
disebuah gedung besar berwarna abu di bagian timur kota B dengan interior dalam ruangan yang begitu indah, lampu yang menggantung cukup besar, tampak banyak petualang sedang mengantri di depan meja resepsionis guild pedang hitam.
guild nomor 2 di negara ini . guild pedang hitam hari ini mengadakan perekrutan calon anggota barunya. .
dengan reputasi sebagai guild nomor 2 tidak mengherankan jika antusias petualang baru atau lama yang ingin mendaftarkan kepada guild ini.
tentu saja banyak keuntungan jika memasuki guild-guild terkemuka, seperti tunjangan gaji yang besar, pelatihan sebagai petualang dan berbagai peralatan tempur yang siap di peruntukan bagi member bertalenta.
"silahkan ambil formulir pendaftaran dan mengisi nya, setelah beres langsung ke bagian counter nomor 2 untuk proses selanjutnya" seorang resepsionis cantik di counter 1 sedang memandu petualang.
seorang pendaftar wanita yang cukup cantik dan terlihat sedikit angkuh dengan membawa peralatan tempur nya yang di bungkus kain putih mulai berbisik sendiri sambil berdiri. "hoh. cukup terorganisir guild ini, berbeda dengan guild-guild kecil yang lemah. tapi melihat pesertanya lemah-lemah"
"yah jangan bandingkan guild kecil dengan guild dengan reputasi nomor 2 ini,, kau akan salah besar nona, haha " seorang petualang pria yang berdiri di samping petualang wanita tersebut yang menjawab karena mendengar ucapan wanita itu.
"cih, jangan sok akrab". jawab petualang wanita tersebut dengan angkuh
"oke .. oke maaf . santai saja ".
sesaat petualang pria itu meminta maaf, petualang wanita mengacuhkan nya dan perlahan pergi.
"haduhh, sayang sekali kecantikan nya tidak mencerminkan pribadinya , haha " gumam petualang pria tersebut.
berdiri dua orang pria di lantai 2 sambil mengamati para petualang yang berada di lantai satu.
"seperti biasa setiap tahun banyak calon yang mendaftar ,bukan kah begitu ron..." salah satu pria mulai berbicara
"yah banyak, tapi tetap saja kualitas tidak bisa di samakan dengan kuantitas, sangat mengecewakan .." balas ron
"hooh apakah kau melihat bakat-bakat mereka semua secara spontan lagi ? ..."
"bukan melihat secara spontan, ini hanya insting saja, bukan kah kau juga sama melihat mereka dengan intuisi saja ,ken ?..
"hoho seperti yang diharapkan dari guild master ron kita, dengan banyak pengalaman..."
"tapi jika calon yang lemah memiliki tekad yang kuat maka dengan pelatihan yang kita terapkan akan menghasilkan tempaan besi yang menjadi pedang yang sempurna..."
"yap. seperti yang ketua ingin kan . . .kami akan berusaha dengan keras .."
"Namun pedang yang sempurna tidaklah sempurna saat pemiliknya tidak mengerti pedang"
sambil mereka meneruskan obrolan , testing perekrutan calon anggota terus berlanjut.
bagian perekrutan
bagian 1 - pendaftaran
bagian 2 - tes pengetahuan
bagian 3 - tes kesehatan
bagian 4 - tes kemampuan fisik atau kemampuan sihir
bagian 5 - tes tempur
bagian 6 - pengumuman lulus
sekarang hampir di bagian akhir tes yaitu tes tempur. dari hampir 300 lebih peserta. hanya tersisa 80 orang yang lolos tahap ini.
peraturan tes tempurnya simple, yaitu masing-masing peserta bertarung dengan penguji dari guild pedang hitam.
di tes tempur ini ada 1 penguji di masing-masing arena yang terbagi dalam 4 arena. peserta di wajibkan melawan penguji mulai dari arena 1 hingga 3.
peserta akan dinilai oleh tim penilai dari penampilan mereka di arena.
