
The Secret
hal 30
Arya dan Lyla berada dalm satu ruangan,mrk dlm situasi yg canggung dan sungkan ,
kedua mata mrk saling memandang satu sama lain,tp keduanya masih ragu2 utk memulai percakapan,.seperti anak remaja yg baru mulai pacaran,
hal itu membuat mira dan dani tertawa geli dg sikap keduanya,
"sdhlah mira kita pergi saja dr sini,
kmu belum makan kan ?"ajak Dani ,mira mengangguk mengiyakannya,
"let's go,,,!!' seruny membuat Dani menahan senyum sambil geleng2 kepala,"dasar mira ," gumamnya tdk habis pikir.
sementara itu ....di ruangannya Lyla keduanya masih mersa canggung..
"kakak "
"Lyla "
ujar mrk bersamaan, membuat keduanya tersenyum ,
"bgaimana dg keadaanmu ?" tanya arya akhirnya ,
lyla mengangguk ,"Lyla baik2 saja, kakak sendiri ?"
Arya pun mengangguk," aku jg baik2 saja ," ia lantas membantu Lyla yg hendak duduk dg benar,
"terima kasih " ucap gadis itu, Lyla menoleh kearah Arya,
"bgaimana dg pertunangan kakak , knapa melakukan ini semua ?" tanya Lyla yg sdh tdk bisa menahan rasa ingin tahunya
Arya memegang tangannya Lyla, dan menautkan jari2 mrk,ia lalu mengangkatnya keatas, "karena ini,"ucapnya sambil tersenyum kearah lyla "kita sdh ditakdirkan bersama " jawab Arya yakin.
"mulai sekarang kau adalah milikku, karna ada ginjal ku ditubuhmu, jadi jangan coba2 untuk meninggalkan aku lagi!!" ucap Arya pura pura marah,
Lyla mengangguk, "iya, Lyla milik kakak, Lyla tidak akan meninggalkan kakak lagi, ucap nya sambil tersenyum,
sejak hari itu Arya dan Lyla sama2 menjalani perawatan di rmh sakit,
selama itu pula mira ,dan dani menemani mrk sekedar berbincang ringan,
******
sejak mengetahui bahwa Arya mendonorkan ginjalnya pada lyla, tuan Guntur, kakeknya Arya memutuskan pergi ke Jerman utk sementara wkt,
"secretaris farid ,anda disini saja awasi semuanya yg ada disini ,kalo ada perkembangan baru ,cepat hubungi saya ," pesan tuan Guntur seblm ia berangkat ,
"baik tuan besar ," jwb sekretaris farid menyanggupi tugas nya itu,
******
Setelah satu minggu berada di rmh sakit Arya dan Lyla di perbolehkan pulang,mrk di jemput oleh haris ,org kepercayaan Arya ,dr Haris jg ,ia tahu bahwa kakeknya pergi ke Jerman ,
Lyla dibawa serta kerumahnya ,dan tinggal disana ,
"apa nanti kakek tdk marah ?jika mengetahui aku tinggal di rumah kakak ?" tanya Lyla cemas,saat berada dlm mobil yang menuju rumahnya Arya
"kmu tdk usah mengkhawatirkan hal itu ,selama ada aku ,semuanya akan baik2 saja ," ujar Arya menenangkan lyla,
ia lalu menoleh kearah gadis itu," lgi pula kakek sekrg berada di jerman ,jd kmu tdk usah takut," lanjutnya sambil tersenyum,membuat Lyla sedikit merasa lega,
mrk berdua disambut oleh paman Bram ,
Arya memerintahkan pelayannya utk menyiapkan kmr untuk Lyla ,kmr itu terletak disamping kamarnya, agar mrk merasa saling dekat.
Arya sdh diberi tahu oleh dr. Dani ttg keadaan mrk saat ini ,krn mrk berdua hanya memiliki satu ginjal, jd ia dan Lyla tdk boleh terlalu lelah atau capek ,sebab hal itu akan mempengaruhi kesehatannya.
