The Secret...

The Secret...
Seperti 30 th lalu...


__ADS_3

Mencintai


Bukanlah bagaimana kamu melupakan


Melainkan bagaimana kamu


memaafkan


Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan


Melainkan bagaimana kamu mengerti


Bukanlah apa yang kamu lihat


Melainkan apa yang kamu rasakan


Bukanlah bagaimana kamu melepaskan


Melainkan bagaimana kamu bertahan ....


The Secret


Hal 20


Arya dan Lyla berada di Dubai selama 3 hari,selama itu pula mrk menghabiskan wkt bersama dg berjln2 mengunjungi tempat2 wisata Dubai,


meski mrk tinggal satu kamr ,bahkan satu tempat tidur,tdk ada sesuatu yg terjadi diantara keduanya ,


krn mrk memiliki komitmen ,mrk tdk akan melakukannya ,jika salah satu dr mrk blm siap,mrk menginginkan cinta mrk suci dan tulus tanpa ada nafsu di dlmnya.


setelah mengecek semua barang2 mrk ,akhirnya mrk pergi meninggalkan Dubai dg naik pesawat pribadinya Arya,


Lyla sdg di kmr mandi ,ketika Arya sdg asik melihat2 foto mrk selama di Dubai yg sdh ia pindah dr camera ke laptop,


mrk sempat berfoto dg lumba2 saat di dolphin bay,dan mrk jg sempat naik onta,hewan khas timur tengah.


Arya sdg senyam senyum ketika Lyla keluar dr kmr mandi,


"kakak mengapa kmu tertawa spt itu ,?"


Arya menoleh .


"oh ,ini wajah kmu lucu saat mau naik onta ," jwb Arya dgn menahan tawa,


Lyla cemberut mendengarnya ,krn ia teringat ,saat naik onta ia sgt ketakutan ,


dg kesal ia duduk di sebelahnya Arya ,


"ya ya ..tertawalah,


tertawalah jika wajah ketakutan ku ,justru lucu dan membuat kakak tertawa,"ia jengkel,


Arya segera menghentikan tawanya,dan menutup laptopnya ,kmudian melirik kearah Lyla yg masih manyun disebelahnya,


ia lalu mendekati lyla ,dan menatap wajahnya,


Lyla diam saja ,tdk menanggapinya,ia masih kesal, Arya terus menatapnya,5 menit ,10 menit 15 menit pun berlalalu,


membuat lyla penasaran ,ia laku menoleh kearah Arya ,yg masih menatapnya dg jarak yg sgt dekat,


"mengapa kakak menatapku spt itu ?" tanyanya tdk mengerti,


arya tdk menjawab ,tp ia malah mendekat ,sangat dekat ,hingga bibir mrk saling berhadapan,


Lyla terdiam krn tiba2 jantungnya berdebar


,baik ia dan Arya bisa merasakan hembusan nafas masing2,


Arya menatap bibirnya Lyla seolah2 meminta izin utk menciumnya ,Lyla diam saja , Arya lalu secara pelan2 .mencium bibir mungil itu, menciumnya dg sgt lembut ,Lyla memejamkan mata ,


ia membalas ciuman itu,.


tapi tiba2 Arya menghentikan ciuman mrk ,membuat Lyla sdikit kaget ,ia melihat Arya yg menahan senyumnya ,


"ternyata meredamkan emosimu ,tdk sesulit yg kubayangkan ," ujar Arya sdikit sombong,


lyla semakin jengkel krn merasa telah di kerjai, ia hendak berdiri ,seketika tangannya di pegang oleh Arya,


"maaf..." ujar arya serius,


Lyla mengurungkan niatnya untuk pergi ,ia duduk kembali,tp krn ia masih marah ,ia tdk mau melihat arya,


laki2 itu lantas bangkit dr kursi dan berjongkok dihadapan lyla ,


tp Lyla memalingkan wajahnya,


"lylaaa ," panggil Arya,


Lyla tdk mau menjwab,


"lylaaa ," panggilnya sekali lgi


tapi ia tetep tdkk menyahut,


Arya memandang lyla ,yg sdg memalingkan wajahnya,


Lyla tdk mau melihatnya, lyla membencinya , pikir Arya, entah mengapa tiba2 muncul rasa nyeri di hati Arya saat melihat lyla spt itu,


ia takut jika lyla membencinya , ia takut jika Lyla tdk mau melihatnya,


"lylaaa," panggilnya sekali lgi dg suaranya yg parau ,krn tiba2 Arya meneteskan air mata,


