
The Secret
Hal 22
malam itu di apartement nya Lyla masih menyala lampu yg cukup terang ,pertanda penghuninya masih terjaga,
di ruang tamu ,lyla menemani Arya yg saat itu sdg mengerjakan beberapa pekerjaan ,ia mengamatinya scara diam,
keningnya Arya sesekali berkerut jika ada pekerjaan yg membutuhkan pikiran ekstra,atau tak jarang nampak rasa puas di wajahnya ketika ia berhasil menyelesaikan sebuah masalah..
"sepertinya ia bgitu menikmati dunianya kini, jika ia hrs kehilangan semuanya ,apa itu tidak akan berakibat buruk bginya " pikir lyla sedih,
ia lalu terigat peristiwa kmrin siang ,saat org2 nya tuan Guntur kembali membawanya lgi,
meski ia sempat menolak,tp akhirnnya ia pergi jg,dg menaiki mobil BMW Lyla diajak tuan Guntur mengelilingi beberapa perusahaan dan berhenti disebuah restoran
flashback on
"aku tahu kmu mugkin benar jika Arya akan lbh memilihmu,dr pada semua harta ini,tp apakah kmu tega ,membuat ia kehilangan sesuatu yg membuatnya bersemangat, apa kau tau Arya sangat menyukai pekerjaan nya" ucap tuan Guntur saat itu,
'bgaimana dg perusahaan2 nya dan seluruh karyawan jika ditinggal olehnya ?",
"apa kmu tega dg ribuan karyawan yg akan kehilangan sosok pemimpin spt arya?"
lyla terdiam ia tdk bisa menjawab, tuan Guntur tersenyum licik ,melihat keraguan di wajah Lyla
ia kembali melancarkan aksinya
"jika Arya sampai pergi dr sini , maka perusahaan bisa dipastikan akan collaps ,memang mungkin tdk semuanya ,tp itu cukup membuat ribuan pekerja kehilangan pekerjaan mrk dan menjadi pengangguran,"
Lyla terdiam ,ia benar2 tdk tahu hrs melakukan apa .
lalu menatap tuan Guntur
"jika anda memang kakek kandungnya ,anda tdk sehrsnya berprilaku seperti ini,
permisi ,,,!!' Lyla segera pergi dr restoran itu.
flashback off
Arya yg sdg mengerjakan pekerjaannya itu tdk sengaja melihat Lyla yg sdg melamun ,
"kmu knapa ?" tanya Arya ,ia menutup smua file2 nya ,dan fokus ke Lyla
tpi gadis itu hanya menggeleng pelan,
"aku tdk apa2 " jwbnya singkat ".kakak sdh selesai?" lyla mencoba mengalihkan pembicaraan
Arya lalu mendekaat ,ia menatap Lyla ,wajah gadis itu tdk seperti biasanya,
"ada masalah ?" tanya arya lgi, Lyla diam saja ,gadis itu lalu menyentuh wajahnya arya,
"kakak sgt tampan ' ucapnya sambil tersenyum.membuat Arya sdkit lega.
Lyla lalu menjatuhkan kepalanya kepangkuannya Arya,
"kakak ,malam ini aku sgt lelah," gumamnya , Arya lalu membelai rambutnya lyla,
"tidurlah ," ujar Arya sambil menepuk2 secara lembut pundaknya Lyla .dan gadis yg berparas cantik itu pun tertidur di pangkuannya arya...
