
Riak suara penonton lantai 27 bak banjir suara yang mengalir hingga 2 lantai di atas dan dibawahnya.
elit-elit guild besar semakin penasaran dan ingin sekali merekrutnya, surat kontrak dengan gaji melimpah sudah disiapkan oleh masing-masing guild besar
pertarungan Goni Gana melawan Andi membuat ketua penyelenggara atau pemilik gedung sekaligus Direktur utama PT.xxx keluar untuk menonton pertandingan.
"pak apa sebaiknya kita menghentikan peserta tersebut ?" ujar staff PT.xxx
"apa kau ingin membuat PT.xxx malu di seluruh mata di negeri ini , karena mengetahui kualitas gedung ini jelek, huh ? ujar Direktur utama PT.xxx
"maaf pak, bukan seperti itu " ujar staff
"maka diamlah, aku lebih mengetahui daripada kamu " ujar direktur utama PT.xxx
dalam hatinya Direktur utama " kualitas bangunan ini sungguh luar biasa, aku menghabiskan hampir 3/4 kekayaanku ditambah dengan banyak investor, bangunan ini jika ada keretakan akan memicu tim pengawas dan akan segera memperbaikinya segera dengan rapih tanpa harus mengeluarkan para penonton"
"baik pak, " staff terdiam dan pasrah
"segera beritahu kepada tim informasi, jangan membocorkan identitasnya kepada siapapun baik itu pejabat ataupun guild-guild besar, jika mereka memaksa, segera beritahukan kepada ku bahwa itu perintah langsung dari direktur utama, otoritas tertinggi lantai pertarungan " ujar direktur utama
"tidak ada yang akan berani mengintervensi diriku ini, perusahaan terbesar dan nomor 1 di negeri ini dan perusahaan nomor 2 di benua Asia Tenggara ini, dan penyumbang dana terbesar kepada negara dan serikat petualang" gumam direktur utama seorang diri setelah satu-satunya staff pergi melaksanakan perintahnya
di arena tiga dan empat yang sedang menyelenggarakan pertandingan, semua peserta terdiam terpana akan kekuatan sebesar itu muncul di hadapan mereka.
media masa yang ikut menonton langsung menyorot dan segera membuat laporan terkait hal tersebut.
kehebohan tampak menjadi suasana di arena 5 lantai pertarungan 27 ini. hingga orang-orang elit baik itu petualang atu pun orang-orang penting lainnya dari lantai 31, segera berbondong-bondong menonton dan mengganti channel saluran televisi di ruangan tersebut ke saluran lantai pertarungan 27 arena 5.
setiap lantai ada ruangan khusus seperti aula dan ruangan pribadi untuk menonton saluran kamera lantai dan bisa menonton saluran lantai yang berada di bawah level lantai pertarungannya. untuk menonton saluran lantai di atas level lantai tersebut tidak diperbolehkan.
_____
palu besar Goni Gana hancur lebur dihadapan dirinya, tangan yang gemetar hingga keseluruh tubuh karena pukulan dari Andi tersebut.
tapi kesombongan Goni Gana masih ada sehingga dia reflek mengepalkan tangan nya dan segera memukul Andi.
namun sudah terlihat jelas perbedaan kekuatannya antara kedua peserta tersebut, Andi membalas pukulan Goni Gana dengan pukulan ringan dan itu sudah cukup membuat Goni Gana terpental terbang keluar arena.
dinding arena penonton sedikit hancur akibat terpentalnya tubuh Goni Gana yang bersarang di dinding arena.
semua penonton terdiam sebentar lalu bersorak semakin keras, karena serangan Andi yang begitu cepat dan hampir tidak terlihat oleh mata orang yang dibawah level 100.
pertarungan berakhir antara Andi lawan Goni Gana dan kini menanti pertarungan berikutnya di perempat Final.
di arena 3 ada peserta yang memanfaatkan peluang karena peserta lain terkejut karena pertarungan Andi tersebut.
"haha ini kesempatan .." gumam dalam hati oleh salah satu peserta arena 3 lantai pertarungan 27
__ADS_1
musuhnya tersebut sedang terpana dan terdiam menyaksikan pertandingan Andi yang begitu cepat.
dan "dummbb" lawan peserta tersebut jatuh keluar arena, dan pertandingan selesai.
lawan yang terjatuh marah, marah karena menurutnya itu tidak adil.