Lyla terkejut, mendengar suara Arya yg parau, ia lalu perlahan2 menghadap ke arya ,

__ADS_1


di lihatnya laki2 itu sdg menatapnya dg mata yg memerah krn tangis,


dg kedua tangannya , lyla menangkup wajah itu,


"kakak kenapa ?" tanyanya lembut,


"apa kau membenci ku?, jangan memalingkan wajahmu seperti itu , aku tdk akan snggup ,jika kmu membenciku," jelas Arya pelan ,wajahnya sedih ,


Lyla trenyuh mendengarnya ,


"Lyla tdk pernah membenci kakak, lyla sayang sama kakak ," ucapnya menenangkan Arya ,


ia lalu mendekatkan wajahnya ,dan mencium bibir Arya .dan laki2 itu pun membalas ciumannya Lyla , rasa lega langsung menjalar di hatinya ,saat gadis itu menciumnya,


ia bisa menahan rasa sakit tubuh jika ia di pukul,ia bisa menahan siksaan paling berat ditubuhnya,tp ia tdk akan bisa tahan sedikitpun jika Lyla membencinya,ia tdk tahan jika gadis yg amat dicintainya itu membuang wajah tdk mau menatapnya,ia tdk akan pernah sanggup.


******


rumah mewah itu nampak terlihat spt malam2 biasnya ,


tdk terlalu ramai ,bahkan cenderung sepi,


di sebuah ruangan , seorg laki2 duduk sambil memandang sebuah foto,


ia menyandarkan kepalanya di kursi ,matanya terpejam ,ia teringat peristiwa 30 th yg lalu ,


" Bram ,aku mohon ,apapun yg terjadi dgku ,aku tdk ingin Arya dirawat oleh ayah,


aku tdk ingin anakku hidup dgn laki2 spt dia," pinta Aditia ,ayah kandungnya arya , sesaat seblm ia mati karena kecelakaan yg diakibatkan oleh ayahnya sendiri.


ia lantas memberikan Arya yg saat itu baru berumur 3 th ,kpd sepasang suami istri utk di adopsi,


ia tdk tahu jika sepasang suami istri itu justru menyiksa Arya,


saat tuan Guntur menanyakan ttg keberadaan Arya ,ia berbohong ,bahwa Arya telah meninggal bersama ayahnya.


majikannya itu mempercayainya ,maka Arya kecilpun tdk di ketahui keberadaannya,


hingga beberapa tahun kmudian , tuan Guntur ,terkena serangan jantung karna selama beberapa thn ia menyimpan beban, ia merasa bersalah atas meninggalnya anak dan cucunya ,


krn khawatir ttg kesehatan majikannya ,akhirnya sekretsris bram menceritakan yg sebenarnya jika Arya cucunya tdk meninggal ,ia masih hidup,mendengar hal itu , tuan Guntur sgt bahagia ,ia mempunyai semangat utk sembuh yg luar biasa,ia menyewa beberapa detektiv terkenal utk mencari jejaknya Arya ,hingga akhirnya di temukan di Bogor.


satu hal yg menjadi tanda tanya besar bginya ,mengapa majikannya itu ,sangat membenci menantunya yg tdk lain adl ibu kandungnya arya,


ia tahu mungkin ,tuan Guntur marah krn anaknya, Aditia telah berani melawannya dg tetap menikahi ibunya arya ,


tp yg tdk habis pikir ,ibunya Arya adl wanita baik2 ,dr keluarga yg cukup berada dan terhormat,apa alasannya tuan besar sgt membencinya ,?hal itu masih menjadi tanda tanya hingga kini ...


*******


Hari sdh mulai terang ,ketika pesawat pribadinya arya tiba, ia dan Lyla pun turun ,dan segera naik mobil jemputan yg sdh di sediakan oleh pengawal nya, dr landasan udara, Arya langsung menuju keapartementnya lyla utk mengantar gadis itu.


"istirahatlah,jgn terlalu lelah ,'' ucap arya dr dlm mobil ,lyla mengangguk,


''kakak tdk mau mampir dulu,?" tawarnya,


''banyak pekerjaan yg menungguku,'' sahut nya, yg membuat Lyla sdikit khawatir,


''jangan lupa utk istirahat,'' lyla mengingatkan


,ia lalu menyentuh wajah nya arya ,


''aku tdk ingin pipi yg chubby ini menghilang dan berganti menjadi wajah yg tirus,'' lanjutnya, yg membuat Arya tersenyum. Setelah berpamitan ia langsung pergi meninggalkan kawasan apartment nya lyla dg diantar lambaian tangan oleh gadis itu.