******
hari sabtu sore , Lyla pergi jalan2 dg Arya ,di sebuah pusat perbelanjaan ,saat mrk tengah makan siang di sebuah resto,mrk tdk sngaja bertemu dg seseorg,
"aryaaa.!!" sapa seseorg yg menepuk pundaknya dr belakang , Arya menoleh,
"zidan..!" serunya senang bgitu melihat org yg menyapanya tdi,dr belakang Zidan nampak seorg gadis,ia tersenyum menatap Arya ,
"Amanda?" panggil Arya biasa saja,gadis itu maju kedepan,
"hai ,gimana kabarnya ?"tanyanya berbasa basi,
"baik," jwb Arya, sementara lyla , tubuhnya tegang ,saat melihat gadis itu,krn wajahnya mengingatkkannya pada wajah gadis yg ada di foto yg ditunjukkan oleh kakeknya Arya,
"apa gadis ini yg dimaksud oleh kakek,yg hendak dijodohkan dgn kakak ," pikirnya sdikit bingung dan cemas. Amanda menoleh kearah Lyla,
"hai..!! kita ketemu lgi disini ..!!" sapanya ramah,yg membuyarkan lamunannya lyla,
__ADS_1
'oh..iya ,kita ktemu lgi," lyla berusaha menyembunyikan rasa keterkejutannya,
Zidan mnatap Lyla ,"siapa dia Arya ?"
"oh ,dia adl.pa.." kata2 Arya terputus,
"aku adiknya ," sela Lyla cepat seraya melepas tangannya Arya ,membuat laki2 itu menatapnya heran,Lyla tersenyum kearahnya, arya segera memahaminya,
"oh ,,jd dia adikmu yg kmu ceritakan dulu saat kita kuliah di amrik?" tanya Zidan , arya mengangguk,
"iya dia yg kumaksud dulu," jwbnya pelan,
"boleh kmi gabung dg kalian ? " pinta Amanda yg langsung disetujui oleh Lyla,
"oh silahkan," ucapnya bersikap biasa saja,mrk berempat lalu duduk bersama,utk mkn siang,
disela2 mkn mrk sering ngobrol ttg kenangan mrk saat kuliah di amrik,ttg Arya yg selalu menjadi pusat perhatian di kelas,hingga membuat gadis2 amrik disana tergila2 padanya,
atau saat Zidan yang resmi ditunjuk menjadi ketua persatuan mahasiswa dr indo yg kuliah di amrik,dan jg tdk ketinggalan cerita ttg Amanda yg pernah menjuarai kontes biola di festival music kampus.
sesekali Lyla memperhatikan Arya ,yg terlihat berbeda ,ia lbh banyak tersenyum,setdknya ia tdk sedingin dulu saat mrk masih di Bogor ,
persahabatan arya selama di amrik sdikit merubah karakternya ,yaitu ia tdk sependiam dulu, lyla lega mengetahui hal itu,
meski kadang2 sifatnya yg keras masih sering terlihat.
tanpa sepengetahuan Lyla , Arya sedari td memperhatikannya ,ia mencium gelagat yg aneh dr gadis ini ,wajahnya tdk seceria biasnya,bahkan terlihat sdikit ada mendung disana,
"aku hrs segera mencari tahu hal itu,' batinnya ,sambil tersenyum saat mata nya beradu pandang dg Arya,
"weekend ada rencana nggak ?" amanda membuka pembicaraan yg ditujukan ke mrk, Arya dan Lyla menggeleng,
"tdk ada ," jwb Arya singkat
"ehm..bgaimana kalo kita semua berlibur di villa ku," tawar Amanda ,yg langsung disambut anggukan kepala oleh zidan
Amanda menatap Lila dan Arya ,"kalian berdua bgaimana ?"
Arya menoleh kearah Lyla ,meminta pendapat, Lyla mengangguk kecil dan tersenyum,
"okey kalo bgitu ,malam ini kita pergi ke villa ku" ujar amanda mengambil keputusan.