setiap tingkat arena berbeda tingkat,
__ADS_1
arena 1 - penguji rank E (Lvl 30)
arena 2 - penguji rank D (Lvl 50)
arena 3 - penguji rank C (Lvl 65)
arena 4 - penguji rank B (Opsi spesial)
caranya naik level bicom adalah dengan membunuh monster yang terdapat di dalam kabut dan di hutan di luar kabut, namun jumlah monster yang terdapat di hutan tidak banyak sehingga jarang terlihat dan petualang jarang memburu di hutan hanya menghabis-habiskan waktu.
jika peserta berhasil mengalahkan semua penguji 1-3 bisa dipastikan akan lolos tapi bagi yang berhasil mengalahkan hingga tahap arena 4 akan di beri promosi keanggotan spesial oleh guild dan pastinya banyak keuntungan.
maka dimulailah bagian tes tempur. orang pertama mencoba tes nya .. pertarungan cukup mudah bagi penguji arena 1 untuk mengalahkan peserta pertama.
beberapa peserta hanya bisa sampai di tes ke 2 dengan kekalahan.
setiap penguji akan di rolling oleh penguji cadangan untuk menyesuaikan dengan peralatan tempur peserta dan level peserta dan sebenarnya rancangan ini pun sebagai bahan pelatihan tempur bagi anggota Guild Pedang Hitam. ini cukup licik dipandangan sebagian guild-guild lain yang mengetahui.
sekarang mulai pertempuran wanita angkuh nan cantik tersebut, orang-orang kaget melihat pertarungan di arena 1 . hanya butuh beberapa detik untuk mengalahkan penguji.
lanjut ke arena kedua pun cukup mudah bagi sang wanita mengalahkan penguji,
hingga akhirnya mulai di tahap di arena ke 3.
"apakah penguji-penguji ini layak menjadi penguji " sang wanita mulai mengeluarkan suaranya yang dari tahap arena 1 dan 2 hanya terdiam saat mengalahkan penguji.
"cih, wanita yang sungguh angkuh dan sombong.. jangan harap bisa mengalahkan ku hanya dengan kemampuan sebatas itu." penguji 3 agak kesal terhadap peserta tersebut
"hooh,, baiklah jika kau menyebutku sombong, akan ku buktikan, dengan 3 serangan kau akan tumbang..."
pertandingan dimulai. karena penguji kesal . dia mulai mengambil inisiatif menyerang pertama..
dengan menggunakan pedang besarnya, dia mulai membuat pergerakan. walaupun pengguna pedang besar dia cukup cepat.
sang wanita hanya melakukan pertahanan menangkis dengan kedua pedangnya di setiap serangan yang dilancarkan oleh penguji..
"hah, hanya seginikah kesombongan mu hey wanita angkuh..." penguji arena 3 berteriak
walaupun penguji terus menyerang, penguji arena 3 tidak bisa menembus pertahanan pedang sang wanita..
hingga akhirnya dalam 2 tebasan ,sangat berutal dan sangat cepat sang wanita menebas secara diagonal ke tubuh bagian depan penguji arena 3.
"aakkhhh". teriak penguji 3 yang terkena serangan dan mengeluarkan darah dari mulut dan luka tebasnya.
"hah itu hanya 2 kali serangan ..betapa lemah nya"... sambil berbicara dan menyarungkan pedang nya.
terlihat sang penguji terjatuh dan sudah tidak bisa melanjutkan pertarungan..
semua orang yang melihat tampak begitu kesal terhadap wanita itu yang begitu berutal dalam menyerang. walaupun ini hanya sebatas tes.
dengan angkuhnya sang wanita melangkahkan kakinya menuju arena 4.
sesampainya di arena 4 ,sang penguji bertanya. "apakah tujuan mu dalam tes ini..?"
"tujuan ?.. yaitu mengalahkan kalian semua.."
