
Begitu rapuh dan mudah terluka ..
Saat dihadapkan dengan duri-duri cinta.”
“Begitu kuat dan kokoh hati, saat berselimut cinta dan asa..
Mengapa Dia menciptakan rasa sayang dan rindu di dalam hati ini..
Mengisi kekosongan di dalamnya
Menyisakan kegelisahan akan sosok sang kekasih.”
The Secret
Hal 16
"apakah aku ini sgt mirip dgn kakak mu ?"
tanya Arya sambil berbisik di telinga Lyla ,membuat lyla menggelinjang krn bulu2 halus di sekitar telinga dan leher ,terkena hembusan nafasnya Arya, matanya membulat ,ia kaget,
"heh...?"
Arya melihat wajah gadis itu yg memerah ,dan bulu2 halusnya yg berdiri ,ia segera bangkit ,dan membuka kancing jasnya membuat lylaa curiga ,
"mau apa kamu ?" '
Arya tdk menjawab,ia meneruskan utk membuka jasnya ,dilihatnya Alya dg memakai gaun yg terbuka di bagian atas,ditambah dg cuaca malam hari ,membuat lyla agak kedinginan , Arya lntas memakaikan jasnya kpd Lyla
"masih dingin ?" tanya Arya sambil mmenggosok2 kan tangannya lalu ia meraup tangannya Lyla ,utk menghantarkan panas,membuat gadis itu tertegun,cara nya mnolong Lyla yg serasa spontan membuat gadis itu bertanya2
"knapa aku merasa bahwa dia mirip sekali dg kak dewa ."pikirnya,
mereka berdua akhirnya duduk di tempat itu ,tdk jauh dr mobil mrk, Arya pergi k toko yg buka 24 jam ,utk membeli dua gelas kopi,sbg penghangat tubuh,
'nih " ia memberikan segelas kopi, lyla menerimanya ,
"terima kasih,"
Lyla memperhatikan laki2 yg kini duduk disampingnya
"dia mirip sekali dgn kak dewa " batinnya sedih,krn sdh 8 th ia bgitu merindukan kakaknya, dan saat ini ia berdekatan dgn laki2 yg mirip sekali dg nya,benar2 membuat lyla sedih,saat Arya menolehnya , Lyla buru2 menghapus air mata yg sempat mengalir di wajahnya, tapi Arya terlanjur mengetahuinya
,
"knapa kmu menangis ? apa kmu bener2 merindukan kakak mu itu ?' tanya Arya , lyla mengangguk pelan,
"oh iya ,kmu blm jwb pertanyaan ku td ,knapa kmu melakukan semua ini ?" Lyla menyeruput kopinya ,menunggu jwban dr arya
"aku melakukan ini ,krn aku ingin melakukannya," jwb Arya ,berteka teki ,ia lalu menoleh lyla ,
"kalo boleh aku tahu ,bgaimana kakak mu itu ,apa dia bener2 mirip dg ku?" tanya Arya ,lyla mengangguk,
"dia mirip sekali dg mu ,makanya saat pertama kali bertemu dg mu ,aku langsung berbuat lancang dgn memelukmu, maaf ," jwb Lyla pelan , Arya hanya diam saja mendengarnya,
"apa dia bener2 kakak mu ?" tanya Arya memancing,
lyla menggeleng ," bukan ,"
"pacarmu ?"tanya Arya lgi ,
"bukan " jwb Lyla singkat ,
"terus apa hubungan kalian yg sebenarnya ?"
Lyla tdk segera menjawab,ia sendiri tdk tahu bgaimana menjwbnya ,
"aku tdk tahu,tp yg jelas aku sgt menyayanginya " jwbnya , Arya diam ,
__ADS_1
"apa kau mencintainya ?" tanya Arya secara hati2,sambil menatap lyla ,membuat gadis itu bingung.
"sdh malam ,aku ingin pulang " ucap lyla mencoba menghindar ia lalu berdiri , Arya menghela nafas.
malam itu ia akhirnya ia mengantar Lyla pulang.