maka mrk berempat memutuskan berpisah sebentar ,utk mengemas pakaian mrk dan berkumpul di rmhnya Amanda,
Lyla tdk terlalu banyak membawa barang ,ia hanya membawa beberapa keperluan yg penting saja,sama halnya dg Arya , laki-laki itu memang tdk terlalu banyak membawa brg ,tp ,ia tdk bisa meninggalkan sedetikpun benda2 gadget nya ,jika sdh pegang sekali,susah berhentinya ,alhasil Lyla yg mengemas pakaiannya,untung sore itu kakeknya Arya sdg tdk ada dirumah jdi ia tdk terlalu khawatir
,saat Lyla sdg memaasukkan peralatan mandi ke tasnya Arya , laki-lakiitu masih sibuk memeriksa beberapa pekerjaannya lewat benda2 gadget itu,setelah semua nya di kemas ,
Lyla menyilangkan kedua tangan di atass dada ,ambil menatap laki-laki yg masih sibuk menyentuh layar sentuh di ipadnya,
Arya yg saat itu berdiri didkt tempat tidur,tdk menyadari jika sdg di awasi oleh Lyla .
Lyla menggerak2kan kaki kanannya ,sementara matanya menatap terus kearah arya ,hingga laki2 itu melihat Lyla
"kmu knapa melihatku spt itu ?"
Lyla menatapnya lalu menoleh kerah tas yg sdh siap ,seolah2 menunjukkan jika semuanya siap,
"oh sdh selesai ,bawa ke dlm mobil ,nanti aku menyusul di belakang," ucap Arya setengah memerintah,
membuat Lyla membelalak tak percaya,ia sdh capek2 bantu mengemasi pakaiannya ,eh ..jgnkan bilang terimaksih,ini malah main perintah. Lyla mengipasi badannya yg tiba2 terasa panas,ia menahan amarahnya,membuat Arya semakin bingung.
"lylaaa kau ini knapa ?"
"kakak bener2 ya ,sdh dibantu kemas tas ,bknnya terimakasih ,langsung main perintah," protes Lyla kesal, Arya menahan senyum ,
"okey, kakak bilang terima kasih Lyla sdh membantu kakak berkemas tasnya ,"ucap Arya dg senyuman di wajahnya,
tp wajah gadis cantik itu masih manyun,saat Lyla lengah Arya secara diam2 mendekat dan saat mendpt kesempatan ,ia langsung menggendong Lyla,
"kakak mau ngapain ?" Lyla terkejut di gendongannya Arya"
"sdh ,diam ," Arya tdk perduli,ia keluar menuju pintu dan menuruni tangga ,sambil menggendong Lyla ,mau tdk mau ,gadis itu mengalungkan tangannya dilehernya Arya ,utk pegangan ,sdgkan wajahnya sdh semerah bunga mawar merah karena malu,krn dilihat oleh semua pelayan di rumah itu ,saat melewati beberapa pengawal Arya berhenti sebentar,
"kalian berdua ambil brg2 ku di atas,!" perintahnya ,
Arya menggendong Lyla sampai ke mobil nya ,
__ADS_1
setelah pintunya di buka para pengawalnya , Arya langsung memasukkan Lyla ke mobilnya,,dan memasangkan seltbeltnya ,
"biar aku saja ," ujar lyla pelan,sambil memegang tangannya Arya yg sdang akan memasukkan pengait seltbelt,
tp Arya hanya tersenyum dan tetap memasangkan sampai selesai,setelah itu ia ,menatap wajah cantik itu yg sdg menunduk krn malu,
"kakak sdh jgn melihatku spt itu," pinta Lyla ,yg msih menunduk , Arya menahan senyum ,ia mengacak lembut rambutnya lyla, setelah itu ia mengecek semua brg2 mereka ,dansegera pergi menuju tmptnya amanda .
******
rumah berukuran sederhana itu ,terlihat sdg sgt tua ,catnya sdh banyak yg terkelupas,pertanda sdh lama tdk di huni org,sebuah mobil mewah berhenti tepat didpn rmh itu,dr dlm keluar seorg laki2 yg sdh berumur,
"tuan besar,ini kuncinya ,' ucap seorg staffnya ,sambil menyerahkan kunci ,yg langsung diterima oleh nya ,ia lalu berhenti dipintu gerbang,di hembuskannya nafas panjang utk menguatkan hatinya ,krn dg membuka rmh ini ,itu berarti ia akan membuka kembali kenangan pahitnya yg selama ini menyiksanya..
bgitu pintu terbuka nampak perabotan yg masih tertutup dg kain putih,ia membuka salah satu penutp itu ,nampak sebuah kursi dg model kuno yg masih terlihat baru,ingatannya membawa kembali ke masa silam...
