The Silver Of D

The Silver Of D
Chapter 26 - Bima


__ADS_3

Awal rencana setelah dua minggu beristirahat, Tiger Silver akan melakukan raid pertama di kabut rank E.


"biasanya kita memasuki kabut rank E selalu sebagai pengangkut, tapi kini kita sebagai tim raid nya haha" raffa berbicara kepada rafi


"kali ini kita akan mencoba mengetes kemampuan kita yang baru setelah berlatih" ujar ratu kepada rika


"tentu saja ratu, kali ini penyembuh ku bertambah tingkat kualitasnya, hehe" ungkap rika membalas ratu dengan senyuman.


Bima yang masih pendiam tapi lebih pendiam lagi Tora dan Hopi sehingga mereka berjalan berdampingan seakan-akan mengerti perasaan dari masing-masing.


Junar yang selalu bersemangat dan banyak bicara tampak membuat jengkel Reni dan selalu di tegur oleh Reni, namun di balik jengkelnya Renia dia memendam perasaan kepada Junar, namun Junar tidak peka akan hal tersebut. (Ini bukan kisah Romance yah, hanya bumbu hiks*)


Fahr dengan senjata dan armor baru yang baru saja diambilnya dari toko senjata terlihat lebih keren dan gagah, dengan design warna abu kehitamannya disemua armor dan senjatanya.


dia tidak menyangka armor dan senjatanya akan selesai begitu cepat, sehingga dia memuji kerja keras blacksmith


namun di balik itu semua para anggota party merasa tidak cocok berada disisinya karena armor yang sekarang dipakai mereka terlihat usang dan tidak mendukung ketuanya. raut muka yang murung dengan kepala yang tertunduk yang sebelumnya mereka terlihat ceria.


"Kalian kenapa ?" tanya Fahr melihat kesemua anggotanya yang murung karena merasakan hal yang sama.


"Tidak..tidak ada apa-apa " jawab mereka (ini sesi komedi nya, hahaha)


tapi karena hal itu mereka bertekad untuk menabung dan membuat armor nya masing-masing sehingga tidak akan mengecewakan ketua yaitu Fahr.


kini Fahr dan teman-temannya telah memasuki kabut level E, awal yang baik bagi mereka dalam melakukan serangan dan bertahan, kordinasi yang melebihi ekspetasi Fahr membuat dia senang.


arahan demi arahan yang dilakukan oleh Junar tidak ada hentinya, Bima, Tora dan Hopi yang pendiam tapi saat raid mereka cakap dalam berkomunikasi.


setelah memasuki ruangan bos, pertama kalinya Fahr membiarkan ke 9 temannya yang melakukan penaklukan tanpa dibantu Fahr. walaupun jika keadaan genting Fahr akan membantu.


"Bima gunakan skill pemarah"

__ADS_1


"Rafi bersiap cover jika Bima tertembus"


"Raffa buka serangan , selanjutnya serang oleh sihir air dan sihir Angin"


"Reni, Hopi kita sebagai serangan akhir , akhiri dengan combo kita bertiga"


"Rika beri peningkatan kekuatan dan kecepatan kepada kami, yang merasa lelah segera minta disembuhkan kepada rika"


junar mengarahkan mereka dengan baik, kira-kira 20 menit berlalu akhirnya mereka mampu merobohkan Bos Monster FrogGop (Monster 1 tingkat diatas FrogTip)


Fahr yang tidak banyak bicara langsung melemparkan tas pengangkut kepada semua anggotanya dengan tanpa rasa kasihan setelah teman-temannya kesusahan melawan bos monster.


Fahr masih tidak menyewa pengangkut karena dua alasan, satu karena bisa mengeskpos kekuatan Fahr orang lain, kedua ini untuk pelatihan mereka mengangkat beban.


mereka yang masih kelelahan hanya bisa pasrah dan segera mengambil batu kristal dan item lainnya ke tas pengangkut mereka. tapi mereka cukup bangga dan tersenyum lebar.


raid pun berakhir bahagia, dengan sekantong penuh item berharga di masing-masing tas mereka.


keluarga Bima seperti keluarga Fahr, tanpa orang tua. orang tua Bima meninggal karena kecelakaan saat mengendarai mobil pada saat mereka akan berkunjung ke rumah teman ayahnya.


saat itu Bima sudah berumur 17 tahun, karena bicomnya tipe kekuatan dia hanya mampu melindungi adiknya saat kecelakaan terjadi.


dengan kuatnya fisik Bima mobil yang berguling dan berbenturan masih mampu ditaha olehnya. sejak saat itu kehidupan Bima jauh dari kata cukup, tubuhnya tidak terlalu besar dan dia sering harus menahan lapar karena kurangnya biaya untuk membeli makanan


saat ada makanan tidak jarang dia hanya memberi kepada adiknya karena porsinya hanya untuk satu orang.


setelah beberapa bulan setelah ditinggal kedua orang tuanya Bima memutuskan untuk berhenti sekolah dan memutuskan untuk menjadi petualang, karena mendengar rumor bahwa penghasilan sebagai seorang petualang itu tinggi dan akan cepat kaya.


tapi berbanding terbalik dengan rumor yang beredar, pada kenyataannya dengan level rendahnya dia tidak mampu bertahan lama dalam melawan monster, sehingga dia lebih menghabiskan waktu menjadi pengangkut.


penghinaan menjadi makanan sehari-hari Bima oleh petualang lain. saat pertama kali bertemu Fahr, Bima sama sakali acuh karena dia tidak percaya lagi dengan semua petualang.

__ADS_1


tapi saat Fahr menghabisi petualang yang mengganggunya, hati seakaan terbuka akan karena kebaikan yang dilakukan oleh Fahr, Bima diajak makan oleh Fahr dan mau mendengarkan ceritanya.


dan saat dia mengetahui bahwa Fahr sama seperti dirinya yang sudah tidak memiliki orang tua dan tinggal bersama adiknya, dia menjadi lebih membuka hatinya untuk bisa berteman dengan Fahr dan selalu ingin bersama dengannya.


mungkin kata teman pertama lebih tepat ditunjukan untuk Fahr saat itu. dan benar saja. dengan mengikuti Fahr, dia mendapatkan teman baru bahkan seperti keluarga baginya.


sekarang dia memutuskan apapun yang diinginkan Fahr dia akan selalu menurutinya, bahkan jika nyawanya diminta dia akan memberinya.


seperti biasa sebelum Bima pulang kerumah dia membeli oleh-oleh untuk adik perempuan tercintanya.


malam hari dikantor party tiger silver di penuhi canda tawa, sebagian anggota party yang bermalam di kantor sudah terlelap karena badannya lelah setelah raid hari ini.


tubuh lelaki yang tidur tergeletak di ruangan tengah tidak ada yang bisa membangunkannya karena tubuh letihnya.


para wanita tidur bersama di satu ruangan khusus untuk mereka tidak ada yang boleh masuk karena privasi.


Fahr yang harus segera pulang kerumah karena tidak ingin meninggalkan kedua adiknya sendirian dirumah.


langkah kaki keluar dari pintu kantor dan menatap rumah bernaung bagi silver tiger. badanya berbalik bergegas kembali kerumah dan juga oleh-oleh telah disiapkan untuk kedua adiknya.


____________________________________________


Nama : Bima Sakti


Umur : 18 Tahun


Level : 24


Job : Tanker


Skill : Pemarah, GrabRush, DropTakle

__ADS_1



__ADS_2