malam harinya sesudah mkn mlm , Arya mengajak Lyla mengelilingi rumahnya agar gadis itu terbiasa disana ,
ia menunjukkan Lyla tempat utk spa,salon,tmpt fitnes,dan ruangan2 lainnya ,butuh wkt yg lumayan lama utk mengelilingi semua tempat dii rmh arya,
dan sayangnya Lyla sdh kecapekan saat keduanya berada di home theatre milik Arya ,yaitu tmpt utk nonton film favouritenya yg mirip bioskop kecil,
disana mrk memutuskan menonton film bergenre action,
Lyla merasa mengantuk saat nonton film itu ,ia kurang bgitu suka dg film2 yg bertema spt itu ,hingga ia tertidur , Arya tersenyum melihatnya tertidur ,ia lantas membopongnya menuju kmr gadis itu yg ada dilantai atas,
setelah sampai di kmrnya lyla , Arya segera membaringkan gadis itu di tempat tidur,dan menyelimutinya ,ia hendak berbalik ketika terdengar suara Lyla yg memanggilnya ,
"kakak ,tunggu,"
Arya menoleh di lihatnya mata Lyla terbuka sdg menatapnya,ia lantas berjongkok di samping gadis itu ,
"ada apa ?" tanyanya lembut,sambil membelai rambut Lyla ,
gadis itu terlihat ragu2 berbicara,
"kakak ,sejak malam dimana kakak hendak memaksaku utk melakukan hal itu,sejujurnya aku sdikit trauma jika kakak menyentuhku," jelas Lyla mencoba utk jujur,
Arya segera paham ,"maaf,," ucapnya pelan ,penuh dg penyesalan,
Lyla dgn cepat menggeleng "aku sdh memaafkan kakak,"sahutnya cepat
"hanya saja... malam ini aku ingin tahu apakah rasa trauma itu msih ada atau tdk ?" lanjutnya ,,
membuat Arya sedikit bingung,"maksudnya ,,?"
"aku ingin,..malam ini kakak tidur dg ku,memelukku utk membuat ku tenang dan nyaman ," jelas Lyla pelan ,
Arya diam sejenak utk berpikir,ia lalu mengangguk kecil ,"boleh."ucap Arya menyetujuinya,
__ADS_1
ia lalu naik ketempat tidur dan berbaring disamping Lyla , mrk saling berhadapan ,tp baik Arya atau pun Lyla terlihat ragu2 utk mendekat,
Lyla mencoba melawan rasa traumanya ,sdgkan Arya berusaha menahan diri agar ia tdk menyerang Lyla lgi ,
krn jujur sejak peristiwa mlm itu ,ia kadang2 tdk bisa mengendalikan dirinya utk tdk menyentuh Lyla jika gadis itu berada di dktnya,
hingga secara pelan2 Lyla meringkuk di dadanya Arya ,dan laki2 itu memeluknya ,Lyla senang krn ia bisa mengatasi rasa traumanya ,
bgitu jg dg Arya saat Lyla memeluknya ia dpt merasakan detak jantung gadis itu ,hingga membuatnya tenang, "terima kasih Lyla .." batinnya senang ,ia lalu menyanyikan lagu lulababy nya Lyla ,hingga mrk berdua teridur...
*******
keesokkan harinya Arya membuka mata terlebih dahulu ,sdgkan Lyla masih tertidur dipelukannya,dipandanginya wjah cantik itu ,ia menyibak rambut yg menutupi kening gadis itu,dan menciumnya dg lembut,membuat Lyla terbangun," kakak sdh bangun ?"
Arya lantas duduk dan bersandar di kepala ranjangnya ,sdgkan Lyla msih merasa malas utk bangun,ia tetap berbaring disampingnya arya
"Lyla .."
"ehm.."tangan gadis itu memainkan kancing piyamanya Arya
"kmu sdh tdk takut padaku kan ?" tanya Arya sambil mencium kepalanya Lyla
gadis itu dg pelan menggeleng."tidak,aku sdh biasa saja dg kakak ,sama saat sblm peristiwa malam itu,aku rasa trauma ku sdh hilang ," Lyla mendongak menatap arya ,
laki2 itu tersenyum lega,ia lalu mencium bibir mungil itu," morning kiss" bisiknya pelan, Lyla tersenyum...
*****
Arya segera memulai aktivitasnya ,ia kembali bkerja di kantor sdgkan Lyla ia larang utk bekerja ,ia tdk ingin gadis itu kecapekkan,hingga mempengaruhi kesehatannya,
"kmu di rmh saja ,tunggu aku pulang,kalo kmu jenuh kmu boleh pergi jln2 ,biar nanti di antar oleh sopir,dan ini aku berikan hp baru buatmu, agar kita bisa berkomunikasi dg lancar," Arya menyerahkan handphone pada Lyla ,
lyla pun tdk punya cara lain kecuali hrs menurutinya,
"jg diri baik2 ya " ujar Arya sambil mencium keningnya Lyla,
"kakak jg ,jaga diri baik2," jwb Lyla sambil mengantar kepergian Arya dg lambaian tangannya.
