
The secret
Hal 29
Sesaat setelah pertunangan di batalkan , Amanda menangis di kamarnya, Zidan terus berusaha menghibur Amanda ,
"aku sangat menyedihkan bukan ?" ujar amanda memulai pembicaraan saat ia sudah bisa menghentikan tangisannya,
Zidan langsung memeluknya ,
"jgn bersedih Amanda ,aku tdk tahan melihatmu menangis ," ujar Zidan
"aku begitu mencintai nya, bahkan aku sudah merendahkan diriku memohon kepada Lyla tapi tetap saja aku tidak bisa memiliki Arya, aku tidak akan bisa hidup tanpa aryaa, lebih baik aku mati saja" ucap Amanda ia menangis lagi,
"Amanda,,, aku mohon cukup,!! jangan hanya melihat Arya!, lihat lah orang disekitar mu yg mencintai mu, !! ucap Zidan keras
membuat Amanda seketika berhenti menangis, "apa maksudmu Zidan? 'tanya nya tak mengerti,
"lihat aku!!! ada aku yg sejak dulu mencintai mu... ! tidakkah kau menyadari itu!!??"
"lupakan lah Arya, mulailah hidup bahagia bersama ku, aku bersumpah akan selalu membahagiakan mu" ucap Zidan tanpa keraguan,
Amanda tertegun, mendengar nya,
******
laki2 tua itu nampak duduk sendiri di ruang kerjanya, utk sementara wkt ia tdk mau diganggu,ia mengingat kembali semua kata2 Arya ,jika cucunya itu tdk akan pernah menyrah agar bisa bersama utk mendptkan Lyla,
sesorg mengetuk pintunya dan masuk ,
"ada apa sekretaris farid,?"tanya tuan Guntur
"saya dpt info jika tuan muda arya ,telah mendonorkan ginjalnya utk gadis itu," jelas secretaris Farid,
tuan Guntur melepas kaca matanya ,dan memijat lembut kepalanya yg berdenyut,
"ternyata sikapnya lbh dr yg kubayangkan ." gumamnya,
"bagaimana tuan besar ,apa anda akan menyerah ?' tanya sekretaris farid dg sdikit menantang,
"aku blm tahu,kita lihat saja apa yg akan mrk lakukan nanti,utk sementara wkt ,biarkan saja mrk ,aku tdk ingin kehilangan cucuku," ucap tuan Guntur pelan sambil menatap photonya Arya.
*****
operasi tranpalasi ginjal itu berjalan dgn sukses,
tapi baik Arya atau Lyla blm sadar,mrk masih dlm pengaruh obat bius, Mira yg mengetahui hal itu sgt gembira ,
"trima kasih tuhan ," ucapnya bersyukur,
ia lalu menghampiri dani yg saat itu sdg membereskan perlengkapan dokternya,
"danii terima kasih ,krn kmu sudah berusaha utk menyelamatkan mrk berdua ," ucap mira yg sdg bahagia,
__ADS_1
"kita lihat dulu bgaimana perkembangan mrk berdua,aku sgt terharu dg pengorbanan arya," ujarnya pelan,
"iya ,dan aku iri terhadap cinta mrk yg benar2 kuat," sahut mira.
setelah beberapa jam dr opersi , Arya siuman lbh dulu ,di dktnya ada Dani yg kebetulan sdg mmeriksanya,
"dani bagaimana dgn Lyla ?" tanya nya sedikit cemas,
"dani tersenyum," dia selamat.operasinya berhasil,"
"syukurlah ," ucap Arya lega,
"kau ingin menjenguknya ?" tawar dani .
