The Silver Of D

The Silver Of D
Chapter 22 - Raid Bersama Party Baru


__ADS_3

Hari berikutnya mulai menyongsong, udara subuh di pagi hari membuat tubuh segar seorang pemuda yang memiliki keyakinan akan mampu menggapai cita-citanya, seorang pemuda yang tidak ingin tertindas lagi, seorang pemuda yang ingin menuju puncak kehidupan. seorang pemuda yang akan mengubah dunia.


persiapan sebelum raid dimulai sudah siap, waktunya berangkat menuju lokasi menghadapi monster-monster baru di kabut level F rank terendah.


Fahr dan ke 9 kawan barunya sudah sampai dilokasi kabut level F yang muncul di daerah selatan kota B dan tidak butuh waktu lama untuk sampai kesana dengan kendaraan roda 4 yang mereka sewa.


jadwal raid untuk memasuki kabut yaitu jam 12.00. siang hari.. tinggal 30 menit lagi sebelum jam 12.00.


mereka mulai mengecek peralatan dan persediaan yang telah dibawa ke dalam kabut. Fahr melihat ada perbedaan yang signifikan antara petualang level F dan petualang level D keatas.


Petualang level D keatas biasanya memakai armor, dan bahkan ada yang memakai armor yang berkelas tinggi. tapi melihat para petualang level F di depannya Fahr hanya bisa tersenyum.


armor yang mentupi tubuh kawan-kawan baru Fahr rata-rata tidak lebih dari 10% menutupi tubuh mereka di titik-titik vitalnya.


sebenarnya Fahr berfikir, ini wajar saja, karena pendapatan seorang petualang level F tidak sebesar petualang level C keatas.


oleh sebab hal itu, hirarki mulai terbentuk menjadi sebuah kebiasaan di masyarakat era baru ini. dan hal tersebut yang ingin di ubah oleh Fahr.


3 menit sebelum memasuki kabut Junar cukup bingung.


"Fahr mengapa kita semua membawa tas yang biasa dibawa oleh tim pengangkut ?" tanya Junar dengan bingung.


"ya tentu saja kita memiliki pekerjaan tambahan, sebagai tim raid dan sebagai pengangkut pula, karena kita belum butuh untuk menyewa pengangkut" jawab Fahr dengan datarnya


Junar dan kawan-kawan yang lain hanya bisa menggelengkan kepalanya. seperti sudah terbiasa akan keanehan yang akan terjadi disekitar Fahr.


ke 9 orang tersebut telah mulai memasuki kabut, dengan gagah berani dan rasa percaya diri yang cukup tinggi.


setelah berada di dalam kabut, tiba-tiba ekspresi ke 9 orang terbsebut berubah menjadi seperti anak ayam yang butuh induknya.


namun Fahr membiarkan mereka seperti itu dulu karena Fahr ingin melihat batas dari kemampuan tempur mereka.

__ADS_1


Segerombolan FrogTip mulai berdatangan, dengan formasi yang telah disiapkan sebelumnya, Tanker - Pemain Pedang & Warior - penyihir & healer & archer. Junar mengarahkan tanker untuk bersiap bertahan dan penyihir untuk menyerang dari jarak jauh.


"Tora , Ratu siap lancarkan serangan" Ujar Junar sebagai pemimpin komando menggantikan Fahr.


"Baik.." ujar Tora & Ratu.


angin yang berbentuk seperti kepala arit dan air yang berbentuk seperti jarum keluar dari tongkat mereka berdua melesat ke tubuh monster.


walaupun baru mampu melesatkan serangannya hanya satu persatu. Tora dan Ratu di mata Fahr cukup kompeten. Fahr melihat bibit potensi yang bagus dimasa depan.


melihat kordinasi arahan yang dilakukan Junar membuat Fahr terkesan ,yang tadinya pada ketakutan yang membutuhkan induk. tapi saat disatukan dalam satu kordinasi mereka dapat melakukan serangan kombinasi dan pertahanan yang cukup solid.