senyum tdk lepas dr wajah Arya saat menatap Lyla , ia sgt bahagia
"sptnya kita hrs mengurus pernikahan kita secepatnya .aku sdh tdk sabar utk menjadikanmu istriku Lyla ," batin arya bahagia,
selama seharian ,Lyla yg jenuh dirmh ,memutuskan utk menemui sahabatnya mira,mk setelah mendpt izin dr Arya ,Lyla pun pergi ketempat sahabatnya itu dg diantar oleh seorg sopir.sdgkan Arya mengerjakan beberapa pekerjaan yg tertunda krn masalahnya.
saat di dlm kantor arya teringat perjalanan nya ke Eropa beberapa wkt yg lalu,ia ingat ttg sebuah tempat yg ingin ia kunjungi bersama Lyla
,
"aku rasa tdk ada salahnya mengajaknya kesana ,"pikirnya,ia segera menghubungi salah satu staffnya yg berada di Eropa khususnya Italy,
"Frederick ini aku Arya ,tolong booking kan hotel yg ada di Tuscany,aku akan pergi kesana utk beberapa hari," perintah Arya pd staffnya yg ada di eropa.
"Lyla pasti akn senang," pikirnya bahagia..
'lyla bgaimana hubungan kalian ?semuanya baik2 saja kan ?" tanya mira sambil memakan Spaghetti ,yg td ia pesan,
Lyla mengangguk,"iya ,semuanya baik2 saja,"
"lalu kpn kalian menikah ?" tanya mira lgi sambil mengunyah mknan,
lyla terdiam,ia menggeleng,
"aku tdk tahu,"jwbnya pelan,
mira mengangkat kedua alisnya ,ia heran.
"memang Arya blm pernah melamar kmu ?"
"Lyla menghela nafas," seblm peritistiwa kmarin ia sdh melamarku
tp stlah peristiwa itu terjadi ,ia blm melamarku lgi," jelas Lyla sdikit kecewa,
mira mengangguk paham
"oh ,bgitu,well..don't worry,cepat atau lambat Arya jg akan melamarmu lgi," ucap mira mencoba menghiburnya,
Lyla tersenyum,ia lantas meminum ,cappuchinonya ,
"tapi, lyla..boleh aku tanya sesuatu ?" mira menngecilkan volume suaranya,
"boleh,tanya apa ?" jwb lyla biasa saja,ia meminum lgi minumannya,
"apa kmu dan Arya sdh pernah melakukan hal itu," mira memberi tekanan pd kata2 terakhir,
sontak membuat Lyla terkejut,ia tersedak minumannya,
"mira knapa kmu bertanya spt itu ,?" dg tisue Lyla membersihkan mulutnya,
"ya krn ,kalian kan sdh sering tinggal bersama ,bahkan sekrg kmu tinggal dirmhnya ," jelas mira enteng,
Lyla terdiam mendengar perkataan mira,
"aku blm siap melakukan hal itu," jwbhan Lyla pelan,
mata mira membulat,
"jd kalian berdua blm pernah melakukannya ?"mira memastikan,Lyla mengangguk,
"kakak akan menungguku sampai aku siap," jelas lyla lgi,
mira mengerti.setelah puas berboncang2 mrk berdua pun brpisah, Lyla segera kembali kermh,sesampainya disana rmh masih sepi,
"berarti kakak blm pulang," pikirnya sedikit kecewa,ia lantas menuju ruang buku disana ,menghabiskan wkkt dg membaca buku ,hingga Arya pulang,
__ADS_1
bgitu masuk rumah ,laki2 itu langsung memanggil Lyla ,
"lylaaa," teriaknya memanggil gadis itu ,
Lyla yg mendengar suara Arya memanggilnya bergegas keluar,nampak Arya sdg berdiri di ruang tengah,sdg mencari dirinya , Lyla dr belakang ,pelan2 berjln ia ingin mengejutkan Arya ,tp sayang , Arya sdh melihat bayangan dirinya krn pantulan sebuah hiasan dr kristal,ia pun menahan snyum,saat Lyla sdh semakin dekat ,
secara mendadak ia berbalik memeluk gadis itu ,membuat Lyla kaget,
"kakak knapa bisa tahu ,?" protes Lyla,
"krn semua ruangan ini punya mata ,jd aku bisa mennyadari keberadaanmu," ucapnya setengah bercanda,
kedua tangannya melingkar dipinggang gadis itu,
"kau sdh makan ?'
