyla lalu membopong anaknya , agar duduk dipangkuannya,


"ibu janji ,ibu tidak akan lupa sama Arka ," ujar Lyla sambil menyentuhkan hidungnya ke hidung anaknya.membuat putranya itu tertawa.


begitulah keseharian yg dialami keluarga kecil Arya dan Lyla bersama putra semata wayang mereka, karena penyakit yang diderita Lyla tidak bisa disembuhkan maka ,dokter alfred ,menyarankan metode itu ,agar pasien dapat mengingat kejadian-kejadian sebelumnya yg terjadi dlm hidupnya,


meski awalnya Lyla masih terlihat linglung ,


tapi lama kelamaan ia terbiasa,setiap pagi ia harus menonton video rekaman tentangnya yg timernya sudah di program secara khusus oleh arya,


hal itu sudah ia jalani selama 5 tahun terakhir ini ,dan itu cukup membantu dirinya agar tetap ingat hal-hal atau perististiwa dalam hidupnya,


ia tidak boleh melewatkan menontot video itu , karena jika itu terjadi ,ia akan spt dulu ,lupa jika ia sdh melahirkan ,lupa ttg pernikahannya.


seperti yg terjadi beberapa waktu yg lalu saat video itu lupa tdk dicek oleh Arya , sehingga video itu tidak bisa nyala spt biasanya,membuat Lyla kebingungan saat ia dipeluk oleh seorg anak kecil.


"kmu siapa ?" tanyanya ,membuat putranya yg saat itu baru berumur 3 th setengah kebingungan,


untung seblm Lyla bertanya lbh banyak , Arya segera membawanya kekamar mereka ,dan dgn pelan-pelan Arya menceritakan semuanya sembari menonton video2 itu,


"jadi anak kecil td,anakku sendiri kak? anak kita berdua ? tanya lyla dg wajah bingung,


Arya mengangguk


"iya ,dia anak kita,anak yg dulu kamu kandung ," jawab arya


******


rumah model kuno yg sederhana itu kini tamapak lebih hidup,disanalah tuan Guntur menghabiskan masa tuanya dgn Bu Ningsih, yg telah menjadi cinta sejatinya sejak dulu,


ia sdh berhenti mengurus perusahaan sejak 2 thn yg lalu,


ia menyerahkan semuanya pada arya.


sedangkan Bu ningsih jg telah menyerahkan kepengurusan panti kpd org yg lbh muda,krn ia sdh terlalu tua utk mengurus panti itu,


ia ingin menemani laki-laki yg dr dulu sangat ia cintai,

__ADS_1


dengan duduk di teras rumah mereka berdua menikmati sore itu dg berbincang-bincang mengenang masa lalu mrk,


"terima kaasih Ningsih, kamu mau menerima ku kembali," ujar tuan Guntur wajah keriputnya terlihat tenang dan bahagia,


"dari dulu aku selalu menginginkan saat-saat seperti ini Guntur ,dan skrg aku sgt bahagia ,karena impianku sudah menjadi nyata,meski agak terlambat bgi kita," sambungnya sambil menoleh kearah laki2 tua yg masih memegang tangannya.


******


mira sahabat baiknya Lyla ,kini ia juga sudah menikah,dan semuanya sudah bisa menebak dgn siapa ia menikah,


Arya dan Lyla tidak terlalu terkejut saat menerima undangan pernikahan sahabatnya itu dgn Dani,


ya...., Sekarang mira sudah menyandang status sebagai istri seorang dokter,


*******


hari itu Arya , Lyla beserta anak mereka ,berencana menginap di villa untuk beberapa hari,


Arya sedang memasukkan sepeda kecil milik Arka ,saat Lyla sdg menyiapkan perlengkapan lainnya,


tidak lupa Arya merekam kegiatannya itu dg handycam yg selalu ia bawa kmanapun mrk pergi.


kebun strawberry mereka sedang berbuah,menurut paman Toni yang dari dulu merawat kebun, buahnya sudah siap dipanen,


Arya pun mengajak keluarga kecilnya untuk ikut memanen buah strawberry.


hari masih pagi ketika mobil red ferrari itu menembus jalanan meunuju villa mereka


Lyla dan anaknya duduk di belakang ,sesekali terdengar tawa canda mereka ,membuat Arya yg melihat dr kaca mobil tersenyum,


setelah menempuh perjalanan yg lumayan lama,mobil itu pun sampai di villa , Arka langsung semangat saat kaki kecilnya berpijak pd tanah di kawasan villa itu ,


ia sepertinya sudah tidak sabar untuk mengelilingi villa itu dgn sepeda kecilnya,


maka sesaat setelah semua barang-barang mereka di kemas oleh beberapa pelayan.


Arya lantas memeriksa sepeda yg akan mereka tumpangi,


dua sepeda dewasa yang sudah ada di villa itu ,dan sepeda kecil milik putranya,


ia memastikan ban nya cukup kuat,serta remnya yg bekerja dg baik,.