"bgaimana rmh ini ,cukup indah dan bagus buat kita berdua kan ?' ujar seorg laki2 muda pada pasangannya,
seorg wanita cantik itu tersenyum,
"kau sdh membeli rmh buat kita ?" tanyanya tak percya.
"iya ,"
"aku sgt menyukai rmh ini ," seru wanita itu dg senangnya.
sepasang kaki itu lalu melangkah menuju sebuah ruangann..
"APA YG KMU LAKUKAN DENGAN DIA DI HOTEL MALAM ITU..!!' teriaknya keras,matanya merah penuh amarah,didpnnya nampak seorg wanita cantik sedang menangis di dpnnya ,
"aku mohon Guntur ,percayalah pada ku,aku tdk pernah melakukann ,apa yg sdg kmu pikirkan,' pintanya dalam tangis,
"simpan air mata mu ,aku tdk akan mempercayainya,mataku sdh cukup menjelaskan semuanya yg terjadi malam itu!!' balasnya tegas,dadanya terasa sesak,wanita iyu berlutut di kakinya .
"guntur..aku mohon percayalah pada ku ,aku tdk seperti yg kmu pikirkan..!' ratapnya dg linangan air mata,laki2 yg dipanggil Guntur lantas mencengkeram kedua pundak gadis itu,matanya menatap tajam ,seolah2 ingin membunuhnya,
"beraninya kau berkhinat padaku dg berselingkuh dg sahabatku sendiri,!!" ujar nya pelan, tp suaranya terdengar spt desisan ular,
"aku tdk akan pernah memaafkanmu ,seumur hidupku," lanjutnya sambil melepaskan secara kasar cengkeramannya,hingga wanita itu terhempas keras dilantai,air matanya mengalir dengan deras,saat mendengar suara mobil yg pelan2 menjauh dr rmh itu,,,,
wajah yg sdh di penuhi keriput itu terlihat tegang dan berkeringat,mengingat semua kejadian masa lalu nya di rmh ini,
"selama aku hidup ,aku tdk akan membiarkan Arya bersama dg wanita seperti itu.." ucapnya dingin..
******
saat menyetir di dlm mobil , Arya berusaha mencari waktu yg pas utk ,berbicara dg Lyla
"Lyla boleh aku tannya sesuatu ?"
"tanya saja kak " Lyla membuka snack berupa keripik kentang dan memakannya,
"knapa kmu tdk mau aku kenalkan sbg pacarku dg tmn2 ku yg dr amrik ?' tanya Arya yg mash menyerir,membuat kunyahan dimulut Lyla berhenti,ia lalu menyuapi Arya dg snack ,
"krn aku merasa kurang nyaman saja ,dg status pacarnya Arya prakasa ,jika berhadapan dg tmn2 kakak ," jwb lyla sewajar mungkin,
Arya diiam sebentar mencoba memahaminya ,
"jika kmu tdk nyaman dg status pacarku ,kalo bgitu bgaimana jika kita menikah saja," balas Arya menawarinya ,Lyla terkejut ,
"menikah ?' apa tdk terlalu cepat kak ?"
Arya menggeleng ," kita sdh saling mengenal sejak kita kecil ,apa salahnya jika aku menginginkan kmu cepat2 menyandang status sebagai istri ku, mungkin status sbg istri ku ,akan nyaman untuk mun ," jelas arya ,ia tersenyum menatap Lyla yg terlihat bingung.
"menikah ?"
******
memasuki dunia tanpa musim
tempat kau dapat tertawa,
tapi tak seluruh gelak tawamu
dan menangis tapi tak sehabis semua air matamu...
to be continue....
__ADS_1