Lyla menggeleng," akukan menunggu kakak pulang utk mkn sama2,"
"kalo bgitu bgaimana kalo kita dinner diluar ?" ajak arya ,
lyla tersenyum, "boleh,"
akhirnya mrk berdua pergi dinner di restoran mewah yg ada pusat kota ,mrk pergi dg menaiki limousinnya Arya ,
Lyla menoleh arya saat ia hendak menaiki mobil mewah itu,
"hyaa..tuan arya Prakasa ,kita hanya pergi kerestoran ,knapa hrs naik mobil ini ?" protes Lyla, yg kurang setuju dg style live nya Arya yg terkesan mewah,
membuat laki2 itu tertawa kecil,ia lalu membuka pintu utk Lyla ,
"jgn banyak bicara nona Kalyla Nindita admaja ," balasnya sambil menyuruh Lyla masuk,
dan bgitu ia melihat interior didlmnya...
"WHOAAA...~!" mulutnya tergangga,krn interior dlmnya yg sgt mewah,dg colur purple ,yg menjdi warna dalamnya ,disela2 sofanya terdpt wine,dan diatasnya ada gelas,sdgkan dibagian atas ada layar LCDnya ,ruangan ini mencerminkan pemiliknya yg berselera highlife,
Arya hanya menahan senyum melihat reaksi
"kenapa, luar biasa ya?" mobil ini belum seberapa di banding dengan koleksi mobil ku yg lainnya" ucapnya sambil menuangkan wine kedalam dua buah gelas, dan memberikan salah satunya kepada Lyla lalu ia menyalakan music R&B ,membuat kepalanya sedikit bergoyang mengikuti irama lgu tersebut,
Lyla melirik Arya yg asyik dengan gaya hidupnya,
"aku berharap jika kita menikah nanti,dan punya anak,aku tdk ingin anak kita mengikuti gaya ayah yayg suka pamer ,seloroh Lyla sambil meminum winenya ,
membuat Arya meliriknya dan tersenyum kearah gadis itu,senyuman jahil tertampang di wajahnya,"sdh lama aku tdk menggodanya ,"pikirnya ,
ia lantas mendekati gadis itu, Lyla yg sdg menikmati pemandangan di jendela tdk menyadari jika Arya semakin mendekatinya,
saat Lyla berbalik ia dikejutkan oleh wajah Arya ,yg sdh sgt dkt di wajahnya
membuatnya terkejut,
"kakak mau apa ?"
"kau pikir aku mau apa ?' Arya pelan2 menindihnya,
"bkn kah kakak sdh janji , kakak tdk akan memaksaku melakukan hal itu jika aku blm siap," Lyla mengingatkan Arya, saat ia menyadari tanganannya Arya akan membuka resleting gaunnya,sdgkan bibirnya menelusuri lehernya membuatnya menggelinjang,
"tp kau td menyinggung soal anak, bukankah berarti kau sdh siap," Arya tdk mau tahu ,saat bibirnya sampai ditelinga gadis itu ,ia lalu menggigit kecil belakang telinganya Lyla membuat gadis itu kaget,
"kakak...hen..ti..kan.." pinta Lyla terbata2 ,saat merasakan bibir Arya meyapu dan mencium lembut bibirnya ,secara berulang,
Arya lantas menahan senyum,tangannya meraih botol wine yg ada didkt Lyla,
"aku hanya ingin mengambil ini ," jelasnya sambil bangki dr tubuh Lyla , gadis itu pun menghela nafas lega,
"hufftt.!!'
tdk lama kmudian mrk sampai di sebuah restoran mewah,
Arya membantu membetulkan penampilan Lyla yg sdikit berantakan gara2 hal td,
setelah itu mrk segera masuk ,dan mkn mlm,di ruang VVIP ,dan tmpt mrk dilantai atas hingga mrk bisa menikmati pemandangan kota di mlm hari,selesai mkn mlm ,mrk berdua langsung pulang ,saat mrk berdua berada di dlm limosin,
Arya mendpt telp,dr staffnya yg bernama Frederic,bahwa hotelnya sdh siap,
"thank's frederric," ucapnya menutup telp,
Arya tersenyum sambil menatap Lyla,
"lylaa,!"
"hem" gdis itu menolehnya,
"kmu tahu bagaimana cara membuat ini ?" Arya mengangkat wine nya,
gadis itu menggeleng
"aku tdk tahu bgaimana membuat wine,yg jelas itu dr anggurkan ?' jwb lyla
"iya .memang wine ini dr anggur,dan mlm ini kita akan pergi ketempat pembuatan wine ," jelas Arya ,yg membuat Lyla terkejut,
"malam ini ?"
"iya ,malam ini kita akan berangkat ke tempat pembuatan wine di kebun anggur yg ada di Tuscany Italy," jelas Arya sambil mereguk wine yg ada digelasnya ,
membuat Lyla hanya bisa melongo saking terkejutnya ,
"malam2 pergi ke Tuscany Italy,? unbelieaveble..!!' .....
NEXT IN WINE GARDEN IN TUSCANY ITALY....
to be continue...
__ADS_1