
"Si pedang Api lawan Andi pertandingan dimulai"..
wajah Pluton yang kegirangan yang saat ini hendak akan melawan Andi dan sedikit menunjukan rasa percaya dirinya yang luar biasa.
kepalan tangan Pluton dibawah pinggulnya berwarna merah terang sudah mulai diisi dengan energi apinya.
semua mata memandang ke arena, namun mereka berharap Andi tidak terluka parah karena pertarungan melawan Pluton kali ini.
semua guild elit berharap Andi kalah dan membuat Andi memiliki hutang kepada guild elit yang nanti akan menolongnya, seperti itulah harapan mereka.
guild elit memiliki keyakinan Andi akan kalah, karena mengetahui lawannya itu bukan sembarang petualang abal-abal.
jejak rekam Pluton di dunia petualang bisa dibilang sangat hebat dan tidak bisa diremehkan, bahkan oleh Andi yang hanya bisa sekedar mengalahkan petualang level 100.
Pluton yang sudah berada di rank S sebagai petualang bahkan sudah mendapat pengakuan dari negara lain dan bahkan ada guild dari negara lain yang secara personal ingin merekrutnya.
tapi karena Pluton cinta tanah air nya, dia menolak tawaran tersebut dan membentuk guild nya sendiri dengan anggota yang memiliki level-level tinggi juga dan guildnya sudah masuk di peringkat 17.
Pluton yang kini mengejar level yang lebih tinggi lagi sebagai petualang, yaitu mampu bersaing dengan petualang negara lain dari seluruh dunia, oleh sebab itu dia mengikuti lantai pertarungan.
sesaat kedua tangan nya sudah bernyala terang dengan energi sihir apinya tiba-tiba energi sihir api ditanganya lenyap dan melihat Andi yang melangkah berbalik membelakangi Pluton.
sungguh diluar dugaan ternyata Pluton sudah bersarang cukup dalam di dalam dinding aula, dengan mata nya yang mulai kabur saat melihat Andi melangkah pergi.
elit - elit guild yang menonton sekejap mata tidak mengetahui apa yang telah terjadi barusan, mengapa Pluton bisa bersarang di dalam dinding gedung pertarungan yang begitu kokoh dan kuat.
Andi yang hanya berjalan keluar pintu segera menemui Pasro.
"saya akan pergi sekarang, untuk tawarannya seperti yang telah saya sebutkan akan mempertimbangkannya kembali.."
Pasro yang hanya terdiam tanpa kata-kata karena terkejut dan sungguh tidak mempercayai apa yang telah terjadi barusan, dan masih bertanya -tanya "apa yang terjadi".
Pasro hanya fokus terhadap perkataan Fahr kali ini..
__ADS_1
"dan juga saya akan mengatakannya sekali lagi, ingat dengan kesepakan kita yang sebelumunya, jangan sampai mengingkarinya.." ujar Fahr yang memperingati Pasro dan segera pergi keluar.
Pasro hanya terdiam dan mengganguk, dan hanya saat itu hanya fokus terhadap kesepakatan hadiah yang akan diberikan kepada penantang.
Pasro yang masih dalam keadaan berdiri tiba-tiba semua tubuhya bergetar dan segera duduk di kursi kantornya, karena lemas yang diakibatkan gemetar ditubuh dan hatinya.
kepala ditunduk kan kebawah meja, dan kedua tangan nya disimpan di atas kepalnya dengan senyum kecil diwajah dan keringat dingin keluar dari pori-pori kulitnya.