Dalam perjalanan pulang saat di dlm mobil ia diberitahu oleh Haris ,jika kakek nya telah kembali dr Jerman,dan sekrg berada di rumah, ia jg diberi info ,kalo kakek nya mengetahui kepergiannya ke Dubai.


Arya menanggapinya biasa aja. Karena ini urusan pribadinya.


"Selamat datang kembali tuan muda ,!" sambut beberapa pelayan di ruang pintu, Arya hanya mengangguk kecil utk membalas sambutan mereka.


ia segera naik keatas menuju kamarnya, saat ia berjalan menuju kekamarnya,ia melintasi ruangan kakek nya ,ia berhenti sejenak utk berpikir ,masuk apa tdk ? , ia menghela nafas dan melangkah menuju ruangan kakek nya.setelah mengetuk pintu ia pun masuk.


tuan Guntur pun langsung menoleh kearah Arya ,saat cucu nya itu masuk keruangannya, dan duduk di kursi di dpnnya.


"apakah kakek sdh lbh baik ?" tanya Arya yg sdikit cemas dg keadaan kakek nya. Wajah yg telah menua itu tersenyum.


"kakek sdh jauh lbh baik, maka nya kakek sdh boleh pulang. " jwb tuan Guntur.


" kau kelihatan lelah , apakah kmu baru pulang dr bepergian,?" tanya nya ,


Arya Berpikir sejenak,


''iya , aku baru pulang dr Dubai ,'' jwb nya singkat, ''aku mau istirahat ,''sambung nya sambil beranjak dr kursi ,


tuan Guntur menghembuskan nafas berat ,


''siapa gadis itu ?" pertanyaan cukup tegas pun terlontar, yg menghentikan langkah arya,


Arya berbalik dan menatap kakeknya, yg dari wajahnya terlihat tdk senang.


"gadis itu adlah gadis yg membuatku melakukan perjanjian dg kakek 8 thn yg lalu,'' jelas arya.


tuan Guntur lalu mengingat peristiwa bagaimana ia membujuk Arya agar ia mau kuliah di Amrik,seketika raut wajahnya yg tegang tadi mengendur, kedua sudut bibir nya yg keriput tertarik membentuk sbuah senyuman,


''kalo bgitu kpn2 bawa dia kemari dan kenal kan pada kakek,'' ucap tuan Guntur yg membuat Arya ikut tersenyum lega.


*******


hari2 berikutnya berjalan spt biasanya , Arya sibuk dg pekerjannya di kantor sdgkan Lyla disibukkan dg berbagai tour2 yg hrs ia tangani,


,hingga blm ada kesempatan utk bertemu dg kakeknya Arya ,


meski sama2 sibuk , Arya dan lyla menyempatkan diri utk bertemu secara rutin,

__ADS_1


sebisa mungkin mereka mkn mlam bersama di apartement Lyla ,spt malam ini , Arya menyempatkan diri utk keapartementnya Lyla ,meski sdh terlalu malam utk dinner,


ia baru aja selesai meeting dg salah satu kliennya ,yg berakhir pukul 11.00 mlm,ia tdk ikut dinner ,ia memilih memeriksa file2 ketika kliennya mkn mlm ,krn ia telah berjanji dg Lyla utk dinner bersama,


begitu jg lya ia tdk akan mau mkn duluan ,pd hal keduanya sering bilang ,bahwa jika diantaranya ingin mkn duluan , tdk apa2 ,tp mrk tetep tdk mau utk saling mendahului,mrk sama2 saling menunggu.


"bagaimana rasanya ?" tanya Lyla saat Arya mulai memakan mknannya,


"ehm...lumayan enak,tdk terlalu mengecewakan" jwb laki2 itu , Lyla tersenyum,


mereka pun mkn malam bersama ,diringi bincang2 santai ttg aktivitas mrk seharian.


