
The Secret
Hal 34
''lakukan lah kak, Lyla sudah siap ,'' ucap nya sambil menatap Arya ,
''malam ini jadikanlah Lyla milik kakak,'' sambung nya sambil mendekatkan wajah nya kepada Arya ,dan mencium bibir tebal milik laki-laki itu , Lyla ******* kasar bibir Arya , untuk membangkitkan nafsu di dlm diri arya ,
mendapat serangan tiba2 dari Lyla , membuat nafsu Arya bangun lgi, ia pun mencium bibir mungil itu tidak kalah kasar nya, ia ******* bibir itu dengan ganas, lidah mereka saling berpagutan ,desahan-desahan kecil lolos dari keduanya ,
Puas dengan bibirnya lyla , Arya beralih keleher gadis itu, di cium dan dihisapnya dengan kuat , membuat Lyla sdikit kesakitan,tapi ia menahannya, sesekali terdengar desahan nafsu dari keduanya ,
Arya lalu membaringkan gadis itu, sejenak menghentikan aktivitasnya ,ia memandang wajah cantik lyla yang sudah berkeringat, Lyla membalasnya dengan tatapan penuh cinta ,
'' jadikan aku milik mu sepenuh nya kak ,'' ucapnya lembut
Arya pun melanjutkannya ,ia tidak perduli dengan yang lainnya,
malam ini ia akan melampiaskan nafsunya pada lyla,
erangan dan desahan penuh nafsu terdengar dari kamar itu, dimana sepasang anak manusia sedang bercinta utk melampiaskan nafsunya ,hingga sebuah lenguhan panjang terdengar dari sana mengakhiri semuanya...
nafas mereka berdua tersengal-sengal, tubuh mereka penuh dengan peluh , keringat Arya yg mengalir di wajahnya ,di usap halus oleh Lyla
"terimakasih Lyla " ucap Arya sambil mencium keningnya Lyla ,gadis itu tersenyum,
Arya lantas menjatuhkan kepalanya di atas dadanya Lyla untuk mendengar detakan jantung gadis itu, yang membuatnya tenang, Lyla pun mengecup lembut pucuk kepalanya Arya dan membetulkan selimut mereka utk melanjutkan tidur mereka.
******
keseokkan harinya Lyla membuka matanya dilihat nya kepala Arya yang masih berada di atas dadanya ,air mata Lyla mengalir,
"sampai kapan pun lyla akan terus mencintai kakak," gumamnya,
ia lalu menarik bantal dan memindahkan kepala Arya dengan perlahan, saat ia bergerak bangun ,semua badannya terasa sakit, "mungkin krn semalam " pikir Lyla ,
ia lalu menatap lantai ,dimana pakaian mereka berdua berserakan ,ia tersenyum ,ia pun berdiri , tapi sekali lagi ia merasakan pedih di tubuh bagian bawahnya ,ia meringis menahan sakit,
setelah mengambil bajunya,ia segera ke kamar mandi membersihkan dirinya .
setelah agak baikan Lyla pergi kedapur ,mencari sesuatu yg bisa dibuat untuk sarapan, "untung di kulkas ada telur", ucapnya, ia pun membuat omelet pagi itu.
Arya bangun agak siangan,badannya yg terasa pegal dan letih ,ia regangkan,agar membuat nya lebih rileks,
ia melihat disekitarnya,nampak pakaiannya yg ada di bawah, ia mengingat kejadian tadi malam, saat ia bercinta dengan Lyla , ia terhenyak dan segera bangkit utk mencari Lyla.
suara orang yang sedang memasak terdengar dari dapur, diikuti bau harum masakan ,
Arya melangkahkan kakinya kesana ,
tampak olehnya ,gadis itu sedag sibuk untuk mempersiapkan sarapan mereka berdua,
Lyla yang menyadari keberadaan Arya , ia pun tersenyum kearahnya,
"morning , kak "
Arya tersenyum, di hampirinya gadis itu,"kmu tidak lelah ?" ia mencium tengkuk Lyla membuat lyla geli,
"kalo aku malas-malasan ,nanti siapa yg akan buat sarapan," ia berbalik menghadap Arya "ayo makan dulu,"ajaknya sambil menggandeng tangan Arya agar duduk di kursi, dengan sarapan sederhana mereka menikmati pagi itu, dengan perasaan bahagia.
