The Secret...

The Secret...
Tragedi lagi...


__ADS_3

The secret


Hal 41


hari itu di rumah sederhana yg terletak di kawasan pantai ,nampak sepi pertanda penghuninya tidak berada di rumah,


tidak jauh dari sana ,tepatnya disebuah klinik kesehatan ,nampak Arya sedang menemani lyla memeriksakan kandungannya,


dan untung saja hal-hal yg berkaitan dgn kehamilannya baik-baik saja ,membuat lyla lega,


"kamu dengar kan ,bahwa semuanya baik-baik saja " ujar arya,


gadis itu mengangguk ,ia merasa lega ,


"aku pikir janin ku ini ,terpengaruh dg kondisiku akhir2 ini yg kurang baik ," sahut gadis itu saat perjalanan pulang,


arya menolehnya ,


" tidak usah khawatir,kamu dan bayi kita ,pasti akan baik-baik saja ," Arya meletakkan tangannya diperutnya Lyla ,membuat gadis itu tersenyum,


setelah cukup lama berjalan kaki ,mrk pun sampai di rumah kecil mereka ,


Arya sedang berada di dapur saat matanya tidak sengaja melihat seseorg dr balik pohon,


naluri nya pun mengatakan bahwa bahaya sedang mengintai mereka berdua,


"mau apa mereka ?" pikirnya ,


Arya lalu berpura-pura tdk terjadi apa2 ,apalagi saat ini Lyla berada di dekatnya,


"kakak , sedang melihat apa ?"


"oh ..enggak kakak hanya lihat cuaca diluar kurang bagus ,jd hari ini kita tidak usah keluar jalan2," Arya beralasan ,


ia mengambil air utk lyla ,


"minumlah ,",


Lyla meminum air itu ,tpi saat ia hendak meletakkan gelas itu, tiba-tiba gelas itu pecah,membuat perasaannya seketika tidak enak ,


"apa yg akan terjadi ?"batin lyla yg meraa ketakutan ,


Arya yg melihat hal itu segera menenangkannya ,ia mendudukan ,lyla di sebuah kursi,


"Lyla ,,,semuanya baik-baik saja ,kmu jgn khawatir bgitu,nanti akan berpengaruh terhadap bayi ini ," ucap Arya ,


cukup lama Lyla seperti itu ,ia mendadak terdiam.,Arya lantas memeluknya ,dan gadis itu pun menangis ,


"kakak aku takut ,takut sekali,takut jika kita tdk akan pernah bersama di dunia ini ," ucap gadis itu sambil menangis,


ia bisa merasakan kalo hal buruk sdg mengintai mrk berdua.

__ADS_1


Arya lantas menggendongnya menuju kmr dan menidurkannya di tempat tidur mrk yg sederhana ,ia memeluk Lyla dan menepuk-nepuk lembut punggung gadis itu, agar Lyla bisa cepat tenang,hal yg sering ia lakukan jika gadis itu sdg ketakutan...


******


sementara itu ,org kepercayaan tuan Guntur yg sdg diperintahkan utk mengawasi sekretaris farid mendapat info penting ttg keberadaan Arya dan Lyla ,


maka tanpa buang waktu , tuan guntur segera memerintahkan anak buahnya urtk melindungi Arya dan Lyla dan sekalian membawa mrk pulang,


Mira yg tahu hal itu pun tdk tinggal diam,dg diantar oleh Dani ,ia ikut pergi ketempatnya Arya dan Lyla ,


*******


dan malam pun tiba....di kawasan rmh yg ada di pantai itu ,...


beberapa org berpakaian serba hitam ,telah mengatur listrik dirmh itu saat rumah itu kosong ,dan dg menekan sebuah tombol maka ,akan ada percikan api yg bisa memicu kebakaran, orang-orang itu berada di pojok rumah itu sdg berdiskusi ,utk memutuskan kpn tombol itu di tekan.dan setelah waktunya dirasa tepat ,maka org yg memegang tombol itu pun menekan tombol itu ,


dan benar saja ,di dlm rmh nya Arya dan Lyla ada percikan api yg langsung menyambar tirai hingga terbakar dan kursi duruang tamu yg berbahan kain,hingga dlm wkt singkat api sdh menjalar di ruang tamu ,di rmh itu ,


Arya dan Lyla yg awalnya tidak tahu ttg hal itu ,akhirnya terbangun saat mereka merasa tidak bisa bernafas karena asap kebakarann,


Arya pun panik ,ia lalu berusaha menyelamatkan Lyla Dengan berusaha membawanya keluar ,


mira, Dani dan orang-orang nya tuan guntur sdg dlm perjalan menuju rmh itu,mobil mereka sekarang sdh memasuki kawasan perumahan yg berada di sekita pantai,


dari kejauhan tanpak asap hitam mengepul ke langit ,hal itu dilihat oleh mira ,


"Dani itu asap apa ?