******
siang itu Arya terlihat sibuk di kantor ,tp ia tdk bisa berkonsentrasi penuh ,ia teringat kata2 Lyla yg terlihat bener2 merindukannya,
'apa sdh wktnya untuk aku mengakuinya ?' batin arya ,bertanya pada diri sendiri,saat ia sdg melamun ,suara pintu yg di ketuk menyadarkannya ,salah seorg staffnya masuk ,dg membawa sebuah file,
"pak presdir ,ini yg anda minta ," ucapnya ,
"apa ini ?"
"ini adl data dr perusahaan yg mengambil semua aset dr perusahaan Amco Construction 8 th yg lalu," jelass si staff , arya mengangguk paham " lalu bgaimana ,? apa kita bisa mengambil kembali aset2 itu ?' tanya Arya ,si staff td tersenyum ,
"kmenungkinan besar kita bisa melakukannya ," ujar si staff yakin , Arya tersenyum ,.
******
Lyla di sibukkan dg pekerjaan nya ,hingga ia sering tdk memperhatikan kesehatannya ,jika bkn mira yg selalu cerewet utk menjaga kesehatannya ,
"bekerja sih boleh2 aja asl jgn lupa ,tubuhnya jg perlu rehat , seloroh mira suatu hari saat menjenguk Lyla yg tengah sakit demam,
"than's ra ,tp aku sdh sembuh kok ," sifat keras kepalanya Lyla keluar ,yg membuat mira melotot,
"muka msh pucat kyak mayat ,kmu bilang sdh sembuh,?" ia menyerahkan segelas air putih pd lyla ,yg langsung di minum habis oleh nya ,. "aku sudah baikan" ucap Lyla sambil beranjak dari tempat tidurnya,,, "kau mau kemana..?" tanya mira, "kerja" jwb Lyla sambil mengembangkan senyumnya,, "dasar gadis keras kepala!" hardik Mira kesal.
******
suasana kantor Prakasa Grub.siang itu terlihat seperti biasanya kesibukan ada di smua tempat ,para karyawan bekerja dg sebaiknya , Arya terihat serius membaca beberapa file seblm ia tanda tangani,ia terkenal sgt telti dan jeli ,jika file2 itu ada yg tdk beres ia akan mengetahuinya ,sekecil apapun itu.di tengah2 kesibukannya itu seseorg menemuinya ,
"maaf presdir ,ini yg annda minta ,perusahaan itu bisa kita tekan agar ia mengembalikan semua aset2 milik Amco ,krn ternyata perusahaan itu yg membutuhkan jalinn kerja sama dg kita ,jd itu akan mempermudah bagi kita ," jels si staff ,yg membuat arya lega ,
******
mobil mercedes bens berwarna silver itu melaju dg kecepatan sedang ,ia tdk terlalu terburu2, hatinya sdg senang ,ia iangin membuat kejutan di tempat kerjanya Lyla ,dan akan memberitahukan gadis itu siapa dia sebenarnya ,sementara itu di tempat kerjanya Lyla sdg bercanda dg salah satu pegawai disana ,seorg pegawai laki2 yg dr dulu sdh menyukai nya ,
"lylaaaa,,knapa kmu tdk mau menerima cinta ku ," ujar tmnnya itu sambil membawakan bunga utk nya ,membuat lyla tersenyum geli,
"aku akan menerima bunga nya saja ,tp maaf Dion ,untuk cintamu aku cancel," balas Lyla bercanda ,membuat Dion jengkel,
"aisshh..dionn....knapa ? kmu marah ?" tanya Lyla sambil meletakan tangannya di pundaknya cwok itu,sesungguhnya dion org yg menyenangkan ,tp ia benar2 tdk ada perasaan apapun utk cwok humoris ini yg lumayan cute dg kaca matanya.saat mrk tengah bercanda spt itu Arya berada disana dan melihat semuanya .
wajahnya mengeras ,tangannya terkepal ,perasaan itu muncul lgi ,utk yg kesekian kalinya ,perasaan ingin membunuh org karena bersanma dg Lyla .tapi ia tdk bisa melakukan hal itu lagi seperti dulu,ia bknlah dewa anak yatim piatu yg dulu menjadi kakak angkatnya Lyla,tp ia sekrang adl Arya prakasa ,cucu satu2nya keluarga Prakasa,dg menahan rasa sesak saat melihat hal itu Arya langsung pergi dr sana ,tanpa di ketahui oleh Lyla.