*******
Rumah besar bergaya Eropa itu terlihat lenggang Dan sepi, dari dalam nampak beberapa pengawal dan staff,
hari ini, hari ke tiga sejak kejadian perginya lyla yang sampai kini belum di ketahui keberadaannya,
__ADS_1
tuan besar smakin marah saat mengetahui Arya juga tidak di ketahui jejaknya ,
terpaksa semua perusahsaan ia yang handle, dengan dibantu sekretaris farid dan Bram
"panggil secretaris Farid keruanganku !!" terdengar suara perintah darinya, dan tidak lama kmudian laki-laki yang sudah cukup tua masuk keruangannya,
"ada apa tuan ?" tanya sekretaris farid
Tuan besar menahan amarah nya,
''Bagaimana cara bekerja orang-orangmu kenapa sampai sekarang mereka belum ditemukan !!" hardiknya keras, membuat pias wajah sekretaris farid
"maaf tuan, kmi sudah berusaha mencari kesemua tempat yg pernah disinggahi tuan muda ,tapi tidak ada , menurut informasi yg di peroleh tuan muda meninggalkan kota '' jelasnya dengan sedikit takut.
Tuan guntur menghempaskan nafas berat.
"cepat cari terus mereka ,dan jangan sakiti mereka,'' perintah tuan guntur tegas ,
sekretaris farid membungkuk hormat,
setelah sekretaris farid berjalan sendirian ,ia segera menuju kesebuah ruangan dan menelpon seseorang,
''cari mereka sampai dapat, jika ada kesempatan, habisi mereka berdua ,'' suara itu terdengar dingin dan menakutkan,
''aku tdk ingin kehilangan semua ini,'' lanjutnya sambil tersenyum sinis ,senyum Villian yg sesungguhnya....
******
Hari itu cuaca tidak terlalu panas , Arya pun mengajak lyla keluar ,ia ingin menunjukkan sesuatu pada gadis itu..
"kakak kita mau kmana ? "tanya Lyla yang berjalan di samping arya ,
Arya menggenggam tangannya,
Saat sampai di taman bunga yang dulu di tunjukkan oleh Arya ,laki-laki itu mengajak lyla brerjalan disisi sebelah kiri bukit bunga itu, dari atas tampak sebuah bangunan tua yg ternyata sebuah gereja,
tanpa ragu-ragu keduanya pun masuk kesana ,
"kakak mau apa kesini ?" tanya Lyla penasaran, mrk berdua berhenti tepat didepan altar,
"aku ingin menikahimu disini ," ujar Arya sambil tersenyum kearah Lyla, membuat pipi gadis itu merona,
gereja itu meski tua , tapi nampak terawat dg baik,
disaat Arya mengangkat tangannya hendak mengucap sumpah mendadak seseorang masuk, yang ternyata seorang pastor
"mau apa kalian kesini ,?" tanyanya ramah,
Arya dan Lyla saling pandang ,ragu-ragu untuk menjawab, hingga pastor itu tersenyum dan mengangguk kecil,
"kalau kalian ingin menikah, saya bisa menikahkan kalia disini" tawar pastor itu ,
yang membuat Arya dan Lyla lega,
maka hari itu mereka berdua menikah di sana ,saling bersumpah akan tetap menjaga dan bersama-sama hingga maut memisahkan mereka, setelah pernikahan mereka selesai tiba-tiba ada angin kencang yang berhembus hingga memadamkan beberapa lilin yang ada disana ,membuat Lyla sedih , setelah pastor itu pergi ,air mata Lyla mengalir , membuat Arya bingung,
"kamu kenapa ?" tanya Arya
"bahkan tuhan pun tidak menerima pernikahan kita ," ucap Lyla dengan suara yang bergetar,
Arya langsung memeluknya,
"tenang Lyla ,itu tadi hanya angin biasa ,
kamu jangan berpikiran buruk," ujar Arya mencoba menghiburnya,
__ADS_1
*******
hari itu Arya pergi kekota utk membeli keperluan mereka, saat setelah selesai belanja ,ia merasa jika sedang di awasi, tapi ia pura-pura tidak tahu ,saat di jalan raya ,ia baru bertindak,ia segera memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi,hingga disatu kesempatan ia berhasil mengecoh orang-orang suruhan kakeknya ,
sesaat ia lega ,tapi mendadak ia menyadari satu hal,
"jangan2 mereka sudah tahu villa tmpt ayah , sedangkan Lyla ada disana sendirian," pikirnya cemas,
ia segera menelpon Lyla ,gadis yg saat itu sedang memasak untuk makan malam ,langsung mengangkat telpnya begitu hpnya berdering ,
"hallo ,kak " ucapnya .