"baiklah jika itu tujuan mu, maka sebaiknya kau bersiap atas konsekuensi yang telah kau perbuat.." penguji arena 4
"maka majulah dengan semua yang kau punya" sang wanita
"maaf saja aku tidak berencana terprovokasi oleh mu, karena aku tidak meremehkan mu wahai wanita"
"hooh kau sungguh bijak, berbeda dengan penguji yang lain"..
penguji dan sang wanita mulai menyiapkan pedangnya...
__ADS_1
'das.. buk ... ' 'ting. tang'
keduanya mengayunkan pedang dan saling menabrakan besi-besi tersebut hingga mengeluarkan suara yang luar biasa...
pemandangan pertempuran yang mengagumkan dari kedua belah pihak sehingga memukau orang-orang yang melihatnya...
"sungguh pertempuran yang tidak aku sangka-sangka"
"betapa hebatnya mereka.."
gumam dari orang-orang yang melihat pertempuran..
selang beberapa menit keduanya menunjukan tanda-tanda kelelahan, walaupun yang terlihat paling lelah adalah si penguji.
"apakah kau benar-benar akan melanjutkan pertempuran ini wahai wanita ..? , kau sudah dianggap layak dan pantas memasuki guild saat kau mengalahkan penguji arena 3 "
"hah apa kau mengasihani ku.. ? aku hanya sedang bermain-main saja,, tapi kau sudah kelelahan ... baiklah cukup bermain-main nya. aku akan mengalahkanmu sekarang".
'slaasssh, sringg, sttinggg ..'
"Triber slash " wanita tersebut mengeluarkan skillnya
dengan kecepatan super sang wanita segera mengakhirinya dan hendak menebas penguji .
sesaat pedang hendak menebas penguji, penguji sadar dia tidak ada kesempatan untuk menghindar dan itu akan menjadi kekalahan nya..
"tiiiingggggg"
pedang sang wanita terhenti beberapa cm di depan wajah penguji, karena pedang wanita tersebut di hentikan segera oleh pihak guild pedang hitam
"wakil kapten, Ken ..??" sang penguji menyebut pihak yang menghentikan pedang wanita tersebut .
"yo sudah cukup, kau sudah lolos, dan akan bergabung sebagai anggota guild pedang hitam, aku hanya tidak ingin anggota ku cedera lebih parah." wakil kapten mulai berbicara sambil menghentikan pedang sang wanita dengan stik basball yang di pinjam nya..
"cihh memalukan..." gumam sang wanita..
sambil menurunkan dan memasukan pedangnya sang wanita segera berjalan meninggalkan arena
"terima kasih atas mainan yang kalian sediakan untukku dan aku tidak tertarik memasuki guild yang hanya sekumpulan petualang lemah".. masih tetap angkuh saat meninggalkan arena sang wanita segera meninggalkan gedung guild pedang hitam.
banyak yang bersorak saat wakil kapten menghentikan sang wanita berutal tersebut..
"pergi sana dasar wanita berutal..."
" iya pergi sana wanita sombong.."
cemoohan berkumandang kepada sang wanita saat dia meninggalkan gedung..
setelah perginya sang wanita tes di lanjutkan kembali.
setiap tahun biasanya limit perekrutan guild pedang hitam hanya sekitar 15 orang untuk tim raid, dan sisanya akan direkrut untuk dibagian yang lain tergantung kebutuhan guild.
setelah beberapa saat tes berakhir dan kandidat 15 orang sudah terpenuhi.
"sungguh di sayangkan talenta yang luar biasa tidak tertarik masuk guild kita ..." ron berbicara
"yah mau bagaimana lagi kapten, guild pedang hitam tidak akan memaksa siapa pun.." ken menjawab
"oh iya ada di level berapa wanita tersebut, "
"sesuai data dia berada di level 68"
"padahal hanya berbeda 3 level dari penguji tapi perbedaan nya suguh jauh..apakah itu yang disebut dengan kemampuan alami .? "
dan berakhirlah perekrutan untuk calon anggota guild pedang hitam.
__ADS_1