
selama diperjalanan, tidak sedikit yang mengganggu saya.
saya hanya bisa berbincang dengan salah satu pengangkut, seorang pemuda yang tampaknya tidak begitu kuat, tapi dia lumayan dewasa untuk diajak berbicara.
setelah perbincangan dan perkenalan dengan pemuda pengangkut tersebut tak terasa waktu 2 jam sudah terlewati, mini bus berhenti di lokasi..
sebenarnya tidak jadi masalah walaupun saya sekarang ada di level rank E memasuki rank level D, peraturan serikat masih mentoleransi nya. asalkan jangan sampai melebihi 30% tim raid yang ada di level bawah dari level kabut.
dan saya beruntung hanya saya satu-satunya yang ada di rank E, walaupun saya belum keserikat untuk mengubah rank saya, mungkin beres dari raid ini.
setelah persiapan kembali, kami pun memasuki kabut nya..
kabut berwarna abu yang berbentuk lingkaran, langkah-langkah kaki pun terus hilang dari pandangan saat para petualang memasuki kabut.
saya ada di bagian paling belakang, karena saya archer, mungkin ini lebih baik saya ada dibelakang, lagian saya ada teman berbincang jika dibelakang.
saya pun memasuki kabut bersama pengangkut itu yang bernama Junar...
kamipun sudah memasuki kabut, yang perkiraan ada 2 bos monster.
Level Kabut dan jumlah bos monster :
kabut level S : 3-5 bos
kabut level A :2-4 bos
kabut level B : 2-3 bos
kabut level C : 1-2 bos
kabut level D : 1-2 bos
kabut level E : 1 bos
kabut level F : 1 bos
untuk kasus yang level C ada 3 bos kemarin, mungkin itu kabut B yang salah dianalisis oleh serikat. oleh sebab itu kami di beri kompensasi setelahnya. tapi untuk pengangkut sangat sedikit kompensasi. yah mungkin karena berbeda tugas jadi ikhlas kan saja.
sesaat memasuki area ke 1 kami sudah di sambut oleh monster, pertarungan pun tidak bisa dihindari lagi.
saya betugas sebagai archer lebih kepada menolong tim penyerang. sehingga saya harus fokus kepada yang sedang kesulitan dalam menghadapi monster. tapi terkecuali jika tim penyerang dirasa tidak membutuhkan pertolongan archer berhak untuk menyerang monster yang lain.
seperti yang sudah di duga area 1 ini tidak memberikan damage terlalu besar terhadap petualang rank D dan diatasnya.
saya pun ikut menyerang dengan busur yang telah dilapisi energi sihir namun tergolong samar energi sihirnya sehingga tidak terlalu terlihat oleh mata kepala petualang lain.
untuk menghindari kecurigaan akan kemampuan saya, setelah beres menghabisi monster-monster saya mengambil kembali anak panah yang telah saya lesatkan sebagai stok anak panah kembali.
tapi sesekali saya pun menggunakan belati untuk menghemat anak panah. yah tentu saja untuk menambah damage belatinya. saya mengaliri energi sihir kebelati tersebut.
setelah pertarungan pertama selesai kami pun melanjutkan ke jalan berikutnya..
masih di area 1 setelah pertarungan pertama dan lanjut ke pertarungan kedua, saya cukup melesatkan anak panah kepada monster tapi tidak terlalu mencolok saat saya melesatkannya, sehingga tidak ada yang melihat bagaimana saya membunuh mereka.
sesaat saya melangkah hendak mengambil anak panah yang bersarang di beberapa monster sekitar ada 20 an anak panah yang tersebar.
hal yang menjengkelkan pun mulai terjadi, sebagian anggota party yang membully mengampiri anak panah - anak panah saya dan mematahkan nya.
terlihat jelas motif mereka agar saya tidak mendapatkan banyak batu kristal.
"upss, monsternya masih hidup dan tidak sengaja menghancurkan anak panahnya.." ujar petualang yang membully
"waduh sama saya juga tidak sengaja nih memotong anak panah nya, karena monsternya masih hidup" membulu dengan senyum menyebalkan nya.
"jadi monster ini milik saya kalau begitu haha" petualang yang membully
sebenarnya cukup kesal dengan keadaan ini, karena banyak yang menutup mata juga akan kejadian tersebut. bahkan ketua party pun seakan-akan membiarkan hal tersebut dan tidak mau tahu.
__ADS_1
mungkin ketua party karena terdesak pula oleh sekumpulan ******** tersebut, sehingga tidak berani memprovokasi mereka
yah mau bagaimana lagi saya pun hanya bisa menghela nafas dan terdiam dengan wajah tenang.
"sabar saja Fahr " Junar secara diam-diam menenangkan saya,
walaupun saya tidak begitu peduli dengan kelakuan petualang kurang ajar tersebut. tapi saya mengapresiasi Junar untuk pertemanan ini.