"sejak kpn kmu bisa masak,dulu wkt kita maasih di Bogor ,kmu hanya bisa menggoreng telur," seloroh Arya ,saat membantu Lyla membersihkan meja mkn,


"selama 8 th ini ,aku belajar bgaimana caranya memasak yg enak,supaya jika aku bertmu dg kakak lgi aku dpt memasak makanan yg enak," jelas Lyla ,


ia meletakkan piring yg sdh dicuci oleh Arya ketempatnya. Arya tersenyum,


ia mencubit kecil ujung hidungnya Lyla


setelah semuanya selesai Arya pun pulang.


********


siang itu Lyla sdg berada di sebuah mall utk membeli beberapa keperluan,saat ia berjalan kearah toko alat tulis ia bertabrakan dg seorg perempuan,


"maaf," ucap perempuan itu,


Lyla mengangguk kecil,setelah itu ia pun berlalu,perempuan td yg akan berjalan lgi mendadak berhenti krn melihat sebuah dompet tergeletak,


"mungkin milik gadis itu ,"pikirnya


"nona.!" ujarnya memanggil Lyla ,


"iya ada apa ?" tanya Lyla


"apakah ini milik anda ?'


Lyla memeriksa tasnya dan dompetnya ternyata tdk ada ,


"oh iya ,ini milikku ,terima kasih," ucap Lyla


"kalo boleh saya tahu siapa nama anda ?" Lyla mengajak berkenalan ,


"namaku amanda ,"gadis itu mengulurkan tanganya ,


"aku Lyla ," ia menyambut uluran tangan gadis itu.


kedua nya lantas berbicara sambil jalan,


dari situ Lyla tahu kalo gadis itu baru pulang dr amrik,dia sdg mencari kado utk seseorg,


amanda tipe gadis yg mudah bergaul jd saat ia ketemu dgn Lyla yg bawaannya cria ,ia pun segera nyambung.


"untuk siapa kado itu ,mungkin aku bisa membantu mencarikannya kak, maaf saya panggil kak ,krn umur kakak lbh tua dr pada saya ," jelas lyla ,


gadis itu tersenyum,"tdk apa2 ,kebetulan aku tdk punya adik ataupun kakak," jwb amanda.


mrk berdua lalu memasuki gift shop,


"ngomong2 hadiahnya utk laki2 atau wanita ?' tanya Lyla ,


"utk seorg laki2 " jwb amanda pelan , Lyla langsung paham,


"seperti apa orgnya ,?" tanya Lyla


"org nya tampan ,baik ,dan agak pendiam," jelas Amanda,


Lyla lantas berjalan menuju sbuah etalase yg memajang jam tangan,di toko jam dan matanya tertuju pd sebuah ,jam tangan yg terlihat simple tp unik,


"berikan ini saja ?'' ucap Lyla sambil menunjuk jam itu.


amanda melihatnya ,


"boleh juga ,kebetulan orgnya itu pekerja keras,mungkin dg jam ini ia bisa mengingatku," sahut Amanda


setelah itu mrk berjln2 sebentar,setelah tukar no hp ,mrk pun berpisah.


******


malam itu setelah memeriksa semua jadwalnya akhirya Arya bisa membawa Lyla ke rmh utk diperkenalkan dg kakeknya,


Lyla malam itu terlihat sgt cantik dg gaun yg dibelikan oleh Arya ,


"kak ,aku takut,jika kakeknya kakak tdk menyukaiku," ucap Lyla pelan,


Arya mengenggam tangan Lyla semakin erat.


"kmu tdk usah khawatir, ada kakak ,jd jgn takut," ujarnya menenangkan,


tuan Guntur tengah duduk di ruang tengah saat keduanya sampai,ia sdg membaca sebuah buku,ketika Arya menyapanya ,


"kakek..!" panggilnya , tuan Guntur menutup bukunya ,ia menoleh kearah Arya ,tp ia blm melihat Lyla ,krn gadis itu berada di belakang Arya,


"ini gadis yg ku maksud ," ucap arya perlahan2 menggeser tubuhnya ,hingga Lyla secara pelan2 terlihat olehnya dan bgitu ia melihat wajah Lyla secara jelas ,ia terkejut,wajahnya mengeras,


"selamat malam kakek," Lyla mengcapkan salam.


tapi tuan Guntur hanya diam,


sekretaris bram yg kebetulan berda disana ,terkejut saat melihat ttapan tuan Guntur,


tatapan yg sama yg ia berikan kepada ibunya Arya 30thn yg lalu,

__ADS_1


tatapan penuh dg misteri itu muncul lagi dimatanya saat melihat lyla...


to be continue.....


__ADS_2