Arya memandanginya ,
"apakah boleh aku menemuinya ,?" tanyanya antusias,
dani mengangguk ,"tentu boleh,"
Arya diam sbentar ia mengingat semua perlakuan buruknya pada dani,
"dani ,aku minta maaf ,krn telah berbuat kasar padamu," ucap Arya pelan ,
dani memegang pundaknya ,
"tdk apa,aku mengerti ,kalo kmu sgt mencintai lyla"
"kmu sdh merasa lbh baik Lyla ?" tanya sahabatnya itu ,
Lyla mengangguk,
"dimana aku ,sdh berapa lama aku disini ?"tanya nya sdikit bingung
"kmu sdh dirmh sakit ini selama 2hari ," jwb mira yg membuat Lyla terkejut,
"2 hari ? lalu bagaimana dg pertunagannya Kak Arya ,aku hrs kesana," Lyla yg kesadaranya sdh mulai pulih ,berusah utk bangun ,tp buru2 dicegah oleh mira,
"kmu mau kmana? bertemu dgn kak arya ?" tanya mira , Lyla mengangguk,
"kmu tahu bagaimana kmu bisa siuman dan merasa lbh baik ?" tanya mira berteka teki
Lyla menggeleng."memangnya kenapa?"
"karena ada seseorg yg sdh mendonorkan ginjalnya utk kmu ," jwb mira sambil tersenyum,
Lyla terkejut,
"benarkah? siapa dia ,sekarang ia ada di mana ?" tanya Lyla tdk sabar ,,
mira lalu hendak pergi sebentar,
"tunggu dulu ,akan aku bawa orgnya ,"
__ADS_1
Arya yg sdari td melihat Lyla dr luar ruangan tersenyum lega mengetahui gadis itu sudah siuman , ia pun duduk kembali di kursi rodanya,
Arya melihat mira keluar dari ruangan Lyla,
"knapa kmu keluar ,?" tanya Arya bingung,
mira tersenyum,
"Lyla ingin bertemu dg org yg telah mendonorkan ginjalnya,"
Arya memasuki kmrnya lyla, dengan di bantu Mira dan dani
Lyla yg saat itu sdg melihat2 gantungan kunci harmonikanya,meletakkan benda itu saat mendengar bunyi pintu di buka ,
dan bgitu ia melihat siapa yg ada disana ,
seketika lyla terkejut,
"kak arya ," pikirnya kaget,ia tdk menyangka sama sekali jika org yg telah mendonorkan ginjalnya adl org yg sgt ia cintai,
"nah Lyla dialah org yg mendonorkan ginjalnya utkmu ," ucap mira menjelaskan,
"kami tinggal kalian dulu," lanjutnya sambil beranjak pergi dengan dani,
meninggalkan Arya dan lyla yg sdg saling pandang dalam satu ruangan,pandangan sepasang kekasih yg sedang saling menerka perasaaan masing2,pandangan yg penuh cinta yg belum diungkapkan oleh keduanya ,pandangan yg hanya di mengerti oleh mrk yg bisa memahami apa arti cinta itu sesungguhnya.
dr luar mira dan Dani memeperhatikan mereka berdua,
"mereka benar2 pasangan yg serasi ," gumam dani ,
"iya ,dan aku berharap ,tdk ada lagi penderitaan utk keduanya ," sambung mira,
gadis berkaca mata itu masih memandang Arya dan Lyla dr kaca luar,"semoga mrk akan bahgia selalu.." batinnya berdoa..
*******
di sebuah tempat jauh dr pusat kota ,terdapat sebuah rumah yg sederhana,
disalah satu kmr ,duduklah seorg wanita,yg wajahnya telah dipenuhi oleh keriput,menandakan usianya sdh tdk muda lagi,
di tangannya ia memgang sebuah foto,yg nampak sama tuanya dg usianya ,
foto hitam putih itu masih terlihat jelas,
seorg foto laki2 yg sgt tampan ,yg sdg merangkul pundaknya di dpn sebuah rumah,
rumah yg seharusnya jd rumah masa depannya dg laki2 itu,
rmh yg sehrsnya menjdi rmh impian bgi mrk berdua,
tp rumah itu kini tak ubahnya sebuah bangunan tua yg sdh kehilangan fungsinya utk dijadikan tempat tinggal ,rumah itu terkubur bersama impian nya yg jg terkubur....
to be continue.
__ADS_1