"iya, tenang saja saya tidak marah " balas saya kepada Junar.
ekspresi Junar terlihat marah setelah menyemangati saya. sehingga saya menepuk bahu Junar dan berkata "Ayo kita lanjutkan perjalananya..."
"Baik.."jawab junar
kami sekarang memasuki bos area pertama. pertarungan dimulai, formasi penyerangan bekerja, dan saya pun ikut menyerang dengan anak panah ke titik-titik vital bos monster yang terlihat seperti anjing bulldog dengan warna kulit coklat, gigi tajam monster ini biass disebut DogFire.
Dinamakan DogFire karena karakteristik serangannya yaitu melancarkan cakar yang bisa mengeluarkan api walaupun terbatas.
mata, leher dan dada berhasil saya tancapkan panah sehingga melemahkan Monster DogFire tersebut.
tidak butuh terlalu lama untuk menumbangkan DogFire ini..
dan lagi-lagi anak panah saya dihancurkan kembali. tapi saya tidak terlalu memperdulikan kembali. walaupun anak panah saya hanya tersisa sekitar 20 dari 50 anak panah yang saya bawa.
saya lupa membawa anak panah cadangan di rumah, karena raid ini sebenarnya cukup mendadak sehingga saya tidak mempersiapkan cadanganya.
petualang kurang ajar itu mulai berbisik-bisik seperti merencanakan sesuatu lagi. tapi yah bodo amat.
kami melanjutkan ke area 2 setelah mengalahkan bos area 1, pintu area 2 ada di bos area 1,
membunuh bos area 1 bukan syarat untuk membuka gerbang menuju area 2, kapanpun bisa dibuka, bahkan saat masih ada bos area 1.
namun biasanya petualang tidak akan langsung membuka ke area selanjutnya karena akan beresiko tinggi terhadap keselamatan petualang. jika banyak musuh berkumpul saat melawan bos.
sehingga protokol itu sudah menjadi kebiasaan bagi para petualang.
saat ini kami ada di area 2, tapi tidak seperti di area 1. kami tidak disambut dengan monster . kali ini cukup tenang untuk bisa melangkah maju.
seperti biasa tidak ada yang berani memprovokasi mereka.
yah seperti yang diduga, saya sudah kehabisan anak panah, sehingga para petualang kurang ajar itu mengusulkan saya berada di baris depan.
"oi rank rendah sini masuk di baris depan, biar kamu berguna, kamu kan menggunakan belati juga" ujar salah satu petualang kurang ajar tersebut
"jangan mau Fahr itu sangat berbahaya, mereka mencoba merencanakan sesuatu lagi.." Junar berbisik pelan kepada saya
"tenang saja, mereka tidak akan bisa lancar melanjutkan rencana mereka.." dengan tenang saya menjawab Junar yang sedang khawatir
"iya saya ke baris depan.." saya menjawab kepada petualang kurang ajar itu.
senyum jahat ditunjukan dari wajah-wajah bodoh para ******** tersebut.
namun saya dengan tenang melangkah tanpa menanggapi mereka, hanya fokus pada penyerangan selanjutnya.
kami pun tiba dengan pertarungan kedua melawan kroco-kroco monster di area 2...
wajah petualang kurang ajar yang tadinya tersenyum jahat berubah menjadi wajah kesal penuh dendam, karena mereka tidak menyangka bahwa saya dapat dengan mudah menghabisi para monster yang menyerang.
saya hanya membutuhkan 3 - 5 kali serang untuk membunuh monster, yang sebenarnya 1 kali serang saja sudah cukup tapi akan sangat lebih mengejutkan para petualang kurang ajar jika saya lakukan hal tersebut.
"hmm hanya punya sedikit kemampuan saja sudah bangga.."ujar salah satu petualang kurang ajar
saya tidak menanggapi sindiran tersebut,...hingga akhirnya kami pun sampai ke bos kedua.
melihat kekuatan bos area 2 ini, saya menganalisis bahwa saya sendiri pun sanggup membunuhnya.
bono sebagai ketua party menyiapkan formasi untuk penyerangan,.. suara pertarungan melawan HH (HalfHorse) monster dengan bentuk kuda tapi bagian kepalanya bertubuh fisik layaknya manusia namun kepalanya tetap bentuk monster.
__ADS_1
sejata yang digunakan HH yaitu busur dan kapak besar.
"hati-hati terhadap anak panahnya, tanker siap-siap" ujar ketua party
walaupun saya dibaris depan namun saya tetap harus mengikuti arahan ketua party saat menyerang sesuai strategi formasi penyerangan.