pertempuran demi pertempuran mereka lalui di kabut level F tersebut, Fahr hanya fokus menonton, dan sesekali membantu mereka jika ada monster yang lolos dan mengakibatkan menyerang mereka secara fatal.


level yang rendah sungguh terlihat perbedaannya dari stamina yang dimiliki. Anggota party heran melihat Fahr yang tampaknya tidak kelelahan meskipun sudah membunuh banyak monster.


pintu masuk keruangan bos di depan mata, dan setelah mereka ingin beristihat dulu setelah membasmi monster dan juga harus memungut kristal batunya sendiri. Fahr menginstruksikan memasuki ruangan bos.


anggota party tidak enak melihat Fahr yang akan melawan bos sendiri, tapi junar menahan mereka yang ingin membantu Fahr.


"Kita percaya saja kepada ketua "ujar Junar yang mulai menyebut Fahr dengan ketua


Selang beberapa menit kemudian FrogTip tumbang , dan itu tidak lebih dari 3 menit untuk mengalahkan FrogTip dan beberapa anak buahnya.


Anggota party tidak percaya melihatnya dan bahkan tidak melihat skill seperti apa yang dilancarkan oleh Fahr.


sebenarnya Fahr melancarkan serangan satu anak panah asli dan sejumlah panah sihir yang sesuai dengan jumlah monster dari sudut-sudut yang tidak di sadari oleh anggota partynya.


Fahr mulai memungut batu krisal dan item-item yang bisa dipungut. setelah beres memungut Fahr lalu menghampiri anggotanya dan berbicara,


"untuk yang kalian lihat tadi, mohon untuk tidak membocorkannya ke pihak luar" ujar Fahr yang berbicara dibalik masker warna hitamnya

__ADS_1


seakan-akan terintimidasi semua anggota mengangguk dan mengerti dengan permohonan Fahr.


setelah beres istirahat sejenak dan selesai beberapa menit mereka langsung keluar dari kabut.


barang-barang hasil dari kabut dikumpulkan dan membuat anggota senang . sesuai keinginan Fahr Semua hasilnya dibagi rata bahkan hasil dari penjualan item dari bos monster yang dikalahkan sendiri oleh Fahr.


pembagian ratanya akan dipotong dulu 20% untuk alokasi kas party , sebagai kebutuhan pembelian hak kabut saat akan melakukan raid selanjutnya dan untuk kebutuhan keperluan lain-lain. keputusan ini tidak membuat anggota merasa dirugikan.


mereka pertama kali mendapatkan pendapatan yang sebesar itu. selama ini mereka hanya mampu mengumpulkan beberapa batu kristal saat dikabut level F dengan tim lain, dan karena sering bekerja sebagai pengangkut penghasilan mereka tidak terlalu besar.


kini ke 9 orang itu mulai menatap masa depan cerah, kira-kira seperti itu harapan yang mereka yakini dalam hati mereka.


Bima yang awalnya ragu-ragu pun, kini mulai sedikit-sedikit membangun rasa percaya kepada Fahr yang dapat membantunya di masa depan.


Junar yang pertama kali melihat Fahr di bully oleh petualang saat melakukan raid bersama dan dapat membungkam mulut para petualang kurang ajar dan membuat junar kagu, dan kini Junar sedikit bertambah kekagumannya.


awalnya ke 9 orang itu memiliki keraguan kepada Fahr, petualang yang hanya level 29 ingin membuat party dengan petualang level rendah seperti kami.


karena biasanya untuk dapat mudah menaklukan kabut level F itu membutuhkan petualang level D berjumlah 6 orang.


tapi setelah pembuktian kali ini mereka terkejut dan tidak sanggup menahan keheranan mereka kepada sosok laki-laki yang setiap kali memasuki kabut sering menggunakan masker hitam dan topi coklatnya.


_______________________________________


Junar(pj,23) Reni(pp,18) Bima(tk,16) Ratu(ph,13) Rika(hl,13) Hopi(pp,18)


Raffa(wr,15) Rafi(tk,15) Tora(ph,16)


 


 

__ADS_1


__ADS_2