*****
kamar yang lumayan mewah itu nampak gelap ,tdk ada sedikit pun cahaya yg menerangi tempat itu,di pojok ruangan nampak sesosok pemuda tengah duduk sambil memeluk kedua lututnya ,kebiasaannya muncul lagi ,jika ia sdg tertekan ,
"knapa kmu melakukan hal itu lyla ? ,aku menyukaimu sejak aku bertemu pertama kali dgn mu di panti ,meski aku masih asing dgn kata2 cinta ,tpi saat melihat dirimu ,aku tdk bisa menahan diriku utk tdk bisa tdk dekat dgn mu ," ujar laki2 itu yg tak lain adl lyla ,tangannya menggengam gantungan kunci harmonika berwarna biru.
"aku sangat mencintaimu ,Kalyla .."
gantungan kunci itu tergengam makin erat di tangan arya...
*****"
Lyla pulang dg sedkit lemas ,krn banyaknya pekerjaan di kantor,ia melihat kalender,
"besok adl hari kematian ayah dan bundanya apakah kak dewa akan datang ? atau seperti tahun2 sebelumnya ?"pikir lyla sedih ,ia lalu mencari gantungan kunci harmonika berwarna merah,ia memandang benda itu ,
"karena kak dewa orgnya misterius dan kalem ,jd warna biru cocok utk kakak" batin Lyla mencoba menghibur diri.
"kau ada dimana sekarang kak? knapa kmu tdk pernh mencariku ,apakah kmu sdh melupakan ku ?" batin Lyla bertanya2 ,sedetik kemudian dadanya terasa sakit ,ia berusaha sebisa mungkin menahan tangis ,tp entah mengapa air mata itu tetap mengalir utk yg kesekian kalinya,ia pun tertidur.dg memegang gantungan kunci harmonika ...
__ADS_1
******
pagi ini cuacanya tdk terlalu bagus ,awan mendung menggelayut menandakan akan turun hujan ,Lyla sdh sedari tdi bersiap2 utk pergi kepemakaman org tuanya ,ia menggunakan sweater putih lengan panjang dipadu dg rok di bawah lutut ,dg membawa sebuket bunga ia pergi ketempat makam org tuanya,
sementara itu di sebuah tempat pemakaman tampak Arya yg di antar bebrapa pengawalnya sdg mngunjungi salah satu makam yg ada disana ,
"ayah , bunda ,maafkan Arya ,yg baru bisa menemui kalian ," ujarnya yg tengah berlutut berdoa di sana ,ia terlihat sedih karena mengingat semua kejadian yg dialaminya dg keluarga admaja .
"Arya...,ayah sdh menganggapmu sbg anak kandung ayah ,sama dg Lyla ,jadi kmu jgn terus menerus merasa sungkan pada kmi ," ujar tuan admaja yg sering menasehatinya jika ia tdk mau dibelikan apa2 oleh keluarga admaja .cukup lama dia ada disana ,
sementara itu di tempat lain Lyla sdh sampai di area pemakaman,ia berjalan menyusuri gang2 di sela2 makam,sdgkan Arya yg telah selesai berdoa pun bermaksud utk kembali,ia lalu berjalan dr arah lainnya yg tidak di lewati oleh Lyla ,hingga mrk tdk bertemu ,lyla sdh sampai di makam org tuanya ia terkejut ,melihat sebucket bunga sdh ada disana ,
"siapa yg meletakkannya ?" pikirnya ,lalu tiba2
"jangan-jangan..!" ia tdk meneruskan kata2 nya ia cepat2 berlari menuju jalan mobil yg ada di kawasan pemakaman itu,ia melihat siluet bayangan sesorg yg sptnya ia kenal ,tp krn org itu membelakangi nya ia kesusahan utk mengenalinya ,ia meperhatikan dr kejauhan ,saat org itu menoleh kearah samping ,jantung Lyla berdebar lbh kencang,
"orang itu ,dia ,dia adl kak dewa" gumamnya ,ia lalu berlari ,bersamaan dg itu Arya pun masuk mobil jdi ia tdk mendengar teriakan Lyla
"KAK DEWAAAA .!!" teriak Lyla makin keras,sambil berlari ,mengejar mobil itu yg perlahan2 semakin menjauh,
"KAKAK...!! KAK DEWAAA ..!' teriaknya sekali lgi,
haris yg kebetulan berada satu mobil Arya ,melihat Lyla yg tengah berlari di belakang,
"ehm..tuan muda maaf itu seperttinya nona Lyla yg mengejar di belakang ," ujar haris memberitahu, Arya yg dr tadi membuka ipad nya ,menutup benda gaget nya dan melihat kebelakang nampak olehnya Lyla sdg berlari mengejar mobilnya di belakang ,
"KAK DEWAAAAA ..!!" teriak Lyla berkali2 sambil berlari ,dan menangis,tp Arya tetap bergeming ,ia hanya menatap dingin kearah Lyla ,
"tuan muda ,,kasihan nona lyla," ucap haris lagi , Arya terdiam ,ia berhenti menatap kebelakang .