HH mulai melancarkan serangannya dengan kapak besarnya.
kapak menghantam perisai sehingga terdengar suara akibat tumbukan tersebut... "dummmbbb"
arahan demi arahan dari ketua party terus berlanjut namun saya belum mendapat arahan menyerang hanya bersiap-siap.
serangan dari party ini belum bisa melukai cukup serius bos HH, namun sebaliknya dampak serangan HH membuat sebagian petualang terluka cukup serius. tak terlepas para petualang kurang ajar tersebut mendapat luka yang serius
hingga akhirnya tiba arahan kepada saya untuk menyerang karena ketua party melihat celah.
saya menguatakan tubuh dan kaki dengan energi sihir. sehingga kecepatan saya saat menyerang bertambah cukup siginifikan.
dan 'slashh' saya melukai cukup dalam bagian depan badan HH . dan ah saya kelepasan terlalu kuat saya menambahkan energi sihirnya kebelati saya.
saat itu pula HH segera berlari mundur karena kesakitan, dan mulai menyiapkan busurnya dan itu membuat panik para petualang.
karena sesusi informasi, anak panah yang di lancarkan HH sangat kuat dan akurat.
anggota party pun mulai siap-siap bertahan dengan sigap. tanker berada di bagian paling depan untuk menghalau anak panah nya.
'swiing' lesatan anak panah HH sudah ada di udara.. dan hingga akhirnya bertumbukan dengan perisai tanker.
perisai tanker mengalami keretakan dan akibat serangan tersebut pun membuat tanker dan yang ada di belakang nya terpental walaupun tidak cukup jauh terpentalnya.
Kali ini HH sudah siap melancarkan anak panah keduanya. dan 'swiing' anak panah terarahkan kebagian tengah lagi yang tadi ada tanker yang perisai nya sudah retak..
kali ini anak panah itu terbang kearah penyirih, suasana pun berubah menjadi panik, tidak ada satupun anggota party yang bisa dengan cepat menyelamatkan penyihir.
namun saya dengan sigap dengan penambahan kecepatan di kaki, saya menyusul anak panah tersebut dan memblok anak panah tersebut.
semua anggota party cukup terkejut dengan apa yang saya lakukan. tapi keterkejutan tidak berlangsung lama, tidak lebih dari 1 menit pun HH mulai bersiap melancarkan anak panahnya kembali.
dan kali ini mengarahkan kepada saya.. tapi dengan sigap pula saya berlari dengan cepat.
anak panah - anak panah yang dilesatkan kepada saya saat saya berlari mendekati HH berhasil saya hindari dan pentalkan.
hingga akhirnya saya sampai ke depan HH, tanpa basa basi saya memotong tangan kanan HH, saya sengaja hanya memotong tangan nya saja agar tidak terlalu mencolok jika saya bisa membunuhnya dengan cepat.
dan setelah saya memotong tangan kanan nya. segera ketua party segera mengarahkan anggotanya untuk melakukan penyerangan lanjutan.
selang beberapa menit kemudian, HH tumbang dan pertempuran berakhir dengan kemenangan petualang.
--
Junar yang melihat pertempuran Fahr terlihat sangat senang dengan mata berbinarnya menandakan kekakuguman yang luar biasa.
anggota party cukup senang dengan pertempuran luar biasa dari dirinya.
namun setelah pertempuran berakhir tidak ada satupun yang meminta maaf kepada Fahr, hanya memuji dengan singkat.
dan para petualang kuranga ajar itu tidak mencoba untuk berbicara kepada Fahr, mungkin karena segan ataupun malu bisa dikalahkan oleh level yang lebih rendah dari mereka.
ekspresi yang keluarpun masih saja angkuh dan besar kepala, walaupun sebagian dari mereka terluka cukup parah.
namun tanggapan Fahr tetap biasa , acuh dan tenang.
Fahr hanya memikirkan hasil kali ini mungkin cukup untuk membayar Dp pembuatan busur.
akhirnya mereka keluar dari kabut dan masih seperti biasa Fahr dan Junar dibagian paling belakang.
Junar yang berbincang dengan Fahr memuji dan membanggakan Fahr, bahkan Junar tertawa terbahak-bahak saat menceritakan melihat wajah-wajah para petualang kurang ajar itu.
__ADS_1
yang mungkin niatnya para petualang adalah agar Fahr terbunuh oleh monster dengan mudah, jadi mereka menyarankan agar Fahr berada di garis depan, tapi yah kenyaataanya tidak sesuai apa yang mereka rencanakan.
saat diluar kabut, Junar pun meminta kontak Fahr. ini mengingatkan Fahr kepada Rini yang tiba-tiba saja meminta kontaknya. tapi kali ini Fahr tidak curiga kepada Junar akan terbongkarnya kemampuan sebenarnya Fahr, karena Fahr pun tidak mengeluarkan kemampuan luar biasanya tersebut.