"Lyla dengarkan aku baik2 ,kunci semua pintu ,dan padamkan semua lampu ,hilangkan hal-hal yang bisa menganggap ada orang yang tinggal di villa kita ,dan kamu sembunyilah ditempat yg menurutmu aman ,
orang-orangnya kakek mengetahui keberadaan kita,
bawa terus hp kmu ,nanti aku hubungi lagi ,dan cepat sembunyi," perintah Arya ,
Lyla segera tahu apa yg harus ia lakukan.
ia pun segera menjalankan perintah Arya ,dan pergi keruang rahasia bawah tanah yg ada di villa itu ,dari dalam ia dapat mengawasi keadaan luar. dan tidak berapa lama kmudian munculah tiga mobil sedan di halaman villa itu dari dalam sana keluar beberapa org pengawal yg masing-masing membawa pistol , Arya hanya bisa mengawasi dari kejauhan ,ia tidak bisa mendekat ,wajahnya tegang ,cemas memikirkan nasib Lyla yg sendirian di villa itu,
beberapa orang itu mulai masuk kedalam dengan merusak kunci dan segera memeriksa kesemua ruangan ,
setelah hampir setengah jam , mereka berkeliling, akhirnya mereka menyerah,
"villa ini kosong,' lapor seseorg ,
"tapi aku menemukan ini " orang itu memberikan sebuah benda yg ternyata adalah biskuit,yg nampak baru dibuka ,
"berarti mereka tadi disini ," gumam seorang kepala pengawal,
"kita segera kembali untuk melapor,"
maka mereka semua pun segera meninggalkan tempat itu,
setelah dirasa cukup aman Arya segera kesana ,ia masuk ke villa itu dan mencari lyla ,
"Lyla ..!! Lyla ..!!" ini kakak," panggil Arya
Lyla yang mendengar suara Arya pun keluar dari persembunyian "kakak..!" panggilnya
yang membuat Arya bernafas lega
"syukurlah ,kau tidak apa-apa?" tanyannya khawatir ,
Lyla tersenyum, "aku baik2 saja kak"
Arya lantas memeluknya
"kakak janji tdk akan meninggalkanmu sendirian lagi walau sebentar," bisiknya ditelinga lyla
******
Arya dan Lyla tetap tinggal di villa itu, karena menurut Arya villa itu sudah aman, tidak mungkin orang-orang kakeknya mencari mereka di tempat yg sama,
sudah lebih dua minggu Arya dan Lyla berada di villa itu, selama itu mereka berdua hidup dari uang tabungan Arya yang ia kumpulkan saat ia kuliah sambil kerja di sebuah restoran, tentu nya tanpa sepengetahuan kakeknya, uang tabungannya Lumayan besar ,dan cukup untuk membiayai hidup mereka selama beberapa bulan kedepan.
Untuk mengisi waktu Arya menghidup kan kembali kebun strawberry dan apel milik ayah angkat nya dulu, dengan di bantu paman Toni ,orang yang dulu di percaya mengurus villa, ia mempelajari teknik-teknik mengelola kebun strawberry dan apel , dengan kejeniusan otak nya, tdk butuh waktu lama bagi Arya untuk menguasai nya , setiap pagi ia akan pergi keperkebunan strawberry, karna fokus pada kebun, ia tdk terlalu memperhatikan perubahan yg ada pada diri lyla, gadis berwajah cantik itu kian hari kian pucat .
sore itu Arya keluar dari kamar mandi sehabis membersihkan dirinya, ia bergegas ke dapur untuk membantu Lyla menyiapkan makan malam, tapi ia terkejut dengan apa yang dilihatnya di dapur , Lyla sudah tergeletak di lantai tak sadarkan diri,
"Lyla...!!
to be continue....
__ADS_1