sementara Lyla masih berusaha mengejar mobil itu dg sisa kekuatannya ,hingga kakinya terantuk batu dan terjatuh ,ia tdk sanggup lagi berlari ,ia pun menangis sedih karena kesempatannya utk bertemu dg kakaknya telah lenyap di dpn mata,
"hiks..hiks,.." suara isak tangisnya ,sambil memegangi lututnya yg sdikir berdarah krn terkena jatuh di jalan beraspal,tangisnya mendadak berhenti saat ia melihat sepasang kaki berdiri tepat di dpnnya ,ia pun mendongak ,tampak olehnya Arya berdiri di hadapannya ,laki2 itu lalu berjongkok,dan melihat luka di kakinya Lyla ,
"ia mengeluarkan sapu tangannya utk membalut lukanya ,Lyla tertegun memandang laki2 dihadapannya ,setelah arya selesai membalut lukanya ,ia lalu menatap lyla yg tengah kebingungan .
"ka-mu ? " Lyla terkejut , Arya mengangguk ,
'iya ini aku , dewa ,kak dewa mu," sahut Arya ,sambil mengusap air matanya Lyla dg ujung jarinya ,
''jangan menangis lagi kakak disini ," lanjutnya ,membuat air mata Lyla mengalir kembali,
"kamu benar2 kak dewa ?" Lyla memastikan, Arya mengangguk ,
"iya ,aku kakakmu ,' jwbnya lagi. Lyla lantas memeluk laki2 yg ada di dpnya itu ,ia memeluknya dg erat ,
"jangan tinggalkan Lyla lagi kak, Lyla tdk mau sendirian lgi," pinta Lyla di sela2 tangis bahagianya, Arya mempererat pelukannya ,
"kakak tdk akan meninggalkan lyla," jwb arya di telinga gadis itu ,ia lalu melepaskan pelukannya ,dan berjongkok di dpn Lyla ,
"naiklah ," ujar nya ,Lyla pun tersenyum hingga ia melupakan rasa sakit di kakinya ,dg hati2 ia naik di punggung Arya dan laki2 itu pun menggendongnya di belakang ,sama seperti saat mereka di panti dulu ,saat Lyla kecil menyatakan bahwa ia telah bertemu dg Guardian Angelnya sesosok malaikat pelindung yg akan menjaganya.dan hari ini pun dia telah menemukan kembali Guardian Angel nya yg sempat hilang .
"kakak ." panggil lyla saat di punggungnya arya ,
"hem..!!" jwb arya sambil tetap berjalan .
"terimakasih ,' ucap Lyla ,sambil tersenyum .Arya yg mendengarnya pun ikut tersenyum.
awan mendung yg sejak tdi pagi menggelayut dilangit telah menghilang ,sebgai gantinya cahaya matahari yg sempat bersembunyi di balik awan ,telah memberikn sinarnya kembali di langit biru yg cerah .
Terjaga di kala fajar dengan hati berawangan dan mensyukuri hari baru penuh cahaya kasih;
Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;
Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;
Dan kemudian tidur bersama doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sekuntum nyanyian puji-pujian pada bibirmu.
__ADS_1
to be continue