
The secret
Hal 39
Seorang pria tinggi berwajah lumayan tampan ,dengan kacamata bening bertengger di hidungnya ,terlihat buru2 menuju suatu tempat sambil menelpon seseorg,
"mira... kamu sekarang ada dimana cepetan ada sesuatu yang penting yang mau aku tunjukkin ke kmu,"
pria itu berjalan menuju mobilnya sambil membawa sebuah map,
"okey kita ketemu di restoran dekat persimpangan jalan di plaza," ucapnya sambil menutup telp,
dengan mobil sedannya pria tadi yang ternyata adalah Dani segera meluncur kesana ,
mira gadis itu tengah asyik mendengarkan music di ear phone nya ,hingga panggilan dari Dani tdk ia dengar, akhirnya sebuah tepukan di pundaknya menyadarkannya,,
"mira...!!!"
"oh Dani..,
"bgaimana hasil test DNA nya ?" mira tidak sabar ,
Dani tersenyum puas ,
"sdh kuduga ,dan dugaanku benar jika mereka bukanlah kakak adik ," jawab Dani yakin,
mata mira membelalak,
"really ,?"
Dani mengangguk pasti ,"aku bisa pastikan itu benar ,sekarang kita hubungi mereka ,dan bilang yg sebenarnya,"
''kmu bisa menghubungi Arya ?" tanya mira ,
Dani menggeleng,"no nya tidak bisa di hubungi,kalo kmu bisa tdk menghubungi Lyla ?"
"Lyla juga tdk bisa dihubungi ,tapi mungkin kita bisa menemui mereka ,"ucap mira ,
"memangnya kmu tahu dimana mereka sekarang ?' tanya Arya ,
"kita coba pergi ke panti asuhan harapan, waktu itu Lyla bilang ia akan menetap Disana ," jawab gadis berkaca mata itu
*******
dua buah mobil sedan hitam melaju ke perbatasan kota hingga sampsai di kawasan pedesaan yg berada di dekat pantai,
"iya tuan Farid ,menurut sebuah info mereka berdua berada di sekitar sini," ucap seseorg di ujung telp.
__ADS_1
"lakukan pekerjaan kalian dengan rapi, agar tidak tercium petugas kepolisian" sahut seseorg di seberang telp,
" baik tuan Farid ," ucap org itu ,ia menoleh laki2 disampingnya ,
"kita lakukan seperti biasanya ,dan yg paling penting jagan tinggalkan jejak ,buat serapi mungkin,' perintahnya.
******
sementara siang itu , sebuah mobil sedan berhenti di panti asuhan harapan,
"kamu serius ,yang ini panti asuhannya,?" tanya dani ,
mira menggaguk dan turun,
"dari catatan bukunya Lyla ,ya memang disini ," ia mulai masuk kedalam,
mereka disambut ramah oleh salah satu staff panti,
''maaf bisa saya bertemu dgn Arya dan Lyla ,disiini ?" tanyanya sopan
kebetulan Bu Ningsih yang ada disebelah ruangan mendengar hal itu.
"siapa kalian berdua ? dan apa hubungannya kalian dengan Arya dan Lyla ?" tanya Bu nigsih kepada Dani dan Mira.
mira dan Dani hanya saling pandang saat Bu ningsih menanyai hal itu ,
'kami berdua adalah sahabatnya Arya dan Lyla ,aku mira dan dia dani"
laki-laki itu lalu angkat bicara ," kami ada hal penting yg ingin disampaikan kpada arya dan Lyla , tolong ijinkan kami bertemu dg mereka" tanyanya sopan
"sebenarnya ibu tidak keberatan kalo kalian ingin menemui mereka berdua ,tapi maaf Arya dan lyla sudah pergi dari sini ," jelas Bu Ningsih pelan,
membuat mira dan dani kecewa,
"sayang sekali padahal kami ingin membertahukan hal yg sebenarnya kalo mereka bukanlah kakak adik," gumam mira kelepasan bicara,
Bu Ningsih terkejut dibuatnya ,
"apa maksud bicara nak mira tadi ? Arya dan Lyla saudara ?" tanya Bu ningsih,
mira dan Dani bingung, bagaimana menceritakan yang sebenarnya,
******
sementara itu sebuah mobil BMW berwarna silver, baru saja sampai di panti ,dikursi belakang nampak seorg laki-laki tua sedang duduk termenung memikirkan sesuatu,ia lalu menoleh ke depan ,
"bram ,apa benar ini panti asuhan yang kau maksud?' tanyanya
__ADS_1
"iya tuan besar , menurut anak buah saya , ini adalah panti yg dimaksud" jawab paman bram ,
laki-laki yang sudah berumur itu tdk berbicara lgi ,ia melihat keadaan panti,
"rupanya kmu tinggal di sini, Ningsih" gumamnya.
*******
susana agak tegang setelah mira kelepasan bicara,
'coba ceritakan semuanya pada saya ,' pinta Bu ningsih tegas ,setelah berdiskusi sebentar akhirnya mira menceritakan semuanya.....
Bu ningsih tersenyum penuh arti setelah mendengar cerita Mira,
'tentu saja Arya dan Lyla bukanlah saudara kandung," ucapnya ,membuat Dani dan mira penasaran,
"dari mana Bu Ningsih tahu dan yakin bahwa mereka bukan saudara? ," tanya Dani tdk mengerti ,
"kalian berdua tunggu disini ," Bu Ningsih beranjak dari sana dan masuk kesebuah ruangan mengambil sesuatu sebuah foto,
"aku yakin Arya dan Lyla bukan saudara kandung karena Lyla adlah anak keponakanku sendiri yg meninggal karena kecelakaan saat Lyla baru berusia satu tahun,
dan itu foto terakhir mereka sebagai keluarga kecil ,foto itu diambil sehari seblm kecelakaan maut thn itu." jelas Bu Ningsih,
"tuan admaja yang saat itu baru kehilangan putri angkat mereka karena sakit keras ,memutuskan untuk mengadopsi Lyla" lanjutnya lgi,
'ksihan sekali Arya dan Lyla ,tidak bisa mengetahui semuanya ini dgn cepat ," gumam mira prihatin,
"kalau bgitu bgaimana dgn test DNA yg mengatakan bahwa Arya dan Lyla adlah kakak adik kandung ?'tanya Dani tidak mengerti ,
tiba-tiba dari arah depan terdengar suara seseorg...
"aku yg merekayasa semua itu ,' ucap suara yang terdengar berat yg ternyata pemiliknya adalah tuan Guntur ,kakek kandung Arya , yang membuat mata Bu ningsih membelalak kaget saat menatap sosok itu ,
hal itu tidak bgitu jauh berbeda dengan tuan Guntur, ia juga sangat terkejut saat pandangannya bersibobok dengan seorang wanita tua ", Ningsih?" ...
*******
seorang laki-laki bertubuh besar menghampiri laki-laki yg berambut agak ikal,
"mereka berdua memang ada di daerah ini ,dan menempati salah satu rumah di dekat pantai."lapor orang itu
laki2 berambut ikal mengangguk,
"pantau terus keadaan mereka ,dan jika sudah ada celah utk mencelakakan mereka, segera laksanakan ," perintahnya dingin dan tegas.
to be continue..
__ADS_1