"hei kau br*ngs*k, kau curang , wasit bagaimana ini" ujar lawan yang keluar arena.
wasit hanya menggelengkan kepala tanda bahwa itu adalah kemanangan yang sah.
"haha kau lengah, lagi bertanding sempat-sempatnya tidak memperhatikan musuh, itu sah aku menang, karena kau lengah.. hahah" peserta yang menang terbahakak bahak
setelah mendengar teriakan dan suara tertawa di arena 3. diarena yang lain semua peserta langsung kembali fokus tidak ingin lengah seperti peserta yang sudah jatuh. tersebut.
kita ulang kembali , sebenarnya untuk pembagian arena setiap lantai pertarungan itu seperti ini.
Lantai Pertarungan
•Lantai 1 - 10 diisi oleh :
~arena 1: Petualang level 1 - 30
~arena 2: Petualang level 31-50
~arena 3: Petualang level 50-80
~arena 5: Petualang area bebas level
•Lantai 11-20
~arena 2 - arena 5
•Lantai 21-27
~arena 3 - arena 5
•Lantai 28-30
~arena 4-arena 5
•Lantai 31 (lantai istimewa)
~peserta-peserta yang mendapat undangan dari penyelenggara dan yang sudah berhasil berada di lantai 2.
alasan lantai di buat format seperti itu oleh penyelenggara karena semakin naik lantai, penonton hanya menyukai pertarungan yang luar biasa.
dan biasanya untuk pertarungan luar biasa , biasa dibuat oleh petualang level yang tinggi.
__ADS_1
dan juga salah tujuan penyelenggara adalah agar menyemangati petualang untuk terus menaikan level bicomnya dan salah satu agar mereka dapat naik level bicom tentu saja harus memasuki kabut atau melawan monster.
bagi pemilik gedung, lantai hanya sarana latihan bagi petualang, dan sarana menambah penghasilan.
dengan hal tersebut lantai pertarungan mendapat dukungan besar dari pemerintah , serikat petualang dan guild-guild ternama.
dan juga karena tidak menghilangkan tujuan utama bahwasannya petualang adalah seorang yang bertanggung jawab untuk menghilangkan kabut, meskipun nyawa sebagai taruhannya.
dan arena 5 adalah arena khusus yang dibuat secara langsung oleh direktur utama (pemilik perusahaan PT.xxx) setelah 6 tahun berdirinya lantai pertarungan.
entah apa tujuan direktur utama tersebut, hanya waktu yang bisa menjawab.
Sementara itu, Andi sedang menunggu di bangku tunggu peserta, dia selalu menjadi sorotan penonton dan peserta lain.
dan ada peserta dengan level 100 merasa sedikit kesal kepada Andi karena merebut perhatian panggungnya.
"cih, sungguh sial aku harus satu sesi dengan makhluk bertopeng tersebut, kita tunggu saja saat giliran kita bertanding, kau hanya beruntung melawan Raja Palu" gumam Kris saat pertandingnya dimulai.
"hei kau berengsek jangan alihkan perhatianmu kepada lawan" teriakan lawan kris yang berada di level 90
dan dengan tiga kali serang menggunakan pedang panjang dan ketebalan sedang, dia berhasil mengalahkan lawannya itu.
"tsk.."
"orang lemah lebih baik diam saja.." ujar Kris setelah dia mengalahkan lawannya yang terluka cukup parah.
dan Kris yang masih di atas panggung memelototi Andi yang berada di bangku tunggu peserta dan mengacungkan pedang kepada Andi, tanda tantangan Kris kepada Andi.
Andi hanya terdiam bisu tidak menggubris perilaku Kris.
"wow lihat itu, lihat.. si Pedang Maut menantang Andi" ujar penonton..
"benar-benar tidak sabar menunggu pertandingan Kris si pedang maut melawan Andi bangkitnya si level rendah, hahha" penonton
"hei hei kau . haha julukan macam apa itu..." penonton
"hahaha .. " gelak tawa dan sorak sorai penonton terdengar
Kris merasa penonton sudah sedikit kembali memperhatikannya.. dan dia turun dari arena dengan sedikit bangga dan senyum tenangnya.
________________________________________
Fahr (Arc,59)
Junar(pj,45) Reni(pp,41) Bima(tk,39) Ratu(ph,37) Rika(hl,36) Hopi(pp,41)
Raffa(wr,38) Rafi(tk,38) Tora(ph,39)
__ADS_1