"ayah,sudah siap belum?" tanya Arka tidak sabaranya


Arya menolehnya ,


"anak ayah ini knapa tdk sabaran ya ?" selorohnya membuat Arka sedikit cemberut,


Lyla yg mengetahui hal itu menghampiri mrk,


"Arka tdk boleh begitu, ayahkan sedang memeriksa sepedanya. Arka , agar nanti Arka bisa bersepedahan dwngan nyaman,"ujar la lembut,


sebenarnya ia agak khawatir dgm Arka, karena ini untuk pertama kalinya , Arka naik sepeda tanpa dua roda kecil di belakang ,


"apa ,nanti Arka tdk apa-apa kak?" tanya Lyla sedikit cemas,


"kau tdk usah takut, kemarin saat dirumah ia sudah bisa ,ia pintar jd cepat bisa," ucap Arya menenangkannya,


maka saat hari agak sedikit siang mereka bertiga bersepedahan sebentar mengelilingi villa sebelum melanjutkan ke kebun strawberry mereka ,


Arka sangat senang dan antusias ,saat melihat ratusan buah strawberry yg merah menggelantung di pohonnya ,membuat ia tdk sabar utk segera memetiknya,


"Arka..., hati-hati metiknya nanti buahnya cepet rusak jika Arka salah metik," ucap Lyla mengingatkan putranya ,


Arya yg mendengar hal itu ,teringat masa lampau saat dirinya tdk bisa memetik dg benar buah strawberry ,sama dengan Arka saat ini, dan saat itu Lyla yang mengajarkannya,sama seperti saat ini ketika Lyla mengajari Arka ,bgaimana memetik buah strawberry dg benar.


setelah puas di kebun itu ,arka merasa mengantuk ,akhirnya mereka bertiga pulang utk menidurkan putra mereka.


Arka tidur dikamar yg sudah disiapkan utknya ,bersebelahan dengan kamar Arya dan Lyla,


villa ini mempunyai ikatan kuat yg tdk akan bisa dilupakan oleh mereka,


dan kamar yg mereka tempati adlah kamar dimana dulu peristiwa itu terjadi,


jika bukan karena Lyla yang berusaha meyakinkannya tentang cinta mereka ,mungkin saat ini dirinya masih akan terpuruk dlm kehancuran yg tak berujung.


matahari bersinar dgn hangat di villa itu ,membuat udaranya nya tdk bgitu dingin seperti biasanya,


Arka yg sedang tertidur dijaga oleh beberapa pelayannya,


membuat Arya dan Lyla sedikit tenang ,sehingga mereka berdua memutuskan untuk mengunjungi tempat-tempat yang mempunyai kenangan sendiri bgi mereka,


pertama adalah kebun apel,sesampai disana , pohon apel sudah mulai berbuah, tp blm bisa dipetik,


Lyla terihat senang-senang saja disana,


Arya sedang berusaha mengambil sebuah apel yg sudah terlihat masak,


Lyla yg ada disampingnya memperhatikannya,


'"nih,buat kmu ," Arya menyerahkan apel itu,


Lyla tersenyum,ia lalu mencium pipinya Arya ,


membuat laki-laki itu sedikit kaget,hingga beberapa saat ia hanya bisa bengong,


ciuman itu mengingatkannya akan ciuman yg ia berikan kepda Lyla ,beberapa wkt yg lampau,seblm kejadian jatuhnya Lyla kejurang saat itu,


"terimakasih kak " ucap Lyla ,


Arya tersenyum.ia lalu memeluk Lyla


seandainya saja saat itu ,ia tidak menuruti Lyla untuk meninggalkan gadis itu sendirian,


mungkin peristiwa itu tdk akan terjadi dan Lyla tdk perlu mengalami hal seperti ini,"maaf Lyla .." batin arya sedih.


setelah dari sana mereka pergi ke taman bunga yg khusus dibangun oleh Arya utknya ,


didlm terowongan yg terbuat dr bunga itu ,


Arya dan Lyla duduk dikursi yang sedang ada disana,


taman ini tdk banyak berubah, karena Arya membayar orang khusus untuk menjaga dan merawat taman ini,


bunga-bunga yg tertanam disana semakin banyak, seolah-olah taman bunga ini seperti taman bunga nasional saking lengkapnya ,hampir semua bunga yg dulu pernah di berikan Arya sbg surprise utk Lyla di kantor saat itu terdapat disini,


Arya merangkul pundak lyla yg tengah menyandarkan kepalanya di pundaknya Arya,


Lyla melingkarkan kedua tangannya di pinggang suaminya itu,ia merasa tenang saat arya mulai membelai lembut rambutnya,


"kakak ,"


"hem.."


"maaf , karena Lyla sering merepotkan kakak,"


Arya terdiam sebentar,


entah mengapa ia ingin menangis ,"knapa kamu minta maaf Lyla seharusnya kakak yg meminta maaf padamu," batin Arya ,


Arya mengecup keningnya Lyla ,membuat wanita itu menatapnya,ia melihat mata itu memancarkan kesedihan,


'knapa kakak sedih ? apa Lyla telah membuat kakak sedih?"ia menyentuh wajah laki2 itu,


Arya memegang tangannya Lyla ,ia menggeleng ,


"kakak ,bknnya sdg sedih tapi kakak sangat bahagia,terima kasih Lyla ," ucapnya sambil membelai pipi wanita itu


,dan secara pelan-pelan ia pun mendekatkan wajahnya utk mencium bibir wanita itu,dan saat Lyla merasakan bibirnya dicium oleh Arya ,ia pun membalasnya ,dg lembut ...mrk berciuman dg duduk dikursi dibawah lorong bunga ....ciuman sepasang insan yg telah mengalami suka duka dalam kisah mereka,


sebuah kisah yg akan terus diingat oleh orang-orang yg percaya dengan adanya cinta sejati......

__ADS_1


*** THE END***


__ADS_2