"dia benar-benar monster, aku akan memilihnya sebagai kandidat utama untuk lantai pertarungan di dubai" gumam Pasro yang masih bergetar
seluruh penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut sama seperti Pasro , begetar seluruh tubuhnya karena merasakan kekuatan yang dahsyat yang mereka lihat saat pertandingan berakhir.
sungguh diluar nalar dan prediksi mereka yang rendah saat membayangkan Andi. termasuk Gita yang seluruh tubuhnya bergetar juga, baru pertama kali ini dia merasakan kekuatan yang seperti itu.
bahkan monster-monster kuat yang pernah dia hadapi tidak ada yang bisa melebihi kekuatan yang dia rasakan sekarang.
semua penonton yang menyaksikan pertarungan Andi, dirinya merasa kecil dan tidak bisa mengukur kekuatan sesungguhnya dari Andi, keringat dingin mulai keluar seperti yang dirasakan oleh Pasro.
dan entah apa yang akan terjadi di masa depan karena satu orang itu. apakah dunia akan diubahnya atau sebaliknya. banyak dari penonton yang berfikir seperti itu.
namun itu tidak mungkin bisa dilakukan, karena tidak ada alasan bagi mereka untuk menangkap Andi.
"aku semakin tertarik padanya ... cepat selidiki terus orang itu" ujar ketua guild singa bertaring
"apakah anda yakin Bu ..?" ujar wakil singa bertaring
"apa aku tampak bermain-main dengan keputusanku, hah.?" ketua singa bertaring menatap wakilnya dan mengeluarkan aura yang kuat
wakil guild singa bertaring hanya terdiam dan terkejut melihat ketuanya baru pertama kali seserius ini dalam menghadapi manusia, yang biasanya aura seperti itu dikeluarkan saat menghadapi monster kuat saja.
setelah beberapa menit tampak lumpuh di lantai pertarung, Pluton yang sudah di evakuasi oleh tim medis.
sebagian orang - orang elit sudah pergi meninggalkan lantai pertarungan dengan semangat membara saat mengetahui ada petualang seperti Andi itu.
__ADS_1
"whuuaa lihat lah dirimu itu Ron,, ekspresi yang bersemangat sekali, haha.." ujar Ken
"haha... bukan hanya aku, tapi bukankah dirimu seperti itu juga Ken.." ujar Ron memperlihatkan ekspresi semangat begitu pula dengan Ken.
keduanya meninggalkan gedung lantai pertarungan dengan penuh semangat, bukan karena ingin mendapatkan Andi, namun ingin mengejar kekuatan Andi.
Gita yang sudah pergi kesebuah tempat sepi dimana tidak ada orang berlalu lalang, disebuah hutan kota yang damai dan asri.
dia memperlihatkan ekspresi tenang dengan wajah cantiknya tersebut dan sedang berfikir. "di atas langit masih ada langit".
"perjalananku masih panjang, tindak tandukku selama ini seperti sia-sia jika melihat sosok itu". ujar Gita, yang mengetahui bahwa Fahr mencapai titik ini tidaklah mudah, penuh lika-liku yang dilalui.
dengan tenang Gita melihat langit yang mulai menampakan bulan dan bintang-bintang, suara gemuruh hewan-hewan malam mulai berbunyi, dibalik wajah tenangnya akhirnya dia tersenyum.
"aku harus bertambah kuat lagi, ini masih kurang" ujar Gita dengan ekspresi penuh semangat.
______
"hah, tegang sekali tadi dilantai 31, aku tidak menyangka akan ada banyak petualang rank tinggi, semoga saja aku tidak menimbulkan banyak masalah" ujar Fahr yang tegang ketika sudah jauh dari gedung lantai pertarungan
"karena aku terburu-buru ingin cepat pulang dan tidak ingin menjadi pusat perhatian jadi saya cepat-cepat menyelesaikan pertarungan dengan si pedang api.." ujar Fahr dengan alasanya mengalahkan pedang api dengan cepat.
Fahr yang tidak mengetahui bahwa saat ini dia adalah pusat masalah , pusat yang menggemparkan seluruh elit guild, pusat masalah yang membuat semua orang penuh semangat. membuat mengingat kembali siapa diri mereka sebenarnya, untuk apa menjadi petualang.
______________________________________________
Guild Peringkat.
Nomor 1 - Singa Bertaring
Nomor 2 - Pedang Hitam
Nomor 3 - Forest Night
__ADS_1
Nomor 17 - Steel Fire