"ehm..spt kebakaran ,"


Arya benar-benar bingung saat dirinya dan lyla terperangkap di tengah2 kobarann api,ia melihat Lyla semakin lemah karna terlalu banyak menghirup asap,


Arya mengambil sapu tangan ia basahi dan ia tutupkan kemulut dan hidung Lyla, lalu ia nekat menerobos kobaran api itu, akhirnya setelah bersusah payah ,mereka berdua berhasil keluar,


"uhuk uhuk ..." terdengar suara batuk dr keduanya,


"Lyla, kamu baik-baik saja?" tanya Arya


Lyla tidak menjawab , ia mematung karena melihat sebuah pistol diarahkan tepat kepada mereka berdua,


secara spontan Arya pun melindungi Lyla dg menyembunyikan gadis itu di belakangnya,


"siapa kalian dan mau apa kalian ?"


"itu bukan urusan mu ttg siapa kmi ,tp yg jelas kmi tdk akan membiarkan kalian hidup " ujarnya dingin ,


Arya diam berpikir utk mencari cara agar bisa lolos,,ditengah2 situasi genting seperti itu ,org2 suruhan kakeknya ,beserta mira dan Dani tiba disana ,


"menyerahlah..kalian !" perintah salah satu diantara mrk ,membuat org yg menodongkan senjatanya kerah Arya mengalihkan pandangannya ,


hal ini di manfaatkan Arya utk menyerang dibantu dengan Dani dan para orang suruhan tuan Guntur setelah melalui perkelahian yg cukup sulit ,akhirnya Arya berhasil menodongkan pistolnya tepat dikepala salah satu pihak musuh yg merupakan kepala penjahat,

__ADS_1


tp ia lupa ttg Lyla ,gadis itu justru sdh di tangkap oleh pihak musuh,kedua belah pihak sama2 mempunyai sandera yg cukup penting,


keduanya menghentikan pertarungan ,


"suruh org mu ,melepaskan dia ,atau pistol ini akan aku tembakan kekepalamu ," ancam Arya ,laki2 itu tersenyum sinis ,


"jika kmu berani menembakku ,mk gadis itu pun akan mati," balasnya tak mau kalah ,setelah berpikir sejenak akhirnya di sepakati utk masing2 melepaskan sandera,


saat hitungan ketiga ,baik Arya maupun musuh nya ,melepaskan sandera mereka ,dg sdikit takut Lyla mulai berjalan ,bgitu jg kepala penjahat itu , dani, Lyla dan org2 suruhan kakeknya pun tegang mengawasi jalannya pertukaran sandera,


Arya, matanya tdk lepas dari Lyla , saat Lyla berjalan kearah nya


"ayo Lyla kmu pasti bisa ,tinggal sedikit lgi ," gumam arya,


saat hampir sampai di seberang ,tiba2 pihak musuh menyalahi peraturan dg mengarahkan tembakan kearah Lyla ,membuat Arya kaget,


"LYLAAAA..!! teriak Arya keras sambil berlari kearah Lyla ,diiringi dg suara " DOORR.." bunyi pistol meletus ,seblm mengenai Lyla , Arya lbh dulu melindunginya dg memeluk gadis itu ,ia terkena tembakan di dada bagian atasnya ,hingga tembus ke tubuhnya Lyla ,keduanya terkena tembakan ,hal itu segera di manfaatkan oleh org2 suruhan kakeknya utk melumpuhkan penjahat2 itu,


Dani dan Mira yg menyaksikan hal itu segera berlari kearah mrk berdua yg sdh berbaring pingsan dg bersimbah darah,


"Arya... lylaaa.." panggil mira sambil menangis,yg sdg berusaha menyadarkan mereka berdua tp kedua tubuh itu tetap terdiam,


Dani mengambil sapu tangan nya menekan tepat diluka Arya , dan meminta Mira untuk melakukan hal yang sama agar mereka tidak banyak kehilangan darah , dan Dani segera memeriksa denyut jantung mrk ,


"cepat bawa mrk kemobil," suruh Dani ,mk secepatnya mrk berdua segera dibawa ke rmh sakit utk mendapatkan perawatan lbh lanjut.


*****


sementara sekretaris farid tdk bisa berkelit lgi ,saat org2 nya di tangkap polisi,


"knapa kau lakukan semua ini secretaris Farid ?" tanya tuan guntur ,saat sekretaris farid tengah di borgol polisi,


"dari dulu aku sdh bekerja keras utk kemajuan perusahaan ini ,tp kmu justru akan menyerahkan semuanya kpd cucu mu itu,anak ingusan yg baru beberapa tahun memegang perusahaan,tentu aku tdk ingin kehilangan semua itu," jelas sekretaris farid dingin.


tuan guntur diam sebentar,


"segera bawa dia dan hukum seberat2 nya," perintahnya tegas.


*******


kedua tubuh itu terbaring tdk sadarkan diri disalah satu ruangan di rmh sakit ,


Arya dan Lyla sengaja di letakkan berdampingan , agar mrk berdua selalu merasa dekat ,


operasi utk luka tembaknya berjalan sukses, tapi mereka tak kunjung sadarkan diri ,


mira sgt sedih ,ia lalu memandangi mereka berdua secara bergantian ,


"apa yg bisa membuat mereka mempunyai semangat utk hidup ?"pikirnya,


"kakak ,jika memang dunia ini tdk mau menerima cinta kita ,aku rela pergi ketempat lain ,yg bisa menerima cinta kita," ujar Lyla lirih,

__ADS_1


"jika kmu pergi ,kakak pun akan ikut kamu pergi ,mungkin dunia ini memang tdk bisa menerima cinta kita ," sambung Arya pelan.


to be continue...


__ADS_2